Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Diduga Gara-Gara Puntung Rokok, Pabrik Cobek Tamansari Dilalap Api

Diduga Gara-Gara Puntung Rokok, Pabrik Cobek Tamansari Dilalap Api

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran pabrik cobek kembali menjadi perhatian warga Kota Tasikmalaya setelah sebuah pabrik produksi cobek kayu di wilayah Sukahurip, Kecamatan Tamansari, terbakar pada Kamis (11/6/2026) dini hari. Ironisnya, kobaran api diduga berawal dari sesuatu yang terlihat sepele: puntung rokok yang belum padam sempurna.

Peristiwa kebakaran pabrik cobek tersebut terjadi di kawasan Ciwaas Depok II, RT 005 RW 007, Kelurahan Sukahurip. Dalam waktu singkat, api menjalar ke bagian belakang bangunan dan menyebabkan kerusakan cukup parah pada area produksi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini meninggalkan pelajaran penting tentang bagaimana sebuah percikan kecil dapat berubah menjadi bencana besar.

Pemilik Awalnya Mengira Api Tidak Akan Membesar

Suasana dini hari di lingkungan sekitar pabrik sebenarnya berjalan normal.

Sebagian warga masih terlelap. Jalan lingkungan tampak lengang. Hanya beberapa lampu rumah yang masih menyala di kejauhan.

Namun sekitar pukul 01.13 WIB, situasi mendadak berubah.

Pemilik pabrik, Aef, melihat munculnya percikan api kecil yang diduga berasal dari puntung rokok. Saat itu ia menganggap api masih bisa dikendalikan sendiri.

Karena itu, ia mencoba melakukan pemadaman secara mandiri.

Sayangnya, perkiraan tersebut meleset.

Alih-alih padam, api justru menemukan material mudah terbakar yang banyak tersimpan di area produksi cobek kayu. Dalam hitungan menit, kobaran semakin membesar dan merambat ke bagian belakang bangunan.

Kondisi tersebut membuat situasi berubah menjadi darurat.

Ketika api terus membesar dan mulai sulit dikendalikan, pemilik segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Damkar Bergerak Tiga Menit Setelah Laporan Masuk

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya, laporan pertama diterima pada pukul 01.15 WIB.

Petugas merespons dengan cepat.

Hanya tiga menit kemudian, tepat pukul 01.18 WIB, Tim Regu 2 langsung berangkat menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan dua unit Fire Water Supply.

Meski harus menempuh jarak sekitar 11 kilometer dari Markas Komando Damkar, tim berhasil tiba di lokasi pada pukul 01.36 WIB.

Saat petugas datang, api sudah menguasai sebagian area belakang bangunan.

Asap tebal terlihat membumbung ke udara malam. Aroma kayu terbakar tercium cukup kuat di sekitar lokasi.

Beberapa warga mulai berkumpul di pinggir jalan sambil menyaksikan proses penanganan.

Sebagian membantu membuka akses agar kendaraan pemadam dapat bergerak lebih leluasa.

Api Padam dalam 10 Menit, Pendinginan Berlanjut Hingga Dini Hari

Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan penyerangan api dari beberapa sisi.

Karena respons berlangsung cepat, kobaran berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat.

Proses pemadaman dimulai pukul 01.36 WIB dan selesai pada pukul 01.46 WIB.

Namun pekerjaan petugas belum berakhir.

Mereka melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 02.01 WIB guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Komandan Regu 2, Eman Sulaeman, menjelaskan bahwa seluruh tahapan penanganan berlangsung sesuai prosedur operasional standar.

Tim melakukan pemadaman, pendinginan, sekaligus pemeriksaan menyeluruh pada titik-titik yang dianggap rawan.

Sebagian Aset Selamat, Kerugian Masih Dihitung

Akibat kebakaran tersebut, bagian belakang pabrik mengalami kerusakan paling parah.

Sementara itu, area depan bangunan juga terdampak meski tidak separah bagian produksi utama.

Beruntung, sebagian aset berupa cobek yang sudah jadi masih sempat diselamatkan.

Hingga saat ini, nilai kerugian material belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung.

Meski demikian, peristiwa ini menjadi pukulan bagi pemilik usaha yang selama ini menggantungkan aktivitas produksinya dari bangunan tersebut.

Selain kerugian fisik, kebakaran juga berpotensi mengganggu aktivitas usaha dalam beberapa waktu ke depan.

Puntung Rokok Masih Menjadi Ancaman Nyata

Kebakaran pabrik cobek di Tamansari menjadi pengingat bahwa banyak kebakaran besar berawal dari sumber api yang sangat kecil.

Sering kali masyarakat merasa situasi masih aman karena hanya melihat percikan kecil atau bara yang tampak sepele.

Padahal, ketika percikan itu bertemu material mudah terbakar, risiko bencana meningkat secara drastis.

Karena itu, kewaspadaan menjadi langkah pencegahan paling sederhana sekaligus paling efektif.

Memastikan puntung rokok benar-benar padam, memeriksa sumber api sebelum meninggalkan area kerja, serta menjaga kebersihan lingkungan produksi merupakan kebiasaan kecil yang dapat menyelamatkan aset bernilai besar.

Kebakaran dini hari di Sukahurip membuktikan satu hal: api tidak selalu datang dari ledakan besar atau korsleting listrik. Kadang, bencana justru lahir dari kelalaian yang terlihat sangat kecil, tetapi terlambat disadari.

Malam itu, yang terlihat hanya percikan kecil. Namun beberapa menit kemudian, percikan yang diabaikan berubah menjadi kobaran yang menghanguskan tempat mencari nafkah. Sebab dalam urusan kebakaran, yang kecil sering kali bukan apinya—melainkan kewaspadaan yang terlambat datang. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tauhid dalam kehidupan sehari-hari

    Kenapa Hati Gelisah? Ini Cara Menghidupkan Tauhid Sehari-hari

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 237
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernahkah seseorang merasa gelisah padahal hidup terlihat baik-baik saja? Harta cukup, pekerjaan ada, bahkan hubungan sosial berjalan lancar. Namun entah mengapa hati terasa kosong. Kondisi ini sering terjadi ketika manusia lupa menghadirkan Allah dalam hidupnya. Di sinilah pentingnya tauhid dalam kehidupan sehari-hari. Tauhid bukan hanya keyakinan bahwa Allah itu Esa. Lebih dari […]

  • Timnas Mini Soccer

    Timnas Mini Soccer Pilih Tasikmalaya, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Timnas Mini Soccer Indonesia resmi menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai lokasi home training atau pemusatan latihan sebelum bertolak ke Roma, Italia. Kepercayaan ini menjadi kabar menggembirakan bagi dunia olahraga daerah. Namun, di balik penunjukan tersebut, muncul satu kenyataan yang sulit diabaikan: hingga kini belum ada atlet asal Kota Tasikmalaya yang masuk dalam […]

  • Desk Ketenagakerjaan Polri

    Desk Ketenagakerjaan Polri Jadi Harapan Baru Buruh di Pangandaran

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Desk Ketenagakerjaan Polri mulai mendapat perhatian luas setelah dinilai mampu menjadi jembatan antara pekerja dan perusahaan dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan. Momentum Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau Hari K3 Sedunia yang diperingati setiap 28 April pun dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara serikat pekerja, kepolisian, dan pemerintah daerah di Pangandaran. Dalam suasana […]

  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian pria yang terseret arus sungai di Cidadap Bandung saat hujan deras.

    Bandung Diguyur Hujan Deras, Seorang Pria Hilang Terbawa Arus Sungai

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seorang pria bernama Johan (56) dilaporkan hilang setelah terseret arus deras di kawasan sungai Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Kamis (14/5/2026). Insiden pria terseret arus Bandung itu terjadi saat korban membersihkan alat kerja di pinggiran sungai ketika debit air tiba-tiba meningkat akibat hujan deras. Peristiwa berlangsung cepat. Menurut saksi di […]

  • Jet tempur Su-27SKM TNI AU dengan probe pengisian bahan bakar unik di belakang hidung saat keluar dari hanggar

    Cuma 3 di Dunia! Su-27SKM Indonesia Bikin Dunia Tercengang

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 266
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Su-27SKM menjadi sorotan karena statusnya sebagai jet tempur Indonesia paling langka di dunia. Pesawat tempur milik TNI AU ini sekilas tampak seperti Sukhoi Su-27 biasa, namun memiliki ciri unik yang tidak dimiliki varian Flanker lainnya. Fakta ini membuat Su-27SKM Indonesia menarik perhatian pengamat militer global. Keberadaan pesawat ini tidak hanya soal […]

  • Guru honorer sedang mengajar di ruang kelas sekolah negeri usai muncul isu penghapusan status honorer tahun 2027.

    Status Honorer 2027: FSGI Khawatir Krisis Pengajar Mengintai

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Bel sekolah belum lama berbunyi ketika beberapa guru mulai masuk ke ruang kelas di sebuah sekolah pinggiran. Sebagian membawa tumpukan buku. Sebagian lagi menyalakan kipas ruangan yang sejak pagi terasa panas. Di antara mereka, ada guru honorer yang sudah mengajar bertahun-tahun. Datang paling pagi. Pulang paling akhir. Namun hingga kini, status kerjanya […]

expand_less