Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Diduga Gara-Gara Puntung Rokok, Pabrik Cobek Tamansari Dilalap Api

Diduga Gara-Gara Puntung Rokok, Pabrik Cobek Tamansari Dilalap Api

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran pabrik cobek kembali menjadi perhatian warga Kota Tasikmalaya setelah sebuah pabrik produksi cobek kayu di wilayah Sukahurip, Kecamatan Tamansari, terbakar pada Kamis (11/6/2026) dini hari. Ironisnya, kobaran api diduga berawal dari sesuatu yang terlihat sepele: puntung rokok yang belum padam sempurna.

Peristiwa kebakaran pabrik cobek tersebut terjadi di kawasan Ciwaas Depok II, RT 005 RW 007, Kelurahan Sukahurip. Dalam waktu singkat, api menjalar ke bagian belakang bangunan dan menyebabkan kerusakan cukup parah pada area produksi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini meninggalkan pelajaran penting tentang bagaimana sebuah percikan kecil dapat berubah menjadi bencana besar.

Pemilik Awalnya Mengira Api Tidak Akan Membesar

Suasana dini hari di lingkungan sekitar pabrik sebenarnya berjalan normal.

Sebagian warga masih terlelap. Jalan lingkungan tampak lengang. Hanya beberapa lampu rumah yang masih menyala di kejauhan.

Namun sekitar pukul 01.13 WIB, situasi mendadak berubah.

Pemilik pabrik, Aef, melihat munculnya percikan api kecil yang diduga berasal dari puntung rokok. Saat itu ia menganggap api masih bisa dikendalikan sendiri.

Karena itu, ia mencoba melakukan pemadaman secara mandiri.

Sayangnya, perkiraan tersebut meleset.

Alih-alih padam, api justru menemukan material mudah terbakar yang banyak tersimpan di area produksi cobek kayu. Dalam hitungan menit, kobaran semakin membesar dan merambat ke bagian belakang bangunan.

Kondisi tersebut membuat situasi berubah menjadi darurat.

Ketika api terus membesar dan mulai sulit dikendalikan, pemilik segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Damkar Bergerak Tiga Menit Setelah Laporan Masuk

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya, laporan pertama diterima pada pukul 01.15 WIB.

Petugas merespons dengan cepat.

Hanya tiga menit kemudian, tepat pukul 01.18 WIB, Tim Regu 2 langsung berangkat menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan dua unit Fire Water Supply.

Meski harus menempuh jarak sekitar 11 kilometer dari Markas Komando Damkar, tim berhasil tiba di lokasi pada pukul 01.36 WIB.

Saat petugas datang, api sudah menguasai sebagian area belakang bangunan.

Asap tebal terlihat membumbung ke udara malam. Aroma kayu terbakar tercium cukup kuat di sekitar lokasi.

Beberapa warga mulai berkumpul di pinggir jalan sambil menyaksikan proses penanganan.

Sebagian membantu membuka akses agar kendaraan pemadam dapat bergerak lebih leluasa.

Api Padam dalam 10 Menit, Pendinginan Berlanjut Hingga Dini Hari

Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan penyerangan api dari beberapa sisi.

Karena respons berlangsung cepat, kobaran berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat.

Proses pemadaman dimulai pukul 01.36 WIB dan selesai pada pukul 01.46 WIB.

Namun pekerjaan petugas belum berakhir.

Mereka melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 02.01 WIB guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Komandan Regu 2, Eman Sulaeman, menjelaskan bahwa seluruh tahapan penanganan berlangsung sesuai prosedur operasional standar.

Tim melakukan pemadaman, pendinginan, sekaligus pemeriksaan menyeluruh pada titik-titik yang dianggap rawan.

Sebagian Aset Selamat, Kerugian Masih Dihitung

Akibat kebakaran tersebut, bagian belakang pabrik mengalami kerusakan paling parah.

Sementara itu, area depan bangunan juga terdampak meski tidak separah bagian produksi utama.

Beruntung, sebagian aset berupa cobek yang sudah jadi masih sempat diselamatkan.

Hingga saat ini, nilai kerugian material belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung.

Meski demikian, peristiwa ini menjadi pukulan bagi pemilik usaha yang selama ini menggantungkan aktivitas produksinya dari bangunan tersebut.

Selain kerugian fisik, kebakaran juga berpotensi mengganggu aktivitas usaha dalam beberapa waktu ke depan.

Puntung Rokok Masih Menjadi Ancaman Nyata

Kebakaran pabrik cobek di Tamansari menjadi pengingat bahwa banyak kebakaran besar berawal dari sumber api yang sangat kecil.

Sering kali masyarakat merasa situasi masih aman karena hanya melihat percikan kecil atau bara yang tampak sepele.

Padahal, ketika percikan itu bertemu material mudah terbakar, risiko bencana meningkat secara drastis.

Karena itu, kewaspadaan menjadi langkah pencegahan paling sederhana sekaligus paling efektif.

Memastikan puntung rokok benar-benar padam, memeriksa sumber api sebelum meninggalkan area kerja, serta menjaga kebersihan lingkungan produksi merupakan kebiasaan kecil yang dapat menyelamatkan aset bernilai besar.

Kebakaran dini hari di Sukahurip membuktikan satu hal: api tidak selalu datang dari ledakan besar atau korsleting listrik. Kadang, bencana justru lahir dari kelalaian yang terlihat sangat kecil, tetapi terlambat disadari.

Malam itu, yang terlihat hanya percikan kecil. Namun beberapa menit kemudian, percikan yang diabaikan berubah menjadi kobaran yang menghanguskan tempat mencari nafkah. Sebab dalam urusan kebakaran, yang kecil sering kali bukan apinya—melainkan kewaspadaan yang terlambat datang. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kontes sapi potong

    Pemerintah Tasikmalaya Gelar Kontes Sapi Potong untuk Naikkan Nilai Ternak

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kontes sapi potong di RPH Indihiang Tasikmalaya fokus peningkatan nilai jual ternak dan edukasi peternak. albadarpost.com, LENSA — Kontes sapi potong yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang menghadirkan 50 peternak dari wilayah Priangan Timur hingga Bandung. Agenda ini bertujuan meningkatkan nilai jual ternak, memberi edukasi […]

  • Guru membantu murid sulit diatur melalui pendekatan empati dan komunikasi positif di ruang kelas modern.

    Rahasia Kelas Tenang Tanpa Bentakan, Ini Seni Guru Modern

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Seorang guru pernah berdiri diam di depan kelas yang gaduh, bukan karena menyerah, tetapi karena memilih memahami. Di momen itulah ia sadar: murid sulit diatur bukan musuh pembelajaran, melainkan pesan yang belum dipahami. Fenomena murid sulit diatur, siswa sulit fokus, hingga perilaku kelas yang menantang kini semakin sering terjadi. Namun menariknya, banyak […]

  • Kesaktian Pancasila

    Kesaktian Pancasila: Refleksi dan Tantangan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF. Pagi ini, bangsa Indonesia kembali mengenang Kesaktian Pancasila lewat upacara kenegaraan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya. Di tengah keragaman tantangan zaman, momentum 1 Oktober 2025 menjadi cermin agar nilai-nilai dasar bangsa tak luntur, tapi kokoh sebagai fondasi persatuan. Sejarah dan Latar Peringatan Peringatan Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober lahir dari kisah […]

  • UMK Jawa Barat

    Berapa UMK Daerah Anda? Ini Jawabannya

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    UMP dan UMK Jawa Barat 2026 resmi naik. Kota Bekasi tertinggi, Pangandaran terendah. albadarpost.com, FOKUS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2026. Kebijakan ini menaikkan upah pekerja secara bertahap dan menjadi rujukan penting bagi dunia usaha serta buruh di 27 kabupaten/kota. Penetapan tersebut […]

  • Pernyataan sikap resmi SMAN 1 Pontianak terkait polemik LCC 4 Pilar Kalimantan Barat 2026.

    Setelah Polemik LCC Kalbar, SMAN 1 Pontianak Sampaikan Sikap Resmi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

      albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Polemik LCC 4 Pilar Kalbar akhirnya mendapat respons resmi dari SMAN 1 Pontianak. Dalam pernyataan sikap yang dirilis Kamis 14 Mei 2026, pihak sekolah menegaskan bahwa langkah yang mereka lakukan selama ini bertujuan memperoleh klarifikasi demi menjaga transparansi, objektivitas, dan integritas pelaksanaan lomba. Sekolah juga memastikan tidak memiliki niat untuk […]

  • Hari Lahir Pancasila

    Hari Lahir Pancasila 2026: Bukan Sekadar Libur Nasional

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pada pagi 1 Juni, sebagian orang mungkin baru menyadari adanya hari libur setelah melihat notifikasi di ponsel. Ada yang langsung merencanakan perjalanan singkat bersama keluarga. Ada yang memanfaatkan waktu untuk beristirahat di rumah. Dan ada pula yang tetap bekerja seperti biasa karena tuntutan pekerjaan tidak mengenal tanggal merah. Di kalender, tanggal itu […]

expand_less