Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Polres Tasikmalaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

Polres Tasikmalaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Doa bersama Polres Tasikmalaya digelar untuk korban banjir dan longsor di tiga provinsi di Sumatera.

albadarpost.com, HUMANIORA – Doa bersama Polres Tasikmalaya digelar di Gedung Pertemuan Warga (GPW) Tasikmalaya, Kamis, (4/12/2025), sebagai bentuk kepedulian atas bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Kegiatan ini menjadi ruang solidaritas yang mempertemukan aparat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk mendoakan para korban dan menguatkan dukungan publik terhadap penanganan bencana. Doa bersama Polres Tasikmalaya disebut penting karena memperlihatkan keterlibatan warga dalam isu kemanusiaan lintas daerah.

Aipda Triana Anggraeni, Kepala Seksi Humas Polres Tasikmalaya, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digagas sebagai respons atas musibah yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di tiga provinsi sekaligus: Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. “Ini bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara yang sedang menghadapi cobaan berat,” ujar Triana.

Solidaritas dari Tasikmalaya

Triana menyebut banjir dan longsor yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan dampak besar, mulai dari korban meninggal hingga rusaknya fasilitas umum. Situasi itu, menurut dia, mengharuskan dukungan moral dari masyarakat luas, termasuk di Tasikmalaya. Polres Tasikmalaya menilai bahwa doa bersama Polres Tasikmalaya merupakan langkah sederhana namun bermakna dalam merawat empati sosial.

Salat gaib juga dilaksanakan dalam rangkaian acara. Triana mengatakan kegiatan tersebut menjadi simbol duka dan doa yang dikirimkan kepada warga yang kehilangan keluarga akibat bencana. “Melalui doa bersama ini, kami berharap masyarakat di tiga provinsi tersebut diberikan kekuatan, ketabahan, dan keselamatan,” katanya.

Tokoh agama setempat hadir dan memimpin doa, sementara perwakilan masyarakat memberikan dukungan moral untuk para penyintas di Sumatera. Suasana berlangsung khidmat, tanpa agenda seremonial berlebihan. Polres menyebut format tersebut dipilih agar kegiatan berjalan fokus pada inti: solidaritas kemanusiaan.

Dukungan Publik Meluas

Triana menambahkan bahwa kesedihan warga Tasikmalaya tak hanya disampaikan melalui doa. Sejumlah komunitas telah mulai membuka ruang donasi dan penggalangan bantuan. Ia berharap gelombang kepedulian ini dapat meningkat dalam beberapa hari ke depan, sejalan dengan kebutuhan logistik yang masih mendesak di wilayah bencana.

Baca juga: Hujan Deras Picu Banjir di Tasikmalaya, Warga Minta Penanganan Serius

Ia menegaskan bahwa musibah di Sumatera memanggil rasa kemanusiaan kolektif. Kehadiran aparat dalam acara tersebut, menurut dia, bukan sekadar simbol institusional, tetapi bagian dari kewajiban moral untuk terus menguatkan jaringan sosial di masyarakat. “Semoga proses penanganan bencana dapat berjalan lancar dan kondisi segera pulih,” ujarnya.

Dalam catatan Polres Tasikmalaya, kegiatan semacam ini pernah dilakukan pada peristiwa-peristiwa bencana besar sebelumnya. Polres menyebut bahwa konsistensi tersebut penting untuk menjaga kepekaan publik terhadap isu kebencanaan yang sering berulang. Pemerintah daerah juga mencatat bahwa keterlibatan masyarakat umum biasanya berdampak pada percepatan bantuan di lapangan.

Konteks nasional menunjukkan bahwa banjir dan longsor di Sumatera terjadi akibat hujan ekstrem yang berlangsung hampir merata di wilayah barat Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan terkait kondisi cuaca yang diperkirakan masih fluktuatif. Meski kegiatan doa bersama tidak berkaitan langsung dengan mitigasi teknis, Polres Tasikmalaya menyebut langkah ini tetap penting sebagai pengingat bahwa bencana bukan hanya urusan daerah terdampak, tetapi juga urusan manusia secara umum.

Acara ditutup dengan ajakan agar masyarakat Tasikmalaya ikut membantu melalui lembaga resmi untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Doa bersama Polres Tasikmalaya menggarisbawahi bahwa empati adalah modal dasar saat bencana muncul di mana pun. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hadis amanah

    Ketika Amanah Dikhianati: Tamparan Keras Hadis Nabi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI — Hadis amanah selalu menempati posisi penting dalam ajaran Islam. Bahkan, hadis Nabi tentang amanah, kejujuran, dan tanggung jawab berulang kali menegaskan bahwa kepercayaan bukan sekadar simbol, melainkan ujian nyata bagi manusia—terutama mereka yang diberi kekuasaan. Namun ironisnya, di era modern, amanah sering diperlakukan seperti formalitas. Banyak yang pandai bersumpah, tetapi cepat lupa […]

  • Harkitnas Ciamis

    Harkitnas 2026 di Ciamis Soroti Ancaman Era Digital terhadap Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan Harkitnas Ciamis atau Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kabupaten Ciamis berlangsung khidmat di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu (20/05/2026). Namun di balik prosesi upacara bendera dan barisan peserta yang tertib, ada pesan kuat yang menjadi sorotan utama tahun ini: ancaman era digital terhadap generasi muda Indonesia. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya […]

  • Strategi UMKM

    Dari Modal Kecil Jadi Omzet Besar, Ini Strategi UMKM Paling Efektif

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pelaku usaha mencari strategi UMKM yang benar-benar bekerja untuk mengembangkan bisnis kecil menjadi besar. Di tengah persaingan digital yang semakin ketat, strategi bisnis UMKM, pengembangan usaha kecil, serta cara meningkatkan omzet kini menjadi topik paling dicari oleh pelaku usaha di Indonesia. Menariknya, sejumlah UMKM justru berhasil naik kelas bukan karena modal […]

  • pemberdayaan perempuan

    Hari Ibu, Pemkot Tasikmalaya Dorong Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Pemkot Tasikmalaya menegaskan pemberdayaan perempuan sebagai fondasi pembangunan pada peringatan Hari Ibu 2025. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan kembali komitmen pemberdayaan perempuan dalam pembangunan daerah melalui Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Penegasan ini penting karena menyangkut arah kebijakan publik yang menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar pelengkap agenda. Upacara […]

  • BSMSS 2026

    Dandim Tasikmalaya Resmikan BSMSS 2026, Desa Jahiang Dapat Jalan Baru

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Program BSMSS 2026 resmi dimulai di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Melalui program pembangunan jalan desa sepanjang 1,5 kilometer tersebut, pemerintah daerah bersama TNI berharap akses ekonomi masyarakat semakin terbuka dan mobilitas warga menjadi lebih mudah. Pembangunan jalan desa melalui BSMSS 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan. […]

  • Tokoh Quraisy

    Quraisy: Musuh Awal Islam yang Justru Jadi Penentu Sejarah

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bangsa Quraisy, suku Quraisy, atau kaum Quraisy selama ini sering ditempatkan dalam satu posisi: penentang awal dakwah Nabi Muhammad. Namun, benarkah sesederhana itu? Fakta sejarah justru menunjukkan gambaran yang jauh lebih kompleks—bahkan penuh ironi. Di satu sisi, mereka menjadi kelompok yang paling keras menolak Islam. Namun di sisi lain, dari tangan merekalah […]

expand_less