Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Viral! Ratusan Mobil Pemudik Nyasar ke Sawah Setelah Ikuti Google Maps

Viral! Ratusan Mobil Pemudik Nyasar ke Sawah Setelah Ikuti Google Maps

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Peristiwa pemudik nyasar Google Maps mendadak viral setelah ratusan mobil masuk ke jalur sawah di wilayah Sleman, Yogyakarta. Video kejadian tersebut memperlihatkan antrean panjang kendaraan yang tersesat setelah mengikuti jalur mudik Google Maps yang dianggap sebagai rute tercepat.

Awalnya para pengendara mencoba mencari jalan alternatif agar terhindar dari kemacetan jalur utama. Namun alih-alih sampai lebih cepat, banyak mobil pemudik tersesat di jalan desa yang sangat sempit hingga memasuki area persawahan.

Akibatnya, antrean kendaraan pun terjadi dan membuat suasana desa mendadak ramai.

Video kejadian tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet.

Kronologi Pemudik Nyasar ke Sawah

Kejadian pemudik masuk sawah akibat Google Maps terjadi ketika banyak pengendara mengikuti navigasi digital untuk mencari jalur tercepat menuju tujuan mudik.

Pada awalnya, aplikasi navigasi tersebut mengarahkan kendaraan menuju jalur alternatif yang melewati perkampungan warga.

Namun jalur tersebut sebenarnya hanya cocok untuk kendaraan lokal dan tidak dirancang untuk dilalui ratusan mobil sekaligus.

Ketika kendaraan terus berdatangan, jalan sempit itu akhirnya dipenuhi mobil dari berbagai daerah.

Sebagian kendaraan bahkan terlihat berhenti di tengah area persawahan karena sulit mencari ruang untuk berputar arah.

Situasi tersebut membuat antrean kendaraan mengular cukup panjang.

Warga Sekitar Ikut Membantu Pengendara

Melihat banyak kendaraan kebingungan, warga sekitar akhirnya turun tangan membantu.

Beberapa warga memberikan petunjuk arah agar mobil dapat keluar dari jalur persawahan tersebut.

Selain itu, sebagian warga juga membantu mengatur kendaraan agar tidak saling berhadapan di jalan sempit.

Berkat bantuan warga, kendaraan akhirnya bisa keluar secara bertahap menuju jalan yang lebih besar.

Meski sempat menimbulkan kepadatan di area desa, situasi akhirnya kembali normal setelah antrean mobil berkurang.

Mengapa Google Maps Bisa Mengarahkan ke Jalur Sawah?

Aplikasi navigasi seperti Google Maps bekerja dengan algoritma yang mencari rute tercepat berdasarkan kondisi lalu lintas.

Karena itu aplikasi sering memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

Namun sistem tersebut tidak selalu mempertimbangkan kapasitas jalan secara detail.

Akibatnya, jalan kecil yang sebenarnya hanya cocok untuk kendaraan lokal bisa saja muncul sebagai rute tercepat.

Jika banyak pengendara mengikuti rute yang sama secara bersamaan, jalur tersebut bisa langsung mengalami kemacetan.

Inilah yang diduga terjadi pada kasus mobil pemudik tersesat di wilayah Sleman.

Warganet Ramai Berkomentar

Video kejadian ini memicu berbagai komentar dari pengguna media sosial.

Sebagian warganet merasa heran melihat antrean mobil yang masuk ke area sawah. Namun ada juga yang menganggap kejadian tersebut sebagai pengalaman unik saat mudik.

Beberapa pengguna bahkan mengaku pernah mengalami kejadian serupa ketika mengikuti navigasi digital di daerah yang belum familiar.

Karena itu banyak warganet mengingatkan agar pengendara tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi peta.

Pelajaran Penting bagi Para Pemudik

Peristiwa pemudik nyasar Google Maps memberikan pelajaran penting bagi para pengendara, terutama saat musim mudik.

Aplikasi navigasi memang membantu menemukan rute tercepat. Namun pengemudi tetap perlu memperhatikan kondisi jalan yang dilalui.

Selain itu, pengendara sebaiknya mempertimbangkan apakah jalur tersebut cukup lebar untuk kendaraan dalam jumlah besar.

Mengikuti rambu lalu lintas serta arahan warga atau petugas juga menjadi langkah penting agar perjalanan tetap aman.

Dengan cara tersebut, risiko tersesat atau masuk ke jalur yang tidak sesuai dapat dihindari. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • banjir Tasikmalaya

    Hujan Deras Picu Banjir di Tasikmalaya, Warga Minta Penanganan Serius

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Banjir Tasikmalaya kembali terjadi di Jalan HZ Musthofa setelah hujan deras. Warga desak pemerintah perbaiki drainase. albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir Tasikmalaya kembali terjadi setelah hujan deras mengguyur pada Kamis, 4 Desember 2025. Air setinggi paha orang dewasa menutup akses Jalan HZ Musthofa, tepatnya di Blok 187, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, sekitar pukul 11.00 siang. Kondisi […]

  • Pengamanan Wisata Pamijahan

    Pamijahan Tasikmalaya Dipadati Peziarah, Polisi Cepat Amankan Lokasi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengamanan Wisata Pamijahan Kabupaten Tasikmalaya diperketat sejak pagi menjelang lonjakan peziarah libur panjang. Pengamanan Wisata Pamijahan atau patroli intensif di kawasan ziarah tersebut dilakukan Polsek Bantarkalong untuk memastikan situasi tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat. Di lapangan, suasana Pamijahan mulai berubah sejak Jumat (24/4/2026) siang. Arus kendaraan meningkat, pedagang musiman […]

  • utang Whoosh

    Pemerintah Bahas Pembayaran Utang Whoosh Gunakan Dana Hasil Korupsi

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pemerintah bahas pembayaran utang Whoosh dengan dana sitaan korupsi, skema fiskal dan negosiasi dengan Tiongkok masih disusun. albadarpost.com, HUMANIORA – Rencana pemerintah membayar utang Whoosh menggunakan dana hasil sitaan korupsi memasuki tahap pembahasan teknis antarkementerian. Mekanisme pelunasan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung itu belum diputuskan, namun pemerintah memastikan skema fiskalnya sedang disusun sebelum kembali bernegosiasi […]

  • longsor Tasikmalaya

    Warga Bersihkan Longsor Tasikmalaya dan Memulihkan Akses Jalan

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Warga Galumpit bergotong royong menangani longsor Tasikmalaya dan memulihkan akses jalan desa. albadarpost.com, HUMANIORA – Longsor di Kabupaten Tasikmalaya yang menutup jalan penghubung Galumpit–Puspahiang pada 4 Desember 2025 membuat aktivitas warga lumpuh dalam sekejap. Jalur utama yang menjadi akses kerja, sekolah, dan distribusi sembako tertimbun tanah basah setelah hujan deras mengguyur perbukitan Sodonghilir. Dampaknya langsung […]

  • wakaf produktif

    Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sukabumi dan Tasikmalaya sepakat memperkuat wakaf produktif sebagai solusi pendanaan sosial dan kemandirian ekonomi. albadarpost.com, LENSA – Kolaborasi dua pemerintah kota di Jawa Barat kembali menguat, kali ini pada sektor yang dinilai mampu menciptakan kemandirian fiskal daerah. Pemerintah Kota Sukabumi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya sepakat memperluas pemanfaatan wakaf produktif, instrumen ekonomi yang dianggap bisa menjawab […]

  • Siswa sekolah menerima menu Makan Bergizi Gratis selama Ramadan dengan perbedaan menu untuk siswa Muslim dan non-Muslim

    Menu MBG Ramadan: Ini yang Diterima Siswa Berpuasa dan Tidak

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan. Namun, pemerintah melakukan penyesuaian penting pada menu yang diterima siswa. Penyesuaian ini bukan sekadar teknis distribusi, melainkan cerminan kebijakan yang berupaya menghormati praktik ibadah sekaligus menjaga kecukupan gizi anak sekolah. Selama Ramadan, siswa Muslim yang berpuasa tidak menerima menu siap santap […]

expand_less