Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » OJK Jabar Ingatkan Modus Penipuan AI yang Makin Canggih

OJK Jabar Ingatkan Modus Penipuan AI yang Makin Canggih

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OJK Jabar memperingatkan peningkatan modus penipuan AI dan meminta warga lebih waspada menjaga data pribadi.

albadarpost.com, PELITA – Peringatan baru dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menyusul kenaikan kasus kejahatan digital berbasis kecerdasan buatan. Modus penipuan AI kini berkembang pesat, menghadirkan risiko serius bagi keamanan data dan aktivitas keuangan masyarakat. Peringatan ini penting mengingat teknologi dapat meniru suara dan wajah seseorang dengan tingkat kemiripan yang sulit dibedakan.

Ketua Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Jawa Barat, Darwisman, menyebut modus penipuan AI sudah memasuki tahap yang lebih kompleks. Pelaku menggunakan voice cloning hingga deepfake untuk menipu korban melalui komunikasi yang seolah berasal dari orang terdekat.

“AI sekarang bisa meniru suara dan wajah seseorang dengan sangat mirip. Ini kerap dimanfaatkan untuk menipu korban agar percaya bahwa pelaku adalah orang terdekatnya,” kata Darwisman dalam rilis resmi, Sabtu, 6 Desember 2025.

Ia menambahkan, rekayasa percakapan melalui suara keluarga, kolega, atau teman kini bisa dibuat dalam hitungan menit. Video palsu dengan mimik wajah yang disesuaikan pun semakin mudah diproduksi.

Kondisi ini menandai babak baru kejahatan digital. Penipuan tak lagi mengandalkan pesan teks yang mencurigakan, tetapi interaksi yang tampak personal dan meyakinkan.


Lonjakan Aktivitas Ilegal dan Serangan Berbasis Identitas

Lonjakan kejahatan berbasis digital yang memanfaatkan modus penipuan AI terlihat jelas dalam catatan Satgas PASTI Jabar sepanjang November 2025. Sebanyak 611 entitas pinjaman online ilegal diblokir, termasuk 96 penawaran pinjaman pribadi yang menyalahgunakan akses data dan melanggar ketentuan privasi.

Selain itu, satgas menghentikan 69 aktivitas investasi ilegal yang melakukan impersonasi figur publik hingga menawarkan pekerjaan palsu. Beberapa entitas yang ditindak di antaranya PT Riset Teknologi Internet dengan skema investasi rental mobil, serta Next 15 yang memalsukan situs dan akun media sosial entitas resmi.

Baca juga: BPBD Tasikmalaya Percepat Pemangkasan Pohon di Jalan Nasional

Penindakan serupa dilakukan pada Oktober 2025. Satgas menutup Golden Eagle International–UNDP karena menawarkan pembiayaan tanpa legalitas dan dinilai menyesatkan masyarakat.

Dalam seluruh temuan tersebut, pola penipuan yang memanfaatkan rekayasa suara dan gambar semakin sering muncul. Pelaku memanfaatkan kerentanan psikologis korban dengan menciptakan kedekatan berbasis identitas palsu.


Imbauan Waspada: Verifikasi Jadi Langkah Utama

Darwisman meminta masyarakat tidak tergesa ketika menerima permintaan mendadak, terutama yang terkait uang atau data pribadi. “Jangan langsung percaya. Verifikasi melalui saluran komunikasi lain,” ujarnya.

OJK Jawa Barat menegaskan pentingnya menjaga foto, rekaman suara, dan informasi personal lain yang mudah diakses di ruang digital. Menurut Darwisman, warga perlu segera curiga bila menerima kiriman suara atau video yang terasa janggal meski berasal dari akun yang dikenal.

Kecenderungan masyarakat yang terbiasa berkomunikasi lewat aplikasi daring membuat risiko penyalahgunaan data semakin besar. Verifikasi ulang menjadi langkah krusial untuk mencegah jatuhnya korban baru.

Secara umum, OJK mencatat bahwa modus penipuan AI tumbuh seiring keterbukaan data pribadi yang beredar di aplikasi, media sosial, dan kanal publik. Tanpa literasi digital yang memadai, masyarakat rentan terjebak dalam komunikasi palsu yang tampak autentik.


Analisis: Data Pribadi dan Celah Keamanan Publik

Kenaikan kasus ini menunjukkan bahwa keamanan digital bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga disiplin menjaga informasi pribadi. Penggunaan AI oleh pelaku kejahatan memperlihatkan dua celah besar: rendahnya verifikasi antar-pengguna dan masih mudahnya akses terhadap data personal.

Penguatan regulasi perlindungan data pribadi menjadi relevan, namun efektivitasnya bergantung pada penerapan di lapangan. Penindakan terhadap ratusan entitas ilegal menunjukkan tekanan regulatif meningkat, tetapi belum menutup seluruh jalur distribusi penipuan.

Literasi publik menjadi fondasi penting. Tanpa edukasi, teknologi semakin berpihak kepada pelaku kejahatan.


Konteks dan Dampak Jangka Panjang

Masifnya penggunaan modus penipuan AI menandai perubahan lanskap kejahatan digital di Indonesia. Risiko kerugian meningkat, mulai dari akses ke rekening bank, penyalahgunaan data wajah dan suara, hingga penipuan berbasis kedekatan emosional.

Peringatan OJK Jawa Barat menjadi peringatan dini untuk memperkuat kebiasaan digital yang lebih aman. Ke depan, kecenderungan ini akan terus tumbuh seiring teknologi AI yang semakin mudah digunakan oleh publik.

Modus penipuan AI meningkat di Jawa Barat. OJK meminta warga waspada, memverifikasi komunikasi, dan menjaga data pribadi dari penyalahgunaan digital. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pengamatan hilal di ufuk barat saat matahari terbenam menjelang penentuan awal Syawal 1447 H

    Hilal Syawal 1447 Belum Terlihat, Lebaran Mundur?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Hilal Syawal 1447 menjadi sorotan menjelang Idulfitri 2026. Berdasarkan penjelasan Kementerian Agama, posisi hilal awal Syawal 1447 H secara hisab belum memenuhi kriteria MABIMS. Kondisi ini membuat banyak masyarakat bertanya-tanya, apakah Lebaran akan mundur dan mengapa hilal belum terlihat meski Ramadan hampir berakhir. Sejak awal, isu ini langsung ramai dibahas. Selain […]

  • hadis penyempurna akhlak

    Hadis Penyempurna Akhlak: Misi Besar Nabi yang Sering Dilupakan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hadis penyempurna akhlak merupakan salah satu pesan paling mendasar dalam Islam. Hadis tentang akhlak ini menjelaskan misi Nabi memperbaiki akhlak manusia sekaligus menegaskan bahwa akhlak mulia dalam Islam berada di posisi yang sangat penting. Bahkan, tujuan diutusnya Nabi bukan sekadar menyampaikan hukum, melainkan juga membentuk karakter manusia yang lebih baik. Sabda Nabi […]

  • makna iman dalam kehidupan

    Iman yang Dihidupkan Dalam Keluarga

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Makna iman dalam kehidupan melalui keteladanan Nabi Yahya AS yang menunjukkan iman lewat tindakan nyata sehari-hari. albadarpost.com, LIFESTYLE – Di banyak rumah Muslim, iman sering diperkenalkan lewat kata-kata. Orang tua menasihati anak agar rajin beribadah, berkata jujur, dan berperilaku baik. Namun, dalam kehidupan keluarga sehari-hari, anak-anak justru lebih cepat belajar dari apa yang mereka lihat […]

  • Rumah Tidak Layak Huni

    Prabowo Targetkan 400 Ribu Rumah Tidak Layak Huni Direhabilitasi pada 2026

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Prabowo targetkan 400 ribu rumah tidak layak huni direhabilitasi pada 2026 lewat program BSPS. albadarpost.com, LENSA – Presiden Prabowo Subianto menetapkan target ambisius: sebanyak 400 ribu unit rumah tidak layak huni akan direhabilitasi melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk menekan angka masyarakat yang […]

  • Amal kecil pahala besar

    Jangan Diremehkan! 7 Amal Kecil yang Dicintai Allah

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira bahwa pahala besar hanya datang dari ibadah besar seperti haji, sedekah dalam jumlah besar, atau ibadah berat lainnya. Padahal, amal kecil pahala besar justru sering disebut dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW. Islam mengajarkan bahwa amal kecil yang bernilai besar dapat berasal dari tindakan sederhana yang dilakukan dengan niat […]

  • Rendang daging sapi khas Sumatera Barat dengan bumbu rempah kental berwarna cokelat gelap di piring tradisional.

    Rendang: Kuliner Nusantara dengan Sejarah Menakjubkan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Rendang dikenal sebagai salah satu kuliner paling terkenal dari Indonesia. Hidangan ini sering disebut juga rendang Minang atau rendang daging khas Sumatera Barat yang terkenal karena bumbu rempahnya yang kuat dan proses memasaknya yang panjang. Banyak orang menikmatinya karena rasanya kaya, aromanya menggoda, dan tekstur dagingnya lembut setelah dimasak berjam-jam. Namun […]

expand_less