Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Media Sosial, Hoaks, dan Hadis Akhir Zaman yang Kini Terasa Nyata

Media Sosial, Hoaks, dan Hadis Akhir Zaman yang Kini Terasa Nyata

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Pembahasan tentang fitnah akhir zaman belakangan semakin ramai di media sosial. Banyak orang mulai mengaitkan hadis akhir zaman dengan kondisi dunia digital saat ini, mulai dari hoaks, adu domba, penyebaran kebencian, hingga manusia yang semakin mudah saling menyerang hanya lewat layar ponsel.

Fenomena itu membuat sebagian umat Islam merasa hadis-hadis Rasulullah SAW tentang akhir zaman terasa semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dan suasana itu sering terasa aneh.

Di satu sisi teknologi membuat manusia semakin terhubung. Namun di sisi lain, banyak orang justru semakin mudah bertengkar, menyebarkan fitnah, bahkan menghancurkan orang lain hanya lewat komentar singkat di media sosial.

Kadang semuanya terjadi sangat cepat.

Satu potongan video bisa memicu ribuan kemarahan. Satu unggahan anonim bisa membuat nama seseorang hancur dalam hitungan jam.

Aneh, tapi nyata.

Di beberapa rumah, suara video TikTok kadang terus menyala bahkan saat waktu makan bersama keluarga. Ada juga orang yang langsung membuka kolom komentar lebih dulu sebelum benar-benar menonton isi videonya sampai selesai.

Kadang suara jempol mengetuk layar ponsel justru lebih sering terdengar dibanding obrolan antaranggota keluarga.

Dan semua itu terasa semakin dekat sekarang.

Rasulullah SAW Sudah Mengingatkan tentang Fitnah di Akhir Zaman

Dalam banyak hadis, Rasulullah SAW memang pernah menjelaskan bahwa akhir zaman akan dipenuhi fitnah yang datang silih berganti.

Salah satu hadis yang sering dikaitkan dengan kondisi saat ini diriwayatkan oleh Imam Muslim:

“Akan datang fitnah-fitnah seperti potongan malam yang gelap gulita. Seseorang di pagi hari beriman, lalu sore menjadi kafir. Sore beriman, pagi menjadi kafir.”
(HR. Muslim)

Banyak ulama menjelaskan bahwa fitnah dalam hadis tersebut bukan hanya berarti tuduhan palsu. Tetapi juga kekacauan moral, informasi yang membingungkan, hilangnya pegangan hidup, hingga manusia yang mudah terombang-ambing oleh hawa nafsu dan opini.

Karena itu, sebagian orang mulai merasa dunia digital hari ini memang sangat dekat dengan gambaran tersebut.

Di media sosial, seseorang bisa dipuji setinggi langit pagi hari lalu dihujat habis-habisan pada malam harinya.

Dan semua itu sering terjadi tanpa tabayyun.

Suara notifikasi bertubi-tubi kadang terdengar bahkan menjelang tengah malam. Sementara sebagian orang masih terus menggulir layar ponsel sambil mencari drama viral terbaru sebelum tidur.

Mungkin karena dunia digital bergerak terlalu cepat.

Dunia Digital Membuat Fitnah Menyebar Lebih Cepat

Salah satu hal yang paling sering dibahas dalam kajian Islam modern adalah bagaimana teknologi mempercepat penyebaran fitnah.

Dulu kabar bohong mungkin hanya menyebar dari mulut ke mulut. Namun sekarang, satu unggahan bisa menyebar ke jutaan orang hanya dalam beberapa menit.

Allah SWT sebenarnya sudah mengingatkan pentingnya memeriksa informasi:

“Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti.”
(QS. Al-Hujurat: 6)

Namun ironisnya, banyak orang justru lebih cepat menekan tombol “share” dibanding memastikan kebenaran informasi tersebut.

Di beberapa rumah, suara notifikasi ponsel kadang bahkan terdengar terus-menerus sejak pagi. Sementara pemiliknya sibuk berpindah dari satu video viral ke video viral lainnya tanpa benar-benar tahu mana fakta dan mana manipulasi.

Sebagian orang bahkan lebih cepat percaya video 30 detik dibanding penjelasan panjang dari ahli.

Dan semua itu terasa sangat dekat dengan kehidupan sekarang.

Media Sosial Membuat Banyak Orang Mudah Menghakimi

Fenomena lain yang sering dikaitkan dengan fitnah akhir zaman adalah budaya menghakimi.

Hari ini, seseorang bisa menjadi “hakim digital” hanya bermodal potongan video beberapa detik atau tangkapan layar tanpa konteks lengkap.

Padahal Islam mengajarkan kehati-hatian dalam berbicara dan menilai orang lain.

Rasulullah SAW bersabda:

“Cukuplah seseorang dianggap berdusta ketika ia menceritakan semua yang ia dengar.”
(HR. Muslim)

Hadis ini terasa sangat relevan dengan kebiasaan sebagian pengguna media sosial saat ini.

Kadang sebuah kabar belum jelas sumbernya. Tetapi kolom komentar sudah penuh kemarahan, hinaan, bahkan doa buruk.

Tidak semua orang menyadari bahayanya.

Ada juga yang menghapus komentar bukan karena sadar salah, tetapi karena takut diserang balik oleh pengguna lain.

Di beberapa warung kopi, orang-orang bahkan lebih sering membahas drama viral media sosial dibanding keadaan tetangganya sendiri.

Dan suasana itu sulit dijelaskan.

Fitnah Akhir Zaman Tidak Selalu Datang dalam Bentuk Besar

Banyak orang membayangkan fitnah akhir zaman selalu berbentuk perang besar atau bencana besar.

Padahal sebagian ulama menjelaskan bahwa fitnah juga bisa hadir dalam bentuk yang sangat kecil tetapi terus menggerus hati manusia.

Mulai dari kebiasaan ghibah digital, adiksi media sosial, pencitraan berlebihan, hingga manusia yang mulai kehilangan rasa malu saat membuka aib orang lain di internet.

Bahkan ada orang yang lebih takut kehilangan engagement media sosial dibanding kehilangan adab saat berbicara.

Tidak semua orang kuat menyadari perubahan itu.

Dan semua itu tidak datang secara instan.

Di beberapa tempat, anak-anak kecil sekarang bahkan sudah lebih hafal nama influencer dibanding nama ulama yang mengajarkan agama di lingkungannya sendiri.

Aneh, tetapi nyata.

Islam Mengajarkan Tetap Tenang di Tengah Fitnah

Meski hadis tentang fitnah akhir zaman sering terasa mengkhawatirkan, Islam tetap mengajarkan umatnya untuk menjaga iman, memperbanyak ilmu, dan tidak mudah larut dalam kekacauan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Beribadah di tengah zaman penuh fitnah seperti berhijrah kepadaku.”
(HR. Muslim)

Karena itu, banyak ulama mengingatkan agar umat Islam:

  • memperbanyak tabayyun,
  • menjaga lisan dan tulisan,
  • mengurangi perdebatan tidak penting,
  • serta lebih bijak menggunakan media sosial.

Sebab tidak semua hal harus dikomentari.

Dan tidak semua hal viral harus dipercaya.

Pada akhirnya, fitnah akhir zaman mungkin tidak selalu datang dengan suara petir atau tanda besar yang menakutkan.

Kadang ia hadir diam-diam lewat layar kecil di genggaman manusia.

Masuk perlahan melalui notifikasi, komentar, video viral, lalu mengubah cara manusia melihat kebenaran tanpa benar-benar mereka sadari. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kinerja ASN

    Dari Apel ASN ke Indeks Pelayanan Publik: Uji Tata Kelola Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Evaluasi kinerja ASN Tasikmalaya dikaitkan dengan indeks pelayanan publik dan efektivitas belanja aparatur. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Arahan Wakil Bupati Tasikmalaya pada apel ASN akhir 2025 bukan sekadar pesan rutin penutup tahun anggaran. Penekanan pada evaluasi kinerja aparatur muncul di tengah dua tekanan yang saling berkelindan: menyempitnya ruang fiskal daerah dan meningkatnya tuntutan mutu pelayanan […]

  • Doa bersama Polres Tasikmalaya

    Polres Tasikmalaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Doa bersama Polres Tasikmalaya digelar untuk korban banjir dan longsor di tiga provinsi di Sumatera. albadarpost.com, HUMANIORA – Doa bersama Polres Tasikmalaya digelar di Gedung Pertemuan Warga (GPW) Tasikmalaya, Kamis, (4/12/2025), sebagai bentuk kepedulian atas bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Kegiatan ini menjadi ruang solidaritas yang mempertemukan aparat, tokoh masyarakat, […]

  • takdir Allah

    Takdir Allah Menentukan Ikhtiar, Ulama Ingatkan Batas Kehendak

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Takdir Allah SWT membatasi kehendak manusia. Ulama menegaskan ikhtiar wajib, hasil tetap ditentukan Tuhan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Keyakinan bahwa manusia bebas menentukan nasibnya kembali ditegaskan memiliki batas. Ulama mengingatkan, sekuat apa pun ikhtiar dilakukan, hasil akhirnya tetap berada dalam ketentuan takdir Allah Swt. Pemahaman ini dinilai penting agar masyarakat tidak terjebak pada ambisi berlebihan yang […]

  • Malik ditolak SD

    Malik Ditolak SD, Bocah Stunting Ini Justru Disarankan ke SLB

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Impian Malik ditolak SD ketika proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) berlangsung. Bocah berusia tujuh tahun asal Kampung Sindanggalih, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya itu ingin belajar di sekolah negeri yang letaknya hanya beberapa langkah dari rumahnya. Namun, keluarga justru mengaku mendapat saran agar Malik bersekolah di SLB. Kisah anak […]

  • krisis haji khusus 2026

    Haji Khusus 2026 Terancam Gagal Berangkat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Ribuan jemaah haji khusus 2026 terancam gagal berangkat akibat dana tertahan. Krisis ini memicu keresahan keluarga Muslim dan menuntut perbaikan tata kelola haji. albadarpost.com, HUMANIORA – Ribuan calon jemaah haji khusus untuk musim haji 2026 berada dalam situasi tidak menentu. Harapan berangkat ke Tanah Suci yang telah direncanakan bertahun-tahun kini terancam kandas. Penyebabnya bukan semata […]

  • Alat berat militer Israel menggali area pemakaman warga Palestina di Gaza saat operasi militer berlangsung.

    Ketika Kuburan Gaza Tak Lagi Aman

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Militer Israel menggali sejumlah area pemakaman warga Palestina di Jalur Gaza dalam rangkaian operasi militernya. Tindakan tersebut memicu kecaman warga setempat karena merusak makam dan menghilangkan jejak jenazah anggota keluarga mereka. Peristiwa itu terjadi di beberapa lokasi pemakaman, termasuk di wilayah timur Kota Gaza. Sejumlah saksi mata menyebutkan alat berat militer […]

expand_less