Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Kekerasan Seksual Anak Meledak, DPR Desak Aksi Nyata Bukan Sekadar Hukum

Kekerasan Seksual Anak Meledak, DPR Desak Aksi Nyata Bukan Sekadar Hukum

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Lebih dari 11 ribu kasus kekerasan seksual anak terjadi dalam kurun kurang dari setahun. Angka ini bukan sekadar statistik—ini potret nyata ribuan anak korban pelecehan seksual yang banyak di antaranya memilih diam. Ketakutan, tekanan, dan relasi kuasa membuat kejahatan seksual terhadap anak terus berulang tanpa perlawanan berarti.

Di tengah situasi itu, Ketua DPR, Puan Maharani, mengingatkan bahwa negara tidak boleh berhenti pada penegakan hukum semata. Menurutnya, perlindungan korban harus benar-benar dirasakan, bukan hanya dijanjikan.

Diam Karena Tak Berdaya, Korban Terjebak Relasi Kuasa

Banyak kasus terjadi di lingkungan yang seharusnya aman. Namun justru di sanalah relasi kuasa bekerja. Pelaku sering memiliki posisi lebih kuat—sebagai keluarga, pendidik, atau tokoh yang dihormati.

Akibatnya, korban menghadapi dilema. Mereka takut berbicara, khawatir tidak dipercaya, atau bahkan bergantung pada pelaku. Situasi ini membuat laporan kasus menjadi rendah, sementara praktiknya terus terjadi di balik diam.

Fenomena ini bukan hal baru. Namun hingga kini, pola yang sama terus muncul tanpa perubahan signifikan.

Hukum Sudah Kuat, Tapi Korban Belum Sepenuhnya Terlindungi

Indonesia telah memiliki Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Regulasi ini menjamin hak korban untuk mendapatkan penanganan, perlindungan, pemulihan, serta restitusi.

Selain itu, hukuman bagi pelaku bisa diperberat, terutama jika memiliki hubungan keluarga atau relasi kuasa terhadap korban. Secara normatif, sistem sudah disiapkan.

Namun di lapangan, cerita berbeda muncul. Tidak semua korban mendapatkan pendampingan yang memadai. Tidak semua kasus ditangani dengan cepat. Di titik ini, jarak antara hukum dan realitas menjadi semakin terasa.

DPR: Negara Harus Hadir, Bukan Sekadar Menghukum

DPR menegaskan bahwa penegakan hukum memang penting, tetapi tidak cukup. Negara harus memastikan korban mendapatkan perlindungan menyeluruh—baik secara fisik maupun psikologis.

“Negara tidak boleh mentoleransi kekerasan seksual sedikit pun,” tegas Puan Maharani di Gedung DPR, Selasa (5/5/2026).

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa isu kekerasan seksual anak bukan hanya urusan hukum. Ini adalah ujian nyata bagi kehadiran negara dalam melindungi kelompok paling rentan.

Selain itu, DPR mendorong aparat bergerak cepat dalam menangkap pelaku. Di saat yang sama, sistem perlindungan harus diperkuat agar korban tidak merasa sendirian.

Ketika Sistem Lemah, Kekerasan Terus Berulang

Selama sistem perlindungan belum berjalan optimal, kekerasan seksual anak akan terus terjadi. Pelaku memanfaatkan celah, sementara korban tetap berada dalam posisi lemah.

Karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting. Edukasi, pengawasan, dan akses pelaporan yang mudah harus diperluas. Tanpa itu, angka kasus hanya akan menjadi statistik yang terus bertambah.

Di sisi lain, masyarakat juga mulai bersuara. Tekanan publik meningkat, menuntut langkah nyata dari pemerintah.

Negara Diuji, Publik Menunggu Tindakan Nyata

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah konkret pemerintah. Apakah sistem perlindungan benar-benar diperbaiki, atau hanya kembali menjadi wacana?

Korban tidak membutuhkan janji. Mereka membutuhkan rasa aman, pendampingan, dan keadilan yang nyata.

Jika negara gagal menjawab tantangan ini, maka kepercayaan publik akan semakin terkikis.

Lebih dari 11 ribu anak sudah menjadi korban—dan jika negara masih ragu bertindak tegas, maka yang hilang bukan hanya rasa aman, tetapi masa depan generasi yang seharusnya dilindungi. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Defisit APBD Tasikmalaya

    Kota Tasikmalaya Diuji Disiplin Fiskal

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Defisit APBD Tasikmalaya membuka soal disiplin fiskal dan peran pengawasan DPRD terhadap belanja daerah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Angka-angka di laporan keuangan sering tampak dingin. Barisan persentase, grafik serapan, dan tabel pendapatan kerap dibaca sekilas, lalu dilupakan. Namun di balik laporan APBD Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2024, ada pesan yang seharusnya membuat kita berhenti sejenak. […]

  • Ribuan peserta mengikuti Uji Pengetahuan sertifikasi guru Kemenag dalam program PPG tahap akhir

    98 Ribu Guru Ikuti Sertifikasi Kemenag

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Program sertifikasi guru Kemenag memasuki tahap krusial. Sebanyak 98.036 guru binaan Kementerian Agama mengikuti Uji Pengetahuan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai bagian akhir proses sertifikasi pendidik. Langkah ini sekaligus menandai percepatan transformasi pendidikan agama nasional melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik. Sertifikasi guru Kemenag, atau program sertifikasi pendidik di bawah Kementerian […]

  • Pemain Barcelona dan Newcastle United dalam prediksi line up laga Liga Champions di Camp Nou

    Prediksi Skor Barcelona vs Newcastle, Tuan Rumah Lebih Tajam?

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Laga Barcelona vs Newcastle menjadi sorotan utama pecinta sepak bola Eropa. Duel ini tidak hanya menghadirkan gengsi, tetapi juga menentukan arah langkah kedua tim di fase gugur. Prediksi Barcelona vs Newcastle, analisis pertandingan Barcelona kontra Newcastle, hingga peluang kemenangan menjadi kata kunci yang paling banyak dicari jelang kick-off. Bermain di kandang […]

  • Pinjol Darurat

    Ambulans Dipakai Tagih Pinjol, DPR RI Minta Debt Collector Ditindak

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Suara sirene ambulans biasanya membuat warga panik. Orang-orang memberi jalan karena mengira ada nyawa yang harus segera diselamatkan. Namun belakangan, fasilitas darurat itu justru diduga dipakai untuk kepentingan penagihan pinjaman online atau pinjol darurat. Kasus ini memantik kemarahan publik setelah muncul laporan tentang debt collector yang memanfaatkan layanan ambulans dan pemadam […]

  • Ilustrasi reflektif tentang makna sabar menurut Surah Al-Baqarah sebagai kekuatan iman dalam menghadapi ujian hidup

    Sabar Bukan Pasrah, Ini Maknanya dalam Al-Baqarah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira makna sabar adalah diam dan menerima keadaan tanpa usaha. Padahal, arti sabar menurut Islam jauh lebih dalam. Surah Al-Baqarah menggambarkan sabar sebagai kekuatan batin yang aktif, bukan sikap pasif. Karena itu, memahami hakikat sabar menjadi penting agar kesabaran tidak salah dimaknai dan justru melemahkan jiwa. Di tengah tekanan hidup […]

  • Ilustrasi jejak peradaban Islam di Asia berupa masjid kuno dan jalur perdagangan bersejarah

    Fakta Mengejutkan Jejak Islam di Asia yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Peradaban Islam Asia menyimpan kisah besar yang jarang diketahui. Jejak peradaban Islam di Asia, sejarah Islam Asia, serta penyebaran Islam di benua ini menunjukkan pengaruh luas yang melampaui batas geografis. Bahkan, banyak wilayah yang berkembang pesat berkat nilai, ilmu, dan budaya Islam yang hadir melalui jalur damai. Menariknya, banyak catatan sejarah justru […]

expand_less