Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Bocah Hilang Tasikmalaya Terungkap, Ayah Kandung Diduga Gadaikan Anak

Bocah Hilang Tasikmalaya Terungkap, Ayah Kandung Diduga Gadaikan Anak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus ayah gadaikan anak di Tasikmalaya terungkap setelah bocah ditemukan di Gresik dan kini dalam pendampingan sosial.

albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus ayah gadaikan anak kembali memunculkan keprihatinan publik. Dinas Sosial Gresik menemukan bocah laki-laki berusia sekitar tujuh tahun yang dilaporkan hilang oleh ibunya di Tasikmalaya. Bocah itu ternyata dijadikan jaminan pinjaman Rp25 juta oleh ayah kandungnya. Temuan ini memperlihatkan celah besar dalam perlindungan anak di daerah.

Penemuan Bocah dan Jejak Kasus Ayah Gadaikan Anak

Tim Dinas Sosial (Dinsos) Gresik melakukan asesmen lapangan pada 17 November setelah menerima laporan mengenai anak tanpa dokumen yang tinggal di sebuah rumah di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme. Anak tersebut tampak tinggal nyaman bersama keluarga pengasuh, namun tidak dapat menjelaskan identitas keluarganya secara jelas.

Kepala Dinas Sosial Gresik, dr. Ummi Khoiroh, menyebut sejak pemeriksaan awal telah muncul tanda-tanda tidak wajar. Anak itu menyebut nama-nama yang tidak konsisten, tidak mengetahui alamat rumah asalnya, dan tidak memiliki dokumen resmi. Kondisi itu memicu pemeriksaan lebih dalam karena anak tanpa identitas berpotensi menjadi korban eksploitasi.

Proses penelusuran membuka fakta penting: bocah berinisial R merupakan warga Tasikmalaya yang dilaporkan hilang oleh ibunya. Dinsos Gresik kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Tasikmalaya untuk menelusuri kebenaran data keluarga R.

Baca juga: Ayah Gadaikan Anak dan Gagalnya Perlindungan Sosial

Menurut Kasi Rehabilitasi Sosial Gresik, Alvi Ariyanto, sang ayah membawa R ke Gresik untuk kebutuhan ekonomi. R diserahkan kepada sebuah keluarga sebagai jaminan pinjaman Rp25 juta. Keluarga penerima tidak memperlakukan anak itu secara buruk. R bahkan disekolahkan dan sudah duduk di kelas satu SD. Namun latar belakang yang tampak “ramah” itu tidak menghapus fakta hukum: anak dijadikan objek gadai.

Dinsos menilai tindakan tersebut bukan sekadar salah pengasuhan, melainkan bentuk penelantaran dan eksploitasi. Perspektif perlindungan anak menempatkan kasus ayah gadaikan anak pada kategori tindakan yang tidak dapat ditoleransi.

Dampak Psikologis dan Sikap Dinsos

Ketika Dinsos Tasikmalaya akhirnya menemukan ibu kandung R, suasana berubah menjadi emosional. Ibu korban mengaku berbulan-bulan mencari anaknya setelah dibawa pergi oleh suami. Ia tidak mengetahui bahwa sang anak dijadikan jaminan pinjaman.

Saat R diberi kabar bahwa ibunya ditemukan, reaksi tidak langsung positif. Bocah itu terlanjur dekat dengan keluarga pengasuh. Keputusan kembali tidak terjadi serta-merta. Pendampingan psikologis dilakukan di rumah aman. Setelah beberapa sesi, R mulai bersedia pulang ke Tasikmalaya.

Menurut Alvi, langkah pemulangan tidak boleh terburu-buru. Dinsos Gresik memastikan rumah asal memiliki situasi aman dan stabil. Faktor psikologi anak menjadi pertimbangan utama. Kasus ayah gadaikan anak bukan hanya persoalan administrasi, tetapi menyangkut hak dasar: rasa aman, pengasuhan, dan kelekatan emosional.

Proses pemulangan R masih menunggu asesmen final. Selama menunggu, R tetap berada dalam pengawasan sosial.

Kemiskinan dan Lemahnya Literasi Perlindungan Anak

Kasus ini menunjukkan bagaimana tekanan ekonomi dapat menggerus batas etika keluarga. Keputusan sang ayah menempatkan anak sebagai objek transaksi keuangan bukan gejala tunggal, melainkan akumulasi kemiskinan, konflik keluarga, dan rendahnya literasi perlindungan anak. Di beberapa daerah, penyelesaian masalah ekonomi sering dilakukan secara informal tanpa memahami konsekuensi hukum.

Masyarakat kerap melihat anak sebagai bagian “tanggungan”, bukan subjek yang memiliki hak. Pandangan ini memunculkan celah bagi tindakan seperti gadai anak. Dalam perspektif hukum, hal itu termasuk eksploitasi. Dalam pandangan sosial, tindakan demikian memperlihatkan ketidakpahaman terhadap hak dasar anak.

Baca juga: Remaja 15 Tahun Disekap Dua Hari di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Empat Pelaku

Dinsos Tasikmalaya kini mendalami aspek legal dari kasus ini. Peluang proses hukum terbuka, terutama jika ditemukan unsur kesengajaan yang menyebabkan penelantaran. Namun, aparat juga mempertimbangkan aspek pemulihan psikologis agar R tidak menghadapi trauma baru.

Kasus ayah gadaikan anak membuka urgensi literasi perlindungan anak. R telah ditemukan, namun proses hukum dan pemulihan masih berjalan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tokoh antikorupsi

    Tokoh Antikorupsi Dunia dan Indonesia Warnai Peringatan Hakordia 2025

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Deretan tokoh antikorupsi dunia kembali disorot jelang Hakordia 2025 sebagai inspirasi integritas publik. albadarpost.com, PELITA – Menjelang peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025, deretan tokoh antikorupsi dari berbagai negara kembali mendapat sorotan. Kiprah mereka penting karena memberi bukti bahwa perubahan menuju pemerintahan bersih selalu dimulai dari keberanian individu. Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap lembaga negara, […]

  • Naming Rights Stasiun Cirebon

    Kerugian Rp1 Miliar Akibat Pembatalan Naming Rights Stasiun Cirebon BT Batik Trusmi

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Pembatalan kerja sama naming rights Stasiun Cirebon BT Batik Trusmi rugikan perusahaan hingga Rp1 miliar. albadarpost.com, LENSA -Dua hari sebelum peluncuran resmi, kerja sama naming rights Stasiun Cirebon antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan perusahaan batik lokal BT Batik Trusmi mendadak dibatalkan. Keputusan itu bukan hanya menggagalkan rencana promosi besar pada Hari Batik Nasional, […]

  • Aplikasi Mata Elang

    Negara Harus Tegas Terhadap Aplikasi Matel

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kebocoran data nasabah lewat aplikasi matel mengancam privasi dan menuntut tanggung jawab negara. albadarpost.com, EDITORIAL – Beragam aplikasi digital yang digunakan mata elang untuk melacak kendaraan kredit bermasalah kini beredar bebas di ruang digital. Siapa pun dapat mengunduhnya. Cukup masukkan nomor polisi kendaraan, data sensitif pemilik langsung terbuka. Masalahnya bukan sekadar penagihan utang. […]

  • Mendekat kepada Allah

    Al-Hikam: Allah Tidak Menunggu Anda Selesai Sibuk

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Mendekat kepada Allah sering dianggap lebih mudah dilakukan ketika urusan dunia selesai. Banyak orang berkata, “Nanti kalau pekerjaan beres saya akan lebih rajin ibadah,” atau “Kalau ekonomi sudah stabil saya akan fokus kepada Allah.” Padahal menurut Al-Hikam karya Ibnu Athaillah As-Sakandari, cara berpikir seperti itu justru menjadi penghalang terbesar dalam perjalanan spiritual […]

  • Jadwal pertandingan Liga 4 Nasional 2026 Putaran Nasional Babak 64 Besar untuk tim wakil Jawa Barat

    Persikotas, Persigar hingga Persika 1951 Siap Berburu Tiket Lolos Liga 4 Nasional

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Atmosfer sepak bola Jawa Barat kembali memanas. Enam tim terbaik asal Jawa Barat dipastikan tampil pada Liga 4 Nasional 2026 dalam Putaran Nasional Babak 64 Besar Piala Presiden 2025/2026. Mereka membawa harapan besar dari daerah masing-masing dan siap bersaing menghadapi klub-klub dari berbagai provinsi di Indonesia. Nama-nama seperti Persikotas Tasikmalaya, Persigar […]

  • jadwal pemesanan tiket KAI

    Catat, Ini Jadwal Pemesanan Tiket KAI Jelang Mudik 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali memicu lonjakan penumpang kereta api di berbagai daerah. Kereta Api Indonesia (KAI) menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, tepat waktu, dan relatif terjangkau. Dalam situasi ini, memahami jadwal pemesanan tiket KAI menjadi faktor penting agar calon pemudik tidak kehilangan kesempatan pulang ke kampung […]

expand_less