Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Kisah Sumur Zamzam, Dari Tangisan Seorang Ibu hingga Mengalir Ribuan Tahun

Kisah Sumur Zamzam, Dari Tangisan Seorang Ibu hingga Mengalir Ribuan Tahun

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Matahari membakar gurun Makkah siang itu. Hamparan pasir terlihat begitu luas dan nyaris tidak menyisakan harapan. Angin panas berembus pelan melewati lembah tandus yang saat itu bahkan belum menjadi kota.

Di tempat sunyi itulah, seorang ibu berlari kecil sambil menahan panik.

Namanya Siti Hajar.

Di dekatnya, seorang bayi menangis kehausan. Tidak ada mata air. Tidak ada pepohonan. Dan tidak ada manusia lain yang bisa dimintai pertolongan.

Persediaan air telah habis.

Namun Siti Hajar tidak menyerah begitu saja.

Ia mulai berlari dari Bukit Shafa menuju Marwah. Langkahnya cepat. Napasnya mulai berat. Sesekali ia melihat ke arah anaknya yang masih kecil.

Belum ada air.

Ia kembali berlari.

Lagi dan lagi.

Tujuh kali.

Dan dari perjuangan seorang ibu di tengah gurun itulah, kisah Sumur Zamzam bermula.

Tangisan Bayi yang Mengubah Peradaban

Banyak orang mengenal zamzam sebagai air suci. Namun tidak semua menyadari bahwa kisah itu lahir dari rasa takut seorang ibu kehilangan anaknya.

Dalam keputusasaan, Allah menghadirkan pertolongan dari arah yang tidak pernah disangka.

Air tiba-tiba memancar dari dekat kaki Nabi Ismail AS.

Siti Hajar terkejut. Ia segera mengumpulkan air itu dengan kedua tangannya sambil menahan agar tidak mengalir terlalu jauh.

“Zamzam… zamzam…”

Yang berarti: berkumpullah.

Sejak saat itu, air terus keluar dari tanah tandus tersebut.

Dan ribuan tahun kemudian, jutaan manusia masih meminum air yang sama.

Allah SWT mengabadikan peristiwa sa’i antara Shafa dan Marwah dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah.”
(QS. Al-Baqarah: 158)

Karena itu, setiap langkah jemaah saat sa’i bukan sekadar ritual ibadah.

Mereka sedang mengulang jejak perjuangan seorang ibu yang percaya penuh kepada pertolongan Allah.

Sumur yang Tidak Pernah Kehabisan Air

Di tengah kawasan gurun yang panas, sumur zamzam terus mengalir hingga hari ini.

Jutaan liter air dikonsumsi setiap tahun oleh jemaah haji dan umrah dari seluruh dunia. Namun sumur itu tetap bertahan.

Banyak peneliti mencoba memahami fenomena tersebut. Sebagian meneliti kandungan mineralnya. Sebagian lain mempelajari sumber aliran airnya.

Namun bagi umat Islam, zamzam bukan sekadar tentang penelitian.

Ada sesuatu yang sulit dijelaskan dengan logika biasa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Air zamzam sesuai dengan niat orang yang meminumnya.”
(HR. Ibnu Majah)

Karena itu, banyak orang meminum zamzam sambil membawa doa paling dalam di hidup mereka.

Ada yang memohon kesehatan. Ada yang meminta ketenangan. Dan ada pula yang menangis diam-diam di depan Ka’bah sambil menggenggam gelas kecil berisi zamzam.

Makkah dan Rasa yang Sulit Dijelaskan

Di area Masjidil Haram, jemaah dari berbagai negara berkumpul tanpa memandang status sosial.

Bahasa mereka berbeda. Warna kulit mereka tidak sama. Namun semua bergerak menuju tempat yang sama.

Dan di antara jutaan manusia itu, zamzam menjadi salah satu hal yang paling dicari.

Sebagian jemaah bahkan rela antre panjang hanya untuk membawa pulang beberapa liter air zamzam bagi keluarga di rumah.

Bukan karena air itu mahal.

Namun karena mereka ingin membagikan keberkahan dan kisah spiritual yang mereka rasakan di tanah suci.

Ada Alasan Mengapa Banyak Orang Menangis Saat Meminum Zamzam

Bagi sebagian orang, zamzam mungkin hanya terlihat seperti air biasa.

Namun bagi mereka yang pernah berdiri di depan Ka’bah sambil meminumnya perlahan, perasaan itu berbeda.

Ada haru yang sulit dijelaskan.

Mungkin karena setiap tetes zamzam membawa manusia kembali mengingat bahwa pertolongan Allah bisa datang di saat keadaan terasa paling mustahil.

Kisah zamzam juga mengajarkan bahwa harapan tidak selalu lahir dari tempat yang nyaman.

Kadang justru dari gurun paling sunyi, Allah menghadirkan keajaiban yang mengubah sejarah dunia.

Dan hingga hari ini, sumur zamzam terus mengalir.

Bukan hanya mengalirkan air.

Tetapi juga mengalirkan harapan, doa, dan kerinduan jutaan hati yang selalu ingin kembali ke Makkah. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • konser kemanusiaan

    Konser Kemanusiaan Unpad Himpun Rp140 Juta untuk Gaza

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Konser kemanusiaan Unpad menggalang Rp140 juta untuk Gaza melalui kolaborasi kampus, alumni, dan seniman. albadarpsot.com, HUMANIORA – Ribuan pengunjung memadati Lapangan Merah Universitas Padjadjaran pada Jumat, 28 November 2025. Konser kemanusiaan bertajuk Sound for Humanity digelar sebagai bagian dari Dies Natalis ke-68, menjadi forum publik yang menghimpun dukungan bagi warga Gaza. Kegiatan ini diinisiasi oleh […]

  • Tangkapan layar dari akun Instagram rhendy.87.

    Viral Klaim Hamil Karena Mimpi, Apa Kata Medis dan Islam?

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Sebuah video viral dengan narasi hamil karena mimpi memicu perdebatan luas di media sosial. Video berdurasi sekitar 69 detik yang diunggah akun Instagram rhendy.87 pada 29 Mei 2026 itu telah ditonton ribuan kali, memperoleh lebih dari 9 ribu tanda suka, serta memancing ribuan komentar dari warganet. Dalam video yang beredar, seorang ibu […]

  • nasi liwet solo dimasak dengan magic com gurih dan pulen

    Rahasia Nasi Liwet Rice Cooker ala Solo, Praktis tapi Nagih

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nasi liwet magic com kini jadi solusi favorit bagi pecinta kuliner rumahan. Cara masak nasi liwet Solo di magic com menawarkan kepraktisan tanpa mengorbankan rasa tradisional. Bahkan, nasi liwet khas Solo yang terkenal gurih, wangi santan, dan kaya rempah bisa Anda buat sendiri di rumah dengan alat sederhana. Selain hemat waktu, metode […]

  • e-Audit PBJ

    Stranas PK Terapkan e-Audit PBJ untuk Perketat Pengawasan Pengadaan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    e-Audit PBJ di Katalog V.6 diluncurkan untuk memperkuat pengawasan digital dan mencegah korupsi pengadaan. albadarpost.com, LENSA – Peluncuran fitur e-Audit PBJ di Katalog Elektronik Versi 6 menjadi langkah baru pemerintah untuk menutup celah korupsi dalam pengadaan barang dan jasa. Sistem ini dirilis oleh Stranas PK bersama LKPP dan BPKP pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025 […]

  • Bersandar pada Amal

    Jangan Terkecoh Amal Sendiri, Ini Peringatan Keras Ibnu Athaillah

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suatu malam selepas salat Isya, seorang jamaah tua duduk cukup lama di teras masjid. Lampu neon di sudut serambi memantulkan cahaya pucat ke lantai keramik yang mulai kusam. Di tangannya ada tasbih kecil yang terus berputar. Namun wajahnya tampak gelisah. Bukan karena ia jarang beribadah. Justru sebaliknya. Ia merasa sedih karena baru […]

  • Hari Senin Islam

    Menguatkan Ibadah di Hari Senin

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Hari Senin dalam Islam dipahami sebagai waktu penting puasa sunnah dan amal ibadah berdasarkan hadis sahih. albadarpost.com, LIFESTYLE – Hari Senin menempati posisi penting dalam ajaran Islam. Sejumlah hadis sahih menjelaskan bahwa hari ini berkaitan langsung dengan peristiwa besar dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW dan menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Keutamaan Hari Senin […]

expand_less