Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mustika Darling, Gerakan Ibu-Ibu yang Tak Sekadar Bersih

Mustika Darling, Gerakan Ibu-Ibu yang Tak Sekadar Bersih

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Mustika Darling dan gerakan lingkungan bersih kini tidak lagi dipandang sekadar urusan menyapu halaman atau merapikan rumah. Bagi Muslimat NU Jawa Barat, program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keluarga sehat, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mengubah pola pikir masyarakat dari tingkat rumah tangga.

Di tengah naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok dan tantangan ekonomi yang dirasakan banyak keluarga, gagasan memanfaatkan pekarangan rumah justru mendapat perhatian lebih besar. Bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal kemandirian dan keberlanjutan.

Pembina Muslimat NU Jawa Barat, Hj Lina Marlina Ruzhan, menyampaikan bahwa Mustika Darling hadir sebagai gerakan nyata yang mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan dan keindahan lingkungan.

Menurutnya, makna kebersihan tidak berhenti pada kondisi fisik semata. Lebih jauh, perubahan perilaku dan pola pikir menjadi bagian penting yang harus dibangun bersama.

“Mustika Darling ini salah satu cara mengubah diri dan menyadarkan kita tentang kebersihan dan keindahan. Kalau rumah bersih tapi pikiran kotor, ya percuma. Karena itu, program Muslimat ini saya sambut dengan penuh semangat,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Dari Pekarangan Rumah Menuju Ketahanan Pangan Keluarga

Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, Lina menilai program Mustika Darling menawarkan solusi sederhana namun memiliki dampak yang nyata bagi kehidupan keluarga.

Melalui keterlibatan PKK dan kelompok perempuan di tingkat bawah, masyarakat didorong memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman kebutuhan sehari-hari.

Cabai, cengek, pakcoy, hingga bawang daun menjadi contoh tanaman yang mulai dibudidayakan di lingkungan rumah masing-masing.

Suasana seperti itu mulai terlihat di sejumlah permukiman. Pot-pot tanaman tersusun di depan rumah. Sebagian ibu rumah tangga tampak saling bertukar bibit dan berbagi pengalaman mengenai cara merawat tanaman agar tetap produktif.

Menurut Lina, langkah sederhana tersebut dapat membantu keluarga mengurangi pengeluaran sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang sehat.

“Bayangkan, ketika mau memasak tinggal petik langsung dari pekarangan. Tidak perlu ke pasar dan tidak perlu mengeluarkan biaya lagi. Para ibu mulai sadar bahwa lingkungan bersih harus menjadi gaya hidup,” katanya.

Perubahan Pola Pikir Menjadi Tantangan Terbesar

Lina mengakui bahwa tantangan terbesar dari setiap program pembangunan bukan terletak pada kurangnya gagasan, melainkan pada perubahan pola pikir masyarakat.

Sebab, menurutnya, sebaik apa pun sebuah program akan sulit berhasil apabila tidak diikuti kesadaran dari masyarakat itu sendiri.

Karena itu, Mustika Darling tidak boleh berhenti pada slogan atau kegiatan seremonial semata.

Ia berharap gerakan tersebut dapat terus disosialisasikan hingga tingkat akar rumput sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Mengubah mindset orang itu paling susah. Pemerintah boleh membuat program yang luar biasa, tetapi kalau hati dan pikiran tidak mau berubah, semuanya akan sia-sia. Namun saya yakin, kalau hati para ibu PKK sudah bergerak, mereka pasti bisa,” ungkapnya.

Perlu Pendampingan dan Pengawasan yang Berkelanjutan

Selain dukungan masyarakat, Lina menilai pemerintah juga memiliki peran penting dalam memastikan keberlangsungan program tersebut.

Pendampingan dan pengawasan, menurutnya, perlu dilakukan agar Mustika Darling tidak sekadar menjadi bahan pemberitaan, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan nyata.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, PKK, Muslimat NU, serta masyarakat, gerakan ini diharapkan mampu membangun budaya hidup bersih sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari perubahan yang benar-benar terjadi di tengah masyarakat.

Rumah yang bersih memang menyenangkan. Namun rumah yang bersih, pekarangannya produktif, dan penghuninya memiliki cara berpikir yang sehat, itulah awal lahirnya peradaban yang kuat. Sebab perubahan besar hampir selalu dimulai dari halaman rumah dan hati yang mau berubah. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • makna-idul-adha

    Makna Idul Adha: Mengapa Pengorbanan Datang Bersama Keikhlasan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Makna Idul Adha dalam Islam bukan sekadar tentang penyembelihan hewan kurban. Lebih dalam dari itu, Idul Adha mengajarkan tentang pengorbanan, keikhlasan, dan kepatuhan total kepada Allah SWT. Karena itulah kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tetap terasa dekat dengan kehidupan manusia sampai hari ini. Banyak orang mampu berkorban ketika situasinya […]

  • Musda KNPI molor

    Musda KNPI Tasikmalaya Molor, Kritik Halus yang Menyentil Keras

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pelaksanaan Musda KNPI Kabupaten Tasikmalaya molor menjadi perbincangan dalam agenda Musyawarah Daerah XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia. Keterlambatan pembukaan forum ini memicu kritik dari peserta yang menilai disiplin waktu menjadi cerminan profesionalisme organisasi. Musda KNPI yang terlambat, atau keterlambatan forum pemuda ini, langsung memunculkan pertanyaan soal kesiapan panitia dan manajemen acara. […]

  • Semangkuk gulai daun singkong santan kental dengan cabai merah dan aroma rempah khas masakan Nusantara.

    Rahasia Gulai Daun Singkong Santan Kental, Gurihnya Bikin Gagal Diet

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Gulai daun singkong masih jadi salah satu menu rumahan yang sulit tergeser sampai sekarang. Rasanya sederhana, tetapi justru itu yang bikin banyak orang kangen. Apalagi kalau kuah santannya kental, pedasnya pas, lalu dimakan saat nasi masih panas mengepul. Belakangan, resep gulai daun singkong santan kental juga makin sering muncul di pencarian internet. […]

  • Sejarah Kitab Hadis

    Terungkap! Rahasia di Balik Sejarah Penulisan Kitab Hadis dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Sejarah Kitab Hadis tidak hanya soal pencatatan sabda Nabi Muhammad SAW, tetapi juga perjalanan panjang penuh kehati-hatian, perdebatan, dan ketelitian ilmiah dalam penulisan kitab hadis serta kodifikasi hadis Nabi. Pada awalnya, bahkan sempat muncul larangan penulisan hadis secara umum, sebelum akhirnya berkembang menjadi tradisi ilmiah yang melahirkan kitab-kitab rujukan besar dalam Islam. […]

  • Ono Surono

    Ono Surono di Kasus Korupsi Bekasi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyidikan kasus korupsi proyek pemerintahan Kabupaten Bekasi dengan menelusuri dugaan aliran uang ke Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Pendalaman ini bukan sekadar pemeriksaan saksi, tetapi mengarah pada pengujian unsur pidana yang dapat berujung sanksi hukum dan politik bagi pejabat publik. Langkah KPK menjadi penting […]

  • komik Wasbang Albadar Foundation

    Albadar Foundation Hadirkan Komik Wasbang untuk Generasi Emas Indonesia

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Komik Wasbang dari Albadar Foundation hadir sebagai media belajar murah, kuat, dan menarik untuk PAUD–SD. Solusi edukasi karakter bagi Generasi Emas Indonesia. albadarpost.com, PELITA – Albadar Foundation kembali menghadirkan inovasi yang segar dan dibutuhkan dunia pendidikan anak usia dini. Melalui lembar komik edukasi bertema wawasan kebangsaan (Wasbang), Albadar menawarkan media belajar yang tidak hanya menarik […]

expand_less