Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mustika Darling, Gerakan Ibu-Ibu yang Tak Sekadar Bersih

Mustika Darling, Gerakan Ibu-Ibu yang Tak Sekadar Bersih

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Mustika Darling dan gerakan lingkungan bersih kini tidak lagi dipandang sekadar urusan menyapu halaman atau merapikan rumah. Bagi Muslimat NU Jawa Barat, program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keluarga sehat, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mengubah pola pikir masyarakat dari tingkat rumah tangga.

Di tengah naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok dan tantangan ekonomi yang dirasakan banyak keluarga, gagasan memanfaatkan pekarangan rumah justru mendapat perhatian lebih besar. Bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal kemandirian dan keberlanjutan.

Pembina Muslimat NU Jawa Barat, Hj Lina Marlina Ruzhan, menyampaikan bahwa Mustika Darling hadir sebagai gerakan nyata yang mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan dan keindahan lingkungan.

Menurutnya, makna kebersihan tidak berhenti pada kondisi fisik semata. Lebih jauh, perubahan perilaku dan pola pikir menjadi bagian penting yang harus dibangun bersama.

“Mustika Darling ini salah satu cara mengubah diri dan menyadarkan kita tentang kebersihan dan keindahan. Kalau rumah bersih tapi pikiran kotor, ya percuma. Karena itu, program Muslimat ini saya sambut dengan penuh semangat,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Dari Pekarangan Rumah Menuju Ketahanan Pangan Keluarga

Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, Lina menilai program Mustika Darling menawarkan solusi sederhana namun memiliki dampak yang nyata bagi kehidupan keluarga.

Melalui keterlibatan PKK dan kelompok perempuan di tingkat bawah, masyarakat didorong memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman kebutuhan sehari-hari.

Cabai, cengek, pakcoy, hingga bawang daun menjadi contoh tanaman yang mulai dibudidayakan di lingkungan rumah masing-masing.

Suasana seperti itu mulai terlihat di sejumlah permukiman. Pot-pot tanaman tersusun di depan rumah. Sebagian ibu rumah tangga tampak saling bertukar bibit dan berbagi pengalaman mengenai cara merawat tanaman agar tetap produktif.

Menurut Lina, langkah sederhana tersebut dapat membantu keluarga mengurangi pengeluaran sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang sehat.

“Bayangkan, ketika mau memasak tinggal petik langsung dari pekarangan. Tidak perlu ke pasar dan tidak perlu mengeluarkan biaya lagi. Para ibu mulai sadar bahwa lingkungan bersih harus menjadi gaya hidup,” katanya.

Perubahan Pola Pikir Menjadi Tantangan Terbesar

Lina mengakui bahwa tantangan terbesar dari setiap program pembangunan bukan terletak pada kurangnya gagasan, melainkan pada perubahan pola pikir masyarakat.

Sebab, menurutnya, sebaik apa pun sebuah program akan sulit berhasil apabila tidak diikuti kesadaran dari masyarakat itu sendiri.

Karena itu, Mustika Darling tidak boleh berhenti pada slogan atau kegiatan seremonial semata.

Ia berharap gerakan tersebut dapat terus disosialisasikan hingga tingkat akar rumput sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Mengubah mindset orang itu paling susah. Pemerintah boleh membuat program yang luar biasa, tetapi kalau hati dan pikiran tidak mau berubah, semuanya akan sia-sia. Namun saya yakin, kalau hati para ibu PKK sudah bergerak, mereka pasti bisa,” ungkapnya.

Perlu Pendampingan dan Pengawasan yang Berkelanjutan

Selain dukungan masyarakat, Lina menilai pemerintah juga memiliki peran penting dalam memastikan keberlangsungan program tersebut.

Pendampingan dan pengawasan, menurutnya, perlu dilakukan agar Mustika Darling tidak sekadar menjadi bahan pemberitaan, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan nyata.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, PKK, Muslimat NU, serta masyarakat, gerakan ini diharapkan mampu membangun budaya hidup bersih sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari perubahan yang benar-benar terjadi di tengah masyarakat.

Rumah yang bersih memang menyenangkan. Namun rumah yang bersih, pekarangannya produktif, dan penghuninya memiliki cara berpikir yang sehat, itulah awal lahirnya peradaban yang kuat. Sebab perubahan besar hampir selalu dimulai dari halaman rumah dan hati yang mau berubah. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beasiswa Luar Negeri

    Beasiswa Luar Negeri Bisa Daftar Sebelum Lulus SMA

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Beasiswa luar negeri kini tidak lagi identik dengan mahasiswa yang sudah lulus sekolah. Sejumlah program beasiswa internasional justru membuka kesempatan bagi siswa SMA untuk mendaftar sebelum wisuda dengan memanfaatkan Surat Keterangan Lulus (SKL) atau nilai rapor, sesuai persyaratan masing-masing penyelenggara. Peluang kuliah di luar negeri itu terbuka, tetapi hanya bisa dimaksimalkan oleh mereka […]

  • reklamasi Laut China Selatan

    China Reklamasi Laut China Selatan, Peta Geopolitik Kawasan Berubah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Upaya China mengubah lanskap geografis Laut China Selatan kembali menjadi sorotan. Melalui reklamasi pulau buatan berskala besar, Beijing tidak hanya menambah daratan di wilayah laut sengketa, tetapi juga memengaruhi dinamika politik, keamanan, dan lingkungan kawasan Asia Tenggara. Langkah ini membawa konsekuensi langsung bagi stabilitas regional dan kepentingan negara-negara di sekitarnya. Reklamasi […]

  • Seleksi Direksi BUMD Tasikmalaya

    Seleksi Direksi BUMD Tasikmalaya 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seleksi Direksi BUMD Kabupaten Tasikmalaya resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Program rekrutmen ini memberikan peluang besar bagi profesional yang memiliki pengalaman manajerial untuk memimpin PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Pancatengah, salah satu Badan Usaha Milik Daerah yang bergerak di sektor keuangan mikro. Selain itu, proses rekrutmen direksi BUMD Tasikmalaya ini […]

  • wisata Pangandaran

    Wisata Pangandaran Menarik Ribuan Pengunjung

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Libur awal 2026, wisata Pangandaran dipadati ribuan pengunjung dan menggerakkan ekonomi lokal warga pesisir. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Memasuki hari ketiga libur Tahun Baru 2026, kawasan wisata Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, masih dipadati ribuan wisatawan. Kondisi ini menunjukkan bahwa wisata Pangandaran tetap menjadi tujuan utama masyarakat untuk menghabiskan libur panjang, sekaligus memberi dampak […]

  • tempe crispy fine dining

    Tempe Goreng Naik Level: Dari Makanan Biasa Jadi Fine Dining Viral

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tempe crispy fine dining kini menjadi tren kuliner yang menarik perhatian pecinta makanan modern. Hidangan tempe goreng premium ini menghadirkan tekstur renyah yang konsisten dengan sentuhan teknik memasak ala restoran mewah. Bahkan, tempe goreng modern ini tampil elegan dengan saus pendamping unik yang memperkaya rasa. Perubahan ini bukan sekadar gaya. Sebaliknya, inovasi […]

  • Resep Cilung

    Rahasia Resep Cilung Kenyal Anti Pecah, Bikin Nagih

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Saat bel istirahat berbunyi, tidak sedikit anak sekolah langsung berlari menuju gerobak jajanan di depan pagar sekolah. Di antara beragam camilan yang dijual, cilung hampir selalu menjadi incaran. Adonan tepung yang digulung di atas wajan datar, lalu diberi bumbu gurih atau disiram kuah pedas, menghadirkan rasa sederhana yang sulit dilupakan. Kini, resep […]

expand_less