Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Bolehkah Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Sunnah?

Bolehkah Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Sunnah?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang puasa qadha digabung sunnah sering muncul setiap tahun, terutama setelah bulan Ramadan berakhir. Banyak umat Islam ingin tahu apakah puasa qadha bisa digabung dengan puasa sunnah, misalnya puasa Senin-Kamis atau puasa enam hari di bulan Syawal.

Sebagian orang beranggapan bahwa menggabungkan puasa qadha dan sunnah akan otomatis mendapatkan dua pahala sekaligus. Namun di sisi lain, ada juga yang mengatakan hal tersebut tidak diperbolehkan.

Lalu sebenarnya bagaimana hukum Islam mengenai puasa qadha digabung sunnah?

Para ulama memiliki penjelasan yang cukup menarik untuk dipahami.

Mengapa Banyak Orang Ingin Menggabungkan Puasa?

Alasan paling umum sebenarnya cukup sederhana.

Sebagian umat Islam ingin memanfaatkan waktu secara maksimal. Mereka berharap bisa mengganti puasa Ramadan yang tertinggal sekaligus mendapatkan pahala dari puasa sunnah.

Selain itu, banyak orang juga merasa lebih mudah menjalankan puasa ketika dilakukan bersamaan dengan hari-hari yang memang dianjurkan untuk berpuasa, seperti Senin dan Kamis.

Namun sebelum melakukannya, penting untuk memahami terlebih dahulu bagaimana pandangan para ulama mengenai hal ini.

Apakah Puasa Qadha Boleh Digabung dengan Puasa Sunnah?

Dalam kajian fiqih, sebagian ulama menyatakan bahwa puasa qadha dapat dilakukan bersamaan dengan puasa sunnah.

Namun ada satu syarat penting yang perlu diperhatikan.

Niat utama harus tetap puasa qadha, karena puasa tersebut merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang Muslim.

Dengan kata lain, seseorang berniat mengganti puasa Ramadan terlebih dahulu. Setelah itu, ia berharap mendapatkan pahala tambahan dari waktu yang memiliki keutamaan, seperti hari Senin atau Kamis.

Pendapat ini banyak dijelaskan dalam kajian ulama mazhab Syafi’i yang cukup populer di kalangan umat Islam di Indonesia.

Mengapa Puasa Qadha Harus Didahulukan?

Para ulama menekankan bahwa puasa qadha tidak boleh dianggap ringan, karena ia merupakan kewajiban yang masih menjadi tanggungan seseorang.

Rasulullah SAW bersabda:

“Utang kepada Allah lebih berhak untuk ditunaikan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa kewajiban kepada Allah harus diprioritaskan sebelum memperbanyak ibadah sunnah.

Karena itu, banyak ulama menganjurkan agar seseorang menyelesaikan puasa qadha terlebih dahulu sebelum memperbanyak puasa sunnah.

Namun jika seseorang menjalankan puasa qadha pada hari yang memiliki keutamaan, maka ia tetap mendapatkan keberkahan dari waktu tersebut.

Contoh Praktis yang Sering Terjadi

Misalnya seseorang masih memiliki utang puasa Ramadan selama beberapa hari.

Kemudian ia menjalankan puasa qadha pada hari Senin.

Dalam kondisi ini, niatnya tetap puasa qadha. Namun ia juga memperoleh keutamaan karena berpuasa pada hari Senin yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda:

“Amal perbuatan diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis.”
(HR. Tirmidzi)

Karena itulah banyak umat Islam memilih hari-hari tersebut untuk mengganti puasa Ramadan.

Hikmah di Balik Aturan Puasa Ini

Pembahasan tentang puasa qadha digabung sunnah sebenarnya mengajarkan prinsip penting dalam Islam.

Islam selalu menempatkan kewajiban sebagai prioritas utama.

Setelah kewajiban terpenuhi, barulah seseorang dianjurkan memperbanyak amalan sunnah.

Dengan cara ini, ibadah yang dilakukan menjadi lebih tertata dan tidak mengabaikan tanggung jawab utama seorang Muslim.

Selain itu, puasa juga memiliki tujuan spiritual yang besar.

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menjelaskan bahwa puasa bertujuan membentuk ketakwaan dalam diri manusia.

Kesimpulan yang Sering Terlewatkan

Dari berbagai penjelasan ulama, dapat disimpulkan bahwa puasa qadha digabung sunnah pada dasarnya diperbolehkan, selama niat utamanya tetap mengganti puasa Ramadan.

Namun demikian, banyak ulama tetap menyarankan agar seseorang menyelesaikan puasa qadha terlebih dahulu sebelum fokus menjalankan puasa sunnah.

Dengan memahami aturan ini, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang, sekaligus memastikan bahwa kewajiban kepada Allah telah ditunaikan dengan baik. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Abu Bakar Ash-Shiddiq mendampingi Rasulullah SAW dalam hijrah, menggambarkan keteguhan iman dan kepemimpinan Islam awal.

    Jejak Abu Bakar: Khalifah Pertama yang Menggetarkan Langit

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nama Abu Bakar Ash-Shiddiq bukan sekadar sejarah, melainkan gema yang terus memantul di relung umat. Sosok khalifah pertama, sahabat utama Nabi, dan lelaki dewasa pertama yang memeluk Islam ini menghadirkan paradoks sufi: ia pedagang kaya, tetapi hatinya fakir di hadapan Allah. Ia memegang dunia di tangannya, namun menolak menaruhnya di hati. Di […]

  • Kebijakan ASN

    Larangan Hukuman Fisik di Sekolah Resmi Diterbitkan Pemprov Jabar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar terbitkan Larangan Hukuman Fisik bagi guru, menyusul kasus tampar siswa di Subang yang viral. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerbitkan kebijakan Larangan Hukuman Fisik bagi seluruh guru setelah mencuat kasus guru menampar siswa di SMP Negeri 2 Jalancagak, Subang, yang viral dan memicu kecaman publik. Surat edaran ini menjadi langkah baru […]

  • Wakil Wali Kota Bandung

    Wakil Wali Kota Bandung Erwin Diperiksa Kejari, Kasusnya Masih Misterius

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Wakil Wali Kota Bandung Erwin diperiksa Kejari Bandung, penyelidikan belum diungkap ke publik. albadarpost.com, LENSA – Kota Bandung kembali menjadi sorotan publik. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung pada Kamis, 30 Oktober 2025. Pemeriksaan ini menimbulkan beragam spekulasi lantaran belum ada penjelasan resmi mengenai kasus yang tengah […]

  • Biawak di Dapur

    Heboh Biawak 60 Cm Muncul di Dapur, Begini Aksi Damkar Ciamis

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Biawak di dapur membuat suasana siang yang semula tenang mendadak berubah tegang di Kabupaten Ciamis, Selasa (9/6/2026). Kemunculan reptil liar tersebut mengejutkan seorang ibu rumah tangga yang tengah memasak. Dalam hitungan menit, laporan masuk ke petugas Damkar Pos WMK Kawali dan proses evakuasi pun segera dilakukan. Peristiwa itu terjadi di Dusun […]

  • Ketua Umum PBNU Gus Yahya menyampaikan pesan konsolidasi NU menjelang abad kedua dalam peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama

    Konsolidasi NU Menjelang Abad Kedua

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nahdlatul Ulama resmi melangkah ke fase baru sejarahnya. Seratus tahun perjalanan NU bukan hanya penanda usia, melainkan titik refleksi sekaligus penentuan arah. Dalam momentum Harlah ke-100, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan pesan kunci yang tegas: konsolidasi organisasi menjadi syarat utama memasuki NU abad kedua. Pesan itu bukan sekadar seruan […]

  • Hari Senin Islam

    Menguatkan Ibadah di Hari Senin

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Hari Senin dalam Islam dipahami sebagai waktu penting puasa sunnah dan amal ibadah berdasarkan hadis sahih. albadarpost.com, LIFESTYLE – Hari Senin menempati posisi penting dalam ajaran Islam. Sejumlah hadis sahih menjelaskan bahwa hari ini berkaitan langsung dengan peristiwa besar dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW dan menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Keutamaan Hari Senin […]

expand_less