Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pemerintahan Bersih pada Hakordia 2025

Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pemerintahan Bersih pada Hakordia 2025

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikmalaya tegaskan komitmen pemerintahan bersih lewat sosialisasi antikorupsi pada Hakordia 2025.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan tekad untuk membangun pemerintahan bersih melalui rangkaian Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi yang digelar dalam momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Acara berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Tasikmalaya pada Kamis, 4 Desember 2025, dan menghadirkan jajaran pimpinan daerah serta tim pencegahan korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, membuka kegiatan dengan penegasan bahwa agenda pencegahan korupsi sudah menjadi kebutuhan mendesak dalam tata kelola pemerintahan modern. Ia menyoroti urgensi membangun penyelenggaraan birokrasi yang transparan dan akuntabel, terutama karena masyarakat semakin menuntut layanan publik yang bersih dan bebas intervensi.

“Di Kabupaten Tasikmalaya, komitmen untuk mewujudkan pemerintahan bersih adalah harga mati. Tidak ada ruang bagi praktik yang merusak kepercayaan publik,” kata Asep Sopari dalam sambutannya.

Pencegahan Korupsi Diutamakan

Pada sesi awal, Wakil Bupati memberikan instruksi langsung kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang hadir agar menjadikan kegiatan ini sebagai penguatan integritas, bukan hanya sebagai seremoni tahunan. Ia meminta peserta mengikuti seluruh materi dengan serius, karena nilai antikorupsi harus terinternalisasi dalam proses kerja setiap perangkat daerah.

“Saya menginstruksikan seluruh peserta untuk menyerap materi secara utuh dan menjadikan nilai antikorupsi sebagai dasar dalam setiap keputusan. Ini bukan tentang ritual tahunan, tetapi fondasi pemerintahan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa masih ada sejumlah tantangan dalam membangun kedisiplinan tata kelola, mulai dari praktik maladministrasi, peluang penyalahgunaan wewenang, hingga potensi gratifikasi dalam layanan publik. Karena itu, pemerintah daerah diminta bekerja secara konsisten untuk memastikan seluruh proses pelayanan publik bersih dan bebas dari pola-pola kolusi, korupsi, dan nepotisme.

KPK Hadir Beri Penguatan Teknis

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Tim KPK RI. Pemaparan pertama disampaikan Irawati, Analis Tindak Pidana Korupsi Madya, yang mengulas indikator risiko korupsi di level daerah, terutama pada sektor pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta layanan administrasi publik. Ia menekankan pentingnya penguatan pengawasan internal dan pelaporan gratifikasi secara transparan.

Materi kedua disampaikan Erwin Noorman Gumirlang, Analis Tindak Pidana Korupsi Muda. Ia menyoroti pentingnya membangun budaya organisasi yang berpihak pada integritas, termasuk penerapan sistem pengendalian internal, mitigasi risiko, dan konsistensi pelaporan berbasis data.

Baca juga: BPBD Bandung Barat Tangani Banjir Bandang yang Merendam Area Wisata

Dari dua pemaparan tersebut, tampak bahwa KPK ingin mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya patuh pada aturan, tetapi juga mampu membangun kultur transparan yang menjadi bagian dari identitas birokrasi modern.

Integritas Jadi Tuntutan Publik

Rangkaian kegiatan pada Hakordia 2025 ini penting karena tren peningkatan pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran daerah semakin menguat. Kabupaten Tasikmalaya juga tengah mengerjakan sejumlah program strategis yang membutuhkan manajemen anggaran lebih transparan. Karena itu, komitmen pemerintahan bersih tidak cukup berhenti pada deklarasi; diperlukan langkah teknis yang bisa diaudit, diukur, dan dikawal oleh publik.

Kehadiran pimpinan daerah, Sekda, para kepala perangkat daerah, camat, BLUD, BUMD, hingga asosiasi pemerintahan desa memperlihatkan bahwa isu pencegahan korupsi tidak lagi hanya urusan inspektorat, melainkan menjadi ekosistem bersama.

Pada momentum Hakordia ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa integritas bukan jargon yang mengering di atas podium, tetapi praktik harian dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Tasikmalaya memperkuat komitmen membangun pemerintahan bersih melalui edukasi antikorupsi dan pengendalian gratifikasi dalam momentum Hakordia 2025. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi palu hakim dan dokumen perbankan terkait Yurisprudensi MA 2899 K/Pdt/1994 tentang penghentian bunga kredit macet.

    MA Tegaskan Bunga Berhenti Saat Kredit Macet

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Yurisprudensi MA 2899 K/Pdt/1994 menjadi tonggak penting dalam sengketa kredit macet di Indonesia. Putusan Mahkamah Agung ini menegaskan bahwa ketika bank menyatakan kredit berstatus macet atau non-performing loan, maka utang tersebut masuk kondisi status quo. Artinya, bunga dan denda tidak boleh lagi ditambahkan sejak tanggal pernyataan macet. Putusan yang diketok pada 15 […]

  • Konsultasi Gizi Gratis Tasikmalaya

    HUT Ke-101, RSUD Soekardjo Buka Konsultasi Gizi Gratis

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Konsultasi Gizi Gratis Tasikmalaya akan digelar oleh Instalasi Gizi RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya pada Selasa, 14 Juli 2026. Layanan konsultasi gizi tanpa biaya tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-101 RSUD dr. Soekardjo. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, masyarakat dapat memanfaatkan […]

  • Bantuan Rutilahu Ciamis

    Bupati Herdiat Datangi Rumah Nyaris Ambruk, Reaksi Warga Ini Bikin Haru

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Bantuan Rutilahu Ciamis kembali menyentuh hati masyarakat. Program perbaikan rumah tidak layak huni itu kali ini hadir untuk Raswan (73), warga Desa Warnasigra, Kecamatan Sindangkasih, dan Yaya, warga Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg. Keduanya hidup dalam kondisi rumah yang memprihatinkan hingga akhirnya mendapat perhatian langsung dari Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Pagi itu […]

  • takdir Allah

    Makna Takdir Allah dalam Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ulama menegaskan bahwa setiap nafas manusia tidak pernah lepas dari ketentuan takdir Allah. Pesan ini menempatkan kehidupan manusia sebagai rangkaian pilihan dan peristiwa yang selalu berada dalam kehendak-Nya, sekaligus membawa dampak langsung pada sikap hidup umat dalam menghadapi nikmat maupun ujian. Penegasan tersebut merujuk pada ajaran Syekh Athoillah As-Sakandari dalam kitab Al-Hikam […]

  • Persib vs Bhayangkara

    Bhayangkara vs Persib: Saat Tekanan Juara Bertemu Tim Penuh Kejutan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ada pertandingan yang sekadar soal tiga poin. Namun ada juga pertandingan yang perlahan berubah menjadi ujian mental satu musim penuh. Laga antara FC Bhayangkara melawan Persib Bandung terasa seperti itu. Di atas kertas, Persib memang lebih unggul. Klasemen memihak mereka. Statistik juga berbicara jelas. Maung Bandung duduk di papan atas dengan […]

  • OTT Bupati Cilacap

    Kronologi OTT Bupati Cilacap: Dari Operasi Senyap hingga Pemeriksaan KPK

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus OTT Bupati Cilacap menjadi sorotan nasional setelah Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap Syamsul Auliya Rachman. Operasi senyap itu memicu perhatian publik karena melibatkan kepala daerah aktif di Cilacap. Dalam perkembangan terbaru, penangkapan tersebut berkaitan dengan dugaan transaksi proyek pemerintah daerah. Sejak awal operasi, penyidik bergerak dengan strategi […]

expand_less