Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Aksi Damai JAPATI Tasikmalaya: Suara Kemanusiaan dari Tatar Priangan untuk Palestina

Aksi Damai JAPATI Tasikmalaya: Suara Kemanusiaan dari Tatar Priangan untuk Palestina

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAPATI Tasikmalaya gelar aksi damai dan doa bersama di Taman Kota sebagai wujud solidaritas untuk Palestina.

albadarpost.com, HUMANIORA – Langit sore Tasikmalaya menjadi saksi kepedulian yang melampaui batas geografi. Puluhan warga yang tergabung dalam Jaringan Persatuan Asli Tasikmalaya Indonesia (JAPATI) turun ke jalan dalam aksi damai JAPATI Tasikmalaya di kawasan Taman Kota, Minggu (12/10/2025). Mereka datang bukan untuk berpolemik, melainkan membawa pesan: Palestina tidak sendiri.


Suara Solidaritas dari Tasikmalaya untuk Palestina

Dengan membawa bendera Merah Putih dan Palestina, para peserta aksi berdiri berbaris di depan Masjid Agung Tasikmalaya, menyuarakan dukungan bagi rakyat Palestina yang terus hidup dalam tekanan dan blokade berkepanjangan.
Di tengah hiruk pikuk kota, suara mereka menggema penuh empati. Poster-poster bertuliskan seruan damai diangkat tinggi, sementara orasi bergantian disampaikan oleh para aktivis dan tokoh masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat itu juga diwarnai doa bersama untuk keselamatan warga Palestina. Dalam setiap untaian doa, terselip harapan agar penderitaan panjang di Jalur Gaza segera berakhir.

Ketua Umum JAPATI, Sani Hudaya Juned, menegaskan bahwa aksi damai ini bukan sekadar simbol perasaan, melainkan bentuk nyata solidaritas kemanusiaan masyarakat Tasikmalaya terhadap tragedi yang menimpa Palestina.

“Sudah hampir dua dekade mereka hidup dalam blokade, tanpa akses yang layak terhadap kebutuhan dasar. Aksi ini adalah suara hati kami,” ujar Sani kepada Albadarpost.com.

Menurutnya, blokade Israel telah melumpuhkan sendi-sendi kehidupan warga Palestina. Ribuan orang hidup tanpa listrik, air bersih, atau layanan medis memadai.

“Bukan hanya konflik bersenjata, tetapi juga penghancuran sistem kehidupan manusia,” tambahnya dengan nada prihatin.


Aksi Damai JAPATI Tasikmalaya Berjalan Kondusif

Aksi damai JAPATI Tasikmalaya yang digelar di Taman Kota Tasikmalaya itu berlangsung dengan tertib dan kondusif. Aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan keamanan jalannya kegiatan.
Meski diwarnai semangat tinggi, tidak ada provokasi. Semua berjalan damai dalam semangat persaudaraan.

Selain berorasi, para peserta melantunkan doa bersama sebagai simbol kesatuan hati umat manusia melawan kekerasan dan penindasan. Bagi JAPATI, doa menjadi kekuatan moral yang melampaui batas politik.

“Kami ingin mengingatkan dunia bahwa solidaritas adalah bahasa universal. Dari Tasikmalaya, kami suarakan kemanusiaan,” kata Sani.

Ia juga mengungkapkan bahwa aksi serupa akan terus dilakukan bersama berbagai elemen masyarakat, baik lembaga sosial, keagamaan, maupun komunitas pemuda.

“Ini bukan kegiatan sesaat. Kami akan terus menyuarakan perdamaian dan menggelar doa lintas komunitas,” tegasnya.


Tasikmalaya Menyala dengan Spirit Kemanusiaan

Dalam pandangan JAPATI, perjuangan rakyat Palestina mencerminkan perlawanan terhadap ketidakadilan global. Dukungan dari masyarakat Tasikmalaya menjadi cerminan bahwa nilai kemanusiaan adalah milik semua bangsa.

“Kami ingin mengirim pesan bahwa dari tanah Priangan Timur, nurani kami berpihak pada mereka yang tertindas,” ucap Sani Hudaya Juned.

Aksi damai JAPATI Tasikmalaya juga menjadi momentum refleksi bagi masyarakat lokal. Bahwa empati sosial tidak mengenal batas negara. Dalam setiap langkah dan doa, masyarakat Tasikmalaya menegaskan: perdamaian adalah hak semua manusia.

Para peserta aksi menutup kegiatan dengan menggelar doa bersama di pelataran Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Saat senja turun perlahan, lantunan doa terdengar bersahutan—menyatu dalam satu pesan universal: bebaskan Palestina, hentikan penderitaan.


Kesimpulan

Aksi damai JAPATI Tasikmalaya menjadi simbol kepedulian rakyat Indonesia terhadap Palestina, menyerukan kemanusiaan tanpa batas. (AlbadarPost/DAS)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Dayeuhkolot Bandung

    Banjir Dayeuhkolot Kembali Rendam Jalan Raya, Warga dan Pengendara Bertarung dengan Air

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Banjir Dayeuhkolot Bandung setinggi 50 cm lumpuhkan lalu lintas, warga terpaksa sewa delman angkut motor. Genangan Setinggi 50 Sentimeter Lumpuhkan Akses Utama di Dayeuhkolot albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir Dayeuhkolot Bandung kembali melumpuhkan aktivitas warga, Sabtu (1/11/2025). Air setinggi sekitar 50 sentimeter merendam ruas Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan menyebabkan arus lalu lintas […]

  • Demo HMI Tasikmalaya

    HMI Tasikmalaya Gugat Belanja Rapat dan Laundry Pejabat

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Demo HMI Tasikmalaya menjadi perhatian publik pada Senin (8/6/2026). Aksi mahasiswa atau unjuk rasa yang berlangsung di halaman Bale Kota Tasikmalaya itu bukan sekadar menyuarakan kritik terhadap pemerintah daerah. Lebih dari itu, mereka membawa satu pertanyaan yang dianggap mewakili kegelisahan sebagian masyarakat: apakah anggaran daerah sudah benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat? […]

  • Rp 53 Miliar

    Pensiun Tetap Cuan, Rp 53 Miliar Hasil Korupsi Masuk Kantong

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan pemerasan izin tenaga kerja asing (TKA) yang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka fakta krusial: korupsi tidak berhenti ketika jabatan berakhir. Aliran dana Rp 53 miliar justru tetap berjalan meski salah satu tersangka telah pensiun dari aparatur sipil negara. Fakta ini menyingkap wajah lain korupsi birokrasi. Kejahatan tidak sekadar […]

  • Aksi kritik publik dan spanduk mosi tidak percaya terhadap Wali Kota Viman jelang satu tahun pemerintahan Kota Tasikmalaya

    Setahun Viman–Diky, Mosi Tidak Percaya Menggema

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Eskalasi kritik publik terhadap pemerintahan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakil Wali Kota Diky Chandra mulai menguat menjelang satu tahun masa kepemimpinan mereka. Dinamika tersebut terlihat jelas dari rangkaian aksi mahasiswa, pemasangan spanduk kritik di ruang publik, hingga munculnya seruan Mosi Tidak Percaya Viman Tasikmalaya yang kini menjadi sorotan […]

  • Ilustrasi seseorang berdoa dalam kondisi takut dan cemas di malam hari dengan suasana hening dan penuh harapan

    Jangan Panik! Ini Doa Saat Takut yang Bikin Hati Langsung Tenang

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa tiba-tiba cemas tanpa sebab jelas? Jantung berdebar, pikiran penuh kekhawatiran, dan suasana terasa mencekam. Di momen seperti itu, banyak orang mencari doa ketika takut, doa saat cemas, atau doa penenang hati sebagai pegangan. Dalam Islam, rasa takut bukan sekadar emosi—ia adalah sinyal agar manusia kembali mengingat Allah dan memperkuat tawakal. […]

  • Ilustrasi nasi putih yang cepat basi akibat kesalahan memasak dan penyimpanan yang sering tidak disadari

    Nasi Cepat Basi? Ini Kesalahan yang Sering Terjadi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa heran karena nasi cepat basi, padahal baru dimasak beberapa jam lalu? Banyak orang mengira penyebabnya adalah kualitas beras. Padahal, nasi mudah basi, nasi cepat bau, dan teksturnya berubah sering kali terjadi akibat kesalahan memasak nasi yang tampak sepele dan jarang disadari sejak awal. Menariknya, kebiasaan yang terlihat “biasa saja” justru […]

expand_less