Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Astaghfirullah! Saat Rakyat Diminta Hemat, Anggaran DPRD Tasikmalaya Tembus Rp7,1 Miliar

Astaghfirullah! Saat Rakyat Diminta Hemat, Anggaran DPRD Tasikmalaya Tembus Rp7,1 Miliar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Anggaran DPRD Kabupaten Tasikmalaya kembali jadi sorotan setelah alokasi perjalanan dinas menembus Rp7,1 miliar dalam RUP Swakelola 2026. Di saat pemerintah pusat mendorong efisiensi, angka tersebut justru memicu pertanyaan publik. Banyak yang mulai mempertanyakan arah kebijakan dan keberpihakan penggunaan anggaran.

Di sisi lain, realitas di lapangan menunjukkan kontras yang sulit diabaikan. Ketika masyarakat diminta berhemat, aktivitas perjalanan dinas di lingkungan legislatif tetap berjalan padat.

Agenda Padat, Anggaran Dinas Mengalir Deras

Data menunjukkan hampir seluruh agenda DPRD Tasikmalaya menggunakan skema perjalanan dinas. Penyusunan peraturan daerah saja menyedot sekitar Rp1,6 miliar. Selain itu, pembahasan kode etik memerlukan dana lebih dari Rp100 juta.

Kemudian, rapat anggaran sering dikemas dalam bentuk pertemuan luar kota. Bahkan kegiatan serap aspirasi yang sebenarnya sudah masuk komponen tunjangan tetap tetap menghabiskan ratusan juta rupiah tambahan.

Jika dicermati, pola ini memperlihatkan satu hal: perjalanan dinas masih menjadi tulang punggung aktivitas dewan.

Kritik Muncul, Publik Mulai Bereaksi

Presiden KMRT, Ahmad Rifa, menyampaikan kritik keras. Ia menilai kebijakan tersebut tidak selaras dengan instruksi efisiensi.

“Wakil rakyat seperti tidak mendengar seruan efisiensi dari pusat maupun daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator PSU, Septian Hadinata, menilai kondisi ini memperlihatkan jarak antara kebijakan dan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, anggaran sebesar itu seharusnya bisa diarahkan ke program yang lebih langsung dirasakan publik.

Di tengah kritik tersebut, suara masyarakat mulai menguat. Banyak yang mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran, terutama ketika kebutuhan dasar masih menjadi persoalan di berbagai sektor.

Akademisi Sindir: Era Digital, Tapi Masih Bergantung Perjalanan

Wakil Rektor III UNIK Cipasung, Asep M. Tamam, menyoroti pola kerja yang dinilai belum adaptif.

Ia menyebut studi banding dan koordinasi kini bisa dilakukan secara digital. Namun, praktik di lapangan masih mengandalkan pertemuan tatap muka dengan biaya besar.

Menurutnya, perubahan pola kerja bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Jika tidak, efisiensi hanya akan berhenti sebagai slogan.

Kontras Nyata: Pejabat Lain Mulai Berhemat

Di sisi lain, langkah berbeda justru terlihat di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Sejumlah pejabat memilih menggunakan kendaraan pribadi, bahkan sepeda motor, untuk berangkat ke kantor.

Mobil dinas lebih sering diparkir sebagai bentuk penghematan bahan bakar. Langkah ini menunjukkan bahwa efisiensi bisa dilakukan jika ada komitmen.

Perbandingan ini semakin memperjelas jurang pendekatan antara lembaga yang seharusnya sama-sama menjalankan prinsip pengelolaan anggaran yang bijak.

Efisiensi Bukan Sekadar Imbauan, Tapi Ujian Integritas

Isu anggaran DPRD Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya berbicara soal angka. Lebih dari itu, isu ini menyentuh kepercayaan publik terhadap wakil rakyat.

Di tengah tekanan ekonomi, masyarakat berharap kebijakan anggaran berpihak pada kebutuhan nyata. Ketika hal itu tidak terlihat, kepercayaan perlahan terkikis.

Kini, publik tidak hanya menunggu klarifikasi. Mereka menunggu perubahan.

Antara Angka dan Amanah

Kasus ini menempatkan DPRD Kabupaten Tasikmalaya dalam sorotan. Di satu sisi, aturan efisiensi sudah jelas. Di sisi lain, praktik penggunaan anggaran masih menuai tanda tanya.

Pada akhirnya, persoalan ini bukan sekadar Rp7,1 miliar. Ini tentang bagaimana wakil rakyat menunjukkan keberpihakan.

Publik kini melihat, menilai, dan mengingat. Pertanyaannya sederhana: apakah efisiensi akan benar-benar dijalankan, atau tetap berhenti sebagai wacana? (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Galunggung

    Bank Galunggung Borong 3 Penghargaan di TOP BUMD 2026, BUMD Tasikmalaya “Unjuk Gigi”?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ada yang menarik dari gelaran TOP BUMD Awards 2026 tahun ini. Di tengah persaingan ketat antar BUMD, Bank Galunggung justru tampil mencolok. Bukan cuma menang, tapi langsung memborong tiga penghargaan sekaligus. Dalam konteks TOP BUMD 2026, capaian Bank Galunggung ini terasa spesial. Sebab, tidak banyak BUMD daerah yang mampu konsisten naik […]

  • Shalat Istikharah

    Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Perspektif hukum dan etika Shalat Istikharah sebagai panduan pengambilan keputusan dalam Islam. Shalat Istikharah sebagai Etika Keputusan dalam Islam albadarpost.com, OPINI – Dalam kehidupan yang dipenuhi pilihan—dari urusan pribadi hingga keputusan yang berdampak luas—manusia kerap menggantungkan diri pada kalkulasi rasional semata. Padahal, dalam Islam, pengambilan keputusan tidak dilepaskan dari kerangka etika dan tuntunan ibadah. Di […]

  • ilustrasi membaca Al-Qur’an tentang rezeki

    Tafsir Ayat Rezeki yang Menenangkan Hati, Tapi Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tafsir ayat rezeki dalam Al-Qur’an sering memberi ketenangan bagi siapa saja yang merasa khawatir tentang masa depan. Banyak ayat tentang rezeki sebenarnya mengandung pesan mendalam yang jarang dibahas secara luas. Padahal, melalui ayat Al-Qur’an tentang rezeki, Allah memberikan jaminan bahwa setiap makhluk telah memiliki bagian rezekinya. Ketika seseorang memahami makna ayat-ayat tersebut, […]

  • Gedung Pentagon Amerika Serikat tampak dari udara dengan bentuk segi lima khas sebagai pusat pertahanan AS

    Analisis: Bocoran Pentagon Bisa Picu Retaknya NATO, Ini Dampaknya

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kebocoran dokumen Pentagon bocor bukan sekadar isu intelijen biasa. Di balik itu, tersimpan sinyal yang lebih dalam: perubahan arah hubungan antar sekutu Barat. Konflik Iran menjadi pemicu, tetapi dampaknya meluas hingga ke fondasi kerja sama NATO. Ini bukan hanya soal strategi militer. Ini soal kepercayaan. Dari Aliansi ke Tekanan: Pergeseran Sikap Amerika […]

  • pemudik nyasar Google Maps

    Viral! Ratusan Mobil Pemudik Nyasar ke Sawah Setelah Ikuti Google Maps

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Peristiwa pemudik nyasar Google Maps mendadak viral setelah ratusan mobil masuk ke jalur sawah di wilayah Sleman, Yogyakarta. Video kejadian tersebut memperlihatkan antrean panjang kendaraan yang tersesat setelah mengikuti jalur mudik Google Maps yang dianggap sebagai rute tercepat. Awalnya para pengendara mencoba mencari jalan alternatif agar terhindar dari kemacetan jalur utama. […]

  • Ilustrasi sekolah terintegrasi dengan siswa dari berbagai jenjang belajar bersama dalam lingkungan pendidikan inklusif dan gratis.

    Revolusi Pendidikan: Sekolah Terintegrasi vs Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah kembali menggulirkan agenda besar di sektor pendidikan. Kali ini, wacana Sekolah Terintegrasi dan Sekolah Rakyat muncul sebagai dua model yang sama-sama mengusung semangat pemerataan akses dan keadilan pendidikan. Namun, di balik tujuan yang serupa, keduanya menawarkan pendekatan yang berbeda. Karena itu, publik perlu memahami secara jernih arah kebijakan ini, terutama […]

expand_less