Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » KPK Telusuri Modus Pengadaan Lahan Whoosh yang Rugikan Negara

KPK Telusuri Modus Pengadaan Lahan Whoosh yang Rugikan Negara

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KPK menyelidiki dugaan penjualan ulang aset negara dalam pengadaan lahan Whoosh dan potensi kerugian negara.


albadarpost.com, HUMANIORA – Komisi Pemberantasan Korupsi mulai menelusuri dugaan penyimpangan dalam pengadaan lahan Whoosh, proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung yang dikerjakan pemerintah bersama konsorsium BUMN. Lembaga antirasuah menemukan indikasi bahwa negara membeli kembali tanah yang seharusnya masih berstatus milik negara. Jika terbukti, pola ini menandai kerentanan tata kelola lahan strategis yang dapat berdampak langsung pada pembiayaan proyek nasional.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan penyelidikan dibuka untuk melihat apakah terjadi penjualan kembali aset negara dalam proses pembebasan lahan. Temuan ini menjadi penting karena nilai proyek besar seperti Whoosh menyangkut uang publik dalam jumlah signifikan serta menyentuh aspek tata kelola agraria. “Kami menelusuri tanah yang diduga milik negara tetapi dijual kembali dalam proses pengadaan lahan,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Senin, 17 November 2025.

Menurut dia, pola yang ditelusuri tidak hanya terkait status tanah, tetapi juga dugaan rekayasa dalam proses administrasi lahan. “Modus seperti ini masih terus didalami terkait pengondisian-pengondisian dalam proses pengadaan lahannya,” ujar dia. KPK juga memeriksa kemungkinan terjadi mark up pembiayaan.

Sejauh ini KPK belum mengungkap pihak yang sudah diperiksa. Status penyelidikan membuat lembaga tersebut belum dapat menyampaikan nama ataupun jabatan saksi awal. “Karena masih tahap penyelidikan, kami belum bisa menyampaikan siapa saja yang dimintai keterangan,” kata Budi. Ia menambahkan bahwa perkembangan akan disampaikan setelah ada informasi baru dari tim penyelidik.


Indikasi Penjualan Ulang Aset Negara

Pernyataan Budi menguatkan keterangan Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, yang sebelumnya mengungkap dugaan penjualan ulang lahan negara dalam pengadaan lahan Whoosh. Berdasarkan temuan awal, lahan-lahan tersebut diduga diperdagangkan oleh pihak yang tidak berwenang, lalu kembali dibeli negara melalui mekanisme pembebasan lahan proyek strategis.

Asep menyebut sebagian lahan negara bahkan dijual dengan harga lebih tinggi dari nilai pasar. Dalam konteks proyek pemerintah, kondisi ini tidak wajar karena lahan negara seharusnya dapat dimanfaatkan tanpa pembelian ulang. “Kalau itu kawasan hutan, mekanismenya bisa konversi dengan lahan lain,” ujar Asep. Ia menyebut penyelidikan diarahkan untuk memastikan apakah ada pengaturan harga lahan dan keterlibatan oknum dalam rantai jual beli tersebut.

KPK mendalami status administrasi lahan-lahan yang digunakan untuk jalur dan fasilitas pendukung Whoosh. Penyimpangan status atau rekayasa dokumen dapat membuat negara mengeluarkan biaya dua kali: untuk pengadaan lahan dan kerugian akibat manipulasi administrasi. Situasi ini, kata Asep, membuka ruang untuk korupsi karena nilai lahan yang terlibat mencapai ratusan miliar rupiah dalam proyek strategis nasional.


Risiko Tata Kelola dan Dampak bagi Proyek Strategis

KPK memandang dugaan penyimpangan pengadaan lahan Whoosh sebagai alarm bagi tata kelola proyek strategis nasional. Jika praktik penjualan ulang aset negara terbukti, kasus ini bisa menjadi preseden buruk bagi proyek lain yang juga membutuhkan pembebasan lahan dalam skala luas. Lahan merupakan komponen paling kritis dalam pembangunan infrastruktur karena menyangkut yurisdiksi, aset publik, dan nilai anggaran.

Baca juga: Oknum Camat Diduga Menipu Pembeli Rumah Syariah dan Merugikan Warga Karawang

Pengadaan lahan Whoosh menjadi sorotan sejak tahap awal karena kecepatan pembangunan yang harus disinkronkan dengan proses pembebasan lahan. KPK ingin memastikan tidak ada celah yang dimanfaatkan pihak tertentu untuk memperoleh keuntungan dari tanah negara yang seharusnya tidak diperjualbelikan.

Foto: Kereta Cepat Whoosh. (Dok. KCIC)

Bagi publik, penyelidikan ini menunjukkan pentingnya pengawasan tata kelola lahan. Setiap penyimpangan dapat memengaruhi beban fiskal negara, menunda proyek, dan menghambat manfaat yang seharusnya diterima masyarakat dari proyek transportasi massal tersebut. Penelusuran KPK diharapkan menjadi titik masuk untuk memperbaiki mekanisme pengadaan lahan agar lebih transparan.

KPK menyatakan akan menyampaikan pembaruan setelah proses penyelidikan menghasilkan temuan substantif. Untuk saat ini, KPK berfokus pada pemetaan aset awal, dokumen kepemilikan, progres transaksi, dan dugaan mark up dalam pengadaan lahan Whoosh.

KPK menelusuri dugaan penjualan ulang lahan negara dalam pengadaan lahan Whoosh dan mendalami potensi kerugian negara. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santunan Masjid Rahmatullah BRP kepada kaum dhuafa dan fakir miskin menjelang Ramadhan di Tasikmalaya

    Masjid Rahmatullah BRP Buktikan Masjid Pusat Kepedulian

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Santunan Masjid Rahmatullah BRP kembali menguatkan makna bahwa masjid bukan sekadar ruang ibadah. Santunan Masjid Rahmatullah BRP sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian sosial warga terhadap kaum dhuafa dan fakir miskin. Melalui kegiatan berbagi ini, Masjid Rahmatullah BRP memperlihatkan peran strategisnya sebagai pusat solidaritas umat menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Sejak pagi, suasana […]

  • Ilustrasi Nabi Sulaiman memimpin kerajaan besar dengan pasukan manusia, jin, dan hewan dalam suasana megah

    Keajaiban Nabi Sulaiman yang Jarang Diketahui, Bikin Takjub

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang tertarik dengan kisah Nabi Sulaiman karena keajaiban kerajaannya yang luar biasa. Kisah ini juga dikenal sebagai cerita Nabi Sulaiman dengan mukjizat besar, termasuk kemampuan mengendalikan jin dan berbicara dengan hewan. Selain itu, kekuasaan yang dimiliki Nabi Sulaiman bukan sekadar kekuatan, tetapi juga amanah yang sarat hikmah. Keistimewaan Nabi Sulaiman yang […]

  • tabrakan kereta Bekasi Timur 2026

    Jalur KA Lumpuh Usai Tabrakan Maut di Bekasi Timur

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Malam di jalur padat Jabodetabek berubah menjadi kepanikan setelah tabrakan kereta Bekasi Timur 2026 terjadi pada Sabtu malam, 27 April 2026 pukul 20.52 WIB. Insiden serudukan antar rangkaian di km 28+920 lintas Jakarta Kota–Manggarai–Jatinegara–Cikampek ini menewaskan sedikitnya 7 orang dan melukai 81 penumpang lainnya. Kejadian berlangsung di area Stasiun Bekasi Timur, […]

  • principal agent

    Membenahi Relasi Principal–Agent agar Bansos Tidak Terus Menyimpang

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Bantuan sosial selalu hadir dengan narasi niat baik negara. Pemerintah merancang bansos sebagai instrumen korektif untuk mengurangi ketimpangan dan melindungi kelompok rentan. Namun berulang kali, publik menyaksikan bagaimana kebijakan tersebut menyimpang dari tujuan awalnya. Masalah ini tidak dapat lagi dipahami sekadar sebagai kesalahan individu, melainkan sebagai kegagalan sistemik dalam relasi principal–agent. Dalam […]

  • Kereta Jakarta-Pangandaran

    Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Gubernur Dedi Mulyadi kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran senilai Rp 8 triliun. Jadi solusi pemerataan dan percepatan ekonomi selatan Jawa Barat. Proyek Ambisius: Konektivitas Selatan Jawa Barat Lewat Kereta albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap meluncurkan proyek infrastruktur transportasi monumental yang dirancang untuk merombak peta ekonomi dan mobilitas di wilayah selatan. Proyek […]

  • ilustrasi seorang muslim merenung sebelum berbicara sebagai bentuk menjaga lisan sesuai hadis Nabi

    Hadis Nabi tentang Menjaga Lisan: Nasihat yang Sering Dilupakan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua dosa bermula dari perbuatan. Sebagian justru berawal dari kata-kata. Karena itu, Rasulullah memberikan satu nasihat sederhana yang mampu menyelamatkan banyak orang. Beliau bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” Inilah salah satu hadis menjaga lisan yang paling sering dikutip oleh para […]

expand_less