Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » KPK Telusuri Modus Pengadaan Lahan Whoosh yang Rugikan Negara

KPK Telusuri Modus Pengadaan Lahan Whoosh yang Rugikan Negara

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KPK menyelidiki dugaan penjualan ulang aset negara dalam pengadaan lahan Whoosh dan potensi kerugian negara.


albadarpost.com, HUMANIORA – Komisi Pemberantasan Korupsi mulai menelusuri dugaan penyimpangan dalam pengadaan lahan Whoosh, proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung yang dikerjakan pemerintah bersama konsorsium BUMN. Lembaga antirasuah menemukan indikasi bahwa negara membeli kembali tanah yang seharusnya masih berstatus milik negara. Jika terbukti, pola ini menandai kerentanan tata kelola lahan strategis yang dapat berdampak langsung pada pembiayaan proyek nasional.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan penyelidikan dibuka untuk melihat apakah terjadi penjualan kembali aset negara dalam proses pembebasan lahan. Temuan ini menjadi penting karena nilai proyek besar seperti Whoosh menyangkut uang publik dalam jumlah signifikan serta menyentuh aspek tata kelola agraria. “Kami menelusuri tanah yang diduga milik negara tetapi dijual kembali dalam proses pengadaan lahan,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Senin, 17 November 2025.

Menurut dia, pola yang ditelusuri tidak hanya terkait status tanah, tetapi juga dugaan rekayasa dalam proses administrasi lahan. “Modus seperti ini masih terus didalami terkait pengondisian-pengondisian dalam proses pengadaan lahannya,” ujar dia. KPK juga memeriksa kemungkinan terjadi mark up pembiayaan.

Sejauh ini KPK belum mengungkap pihak yang sudah diperiksa. Status penyelidikan membuat lembaga tersebut belum dapat menyampaikan nama ataupun jabatan saksi awal. “Karena masih tahap penyelidikan, kami belum bisa menyampaikan siapa saja yang dimintai keterangan,” kata Budi. Ia menambahkan bahwa perkembangan akan disampaikan setelah ada informasi baru dari tim penyelidik.


Indikasi Penjualan Ulang Aset Negara

Pernyataan Budi menguatkan keterangan Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, yang sebelumnya mengungkap dugaan penjualan ulang lahan negara dalam pengadaan lahan Whoosh. Berdasarkan temuan awal, lahan-lahan tersebut diduga diperdagangkan oleh pihak yang tidak berwenang, lalu kembali dibeli negara melalui mekanisme pembebasan lahan proyek strategis.

Asep menyebut sebagian lahan negara bahkan dijual dengan harga lebih tinggi dari nilai pasar. Dalam konteks proyek pemerintah, kondisi ini tidak wajar karena lahan negara seharusnya dapat dimanfaatkan tanpa pembelian ulang. “Kalau itu kawasan hutan, mekanismenya bisa konversi dengan lahan lain,” ujar Asep. Ia menyebut penyelidikan diarahkan untuk memastikan apakah ada pengaturan harga lahan dan keterlibatan oknum dalam rantai jual beli tersebut.

KPK mendalami status administrasi lahan-lahan yang digunakan untuk jalur dan fasilitas pendukung Whoosh. Penyimpangan status atau rekayasa dokumen dapat membuat negara mengeluarkan biaya dua kali: untuk pengadaan lahan dan kerugian akibat manipulasi administrasi. Situasi ini, kata Asep, membuka ruang untuk korupsi karena nilai lahan yang terlibat mencapai ratusan miliar rupiah dalam proyek strategis nasional.


Risiko Tata Kelola dan Dampak bagi Proyek Strategis

KPK memandang dugaan penyimpangan pengadaan lahan Whoosh sebagai alarm bagi tata kelola proyek strategis nasional. Jika praktik penjualan ulang aset negara terbukti, kasus ini bisa menjadi preseden buruk bagi proyek lain yang juga membutuhkan pembebasan lahan dalam skala luas. Lahan merupakan komponen paling kritis dalam pembangunan infrastruktur karena menyangkut yurisdiksi, aset publik, dan nilai anggaran.

Baca juga: Oknum Camat Diduga Menipu Pembeli Rumah Syariah dan Merugikan Warga Karawang

Pengadaan lahan Whoosh menjadi sorotan sejak tahap awal karena kecepatan pembangunan yang harus disinkronkan dengan proses pembebasan lahan. KPK ingin memastikan tidak ada celah yang dimanfaatkan pihak tertentu untuk memperoleh keuntungan dari tanah negara yang seharusnya tidak diperjualbelikan.

Foto: Kereta Cepat Whoosh. (Dok. KCIC)

Bagi publik, penyelidikan ini menunjukkan pentingnya pengawasan tata kelola lahan. Setiap penyimpangan dapat memengaruhi beban fiskal negara, menunda proyek, dan menghambat manfaat yang seharusnya diterima masyarakat dari proyek transportasi massal tersebut. Penelusuran KPK diharapkan menjadi titik masuk untuk memperbaiki mekanisme pengadaan lahan agar lebih transparan.

KPK menyatakan akan menyampaikan pembaruan setelah proses penyelidikan menghasilkan temuan substantif. Untuk saat ini, KPK berfokus pada pemetaan aset awal, dokumen kepemilikan, progres transaksi, dan dugaan mark up dalam pengadaan lahan Whoosh.

KPK menelusuri dugaan penjualan ulang lahan negara dalam pengadaan lahan Whoosh dan mendalami potensi kerugian negara. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ka’bah

    Ini 3 Mekanisme Prioritas Keberangkatan Haji yang Resmi dan Legal

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Antrean haji reguler di Indonesia yang terus memanjang membuat informasi soal percepatan porsi haji semakin banyak dicari masyarakat. Tidak sedikit calon jemaah berharap bisa berangkat lebih cepat, terutama mereka yang ingin mendampingi orang tua lanjut usia atau berangkat bersama pasangan. Di sejumlah daerah, masa tunggu haji bahkan sudah mencapai lebih dari […]

  • Kantor Urusan Agama memberikan layanan konsultasi keluarga, nikah, dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat

    Banyak yang Belum Tahu! KUA Ternyata Punya 9 Layanan Penting

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 277
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Layanan KUA ternyata tidak berhenti di urusan pernikahan. Di balik itu, ada peran yang lebih luas. Bahkan, fungsi KUA saat ini mulai menyentuh banyak sisi kehidupan masyarakat, dari keluarga hingga urusan sosial keagamaan. Tidak semua orang tahu ini. Padahal manfaatnya terasa. Perubahan Pelan, Tapi Dampaknya Nyata Selama ini, banyak orang datang ke KUA […]

  • Persis vs Semen Padang

    Laga Hidup-Mati! Persis Solo di Ujung Tanduk, Semen Padang Siap Menikam

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Persis vs Semen Padang menjadi sorotan utama pecinta sepak bola nasional. Duel panas ini bukan sekadar laga biasa, melainkan pertarungan hidup-mati di zona degradasi Liga Indonesia. Laga Persis Solo vs Semen Padang bahkan disebut sebagai “final dini” karena hasilnya bisa langsung mengubah peta klasemen. Saat ini, Persis Solo dan Semen […]

  • Ilustrasi simbolik tentang kewajiban nahi munkar, menggambarkan keberanian menegur kemungkaran sesuai hadis Nabi.

    Nahi Munkar: Iman atau Sekadar Status?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 233
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Nahi Munkar bukan sekadar istilah khutbah Jumat. Nahi munkar, atau kewajiban mencegah kemungkaran, adalah perintah langsung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang tegas, sistematis, dan tidak memberi ruang untuk pura-pura lupa. Namun, di zaman serba viral ini, kita lebih sibuk mengutuk daripada bertindak. Rasulullah bersabda: “مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، […]

  • nasi goreng merah putih

    Nasi Goreng Merah Putih, Resep Simpel untuk 17 Agustus

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nasi goreng merah putih bisa menjadi pilihan menu sederhana untuk menyambut 17 Agustus tanpa perlu membuat tumpeng besar. Dengan nasi putih yang sudah dingin, satu wajan, dan bahan dapur yang mudah ditemukan, Anda dapat menyajikan resep nasi goreng merah putih untuk keluarga menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menu ini bisa hadir untuk […]

  • Tokoh Quraisy

    Tokoh Quraisy Paling Berpengaruh: Dari Penentang Jadi Pembela

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 219
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tokoh Quraisy selalu berada di pusat sejarah Islam. Dalam perjalanan Quraisy di Mekkah, kita melihat kontras yang tajam: ada tokoh Quraisy penentang Islam, ada pula tokoh Quraisy pendukung Islam. Namun yang jarang disadari, sebagian dari mereka justru berbalik arah—dari musuh menjadi pembela. Di titik inilah sejarah terasa hidup. Konflik tidak hanya terjadi di […]

expand_less