Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Penghulu Nikah, Ini Peran Pentingnya

Penghulu Nikah, Ini Peran Pentingnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Gedung resepsi bisa dipilih jauh-jauh hari. Dekorasi, katering, hingga gaun pengantin sering menjadi perhatian utama calon mempelai. Namun, di balik semua persiapan itu, masih banyak pasangan yang belum memahami peran penghulu nikah. Padahal, kehadiran penghulu saat akad nikah dan pencatatan nikah menjadi penentu apakah sebuah pernikahan memperoleh pengakuan penuh, baik menurut syariat maupun hukum negara.

Kesalahpahaman ini masih sering ditemui di masyarakat. Tidak sedikit yang mengira penghulu hanya datang untuk memimpin doa atau menyaksikan ijab kabul. Faktanya, tanggung jawab yang diemban jauh lebih besar daripada itu.

Kepala KUA Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya, H Undang Hendar, S.Ag. menegaskan bahwa menghadirkan penghulu bukan sekadar memenuhi formalitas dalam prosesi pernikahan.

“Menghadirkan Penghulu di momen akad nikah itu bukan sekadar formalitas atau biar ada yang memimpin doa.”

Menurut Undang Hendar, kehadiran penghulu menjadi jembatan yang memastikan sebuah pernikahan sah menurut agama sekaligus memiliki kekuatan hukum di Indonesia.

Penghulu Nikah Menjaga Agar Akad Nikah Tidak Menyisakan Persoalan

Saat prosesi akad berlangsung, penghulu tidak hanya duduk menyaksikan jalannya acara. Ia memeriksa setiap unsur yang menjadi syarat sah pernikahan.

Mulai dari keabsahan wali nikah, keberadaan saksi, mahar, hingga pelaksanaan ijab kabul, semuanya diperiksa secara cermat. Langkah tersebut bertujuan memastikan tidak ada kekeliruan yang dapat menimbulkan sengketa atau keraguan terhadap keabsahan pernikahan.

Selain itu, penghulu juga memastikan tidak terdapat halangan perkawinan menurut ketentuan syariat Islam maupun peraturan perundang-undangan. Dengan begitu, pasangan memulai kehidupan rumah tangga di atas fondasi hukum dan agama yang sama-sama kuat.

Bukan Sekadar Buku Nikah, Tetapi Perlindungan Hak Keluarga

Banyak orang baru menyadari pentingnya pencatatan nikah ketika menghadapi urusan administrasi.

Misalnya, saat mengurus Kartu Keluarga, membuat akta kelahiran anak, mengajukan paspor, hingga menyelesaikan persoalan warisan. Tanpa pencatatan resmi, proses tersebut dapat menjadi jauh lebih rumit.

Tito Hanafi mengingatkan bahwa pernikahan bukan hanya ikatan spiritual antara dua insan, tetapi juga peristiwa hukum yang melahirkan hak dan kewajiban bagi suami, istri, maupun anak.

Karena itulah, penghulu menjalankan tugas sebagai Pegawai Pencatat Nikah (PPN) yang mewakili negara melalui Kementerian Agama. Dari proses pencatatan inilah kemudian diterbitkan Buku Nikah sebagai bukti autentik atas berlangsungnya perkawinan.

Ketika Wali Nasab Tidak Bisa Hadir, Penghulu Menjadi Solusinya

Ada kalanya calon pengantin menghadapi situasi yang tidak mudah. Wali nasab mungkin tidak diketahui keberadaannya, berhalangan hadir, atau menolak menikahkan tanpa alasan yang dibenarkan syariat.

Dalam kondisi seperti itu, penghulu dapat menjalankan kewenangan sebagai wali hakim sehingga akad tetap dapat dilaksanakan sesuai ketentuan agama.

Peran tersebut menunjukkan bahwa penghulu bukan sekadar petugas administrasi, melainkan juga bagian penting dalam menjaga hak setiap muslim untuk melangsungkan pernikahan secara sah.

Semua Sudah Diatur Jelas dalam Peraturan Perundang-undangan

Peran penghulu memiliki dasar hukum yang kuat.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan melalui Pasal 2 ayat (2) mewajibkan setiap perkawinan dicatat menurut ketentuan yang berlaku.

Kompilasi Hukum Islam Pasal 7 ayat (1) juga menegaskan bahwa perkawinan hanya dapat dibuktikan melalui Akta Nikah yang diterbitkan oleh Pegawai Pencatat Nikah.

Sementara itu, Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2024 mengatur kedudukan penghulu sebagai ASN yang bertugas menjadi Pegawai Pencatat Nikah, tata cara pelaksanaan akad, hingga mekanisme pencatatan perkawinan, termasuk yang berlangsung di luar negeri.

Seluruh regulasi tersebut menunjukkan bahwa kehadiran penghulu bukan pelengkap acara, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem hukum perkawinan di Indonesia.

Jangan Menunggu Bermasalah Baru Menganggap Penghulu Itu Penting

Sebagian pasangan menghabiskan waktu berbulan-bulan memilih konsep pesta yang sempurna. Akan tetapi, perlindungan hukum keluarga justru dimulai dalam hitungan menit ketika akad nikah berlangsung di hadapan penghulu dan tercatat secara resmi.

Prosesi itu mungkin sederhana. Namun, dampaknya akan dirasakan sepanjang kehidupan rumah tangga. Status suami istri, hak anak, hingga berbagai urusan keperdataan bergantung pada sah dan tercatatnya sebuah perkawinan.

Karena itu, sebelum menentukan dekorasi atau menyebarkan undangan, pastikan pendaftaran nikah di KUA telah diproses sesuai ketentuan. Langkah sederhana tersebut akan memberikan kepastian hukum sekaligus ketenangan bagi seluruh anggota keluarga.

Resepsi akan selesai dalam sehari. Bunga pelaminan akan layu. Dokumentasi mungkin hanya sesekali dibuka kembali. Namun, status hukum sebuah keluarga akan melekat seumur hidup. Maka, jangan pernah menganggap penghulu hanya pelengkap acara. Di balik prosesi akad yang berlangsung singkat, ada perlindungan hukum yang akan menjaga keluarga Anda hingga masa depan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis KontraS disiram air keras memicu kekhawatiran publik. Teror terhadap aktivis HAM dinilai menjadi ancaman serius bagi demokrasi.

    Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Demokrasi Terancam?

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hari itu seharusnya berjalan biasa. Namun dalam hitungan detik, semuanya berubah. Aktivis KontraS disiram air keras oleh orang tak dikenal setelah menjalankan aktivitas advokasi. Serangan mendadak ini langsung memicu kegemparan publik sekaligus memunculkan kekhawatiran besar: apakah teror terhadap aktivis HAM semakin nyata di Indonesia? Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi […]

  • Korban kekerasan seksual duduk termenung di ruang gelap, menggambarkan ketakutan dan hambatan melapor ke aparat hukum.

    Korban Kekerasan Seksual Lebih Memilih Diam, Mengapa?

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kekerasan seksual terus terjadi di berbagai ruang kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, ironi paling menyakitkan justru muncul setelah peristiwa itu terjadi: sebagian besar korban memilih diam. Mereka tidak melapor ke aparat penegak hukum, tidak mendatangi layanan pendampingan, bahkan tidak menceritakan pengalaman traumatis itu kepada orang terdekat. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: apa yang […]

  • pemuda Tasikmalaya

    Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Disporabudpar dorong pemuda Tasikmalaya perkuat daya saing ekonomi digital demi stabilitas dan peluang baru. albadarpost.com, PELITA – Pemkot Tasikmalaya melalui Disporabudpar mendorong pemuda Tasikmalaya memperkuat kapasitas ekonomi digital sebagai respons atas meningkatnya tekanan sosial-ekonomi yang menimpa kelompok usia produktif. Dorongan ini penting karena daya saing pemuda menentukan keberlanjutan pertumbuhan kota dan kualitas kesejahteraan warga. Transformasi […]

  • Gambaran seorang muslim merenung dengan tenang di alam terbuka melambangkan ridha dalam tauhid dan keikhlasan menerima takdir Allah

    Hidup Tak Sesuai Rencana? Ini Rahasia Ridha dalam Tauhid

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa hidup tidak berjalan sesuai rencana? Harapan sudah disusun rapi, tetapi kenyataan justru berbalik arah. Di titik inilah ridha dalam tauhid menjadi kunci. Konsep ini bukan sekadar menerima takdir, melainkan sikap hati yang yakin bahwa setiap ketentuan Allah selalu membawa kebaikan. Dalam Islam, ridha juga sering dipahami sebagai ikhlas menerima takdir […]

  • Ramadhan Palestina

    Ramadhan di Palestina: Kisah Haru yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ramadhan Palestina menyimpan kisah yang jarang tersorot. Banyak orang mengenal konflik di wilayah ini, namun tidak semua memahami bagaimana suasana Ramadhan di Palestina berlangsung setiap hari. Puasa di Palestina, kehidupan Ramadhan warga Gaza, hingga cerita sahur dan berbuka di tengah keterbatasan menjadi potret nyata yang penuh haru dan kekuatan iman. Di balik […]

  • Tafsir QS Al-A’raf ayat 96 tentang iman dan takwa sebagai kunci keberkahan langit dan bumi bagi suatu negeri

    Ketika Iman Menjadi Pintu Keberkahan Negeri

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada ayat Al-Qur’an yang terdengar seperti janji, sekaligus peringatan yang lembut namun tegas. Allah SWT berfirman, “Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan, maka Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Al-A’raf: 96). […]

expand_less