Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Penghulu Nikah, Ini Peran Pentingnya

Penghulu Nikah, Ini Peran Pentingnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 231
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Gedung resepsi bisa dipilih jauh-jauh hari. Dekorasi, katering, hingga gaun pengantin sering menjadi perhatian utama calon mempelai. Namun, di balik semua persiapan itu, masih banyak pasangan yang belum memahami peran penghulu nikah. Padahal, kehadiran penghulu saat akad nikah dan pencatatan nikah menjadi penentu apakah sebuah pernikahan memperoleh pengakuan penuh, baik menurut syariat maupun hukum negara.

Kesalahpahaman ini masih sering ditemui di masyarakat. Tidak sedikit yang mengira penghulu hanya datang untuk memimpin doa atau menyaksikan ijab kabul. Faktanya, tanggung jawab yang diemban jauh lebih besar daripada itu.

Kepala KUA Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya, H Undang Hendar, S.Ag. menegaskan bahwa menghadirkan penghulu bukan sekadar memenuhi formalitas dalam prosesi pernikahan.

“Menghadirkan Penghulu di momen akad nikah itu bukan sekadar formalitas atau biar ada yang memimpin doa.”

Menurut Undang Hendar, kehadiran penghulu menjadi jembatan yang memastikan sebuah pernikahan sah menurut agama sekaligus memiliki kekuatan hukum di Indonesia.

Penghulu Nikah Menjaga Agar Akad Nikah Tidak Menyisakan Persoalan

Saat prosesi akad berlangsung, penghulu tidak hanya duduk menyaksikan jalannya acara. Ia memeriksa setiap unsur yang menjadi syarat sah pernikahan.

Mulai dari keabsahan wali nikah, keberadaan saksi, mahar, hingga pelaksanaan ijab kabul, semuanya diperiksa secara cermat. Langkah tersebut bertujuan memastikan tidak ada kekeliruan yang dapat menimbulkan sengketa atau keraguan terhadap keabsahan pernikahan.

Selain itu, penghulu juga memastikan tidak terdapat halangan perkawinan menurut ketentuan syariat Islam maupun peraturan perundang-undangan. Dengan begitu, pasangan memulai kehidupan rumah tangga di atas fondasi hukum dan agama yang sama-sama kuat.

Bukan Sekadar Buku Nikah, Tetapi Perlindungan Hak Keluarga

Banyak orang baru menyadari pentingnya pencatatan nikah ketika menghadapi urusan administrasi.

Misalnya, saat mengurus Kartu Keluarga, membuat akta kelahiran anak, mengajukan paspor, hingga menyelesaikan persoalan warisan. Tanpa pencatatan resmi, proses tersebut dapat menjadi jauh lebih rumit.

Tito Hanafi mengingatkan bahwa pernikahan bukan hanya ikatan spiritual antara dua insan, tetapi juga peristiwa hukum yang melahirkan hak dan kewajiban bagi suami, istri, maupun anak.

Karena itulah, penghulu menjalankan tugas sebagai Pegawai Pencatat Nikah (PPN) yang mewakili negara melalui Kementerian Agama. Dari proses pencatatan inilah kemudian diterbitkan Buku Nikah sebagai bukti autentik atas berlangsungnya perkawinan.

Ketika Wali Nasab Tidak Bisa Hadir, Penghulu Menjadi Solusinya

Ada kalanya calon pengantin menghadapi situasi yang tidak mudah. Wali nasab mungkin tidak diketahui keberadaannya, berhalangan hadir, atau menolak menikahkan tanpa alasan yang dibenarkan syariat.

Dalam kondisi seperti itu, penghulu dapat menjalankan kewenangan sebagai wali hakim sehingga akad tetap dapat dilaksanakan sesuai ketentuan agama.

Peran tersebut menunjukkan bahwa penghulu bukan sekadar petugas administrasi, melainkan juga bagian penting dalam menjaga hak setiap muslim untuk melangsungkan pernikahan secara sah.

Semua Sudah Diatur Jelas dalam Peraturan Perundang-undangan

Peran penghulu memiliki dasar hukum yang kuat.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan melalui Pasal 2 ayat (2) mewajibkan setiap perkawinan dicatat menurut ketentuan yang berlaku.

Kompilasi Hukum Islam Pasal 7 ayat (1) juga menegaskan bahwa perkawinan hanya dapat dibuktikan melalui Akta Nikah yang diterbitkan oleh Pegawai Pencatat Nikah.

Sementara itu, Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2024 mengatur kedudukan penghulu sebagai ASN yang bertugas menjadi Pegawai Pencatat Nikah, tata cara pelaksanaan akad, hingga mekanisme pencatatan perkawinan, termasuk yang berlangsung di luar negeri.

Seluruh regulasi tersebut menunjukkan bahwa kehadiran penghulu bukan pelengkap acara, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem hukum perkawinan di Indonesia.

Jangan Menunggu Bermasalah Baru Menganggap Penghulu Itu Penting

Sebagian pasangan menghabiskan waktu berbulan-bulan memilih konsep pesta yang sempurna. Akan tetapi, perlindungan hukum keluarga justru dimulai dalam hitungan menit ketika akad nikah berlangsung di hadapan penghulu dan tercatat secara resmi.

Prosesi itu mungkin sederhana. Namun, dampaknya akan dirasakan sepanjang kehidupan rumah tangga. Status suami istri, hak anak, hingga berbagai urusan keperdataan bergantung pada sah dan tercatatnya sebuah perkawinan.

Karena itu, sebelum menentukan dekorasi atau menyebarkan undangan, pastikan pendaftaran nikah di KUA telah diproses sesuai ketentuan. Langkah sederhana tersebut akan memberikan kepastian hukum sekaligus ketenangan bagi seluruh anggota keluarga.

Resepsi akan selesai dalam sehari. Bunga pelaminan akan layu. Dokumentasi mungkin hanya sesekali dibuka kembali. Namun, status hukum sebuah keluarga akan melekat seumur hidup. Maka, jangan pernah menganggap penghulu hanya pelengkap acara. Di balik prosesi akad yang berlangsung singkat, ada perlindungan hukum yang akan menjaga keluarga Anda hingga masa depan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi tangan pejabat menerima uang secara tersembunyi sebagai simbol praktik pemerasan jabatan dalam pelayanan publik.

    Jerat Pemerasan Jabatan dan Rusaknya Moral Oknum Aparatur

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerasan jabatan kembali menjadi sorotan publik karena praktik ini terus muncul dalam berbagai layanan pemerintahan. Tindak pidana pemerasan dalam jabatan atau penyalahgunaan wewenang oleh oknum pejabat tidak hanya merugikan korban secara materi, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Karena itu, isu pemerasan jabatan bukan sekadar persoalan hukum, melainkan persoalan […]

  • jembatan melaka indonesia

    Melaka Siapkan Jembatan ke Indonesia

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Pemerintah Melaka merencanakan jembatan ke Indonesia untuk memperkuat konektivitas dan ekonomi kawasan. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pemerintah negara bagian Melaka, Malaysia, merencanakan pembangunan jembatan yang akan menghubungkan wilayahnya dengan Indonesia. Proyek lintas negara ini diarahkan untuk membuka jalur konektivitas baru antara Melaka dan Dumai, Sumatera, sekaligus memperkuat integrasi ekonomi kawasan Selat Malaka yang selama ini […]

  • ilustrasi konsep ikhlas dalam tasawuf dengan suasana spiritual dan refleksi diri seorang muslim

    Rahasia Ikhlas dalam Tasawuf yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ikhlas Tasawuf sering terdengar sederhana, seolah hanya berarti berbuat baik tanpa pamrih. Namun, dalam pandangan ulama sufi, makna ikhlas jauh lebih dalam dari sekadar tidak mengharapkan pujian manusia. Bahkan, para ahli tasawuf menyebutnya sebagai proses “mengosongkan diri” dari segala keinginan selain Allah, baik yang tampak maupun tersembunyi di dalam hati. Di era […]

  • Sistem Jepang

    Rahasia Sistem Jepang Cetak Bintang Sepak Bola Asia

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Mengapa sistem Jepang hampir setiap tahun mampu melahirkan pemain yang bersaing di liga-liga elite Eropa, sementara banyak negara Asia, termasuk Indonesia, masih berjuang membangun regenerasi? Jawabannya tidak semata terletak pada bakat individu. Kuncinya justru berada pada sistem pembinaan Jepang yang dirancang secara terstruktur, berkelanjutan, dan konsisten selama puluhan tahun. Baik Jepang maupun Korea […]

  • Mahasiswa mengikuti peluncuran Satgas PPKPT di aula Universitas Islam Tasikmalaya untuk pencegahan kekerasan kampus.

    Unitas Ingin Mahasiswanya Merasa Aman, Bukan Sekadar Pintar

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tidak semua mahasiswa datang ke kampus hanya membawa buku dan mimpi. Sebagian membawa kecemasan. Sebagian lain membawa rasa takut untuk dianggap berbeda, takut dibully, atau takut suaranya tidak didengar ketika mengalami kekerasan. Karena itu, ketika Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) resmi membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi atau Satgas PPKPT […]

  • UMKM Jabar

    Kemenko PM Siapkan Program 1001 Pasar Malam untuk UMKM Jabar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Kemenko PM rancang program 1001 Pasar Malam untuk memperkuat pemasaran UMKM Jabar berbasis aset publik. albadarpost.com, LENSA – Kondisi UMKM Jabar kembali menjadi perhatian pemerintah pusat karena hambatan struktural yang terus menggerus potensi pelaku usaha. Pemerintah menilai ketertinggalan literasi pemasaran digital dan keterbatasan akses pasar telah menahan ekspansi UMKM, meski Jawa Barat selama ini menjadi […]

expand_less