Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 15 Hektare Kebun Sawit Garut Terbakar, Polisi Turun Tangan

15 Hektare Kebun Sawit Garut Terbakar, Polisi Turun Tangan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran lahan Garut kembali menjadi perhatian di tengah musim kemarau. Sedikitnya 15 hektare kebun kelapa sawit di lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Condong Garut hangus dilalap api di Area Afdeling Gataga Blok Cicalung Datar Kolasi, Kampung Tarisi, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Kamis (23/7/2026). Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki sumber api yang memicu kebakaran perkebunan tersebut.

Peristiwa ini tidak hanya mengakibatkan kerusakan pada area perkebunan, tetapi juga menjadi peringatan bahwa musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran lahan apabila langkah pencegahan tidak dilakukan sejak dini.

Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Kendalikan Kobaran Api

Laporan kebakaran diterima Polsek Cikelet sekitar pukul 12.00 WIB. Begitu menerima informasi, personel kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut.

Tak berselang lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. PT Condong Garut juga mengerahkan dua unit mobil pemadam milik perusahaan serta melibatkan karyawan untuk membantu proses pemadaman.

Selain itu, personel Polsek Cikelet, petugas Damkar, Babinsa, dan warga sekitar bahu-membahu memadamkan api secara manual di sejumlah titik. Langkah tersebut dilakukan agar kobaran api tidak menjalar ke areal perkebunan lain yang masih dipenuhi vegetasi kering.

Upaya bersama itu akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran setelah petugas melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.

Api Diduga Muncul Tiba-Tiba, Penyebab Masih Diselidiki

Kapolsek Cikelet IPTU Aktas Komalsyah S., S.H. menjelaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan awal dari pihak perusahaan, kobaran api muncul secara tiba-tiba dari arah yang belum diketahui sebelum akhirnya merambat dengan cepat ke areal perkebunan kelapa sawit.

Kondisi cuaca yang kering diduga mempercepat penyebaran api sehingga luas lahan terdampak mencapai sekitar 15 hektare.

Meski demikian, aparat belum menyimpulkan penyebab kebakaran. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan sumber api secara akurat.

Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran Lahan

Memasuki musim kemarau, vegetasi yang mengering membuat lahan perkebunan lebih mudah terbakar. Karena itu, sedikit percikan api dapat berkembang menjadi kebakaran dalam waktu singkat apabila tidak segera ditangani.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemilik lahan, masyarakat, maupun pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kapolsek Cikelet mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka, termasuk membakar sampah, semak, maupun sisa hasil pertanian. Aktivitas seperti itu berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan ketika angin bertiup kencang dan kelembapan udara menurun.

Imbauan tersebut juga berlaku bagi siapa pun yang beraktivitas di sekitar kawasan perkebunan maupun hutan selama musim kemarau berlangsung.

Kolaborasi Jadi Kunci Cegah Dampak Lebih Besar

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya respons cepat dari berbagai pihak ketika kebakaran terjadi. Koordinasi antara kepolisian, petugas pemadam kebakaran, pihak perusahaan, aparat kewilayahan, dan masyarakat mampu mempercepat proses penanganan sehingga api tidak meluas ke area yang lebih besar.

Di sisi lain, langkah pencegahan tetap menjadi cara paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran lahan. Pemeriksaan rutin terhadap area rawan, penyediaan sumber air darurat, patroli selama musim kemarau, serta edukasi kepada masyarakat dapat membantu menekan potensi munculnya titik api.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala. Sementara itu, penyelidikan mengenai penyebab pasti kebakaran masih terus berlangsung.

Musim kemarau memang tidak bisa dihentikan, tetapi kebakaran lahan masih bisa dicegah. Satu tindakan ceroboh dapat menghanguskan puluhan hektare, sedangkan satu langkah waspada mampu menyelamatkan lingkungan, aset, dan keselamatan banyak orang. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Garut menangkap pelaku perampokan L300 dan ratusan tabung gas LPG di Karangpawitan Garut

    Dini Hari Mencekam di Garut, Korban Disekap Saat Perampok Gondol Mobil dan LPG

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus Perampokan Garut yang sempat bikin geger warga Karangpawitan akhirnya berhasil diungkap polisi. Aksi pencurian dengan kekerasan atau curas itu berlangsung brutal karena pelaku nekat menyekap korban sebelum membawa kabur mobil Mitsubishi L300 dan ratusan tabung gas LPG 3 kilogram. Peristiwa tersebut terjadi di area PT Mustika Sagara Utama, Kampung Sukaraja, […]

  • PRABU 2026 Unpad

    PRABU 2026 Unpad Ditutup, Gerbang Cakrawala Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – PRABU 2026 Unpad berakhir dengan suasana yang sarat makna. Rangkaian Penerimaan Raya Mahasiswa Baru atau PRABU Unpad 2026 ditutup melalui Pagelaran Budaya Gerbang Cakrawala, yang mempertemukan semangat kebersamaan, keberagaman, dan budaya dalam satu panggung. Dilansir dari akun Unpad Foto, momen tersebut menjadi bagian dari hari terakhir perjalanan mahasiswa baru Universitas Padjadjaran. Sementara […]

  • Hari Guru Nasional

    Hari Guru Nasional Tegaskan Peran Pendidik dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sejarah Hari Guru Nasional menegaskan peran guru dalam pendidikan Indonesia dan urgensi kebijakan yang berpihak pada pendidik. albadarpost.com, HUMANIORA – Hari Guru Nasional kembali diperingati pada 25 November. Di banyak sekolah, upacara bendera digelar dengan sederhana, diiringi pemberian tanda terima kasih dari siswa kepada pendidik. Di balik ritual rutin itu, pemerintah menegaskan pilar penting yang […]

  • Isra Mikraj

    Makna Isra Mikraj dalam Peneguhan Salat Lima Waktu

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 226
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Malam itu sunyi. Kota Mekkah terlelap, sementara Nabi Muhammad SAW menempuh perjalanan yang melampaui batas nalar manusia. Dalam satu malam, beliau bergerak dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, lalu naik menembus tujuh lapisan langit. Peristiwa itu dikenal sebagai Isra Mikraj, sebuah perjalanan spiritual yang hingga kini menjadi salah satu fondasi utama ajaran […]

  • hukum islam

    MUI Kritik Pasal KUHP Baru

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 226
    • 0Komentar

    MUI menilai pasal KUHP baru soal nikah siri dan poligami berpotensi bertentangan dengan hukum Islam. albadarpost.com, LIFESTYLE – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang mengatur pemidanaan terhadap praktik nikah siri dan poligami. MUI menilai pengaturan tersebut berpotensi bertentangan dengan hukum Islam serta prinsip perdata yang selama […]

  • Kereta Api Nataru

    KAI Perluas Layanan Kereta Api Nataru Demi Antisipasi Lonjakan Penumpang

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 260
    • 0Komentar

    KAI menambah Kereta Api Nataru untuk antisipasi lonjakan penumpang dan menjaga kelancaran libur akhir tahun. albadarpost.com, LENSA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah puluhan perjalanan Kereta Api Nataru untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini penting karena kebutuhan mobilitas masyarakat pada akhir tahun terus meningkat dan […]

expand_less