Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Anak 90-an Baru Sadar, Ternyata Orang Tua Dulu Sangat Hebat Mengatur Uang

Anak 90-an Baru Sadar, Ternyata Orang Tua Dulu Sangat Hebat Mengatur Uang

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Generasi 90-an mungkin masih ingat suara tutup kaleng biskuit yang dibuka perlahan, lalu ternyata isinya bukan kue — melainkan uang receh, benang jahit, atau nota belanja lama.

Hal-hal kecil seperti itu dulu terasa biasa saja. Namun sekarang, banyak orang justru mulai merindukan cara hidup sederhana orang tua zaman dulu.

Di tengah biaya hidup yang makin tinggi, kebiasaan hidup hemat ala keluarga tahun 90-an kembali ramai dibicarakan. Banyak orang sadar, meski hidup serba terbatas saat itu, rumah tetap terasa hangat dan orang tua jarang mengeluh soal uang.

Padahal penghasilan mereka dulu jauh lebih kecil dibanding sekarang.

1. Orang Tua Dulu Tidak Gampang Membeli Barang Baru

Anak 90-an pasti familiar dengan kalimat:
“Kalau masih bisa dipakai, ngapain beli baru?”

Kalimat sederhana itu dulu terdengar menyebalkan. Namun sekarang banyak orang mulai memahami maksudnya.

Orang tua zaman dulu terbiasa memakai barang sampai benar-benar rusak.

Televisi tabung dipukul sedikit kalau gambarnya hilang. Kipas angin diperbaiki berkali-kali. Bahkan ember retak pun kadang masih ditambal.

Mereka tidak malu memakai barang lama.

Yang penting rumah tetap berjalan dan kebutuhan utama keluarga tetap aman.

2. Makan di Rumah Jadi Kebiasaan yang Dirindukan

Dulu aroma tumisan bawang dari dapur rumah sering menjadi tanda semua anggota keluarga akan berkumpul.

Ibu memasak sederhana:

  • tempe goreng,
  • sayur sop,
  • telur dadar,
  • atau sambal dadakan.

Namun suasana makan terasa hangat.

Jarang ada makanan mahal. Meski begitu, anak-anak tetap tumbuh dengan kenangan yang membekas sampai sekarang.

Hari ini banyak orang mulai sadar bahwa kebiasaan makan di rumah ternyata bukan hanya soal hemat uang, tetapi juga soal kedekatan keluarga.

3. Uang Receh Selalu Disimpan

Orang tua tahun 90-an punya kebiasaan unik: hampir tidak pernah meremehkan uang kecil.

Sisa uang belanja sering dimasukkan ke dalam kaleng bekas biskuit, dompet kecil, atau diselipkan di lemari.

Lama-lama jumlahnya terkumpul.

Kadang uang itu dipakai mendadak saat anak butuh biaya sekolah atau ketika kondisi rumah sedang sulit.

Sekarang banyak orang baru sadar bahwa kebiasaan sederhana itu sebenarnya bentuk disiplin keuangan yang luar biasa.

4. Hiburan Tidak Harus Mahal

Dulu kebahagiaan terasa sederhana.

Anak-anak bermain petak umpet menjelang magrib. Tetangga duduk di teras sambil ngobrol panjang tanpa sibuk melihat layar ponsel.

Kalau malam Minggu tiba, keluarga berkumpul menonton televisi bersama.

Acara favorit ditunggu ramai-ramai.

Tidak ada internet cepat. Tidak ada media sosial.

Namun anehnya, banyak orang merasa hidup saat itu justru terasa lebih dekat dan tidak terlalu melelahkan.

5. Orang Tua Jarang Mengeluh di Depan Anak

Banyak anak 90-an baru sadar setelah dewasa:
ternyata dulu kondisi ekonomi keluarga tidak selalu baik-baik saja.

Namun orang tua jarang menunjukkannya di depan anak.

Ayah tetap berangkat kerja pagi-pagi. Ibu tetap berusaha membuat rumah terasa nyaman.

Mereka menyimpan lelah sendiri agar anak-anak tetap bisa sekolah dan tumbuh tanpa terlalu banyak rasa takut.

Kini ketika generasi 90-an mulai merasakan beratnya kebutuhan hidup, banyak yang akhirnya memahami pengorbanan itu.

6. Mereka Lebih Memilih Menabung daripada Pamer

Dulu orang tua lebih bangga punya tabungan kecil dibanding terlihat mewah.

Karena itu, mereka terbiasa hidup sederhana.

Baju Lebaran cukup satu setahun. Perabot rumah dipakai selama mungkin.

Namun sedikit demi sedikit, mereka membangun masa depan keluarga.

Sebagian berhasil menyekolahkan anak sampai kuliah hanya dari hasil hidup hemat bertahun-tahun.

7. Rumah Kecil Tetap Terasa Tenang

Mungkin rumah dulu tidak besar.

Dindingnya kadang masih papan. Televisi hanya satu. Motor pun belum tentu punya.

Namun banyak orang mengingat masa itu dengan perasaan hangat.

Sebab yang membuat rumah nyaman ternyata bukan kemewahan.

Melainkan rasa cukup dan kebersamaan yang tumbuh setiap hari.

Generasi Sekarang Mulai Merindukan Bisa Hidup Hemat

Hari ini hidup memang jauh lebih modern.

Namun banyak orang justru merasa lebih cepat lelah, lebih sering cemas soal uang, dan terus mengejar gaya hidup yang tidak ada habisnya.

Karena itu, nostalgia tentang kehidupan tahun 90-an kembali ramai dibicarakan.

Bukan semata karena rindu masa kecil, tetapi karena banyak orang mulai merasa bahwa orang tua dulu sebenarnya mengajarkan hidup hemat, cara hidup yang lebih tenang.

Dulu kita mengira orang tua hidup terlalu sederhana. Sekarang, setelah dewasa, baru terasa — ternyata kesederhanaan itulah yang diam-diam menjaga keluarga tetap kuat melewati zaman sesulit apa pun. (ARR)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Wangsit Tasikmalaya melayani warga membeli sembako murah di halaman kantor kelurahan dengan antrean tertib.

    Jadwal Mobil Wangsit Tasikmalaya Mei 2026 Resmi, Ini Lokasi Pasar Murah TPID

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jadwal Mobil Warung Stabilisasi Inflasi Kota Tasikmalaya (Wangsit) Tasikmalaya untuk Mei 2026 resmi dirilis. Program pasar murah keliling ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang dijalankan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Jadwal Mobil Wangsit, lokasi pasar murah Tasikmalaya, serta titik distribusi sembako murah kini menjadi informasi penting yang […]

  • Kunjungan kerja DPR RI dan Kemenhub meninjau pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya di Stasiun Rajapolah

    Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong penguatan sektor transportasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Salah satu langkah strategis yang kini menguat adalah reaktivasi stasiun dan pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, yang mulai mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat. Komitmen tersebut tampak dalam kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI bersama Direktur Jenderal Perkeretaapian […]

  • Kawasan Tanpa Rokok

    Satpol PP Cirebon Tindak Warga Langgar Kawasan Tanpa Rokok, Denda Rp17 Ribu Berlaku Tegas

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Satpol PP Cirebon tindak pelanggar kawasan tanpa rokok, tujuh warga didenda Rp17 ribu untuk tegakkan Perda KTR. Penegakan Kawasan Tanpa Rokok Kian Diperketat albadarpost.com, LENSA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam menegakkan aturan kawasan tanpa rokok (KTR). Dalam operasi yang digelar pada Sabtu pagi, 1 November 2025, petugas […]

  • Event Indonesia 2026

    Kalender Event Indonesia 2026 Resmi Dipublikasikan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Event Indonesia 2026 diproyeksikan berlangsung lebih semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Melalui Kalender Event Indonesia 2026–2027 yang dipublikasikan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), masyarakat dapat melihat deretan agenda internasional yang direncanakan berlangsung di berbagai daerah, mulai dari ajang olahraga, festival budaya, konser musik, hingga pameran kreatif. Kalender tersebut menjadi panduan awal bagi […]

  • Penginapan Gratis Maba Unpad

    Maba Unpad 2026 Bisa Singgah Gratis di Masjid Raya Unpad

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) yang baru tiba di Jatinangor dan belum mendapatkan tempat tinggal sementara mendapat alternatif untuk beristirahat. Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Bale Aweuhan–Masjid Raya Unpad (MRU) menginformasikan fasilitas singgah sementara bagi mahasiswa baru Unpad 2026. Program tersebut menjadi salah satu pilihan penginapan gratis Maba Unpad bagi mahasiswa yang membutuhkan tempat […]

  • Ucapan Kasar Islam

    Viral Konflik Mantan Pasangan, Islam Tegas Soal Ucapan Kasar dan Cacian

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Ucapan kasar Islam kembali menjadi perbincangan setelah publik ramai membahas konflik yang melibatkan mantan pasangan. Perdebatan di media sosial pun bermunculan. Sebagian membela, sebagian menyalahkan. Namun di tengah hiruk-pikuk komentar itu, muncul pertanyaan yang lebih penting: bagaimana sebenarnya Islam memandang ucapan kasar, makian, atau kata-kata yang menyakitkan saat hubungan suami istri telah […]

expand_less