Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Siswi SMP Jadi Korban Pemerkosaan Sopir Antar Jemput di Karawang

Siswi SMP Jadi Korban Pemerkosaan Sopir Antar Jemput di Karawang

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siswi SMP korban pemerkosaan di Karawang gegerkan publik. Polisi tangkap sopir pelaku, Pemkab dampingi korban hingga pulih.

albadarpost.com, LENSA. Kasus memilukan terjadi di Rengasdengklok, Karawang. Seorang siswi SMP berusia 15 tahun menjadi korban pemerkosaan sopir antar jemput sekolah. Polisi telah menangkap pelaku dan pemerintah daerah turun tangan mendampingi korban.

Kronologi Kejadian

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan peristiwa ini setelah ibu korban melapor langsung padanya pada Senin (29/9/2025). Dari keterangan korban, sopir berinisial AP (46) memperkosa S hingga empat kali di dalam mobil jemputan.

S setiap hari menumpang mobil AP untuk berangkat sekolah dari pondok pesantren. Namun, bukannya mendapat keamanan, S justru mengalami kekerasan seksual. Bahkan, setelah melakukan aksi bejatnya, AP mengancam akan membunuh korban bila melawan.

Akibat kejadian ini, kondisi psikologis S terguncang. Ia merasa sangat takut setiap kali berhadapan dengan laki-laki, meski tetap ingin melanjutkan sekolah.

Orang Tua dalam Tekanan

Ironisnya, orang tua korban justru mendapat somasi dari pihak terduga pelaku. Mereka dituduh meminta uang damai, bahkan diminta ganti rugi oleh kuasa hukum AP. Menurut Bupati Aep, tuduhan tersebut tidak berdasar dan hanya upaya pelaku untuk menekan keluarga korban.

Karena berasal dari keluarga tidak mampu, orang tua S merasa ketakutan. “Mereka takut dipenjara akibat somasi itu,” jelas Aep.

Melihat situasi ini, Pemkab Karawang segera turun tangan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Pemerintah memastikan pendampingan penuh, baik dalam aspek hukum maupun pemulihan psikologis korban.

Proses Hukum Berjalan

Kasus siswi SMP korban pemerkosaan ini pertama kali dilaporkan ke Polres Karawang pada 10 September 2025. Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Solihin, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat menangani laporan tersebut.

Polisi menangkap AP, memintai keterangan saksi, dan mengamankan barang bukti. Kini AP mendekam di tahanan Polres Karawang untuk menjalani proses penyidikan.

Polisi menjerat AP dengan Pasal 81 ayat (2) dan Pasal 82 ayat (1) Undang-undang Perlindungan Anak. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman penjara hingga 15 tahun.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam kasus ini. “Kami berkomitmen memberi perlindungan hukum, terutama bagi anak-anak, serta memastikan pelaku menerima hukuman setimpal,” ujarnya.

Imbauan Pemerintah dan Polisi

Bupati Aep menegaskan, pemerintah akan terus mendampingi korban hingga pulih. Ia mengajak masyarakat lebih peka dalam menjaga anak-anak, terutama yang menggunakan jasa transportasi sekolah.

Sementara itu, Kapolres Karawang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan. Menurutnya, perlindungan anak harus dimulai dari keluarga hingga lingkungan pendidikan. Dengan pengawasan yang ketat, kasus serupa bisa dicegah sejak dini.

Penutup

Kasus siswi SMP korban pemerkosaan di Karawang menegaskan pentingnya perhatian serius terhadap keamanan anak. Pemerintah daerah dan kepolisian berjanji mengawal kasus ini hingga tuntas, sekaligus memberikan perlindungan menyeluruh bagi korban dan keluarganya.

Kasus siswi SMP korban pemerkosaan di Karawang jadi alarm perlindungan anak. Polisi tangkap pelaku, Pemkab pastikan pendampingan penuh. (AlbadarPost/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fadia Arafiq ditangkap

    OTT KPK Guncang Pekalongan, Kekayaan Fadia Arafiq Disorot

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Fadia Arafiq ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (3/3/2026). Penangkapan Bupati Pekalongan itu langsung memicu perhatian luas karena laporan kekayaannya dalam LHKPN tercatat mencapai Rp85,6 miliar. Kasus ini kembali mengangkat isu klasik tentang kekayaan pejabat publik dan potensi penyalahgunaan kekuasaan. KPK mengamankan sejumlah pihak dalam operasi tersebut. Namun, lembaga […]

  • Ilustrasi penjual melakukan jual beli live streaming melalui ponsel dengan menampilkan produk secara langsung kepada pembeli.

    Bolehkah Jual Beli Live Streaming? Ini Hukumnya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jual beli live streaming kini menjadi tren dalam transaksi digital. Banyak pelaku usaha memanfaatkan siaran langsung untuk menawarkan produk secara real time. Namun, muncul pertanyaan: apakah jualan secara streaming atau transaksi online melalui siaran langsung diperbolehkan dalam Islam? Untuk menjawabnya, kita perlu memahami prinsip dasar muamalah, dalil Al-Qur’an dan hadis, serta […]

  • Perempuan memeriksa stok bahan makanan di kulkas untuk menerapkan strategi hemat belanja dapur di dapur yang nyaman dan rapi.

    Trik Hemat Belanja Dapur yang Jarang Disadari

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Hemat belanja dapur sering dianggap sekadar mencari diskon. Padahal, cara menghemat belanja dapur dan strategi belanja hemat rumah tangga jauh lebih luas dari itu. Banyak orang fokus pada harga murah, tetapi lupa mengatur pola belanja, stok makanan, serta kebiasaan kecil yang diam-diam membuat pengeluaran membengkak. Akibatnya, uang belanja cepat habis meskipun […]

  • kenaikan elektoral Dedi

    Efisiensi Anggaran Jawa Barat: Birokrat “Berpuasa”, Rakyat Tetap “Berpesta”

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Pemprov Jawa Barat lakukan efisiensi besar-besaran demi menjaga ketahanan fiskal tanpa ganggu program publik. Pemprov Jawa Barat Pangkas Anggaran, Prioritaskan Pembangunan Publik albadarposrt.com, PERSPEKTIF – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tengah bersiap menghadapi masa ketat anggaran setelah dana transfer dari pemerintah pusat dipangkas sekitar Rp2,45 triliun. Langkah penghematan ini menjadi bagian dari strategi efisiensi anggaran […]

  • Ilustrasi reflektif tadabbur alam untuk Gen Z dengan latar langit, air, dan cahaya sebagai simbol kekuasaan Allah dalam Surah Al-Waqi’ah.

    Tadabbur Alam: Gen Z Terlalu Pede?

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tadabbur Alam bukan sekadar istilah kajian yang terdengar religius. Tadabbur alam, merenungi kekuasaan Allah, dan membaca tanda-tanda kebesaran-Nya justru menjadi tamparan keras bagi generasi digital. Di era ketika semua bisa dicari lewat mesin pencari, banyak orang merasa paling tahu. Namun ironisnya, semakin luas akses informasi, semakin tipis rasa tunduk kepada Sang Pencipta. […]

  • Gedung pemerintahan Kota Tasikmalaya sebagai simbol transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

    Akuntabilitas Anggaran Dipertanyakan, Tasikmalaya Jadi Perhatian

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu transparansi anggaran daerah kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada Kota Tasikmalaya setelah muncul kabar mengenai anggaran bernilai ratusan miliar rupiah yang belum disertai laporan pertanggungjawaban secara terbuka. Situasi ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyentuh inti kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Dalam sistem demokrasi, […]

expand_less