Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Selain Sate, Ini Olahan Daging Kurban yang Selalu Diburu Saat Idul Adha

Selain Sate, Ini Olahan Daging Kurban yang Selalu Diburu Saat Idul Adha

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Olahan daging kurban selalu jadi pembahasan menarik menjelang Idul Adha. Banyak orang memang langsung terpikir sate ketika daging sapi atau kambing mulai dibagikan. Namun sebenarnya, ada banyak menu khas lain yang justru sering membuat suasana makan keluarga terasa lebih hangat dan meriah.

Karena Idul Adha bukan hanya tentang membakar daging.

Tetapi juga tentang kebersamaan yang tumbuh dari dapur rumah.

Belakangan, suasana Idul Adha juga terasa semakin hidup lewat media sosial. Orang-orang membagikan video proses bakar sate, gulai mendidih di atas kompor, hingga panci besar berisi tongseng yang mengepul hangat.

Lucunya, sebagian orang hari ini lebih sering melihat video bakar sate Idul Adha di TikTok sebelum benar-benar mulai menyalakan arang di rumah.

Dan biasanya, bagian paling ramai justru ada di dekat tempat bakar sate.

Gulai Jadi Menu Wajib Saat Daging Kurban Datang

Salah satu olahan daging kurban yang paling sering hadir saat Idul Adha adalah gulai. Kuah santan yang kaya rempah membuat daging terasa lebih gurih dan lembut.

Di banyak rumah, gulai bahkan dimasak sejak pagi sebelum sate mulai dibakar. Ada yang memakai resep turun-temurun keluarga. Ada pula yang sengaja membeli bumbu dadakan di pasar agar proses memasak lebih praktis.

Tidak sedikit orang mulai memasak gulai sambil sesekali mengecek panci lain yang berisi rebusan tulang dan jeroan. Suasana dapur jadi ramai sejak pagi.

Dan itu selalu terasa hangat.

Selain rasanya yang kuat, gulai juga dianggap cocok untuk makan bersama keluarga besar karena bisa disajikan dalam jumlah banyak.

Tongseng Jadi Favorit karena Kuahnya Bikin Nagih

Selain gulai, tongseng juga menjadi menu favorit saat Idul Adha. Campuran kol, tomat, cabai, dan kuah gurih manis membuat hidangan ini terasa berbeda dibanding sate biasa.

Tongseng sering dipilih karena lebih mudah disantap, terutama untuk anak-anak atau orang tua yang tidak terlalu suka daging bakar.

Tidak sedikit keluarga memasak tongseng dari sisa potongan sate yang belum sempat dibakar. Bahkan ada yang sengaja menyisihkan bagian daging tertentu khusus untuk dimasak jadi tongseng malam hari.

Kadang sederhana.

Tapi aromanya langsung memenuhi rumah.

Di banyak rumah, momen memasak tongseng sering jadi bagian paling ramai. Ada yang sibuk memotong kol. Ada yang mengulek cabai. Dan ada pula yang terus mencicipi kuah sambil berdiri di dekat kompor.

Kadang yang rebutan bukan dagingnya. Tapi sambalnya.

Rendang Kurban Mulai Banyak Dibuat Saat Idul Adha

Belakangan, rendang juga semakin sering muncul sebagai olahan daging kurban favorit keluarga.

Proses memasaknya memang lebih lama dibanding sate atau tongseng. Namun banyak orang justru menikmati suasana memasak rendang karena aromanya perlahan memenuhi rumah sejak siang hingga malam.

Tidak sedikit orang mengaduk rendang sambil duduk santai bersama keluarga di dapur. Ada yang bergantian menjaga api agar santan tidak pecah. Ada pula yang sesekali mencicipi bumbu sambil tertawa kecil karena rasa pedasnya mulai terasa.

Dan itu tidak mudah.

Karena memasak rendang memang butuh kesabaran.

Namun justru dari proses panjang itu, suasana kebersamaan terasa lebih hidup.

Sop Tulang Jadi Penutup yang Selalu Dicari

Setelah makan sate dan gulai, banyak keluarga biasanya mencari makanan berkuah hangat agar tubuh terasa lebih nyaman. Karena itu, sop tulang sering jadi menu penutup yang tidak kalah dicari saat Idul Adha.

Kuah bening dengan campuran wortel, kentang, daun bawang, dan tulang sapi membuat suasana makan terasa lebih ringan setelah menyantap makanan berbumbu kuat.

Tidak sedikit orang menikmati sop sambil duduk santai malam hari setelah acara bakar sate selesai. Anak-anak mulai bermain, sementara orang tua masih mengobrol di dekat meja makan.

Belakangan, momen seperti itu justru terasa semakin berharga.

Di banyak rumah, Idul Adha bukan hanya soal banyaknya daging yang didapat. Tetapi tentang waktu berkumpul yang jarang terjadi di hari biasa.

Ada keluarga yang memasak sampai larut malam. Ada yang tetap duduk di dekat bara api sambil mengipas sate dengan kardus bekas air mineral. Bahkan ada pula yang diam-diam mengambil potongan daging matang sebelum semua tusukan selesai dibakar.

Asap tipis dari bara arang kadang menempel di baju sampai malam, bahkan setelah acara makan selesai.

Dan aroma bakaran itu selalu bikin lapar lebih cepat.

Idul Adha Selalu Punya Cerita dari Dapur Rumah

Tradisi memasak olahan daging kurban memang terus berubah mengikuti zaman. Namun suasana hangatnya tetap terasa sama.

Anak-anak masih sibuk membawa tusukan sate.

Orang tua masih mengobrol sambil mencicipi kuah gulai.

Dan dapur rumah tetap jadi pusat cerita saat Idul Adha tiba.

Bahkan ada juga yang baru sadar garam habis justru saat daging sudah setengah matang di atas bara api.

Dan suasana kecil seperti itu sering justru paling dirindukan.

Karena pada akhirnya, yang paling membekas dari Idul Adha bukan cuma rasa dagingnya.

Tetapi suasana kebersamaan yang tumbuh perlahan di sekitar meja makan.

Kadang yang paling dirindukan dari Idul Adha bukan sate yang dibakar sampai malam.

Tetapi aroma asap yang menempel di baju, suara ramai di dekat bara api, dan keluarga yang duduk lebih lama hanya untuk menikmati kebersamaan sederhana di rumah. (ARR)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Sosial Gus Ipul silaturahmi dengan kiai dan pengasuh pesantren di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur saat Lebaran

    Temui Kiai Pesantren Tapal Kuda, Gus Ipul Bawa Salam Presiden

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Gus Ipul silaturahmi kiai Tapal Kuda menjadi salah satu agenda penting pada momentum Idulfitri tahun ini. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melakukan kunjungan Lebaran ke sejumlah ulama dan pengasuh pesantren di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul juga menyampaikan salam Presiden kepada para kiai, sekaligus mempererat […]

  • Dana MBG Raib

    Program Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi Gizi Anak, Ahli Gizi Dorong Evaluasi Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Ahli gizi nilai program makan bergizi gratis penting untuk masa depan anak, namun perlu evaluasi agar manfaatnya maksimal. Program Makan Bergizi Gratis Dorong Generasi Sehat Indonesia albadarpost.com, HUMANIORA – Program makan bergizi gratis (MBG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu kebijakan unggulan di bidang kesehatan masyarakat. Tujuannya sederhana namun krusial: memperbaiki status gizi […]

  • Mojtaba Khamenei

    Siapa Mojtaba Khamenei? Tokoh yang Dijaga Pasukan NOPO Iran

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perubahan kepemimpinan di Iran membuat nama Mojtaba Khamenei mendadak menjadi sorotan dunia. Sosok ini kini dikenal sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru sekaligus tokoh yang dijaga ketat oleh pasukan NOPO Iran, unit keamanan elite yang bertugas melindungi pemimpin negara. Mojtaba Khamenei merupakan putra dari Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran sebelumnya […]

  • Konvoi Bobotoh Banjar

    Euforia Persib di Banjar Pecah, Ribuan Bobotoh Konvoi Keliling Kota

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Euforia kemenangan Persib Bandung disambut meriah oleh ribuan Bobotoh di Kota Banjar dengan menggelar konvoi keliling kota, Sabtu (23/05/2026). Sejak sore, iring-iringan kendaraan roda dua dan roda empat mulai memenuhi sejumlah ruas jalan utama Kota Banjar. Bendera biru Persib berkibar dari atas motor, kaca mobil, hingga bak terbuka kendaraan pick up […]

  • Bank Indonesia Tasikmalaya memaparkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan transaksi QRIS di Priangan Timur tahun 2026.

    Transaksi QRIS di Priangan Timur Naik Tajam, BI Ungkap Tren Baru Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya mengungkap pertumbuhan penggunaan QRIS Priangan Timur terus mengalami peningkatan signifikan sepanjang setahun terakhir. Di saat yang sama, kondisi ekonomi wilayah Priangan Timur pada triwulan I 2026 juga tercatat tetap tumbuh positif dengan tingkat inflasi yang masih terkendali. Fakta tersebut dipaparkan Bank Indonesia dalam kegiatan Diseminasi Perkembangan […]

  • pemakaman Iran

    Pemakaman Ali Larijani di Iran Picu Sorotan Dunia

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pemakaman Iran menjadi sorotan global setelah ribuan warga menghadiri prosesi penghormatan terakhir bagi tokoh penting yang tewas akibat serangan mematikan. Peristiwa ini tidak hanya mengguncang publik Iran, tetapi juga memicu perhatian dunia terhadap konflik Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang semakin memanas. Sejak awal, suasana duka langsung terasa. Namun demikian, di […]

expand_less