Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ketahanan Pangan Subang Tetap Kuat di Tengah Alih Fungsi Lahan

Ketahanan Pangan Subang Tetap Kuat di Tengah Alih Fungsi Lahan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Subang tetap tangguh menjaga ketahanan pangan nasional meski lahan pertanian berkurang akibat industrialisasi.


Subang Hadapi Alih Fungsi Lahan dengan Strategi Pertanian Intensif

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, Jawa Barat, terus memperkuat ketahanan pangan Subang di tengah derasnya arus pembangunan industri. Meskipun sebagian besar lahan pertanian beralih fungsi menjadi kawasan industri dan infrastruktur, Subang tetap konsisten menjaga produktivitas pertanian, khususnya padi, yang menjadi komoditas unggulan daerah tersebut.

Dari data Dinas Pertanian setempat, luas lahan pertanian yang semula mencapai 85.000 hektare kini menyusut menjadi sekitar 70.000 hektare. Penyusutan ini disebabkan oleh pesatnya pertumbuhan kawasan industri dan pembangunan infrastruktur besar, termasuk proyek strategis nasional. Meski begitu, Pemerintah Daerah (Pemda) Subang tidak tinggal diam. Berbagai langkah strategis ditempuh untuk mempertahankan produktivitas padi agar ketahanan pangan Subang tetap terjaga.

Menurut Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat dan memiliki peran vital dalam menopang ketahanan pangan nasional. “Komoditas utama lumbung pangan di Subang adalah padi. Area tanah yang masih cukup luas serta sistem irigasi yang memadai menjadikan Subang sebagai lumbung padi ketiga secara nasional,” ujar Agus kepada Beritasatu.com, Sabtu (11/11/2025).


Optimalisasi Lahan dan Teknologi Jadi Kunci Ketahanan Pangan Subang

Meski tidak ada pembukaan lahan baru akibat keterbatasan ruang dan meningkatnya kebutuhan industri, Pemkab Subang berfokus pada intensifikasi pertanian. Langkah ini dilakukan melalui penerapan teknologi pertanian modern dan peningkatan efisiensi pengairan, termasuk memaksimalkan fungsi Waduk Sadawarna yang kini mengairi sekitar 1.700 hektare sawah produktif.

“Alhamdulillah, produktivitas pertanian kita sudah mencapai target 1,2 juta ton. Dari sisi harga, Bulog juga membantu menjaga stabilitas harga gabah agar pendapatan petani meningkat,” jelas Agus.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa meskipun menghadapi tantangan alih fungsi lahan, ketahanan pangan Subang tetap tangguh dan mampu mendukung program nasional. Pemerintah daerah juga terus mendorong petani agar menerapkan pola tanam berkelanjutan serta menggunakan pupuk organik guna menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang.

Tak hanya fokus pada padi, Pemkab Subang juga berupaya memperluas diversifikasi pertanian dengan mengembangkan komoditas hortikultura seperti nanas, manggis, dan sayuran dataran rendah. Komoditas ini dinilai memiliki nilai jual tinggi dan berpotensi membuka pasar ekspor baru.

Agus menegaskan, langkah ini bukan hanya untuk memperkuat sektor pertanian, tetapi juga untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi daerah yang kini mulai ditopang oleh sektor industri dan pariwisata. “Kami berusaha menjaga keseimbangan antara kemajuan industri dan keberlanjutan sektor pertanian. Keduanya harus berjalan beriringan,” tambahnya.


Dukungan Pemerintah Pusat dan Sinergi Lintas Sektor

Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian pangan nasional, Pemkab Subang juga mendapat dukungan pemerintah pusat dalam memperbaiki infrastruktur pertanian. Salah satu fokus utamanya adalah rehabilitasi jaringan irigasi yang rusak di sejumlah wilayah sentra produksi padi.

Selain itu, pemerintah daerah menggandeng berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, lembaga riset, dan BUMN pertanian untuk memperkenalkan teknologi tanam modern seperti drip irrigation dan precision farming. Kolaborasi ini diharapkan mampu menekan biaya produksi, meningkatkan hasil panen, dan mempercepat transformasi pertanian tradisional menjadi pertanian digital.

Pemerintah juga berkomitmen memberikan akses permodalan dan pelatihan bagi petani muda agar generasi baru mau terjun ke sektor pertanian. Program ini sekaligus menjadi strategi jangka panjang untuk memastikan ketahanan pangan Subang tetap terjaga di masa depan.


Transformasi Pertanian Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Dengan berbagai program yang dijalankan, Subang kini tidak hanya menjadi lumbung padi nasional, tetapi juga contoh nyata daerah yang mampu menyeimbangkan industrialisasi dengan keberlanjutan pangan. Pemerintah daerah juga memperkuat regulasi tata ruang agar setiap alih fungsi lahan tetap mempertimbangkan aspek ekologi dan produktivitas pangan.

Agus Masykur menambahkan, pembangunan industri di Subang memang tak bisa dihindari, terutama dengan adanya Pelabuhan Patimban dan kawasan industri baru. Namun, menurutnya, sektor pertanian tetap menjadi fondasi utama bagi ketahanan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tetap punya harapan di sektor pertanian. Maka dari itu, pemerintah akan terus hadir, memperkuat infrastruktur dan membuka peluang usaha baru di bidang agribisnis,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Subang juga tengah menyiapkan food estate mini berbasis komunitas tani di beberapa kecamatan. Program ini diharapkan mampu menjaga rantai pasok pangan lokal serta meningkatkan daya saing petani di pasar nasional.


Penutup: Ketahanan Pangan Subang Jadi Pilar Ekonomi Daerah

Ketahanan pangan Subang menjadi bukti bahwa konsistensi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor mampu menjaga kemandirian pangan di tengah tekanan pembangunan industri. Dengan memadukan teknologi modern dan semangat petani lokal, Subang tidak hanya menjaga swasembada beras, tetapi juga menciptakan ekosistem pertanian berkelanjutan yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kesimpulan

Subang sukses menjaga ketahanan pangan di tengah gempuran industri lewat intensifikasi pertanian dan dukungan infrastruktur modern. (AlbadarPost/DAS)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prediksi PSM vs Borneo

    Data Terbaru Bikin Kaget, PSM vs Borneo Bisa Berakhir Begini

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Prediksi PSM vs Borneo langsung memunculkan satu gambaran yang sulit diabaikan. Analisis PSM Makassar vs Borneo FC, termasuk prediksi skor PSM vs Borneo, memperlihatkan arah pertandingan yang condong ke satu sisi. Bukan karena perbedaan nama besar, melainkan karena momentum yang bergerak berlawanan. PSM belum benar-benar stabil. Sementara itu, Borneo justru datang […]

  • Kota Islam Ilmu Pengetahuan

    Dulu Menguasai Ilmu Dunia, Mengapa Kota Islam Kini Tinggal Sejarah?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kota Islam ilmu pengetahuan bukan sekadar istilah sejarah. Kota-kota Islam, pusat ilmu Islam, dan peradaban Islam klasik pernah berdiri sebagai jantung kecerdasan dunia. Pada satu masa, ketika sebagian wilayah lain masih terjebak dalam kegelapan intelektual, kota-kota ini justru memancarkan cahaya ilmu yang menarik manusia dari berbagai penjuru bumi. Dan ini bukan mitos. […]

  • kasus HIV pelajar

    Kasus HIV Pelajar Terungkap, Disdik Pangandaran Perketat Pengawasan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Kasus HIV pelajar di Pangandaran memicu pengetatan pengawasan sekolah dan kolaborasi lintas instansi. albadarpost.com, LENSA – Kasus HIV pelajar kembali mencuat di Kabupaten Pangandaran. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menemukan indikasi kasus HIV pelajar setelah pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas mengonfirmasi adanya siswa SMP yang terjangkit. Temuan ini berasal dari satuan pendidikan di Kecamatan Padaherang dan […]

  • layanan keimigrasian

    Paspor Nomor Tunggal Ujian Negara Benahi Layanan Keimigrasian

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Paspor satu nomor seumur hidup menguji reformasi layanan keimigrasian dan kepastian identitas warga Indonesia. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah berencana menerapkan paspor satu nomor seumur hidup bagi seluruh warga negara. Kebijakan ini terlihat teknis, tetapi dampaknya langsung menyentuh urusan paling konkret: layanan keimigrasian yang selama ini sering merepotkan warga dalam perjalanan lintas negara. Selama bertahun-tahun, […]

  • Singapura larang relawan IDF

    Program Relawan Israel Disorot, Singapura Ingatkan Warga Bisa Terjerat Hukum

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Singapura larang relawan IDF dan memperingatkan warganya agar tidak ikut dalam kegiatan yang berkaitan dengan Israel Defense Forces (IDF). Larangan relawan IDF Singapura ini juga mencakup program Sar-El, sebuah program relawan internasional yang selama ini membantu logistik militer Israel. Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (MHA) dan Kementerian Pertahanan (MINDEF) menegaskan bahwa […]

  • Ilustrasi pasangan suami istri muslim saling memaafkan dengan suasana hangat dan penuh ketenangan

    Minta Maaf Duluan dalam Rumah Tangga, Lemah atau Mulia?

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Minta maaf suami istri sering disalahartikan sebagai tanda kalah atau lemah. Padahal, dalam Islam, minta maaf dalam rumah tangga justru menunjukkan kematangan iman, kelapangan hati, dan kemampuan meredam emosi. Sikap ini bukan soal siapa benar atau salah, tetapi tentang menjaga keharmonisan dan menghargai pasangan. Di tengah banyaknya konflik rumah tangga, kebiasaan menunda […]

expand_less