Breaking News
light_mode
Beranda » Kolaborasi » Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Disporabudpar dorong pemuda Tasikmalaya perkuat daya saing ekonomi digital demi stabilitas dan peluang baru.

albadarpost.com, PELITA – Pemkot Tasikmalaya melalui Disporabudpar mendorong pemuda Tasikmalaya memperkuat kapasitas ekonomi digital sebagai respons atas meningkatnya tekanan sosial-ekonomi yang menimpa kelompok usia produktif. Dorongan ini penting karena daya saing pemuda menentukan keberlanjutan pertumbuhan kota dan kualitas kesejahteraan warga.

Transformasi ekonomi yang berlangsung cepat membuat pemuda Tasikmalaya berada pada posisi paling rentan sekaligus paling strategis. Perubahan pola kerja, tekanan teknologi, dan meningkatnya risiko ketidakpastian pendapatan membuat isu ini tidak bisa dipandang ringan. Dalam momentum Hari Pahlawan, Disporabudpar menilai perjuangan generasi muda hari ini tidak lagi berada di medan fisik, tetapi bergeser pada kemampuan memanfaatkan peluang ekonomi digital.

Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dr. H. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa konteks kepahlawanan telah berubah. Nilai keberanian, integritas, dan gotong royong tetap relevan, tetapi harus diterjemahkan dalam kemampuan bertahan di tengah tekanan ekonomi modern. “Hari ini tantangannya bukan bambu runcing, melainkan ketimpangan literasi digital dan rendahnya keterampilan ekonomi produktif. Pemuda harus disiapkan untuk itu,” ujarnya.

Pemuda Tasikmalaya dan Perubahan Medan Ekonomi

Ketika industri bergerak menuju otomatisasi dan kecerdasan buatan, kebutuhan keterampilan kerja pun berubah cepat. Di tingkat nasional, data ketenagakerjaan menunjukkan tingkat pengangguran tertinggi berasal dari kelompok Gen Z akibat ketidaksesuaian kompetensi dengan tuntutan pasar. Fenomena serupa terlihat di Tasikmalaya, terutama di sektor jasa dan industri kreatif.

Baca juga: Bukan Lagi Angkat Senjata: Gen Z Membangun ‘Indonesia Emas’ Lewat Perjuangan Ekonomi

Pemuda Tasikmalaya menghadapi tantangan khas: penetrasi ekonomi gig yang tak stabil, persebaran pekerjaan digital yang tidak merata, serta keterbatasan akses pelatihan teknologi lanjutan. Disporabudpar menilai masalah ini perlu ditangani dari hulu, yakni melalui program peningkatan kapasitas dan literasi ekonomi digital yang terstruktur.

Dalam beberapa tahun terakhir, pelaku usaha muda di Tasikmalaya mulai tumbuh pada sektor kuliner, desain, konten digital, dan pemasaran berbasis platform. Namun, sebagian besar masih berada pada tahap awal dan memerlukan pendampingan. Disporabudpar mencatat hanya sebagian kecil pelaku muda yang telah menguasai pemasaran digital, analitik, atau manajemen pembayaran daring secara optimal.

Perubahan perilaku konsumen yang semakin sadar lingkungan juga membuka pasar baru. Produk ramah lingkungan, desain kreatif, atau konten edukasi mulai banyak diproduksi oleh anak muda. Namun kemampuan memenuhi standar kualitas dan akses pembiayaan tetap menjadi kendala utama.

Kebijakan Disporabudpar untuk Kemandirian Pemuda

Untuk merespons tantangan tersebut, Disporabudpar menyiapkan program penguatan kapasitas pemuda melalui pelatihan digital, kewirausahaan, dan literasi finansial. Program ini diproyeksikan menjadi jembatan antara kreativitas anak muda dengan kebutuhan industri. Kata kunci pemuda Tasikmalaya digunakan Disporabudpar sebagai payung kebijakan untuk memastikan arah pembangunan sektor kepemudaan lebih fokus dan terukur.

Selain peningkatan kompetensi, pemerintah juga diminta menghadirkan regulasi yang melindungi pekerja muda di sektor informal. Pendapatan tidak stabil, risiko penipuan digital, dan jebakan pinjaman daring ilegal menjadi ancaman yang terus meningkat. Disporabudpar menyebut perlunya edukasi sebagai “benteng pertama” agar pemuda memahami risiko dan dapat mengambil keputusan ekonomi secara rasional.

Di sisi lain, kolaborasi dengan sektor telekomunikasi dan teknologi dinilai penting untuk memperluas akses internet dan pelatihan. Disporabudpar berpendapat bahwa pembangunan ekonomi digital tidak bisa hanya mengandalkan kemauan pemuda, tetapi perlu didukung infrastruktur yang merata. Tanpa itu, kompetisi di pasar kerja akan timpang sejak awal.

Pemuda yang memiliki keterampilan digital, mulai dari pengelolaan usaha berbasis platform hingga produksi konten kreatif, dinilai akan menjadi motor ekonomi baru Kota Tasikmalaya. Pemerintah berharap kelompok ini dapat menciptakan peluang kerja mandiri, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat identitas budaya kota melalui inovasi.

Arah pembangunan ekonomi Tasikmalaya tidak dapat dilepaskan dari kemampuan generasi mudanya. Dengan dukungan kebijakan dan pelatihan yang tepat, pemuda Tasikmalaya dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Penguatan kapasitas pemuda Tasikmalaya menjadi kunci menghadapi tantangan ekonomi digital dan memperkuat pertumbuhan kota. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamanan Wisata Pamijahan

    Pamijahan Tasikmalaya Dipadati Peziarah, Polisi Cepat Amankan Lokasi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengamanan Wisata Pamijahan Kabupaten Tasikmalaya diperketat sejak pagi menjelang lonjakan peziarah libur panjang. Pengamanan Wisata Pamijahan atau patroli intensif di kawasan ziarah tersebut dilakukan Polsek Bantarkalong untuk memastikan situasi tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat. Di lapangan, suasana Pamijahan mulai berubah sejak Jumat (24/4/2026) siang. Arus kendaraan meningkat, pedagang musiman […]

  • Ilustrasi siswa melawan guru di kelas sebagai simbol bullying siswa ke guru Purwakarta dan krisis etika pendidikan

    Ketika Murid Tak Lagi Hormati Guru: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Sekolah?

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL — Kasus bullying siswa ke guru di Purwakarta bukan sekadar video viral yang lewat di timeline. Ini lebih dari itu. Ini cermin. Dan yang terlihat di dalamnya tidak nyaman. Fenomena siswa lawan guru, krisis etika di sekolah, hingga sorotan pada lingkungan pendidikan seperti SMAN 1 Purwakarta—semuanya seperti potongan puzzle yang akhirnya membentuk satu […]

  • Ilustrasi Muslim bersedekah pada pagi hari sebagai gambaran keutamaan sedekah pagi dalam ajaran Islam.

    Sedekah Pagi Ternyata Punya Keutamaan Besar, Ini Penjelasan Hadisnya

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi hari biasanya dimulai dengan kesibukan. Ada yang buru-buru berangkat kerja, membuka toko, mengecek pesan pelanggan, atau memikirkan target yang harus dicapai hari itu. Namun di tengah rutinitas tersebut, Islam justru mengajarkan satu kebiasaan sederhana yang sering luput dilakukan banyak orang: sedekah pagi. Amalan ini terlihat ringan. Nilainya kadang tidak besar. Akan […]

  • Pertumbuhan ekonomi Tasikmalaya 2025 meningkat dengan grafik naik, ilustrasi pembangunan daerah dan aktivitas masyarakat

    Ekonomi Tasikmalaya Tumbuh, Bupati Cecep Fokus Entaskan Kemiskinan dari Pinggiran

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, memaparkan capaian pembangunan daerah tahun 2025 dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal SDM Program Keluarga Harapan (PKH) di Pendopo Baru, Selasa (07/04/2026). Dalam pemaparannya, ekonomi Tasikmalaya 2025 menunjukkan tren menggembirakan. Laju pertumbuhan ekonomi mencapai 5,31%, hanya terpaut tipis sekitar 0,1 persen dari rata-rata Provinsi […]

  • tambang pasir ilegal

    Virus Nipah, Ancaman Global Tanpa Obat dan Vaksin

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Virus Nipah kembali menyita perhatian dunia. Penyakit zoonotik ini dinilai berbahaya karena memiliki tingkat kematian tinggi dan hingga kini belum memiliki obat maupun vaksin. Sejumlah negara meningkatkan kewaspadaan setelah kasus baru kembali muncul di Asia Selatan. Nipah virus tanpa obat menjadi perhatian serius otoritas kesehatan global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan […]

  • Ilustrasi bapak dan anak dalam ujian cinta, pengorbanan, dan ketakwaan kepada Allah.

    Mengapa Nabi Ibrahim Justru Diuji Saat Sangat Mencintai Anaknya?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Cinta seorang ayah biasanya tumbuh perlahan. Namun dalam kisah ujian Nabi Ibrahim, rasa itu hadir setelah penantian yang sangat panjang. Karena itulah banyak ulama menilai, ujian pengorbanan Nabi Ismail bukan sekadar perintah biasa, melainkan ujian keimanan paling dalam. Dalam kajian Islam, kisah ini menunjukkan bagaimana Allah menguji manusia melalui sesuatu yang paling […]

expand_less