Breaking News
light_mode
Beranda » Kolaborasi » Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Disporabudpar dorong pemuda Tasikmalaya perkuat daya saing ekonomi digital demi stabilitas dan peluang baru.

albadarpost.com, PELITA – Pemkot Tasikmalaya melalui Disporabudpar mendorong pemuda Tasikmalaya memperkuat kapasitas ekonomi digital sebagai respons atas meningkatnya tekanan sosial-ekonomi yang menimpa kelompok usia produktif. Dorongan ini penting karena daya saing pemuda menentukan keberlanjutan pertumbuhan kota dan kualitas kesejahteraan warga.

Transformasi ekonomi yang berlangsung cepat membuat pemuda Tasikmalaya berada pada posisi paling rentan sekaligus paling strategis. Perubahan pola kerja, tekanan teknologi, dan meningkatnya risiko ketidakpastian pendapatan membuat isu ini tidak bisa dipandang ringan. Dalam momentum Hari Pahlawan, Disporabudpar menilai perjuangan generasi muda hari ini tidak lagi berada di medan fisik, tetapi bergeser pada kemampuan memanfaatkan peluang ekonomi digital.

Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dr. H. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa konteks kepahlawanan telah berubah. Nilai keberanian, integritas, dan gotong royong tetap relevan, tetapi harus diterjemahkan dalam kemampuan bertahan di tengah tekanan ekonomi modern. “Hari ini tantangannya bukan bambu runcing, melainkan ketimpangan literasi digital dan rendahnya keterampilan ekonomi produktif. Pemuda harus disiapkan untuk itu,” ujarnya.

Pemuda Tasikmalaya dan Perubahan Medan Ekonomi

Ketika industri bergerak menuju otomatisasi dan kecerdasan buatan, kebutuhan keterampilan kerja pun berubah cepat. Di tingkat nasional, data ketenagakerjaan menunjukkan tingkat pengangguran tertinggi berasal dari kelompok Gen Z akibat ketidaksesuaian kompetensi dengan tuntutan pasar. Fenomena serupa terlihat di Tasikmalaya, terutama di sektor jasa dan industri kreatif.

Baca juga: Bukan Lagi Angkat Senjata: Gen Z Membangun ‘Indonesia Emas’ Lewat Perjuangan Ekonomi

Pemuda Tasikmalaya menghadapi tantangan khas: penetrasi ekonomi gig yang tak stabil, persebaran pekerjaan digital yang tidak merata, serta keterbatasan akses pelatihan teknologi lanjutan. Disporabudpar menilai masalah ini perlu ditangani dari hulu, yakni melalui program peningkatan kapasitas dan literasi ekonomi digital yang terstruktur.

Dalam beberapa tahun terakhir, pelaku usaha muda di Tasikmalaya mulai tumbuh pada sektor kuliner, desain, konten digital, dan pemasaran berbasis platform. Namun, sebagian besar masih berada pada tahap awal dan memerlukan pendampingan. Disporabudpar mencatat hanya sebagian kecil pelaku muda yang telah menguasai pemasaran digital, analitik, atau manajemen pembayaran daring secara optimal.

Perubahan perilaku konsumen yang semakin sadar lingkungan juga membuka pasar baru. Produk ramah lingkungan, desain kreatif, atau konten edukasi mulai banyak diproduksi oleh anak muda. Namun kemampuan memenuhi standar kualitas dan akses pembiayaan tetap menjadi kendala utama.

Kebijakan Disporabudpar untuk Kemandirian Pemuda

Untuk merespons tantangan tersebut, Disporabudpar menyiapkan program penguatan kapasitas pemuda melalui pelatihan digital, kewirausahaan, dan literasi finansial. Program ini diproyeksikan menjadi jembatan antara kreativitas anak muda dengan kebutuhan industri. Kata kunci pemuda Tasikmalaya digunakan Disporabudpar sebagai payung kebijakan untuk memastikan arah pembangunan sektor kepemudaan lebih fokus dan terukur.

Selain peningkatan kompetensi, pemerintah juga diminta menghadirkan regulasi yang melindungi pekerja muda di sektor informal. Pendapatan tidak stabil, risiko penipuan digital, dan jebakan pinjaman daring ilegal menjadi ancaman yang terus meningkat. Disporabudpar menyebut perlunya edukasi sebagai “benteng pertama” agar pemuda memahami risiko dan dapat mengambil keputusan ekonomi secara rasional.

Di sisi lain, kolaborasi dengan sektor telekomunikasi dan teknologi dinilai penting untuk memperluas akses internet dan pelatihan. Disporabudpar berpendapat bahwa pembangunan ekonomi digital tidak bisa hanya mengandalkan kemauan pemuda, tetapi perlu didukung infrastruktur yang merata. Tanpa itu, kompetisi di pasar kerja akan timpang sejak awal.

Pemuda yang memiliki keterampilan digital, mulai dari pengelolaan usaha berbasis platform hingga produksi konten kreatif, dinilai akan menjadi motor ekonomi baru Kota Tasikmalaya. Pemerintah berharap kelompok ini dapat menciptakan peluang kerja mandiri, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat identitas budaya kota melalui inovasi.

Arah pembangunan ekonomi Tasikmalaya tidak dapat dilepaskan dari kemampuan generasi mudanya. Dengan dukungan kebijakan dan pelatihan yang tepat, pemuda Tasikmalaya dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Penguatan kapasitas pemuda Tasikmalaya menjadi kunci menghadapi tantangan ekonomi digital dan memperkuat pertumbuhan kota. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi kedermawanan Usman bin Affan menyerahkan harta untuk membantu kaum Muslimin

    Derma Tanpa Batas: Kisah Mengharukan Usman bin Affan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kedermawanan Usman bin Affan selalu menjadi perbincangan hangat di kalangan umat Islam. Sosok sahabat Nabi ini dikenal karena kemurahan hati, infak tanpa batas, dan kepedulian sosial yang luar biasa. Bahkan, kedermawanan Usman bin Affan kerap disebut sebagai simbol sedekah terbesar dalam sejarah Islam. Ia bukan hanya saudagar kaya, melainkan juga pribadi yang […]

  • Ono Surono

    Ono Surono di Kasus Korupsi Bekasi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyidikan kasus korupsi proyek pemerintahan Kabupaten Bekasi dengan menelusuri dugaan aliran uang ke Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Pendalaman ini bukan sekadar pemeriksaan saksi, tetapi mengarah pada pengujian unsur pidana yang dapat berujung sanksi hukum dan politik bagi pejabat publik. Langkah KPK menjadi penting […]

  • data bansos

    Data Bansos Meleset, Lansia di Bekasi Tidak Menerima Bantuan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kasus Inah di Bekasi menunjukkan data bansos meleset, warga rentan tidak menerima bantuan sosial. albadarpost.com, HUMANIORA – Di sebuah rumah kecil di Kampung Wangkal, Desa Sukajaya, Cibitung, Bekasi, seorang lansia bernama Inah hidup tanpa kepastian. Perempuan 64 tahun itu mengaku tak pernah menerima bantuan sosial, sementara banyak warga di sekitarnya memperoleh bantuan dalam jumlah besar. […]

  • delik aduan

    Penghinaan Lembaga Negara Kini Delik Aduan, Ini Dampaknya

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KUHP baru menetapkan penghinaan lembaga negara sebagai delik aduan, membatasi pelaporan dan mencegah penyalahgunaan hukum. KUHP Baru Batasi Pelaporan Kasus Penghinaan albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026 membawa perubahan penting dalam penanganan perkara penghinaan terhadap lembaga negara. Salah satu ketentuan krusial adalah pembatasan hak pelaporan pidana yang kini […]

  • Ilustrasi seseorang sedang salat dengan suasana hening sebagai simbol rahasia salat dan pembersihan hati menurut Syekh Athoillah.

    Salat Tapi Hati Masih Gelap? Mungkin Ini yang Terjadi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Rahasia salat sering dibicarakan para ulama, tetapi ironisnya justru jarang benar-benar direnungkan. Banyak orang menjalankan salat setiap hari. Lima kali sehari mereka berdiri, rukuk, dan sujud. Namun di saat yang sama, kegelisahan tetap datang, kemarahan mudah meledak, bahkan hati terasa semakin kosong. Di sinilah hikmah salat sebenarnya mulai dipertanyakan. Jika salat adalah […]

  • status KTP

    Data KTP Keliru, Buruh Perkebunan Sulit Akses Layanan Sosial di Jember

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Masalah status KTP buruh perkebunan di Jember menghambat akses bantuan sosial dan kesehatan. albadarpost.com, HUMANIORA – Status KTP yang keliru membuat Buniman, 65 tahun, hidup di tengah kemiskinan ekstrem tanpa akses bantuan sosial maupun layanan kesehatan. Warga Perkebunan Kopi Silosanen, Kecamatan Silo, Jember, itu tercatat sebagai karyawan BUMN pada kartu identitasnya, padahal ia hanya buruh […]

expand_less