Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Waspadalah! Modus Baru Penipuan

Waspadalah! Modus Baru Penipuan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penipuan WhatsApp bermodus paket tertukar menyasar warga Pangandaran. Modus barcode ancam saldo korban.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Modus penipuan WhatsApp kembali menyasar warga. Kali ini, pelaku menggunakan dalih paket tertukar dan mengaku sebagai pihak ekspedisi. Seorang warga Pangandaran nyaris menjadi korban setelah menerima pesan berisi tautan barcode yang diklaim sebagai proses pengembalian dana.

Kasus ini penting dicermati karena menunjukkan pola baru penipuan WhatsApp yang memanfaatkan kebiasaan masyarakat berbelanja daring. Pelaku tidak hanya mengirim pesan, tetapi juga menekan korban secara psikologis agar segera bertindak tanpa sempat berpikir jernih.

Baca juga: Warga Singapura Dihukum 12 Minggu Penjara

Korban diketahui bernama Astuti (35), warga Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Saat ia sedang beres-beres rumah, ia menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal dengan foto profil menyerupai logo perusahaan ekspedisi.


Modus Paket Tertukar dan Tekanan Psikologis

Dalam pesan tersebut, pelaku menyebutkan bahwa paket milik korban tertukar dengan pelanggan lain. Paket disebut sedang ditahan pihak ekspedisi karena tidak sesuai dengan data penerima.

“Paket kakak sekarang ini tertukar dengan customer lain, dan paket kakak ditahan ekspedisi karena tidak sesuai,” tulis pelaku dalam pesan yang diterima korban.

Tak lama kemudian, pelaku mengirimkan sebuah barcode dan meminta korban memindainya. Barcode tersebut disebut sebagai bagian dari proses klaim pengembalian dana akibat kesalahan pengiriman.

Astuti mengaku awalnya tidak menaruh curiga. Ia mengira pesan tersebut benar-benar berasal dari pihak ekspedisi. Namun, kecurigaan mulai muncul setelah ia memindai barcode tersebut.

“Awalnya saya kira benar dari ekspedisi. Tapi begitu saya scan barcode yang dia kirim, saya mulai curiga. Kok semua saldo saya tertera di layar, kemudian pilihan tombolnya hanya tersedia ‘lanjutkan’,” ujar Astuti kepada redaksi Albadarpost, Senin, 29/12/2025.

Situasi semakin mencurigakan ketika pelaku berulang kali menelepon korban dan mendesaknya untuk segera menekan tombol “lanjutkan” di layar ponsel.


Data Pribadi Jadi Senjata Penipu

Salah satu hal yang paling membuat korban resah adalah kemampuan pelaku mengetahui data pribadinya. Penipu menyebutkan nama dan alamat korban secara detail, meski tidak menyebutkan nomor resi paket pengiriman.

“Aneh juga, dari mana penipu tahu nomor WA saya, alamat saya, tanpa menyebutkan nomor resinya,” kata Astuti.

Fakta ini menunjukkan bahwa penipuan WhatsApp tidak lagi mengandalkan pesan acak semata. Pelaku memanfaatkan potongan data pribadi untuk membangun kesan meyakinkan, meski informasi inti seperti nomor resi tidak pernah ada.

Dalam praktiknya, barcode atau tautan semacam ini kerap digunakan untuk mengarahkan korban ke halaman tertentu yang berfungsi mengambil alih akses akun, dompet digital, atau aplikasi perbankan.


Analisis: Pola Lama dengan Wajah Baru

Modus paket tertukar sejatinya bukan hal baru. Namun, penggunaan barcode dan tekanan melalui panggilan telepon menjadi pembeda penting dalam pola penipuan WhatsApp kali ini.

Pelaku menciptakan situasi darurat agar korban tidak sempat melakukan verifikasi. Kalimat singkat, nada mendesak, dan tampilan visual yang menyerupai sistem resmi menjadi kombinasi efektif untuk menjebak korban.

Kasus ini juga menunjukkan lemahnya literasi keamanan digital di tingkat pengguna. Banyak warga belum menyadari bahwa pihak ekspedisi tidak pernah meminta pemindaian barcode atau klik tautan melalui WhatsApp tanpa prosedur resmi.


Dampak dan Imbauan untuk Warga

Meski Astuti akhirnya tidak melanjutkan proses tersebut, potensi kerugian tetap nyata. Jika tombol “lanjutkan” ditekan, saldo atau data keuangan korban berisiko dikuras dalam hitungan menit.

Kasus ini menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap penipuan WhatsApp, terutama yang mengatasnamakan jasa pengiriman. Verifikasi selalu perlu dilakukan melalui kanal resmi, bukan melalui tautan atau barcode yang dikirim nomor tak dikenal.

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga perlu meningkatkan edukasi publik terkait kejahatan digital yang semakin adaptif dan memanfaatkan celah perilaku masyarakat.

Modus boleh berubah, tetapi prinsipnya sama: penipuan bekerja dengan memanfaatkan kepanikan dan kelengahan. Kewaspadaan digital kini menjadi kebutuhan dasar warga.

Penipuan WhatsApp bermodus paket tertukar kian canggih. Warga wajib waspada terhadap barcode dan tautan tak dikenal. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Defisit APBD Tasikmalaya

    Kota Tasikmalaya Diuji Disiplin Fiskal

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Defisit APBD Tasikmalaya membuka soal disiplin fiskal dan peran pengawasan DPRD terhadap belanja daerah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Angka-angka di laporan keuangan sering tampak dingin. Barisan persentase, grafik serapan, dan tabel pendapatan kerap dibaca sekilas, lalu dilupakan. Namun di balik laporan APBD Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2024, ada pesan yang seharusnya membuat kita berhenti sejenak. […]

  • PSSI Awards 2026

    Voting PSSI Awards 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Voting publik PSSI Awards 2026 resmi dibuka, libatkan pencinta sepak bola Indonesia dalam menentukan prestasi terbaik. Voting Publik PSSI Awards 2026 Resmi Dimulai albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi membuka voting publik PSSI Awards 2026 mulai hari ini. Melalui mekanisme pemungutan suara berbasis daring, masyarakat pencinta sepak bola diberi […]

  • Indonesia U19 vs Australia U19

    Indonesia U19 vs Australia U19: Data Statistiknya Mengejutkan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Indonesia U19 vs Australia U19 pada 11 Juni 2026 menghadirkan cerita yang menarik bahkan sebelum peluit pertama dibunyikan. Duel Garuda Muda melawan Australia U19 mempertemukan dua tim yang sama-sama sedang percaya diri, tetapi datang dengan kekuatan yang berbeda. Indonesia membawa pertahanan yang sedang kokoh. Australia hadir dengan reputasi sebagai tim […]

  • Program MBG

    Sidang MK Ungkap Fakta MBG di Sekolah

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Program MBG atau Program Makan Bergizi Gratis kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah ahli, akademisi, pakar gizi, dan kepala sekolah menyampaikan pandangan mereka dalam sidang uji materi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dan UU APBN 2026 di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (1/7/2026). Pembahasan kali ini tidak hanya menyentuh aspek hukum, […]

  • Bupati Tasikmalaya menandatangani kesepakatan pinjaman daerah untuk perbaikan 32 ruas jalan rusak di Kabupaten Tasikmalaya.

    Pemkab Tasikmalaya Kucurkan Rp230 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai mempercepat program perbaikan jalan Tasikmalaya setelah kesepakatan pinjaman daerah resmi diteken, Kamis (30/4/2026). Dana senilai Rp230,25 miliar disiapkan untuk membiayai pembangunan dan perbaikan 32 ruas jalan rusak yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Program jalan rusak Tasikmalaya itu menjadi salah satu langkah yang paling dinantikan masyarakat, […]

  • banjir Sumatra

    Banjir Sumatra 2025: DPR Tekan Menhut soal Data DAS dan Rehabilitasi

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Komisi IV DPR panggil Menhut bahas banjir Sumatra, pengelolaan DAS, dan evaluasi kebijakan pasca 303 korban. albadarpost.com, HUMANIORA – Air berwarna cokelat tua masih menggenangi desa-desa di Aceh dan Sumatera Barat. Di tepian sungai, batang kayu besar berserakan, tersangkut di jembatan darurat yang dibangun relawan. Di rumah pengungsian, keluarga yang kehilangan anggota tak banyak bicara. […]

expand_less