Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Waspadalah! Modus Baru Penipuan

Waspadalah! Modus Baru Penipuan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penipuan WhatsApp bermodus paket tertukar menyasar warga Pangandaran. Modus barcode ancam saldo korban.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Modus penipuan WhatsApp kembali menyasar warga. Kali ini, pelaku menggunakan dalih paket tertukar dan mengaku sebagai pihak ekspedisi. Seorang warga Pangandaran nyaris menjadi korban setelah menerima pesan berisi tautan barcode yang diklaim sebagai proses pengembalian dana.

Kasus ini penting dicermati karena menunjukkan pola baru penipuan WhatsApp yang memanfaatkan kebiasaan masyarakat berbelanja daring. Pelaku tidak hanya mengirim pesan, tetapi juga menekan korban secara psikologis agar segera bertindak tanpa sempat berpikir jernih.

Baca juga: Warga Singapura Dihukum 12 Minggu Penjara

Korban diketahui bernama Astuti (35), warga Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Saat ia sedang beres-beres rumah, ia menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal dengan foto profil menyerupai logo perusahaan ekspedisi.


Modus Paket Tertukar dan Tekanan Psikologis

Dalam pesan tersebut, pelaku menyebutkan bahwa paket milik korban tertukar dengan pelanggan lain. Paket disebut sedang ditahan pihak ekspedisi karena tidak sesuai dengan data penerima.

“Paket kakak sekarang ini tertukar dengan customer lain, dan paket kakak ditahan ekspedisi karena tidak sesuai,” tulis pelaku dalam pesan yang diterima korban.

Tak lama kemudian, pelaku mengirimkan sebuah barcode dan meminta korban memindainya. Barcode tersebut disebut sebagai bagian dari proses klaim pengembalian dana akibat kesalahan pengiriman.

Astuti mengaku awalnya tidak menaruh curiga. Ia mengira pesan tersebut benar-benar berasal dari pihak ekspedisi. Namun, kecurigaan mulai muncul setelah ia memindai barcode tersebut.

“Awalnya saya kira benar dari ekspedisi. Tapi begitu saya scan barcode yang dia kirim, saya mulai curiga. Kok semua saldo saya tertera di layar, kemudian pilihan tombolnya hanya tersedia ‘lanjutkan’,” ujar Astuti kepada redaksi Albadarpost, Senin, 29/12/2025.

Situasi semakin mencurigakan ketika pelaku berulang kali menelepon korban dan mendesaknya untuk segera menekan tombol “lanjutkan” di layar ponsel.


Data Pribadi Jadi Senjata Penipu

Salah satu hal yang paling membuat korban resah adalah kemampuan pelaku mengetahui data pribadinya. Penipu menyebutkan nama dan alamat korban secara detail, meski tidak menyebutkan nomor resi paket pengiriman.

“Aneh juga, dari mana penipu tahu nomor WA saya, alamat saya, tanpa menyebutkan nomor resinya,” kata Astuti.

Fakta ini menunjukkan bahwa penipuan WhatsApp tidak lagi mengandalkan pesan acak semata. Pelaku memanfaatkan potongan data pribadi untuk membangun kesan meyakinkan, meski informasi inti seperti nomor resi tidak pernah ada.

Dalam praktiknya, barcode atau tautan semacam ini kerap digunakan untuk mengarahkan korban ke halaman tertentu yang berfungsi mengambil alih akses akun, dompet digital, atau aplikasi perbankan.


Analisis: Pola Lama dengan Wajah Baru

Modus paket tertukar sejatinya bukan hal baru. Namun, penggunaan barcode dan tekanan melalui panggilan telepon menjadi pembeda penting dalam pola penipuan WhatsApp kali ini.

Pelaku menciptakan situasi darurat agar korban tidak sempat melakukan verifikasi. Kalimat singkat, nada mendesak, dan tampilan visual yang menyerupai sistem resmi menjadi kombinasi efektif untuk menjebak korban.

Kasus ini juga menunjukkan lemahnya literasi keamanan digital di tingkat pengguna. Banyak warga belum menyadari bahwa pihak ekspedisi tidak pernah meminta pemindaian barcode atau klik tautan melalui WhatsApp tanpa prosedur resmi.


Dampak dan Imbauan untuk Warga

Meski Astuti akhirnya tidak melanjutkan proses tersebut, potensi kerugian tetap nyata. Jika tombol “lanjutkan” ditekan, saldo atau data keuangan korban berisiko dikuras dalam hitungan menit.

Kasus ini menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap penipuan WhatsApp, terutama yang mengatasnamakan jasa pengiriman. Verifikasi selalu perlu dilakukan melalui kanal resmi, bukan melalui tautan atau barcode yang dikirim nomor tak dikenal.

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga perlu meningkatkan edukasi publik terkait kejahatan digital yang semakin adaptif dan memanfaatkan celah perilaku masyarakat.

Modus boleh berubah, tetapi prinsipnya sama: penipuan bekerja dengan memanfaatkan kepanikan dan kelengahan. Kewaspadaan digital kini menjadi kebutuhan dasar warga.

Penipuan WhatsApp bermodus paket tertukar kian canggih. Warga wajib waspada terhadap barcode dan tautan tak dikenal. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CCTV Mudik Tasikmalaya real-time memantau kondisi lalu lintas di jalur Singaparna, Rajapolah, dan Cipatujah saat arus mudik Lebaran

    Hindari Macet! Ini Cara Cek CCTV Mudik Tasikmalaya Secara Real-Time

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – CCTV Mudik Tasikmalaya kini menjadi solusi cepat bagi masyarakat yang ingin memantau kondisi lalu lintas secara langsung. Melalui layanan ini, pengguna bisa melihat CCTV arus mudik Tasikmalaya atau live streaming lalu lintas Tasikmalaya selama 24 jam penuh. Dengan begitu, pemudik dapat merencanakan perjalanan lebih aman dan efisien sejak awal. Selain itu, […]

  • Kisah Utsman bin Affan menangis di kuburan membuka rahasia tentang alam barzakh, fitnah kubur, serta hadis Nabi tentang kehidupan setelah mati.

    Mengapa Utsman bin Affan Menangis Saat Melihat Kubur? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Utsman bin Affan menangis di kuburan sering menjadi pengingat kuat tentang kehidupan setelah mati. Banyak ulama menjelaskan bahwa tangisan tersebut bukan sekadar rasa sedih. Sebaliknya, kisah tangisan Utsman bin Affan ketika melihat kubur, atau peristiwa Utsman bin Affan menangis di makam, menunjukkan ketakutan mendalam terhadap fase awal kehidupan akhirat. Para sahabat […]

  • PLTP Kamojang

    Abdusy Syakur Kagum PLTP Kamojang, Listrik Hijau Garut Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – PLTP Kamojang kembali jadi sorotan setelah Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melakukan kunjungan kerja strategis ke fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi milik PT Indonesia Power Kamojang (KMJ) di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Rabu (20/05/2026). Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial. Pemerintah Kabupaten Garut ingin memastikan bahwa energi panas bumi atau […]

  • Arus kendaraan pemudik di jalan tol Indonesia saat perjalanan mudik Lebaran 2026 menuju kampung halaman.

    Mau Mudik Tanpa Drama? Ikuti Panduan 2026 Ini

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Panduan Mudik 2026 menjadi pencarian utama masyarakat menjelang Lebaran. Banyak calon pemudik mulai mencari info mudik 2026, tips mudik aman, hingga strategi perjalanan agar terhindar dari kemacetan panjang. Tahun ini, mobilitas diprediksi meningkat sehingga persiapan perjalanan menjadi faktor paling menentukan kenyamanan. Karena itu, memahami panduan perjalanan mudik sejak awal dapat membantu […]

  • ilustrasi pencairan tpg guru madrasah 2026

    Akhirnya Cair! TPG Guru Madrasah Mulai Dibayarkan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kabar yang dinanti akhirnya datang. TPG madrasah cair secara bertahap mulai Maret 2026. Pencairan tunjangan profesi guru madrasah ini menjadi kabar baik bagi para pendidik di seluruh Indonesia, terutama bagi mereka yang selama ini menunggu kepastian pembayaran. Tidak hanya guru yang telah lama bersertifikasi, pemerintah juga memastikan bahwa lulusan Pendidikan Profesi […]

  • Kereta Jakarta-Pangandaran

    Aplikasi Nyari Gawe Permudah Warga Jawa Barat Cari Kerja, Langkah Nyata Digitalisasi Ketenagakerjaan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Aplikasi Nyari Gawe bantu warga Jawa Barat mencari kerja lebih cepat, transparan, dan tanpa biaya tambahan. albadarpost.com, HUMANIORA – Warga Jawa Barat kini punya harapan baru dalam mencari pekerjaan. Aplikasi Nyari Gawe, inovasi digital besutan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hadir sebagai solusi konkret untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan dalam satu platform daring. Dengan sistem […]

expand_less