Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Diky Chandra Puji Paguyuban Asep Dunia, Ini Alasannya

Diky Chandra Puji Paguyuban Asep Dunia, Ini Alasannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 51 menit yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah derasnya perkembangan zaman, komunitas berbasis budaya tetap memiliki ruang penting dalam menjaga identitas daerah. Hal itu terlihat pada Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia, yang mendapat apresiasi langsung dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Chandra Negara. Menurutnya, Paguyuban Asep Dunia bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan juga kekuatan sosial yang mampu memperkokoh budaya Sunda, semangat gotong royong, dan memperkenalkan Kota Tasikmalaya kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Diky Chandra saat menghadiri peringatan Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia di halaman Gedung Creative Center Kota Tasikmalaya, Sabtu (1/8/2026).

Acara yang mengusung tema “Ngajaga Silaturahmi, Ngembangkeun Budaya, Nguatkeun Dulur Asep Sadunya” itu diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa ikatan persaudaraan berbasis budaya masih tumbuh kuat dan terus berkembang di tengah masyarakat.

Milangkala Bukan Sekadar Perayaan, tetapi Ruang Menjaga Budaya

Suasana Creative Center sejak pagi dipenuhi peserta yang datang dari berbagai kota. Mereka saling menyapa, berbagi cerita, dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kehangatan. Momen tersebut memperlihatkan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga tradisi.

Berbeda dengan pertemuan biasa, Milangkala Paguyuban Asep Dunia menghadirkan semangat kolektif untuk merawat budaya Sunda melalui silaturahmi. Nilai inilah yang dinilai tetap relevan di tengah perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat.

Kehadiran komunitas lintas daerah juga memberi warna tersendiri bagi Kota Tasikmalaya. Selain mempererat hubungan antaranggota, kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa budaya lokal mampu menjadi perekat masyarakat tanpa memandang asal daerah maupun profesi.

Diky Chandra: Paguyuban Asep Dunia Perkuat Persatuan

Dalam sambutannya, Diky Chandra menyampaikan penghargaan kepada seluruh keluarga besar Paguyuban Asep Dunia yang selama 16 tahun konsisten menjaga semangat persaudaraan.

Menurutnya, organisasi tersebut telah menunjukkan peran yang lebih luas dibanding sekadar komunitas.

“Saya mengapresiasi Paguyuban Asep Dunia.”

Ia melanjutkan, komunitas tersebut mampu menjadi ruang yang memperkuat nilai-nilai budaya, gotong royong, dan persatuan di tengah masyarakat.

“Selain itu, kegiatan seperti ini ikut memperkenalkan Kota Tasikmalaya sebagai kota yang kaya akan budaya dan kearifan lokal,” ujar Diky Chandra.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak selalu harus dilakukan melalui program besar. Komunitas masyarakat pun dapat menjadi motor penggerak yang efektif dalam menjaga identitas daerah.

Peserta Datang dari Berbagai Daerah Indonesia

Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia mempertemukan anggota dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka hadir untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan yang selama ini menjadi fondasi organisasi.

Tema yang diangkat tahun ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga tercermin dalam suasana kegiatan. Para peserta berinteraksi dengan hangat, membangun komunikasi, dan memperkuat jejaring antardaerah.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa komunitas berbasis budaya masih memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat modern. Semangat kebersamaan menjadi modal penting untuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup dari generasi ke generasi.

Budaya Menjadi Identitas yang Mengangkat Nama Tasikmalaya

Bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, kegiatan seperti Milangkala Paguyuban Asep Dunia memiliki nilai strategis. Selain memperkuat persaudaraan, acara ini ikut membangun citra Tasikmalaya sebagai daerah yang kaya budaya dan kearifan lokal.

Kolaborasi antara pemerintah dan komunitas budaya membuka peluang lebih luas bagi pengembangan sektor ekonomi kreatif, promosi daerah, hingga pariwisata berbasis budaya.

Semakin banyak kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat, semakin besar pula peluang Tasikmalaya dikenal sebagai kota yang tidak hanya berkembang dari sisi pembangunan, tetapi juga tetap menjaga akar budayanya.

Pelestarian budaya akhirnya bukan sekadar menjaga tradisi masa lalu. Lebih dari itu, budaya menjadi modal sosial yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus memperluas jejaring persaudaraan hingga tingkat nasional.

Momentum Memperkuat Kebersamaan

Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan persaudaraan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai budaya tidak hanya dikenang, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Di saat yang sama, Tasikmalaya memperoleh ruang promosi yang lahir dari kekuatan komunitas dan partisipasi masyarakat.

Budaya yang terus dirawat akan melahirkan identitas yang kokoh. Ketika identitas itu dijaga bersama, kepercayaan, kebanggaan, dan persatuan akan tumbuh secara alami.

Peradaban tidak dibangun oleh gedung yang megah, melainkan oleh manusia yang terus menjaga akar budayanya. Paguyuban Asep Dunia membuktikan bahwa ketika silaturahmi tetap hidup, nama Tasikmalaya pun akan terus bergema hingga ke berbagai penjuru Indonesia. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi 4 Sifat Wajib Rasul: Sidiq Amanah Tabligh Fathonah sebagai teladan kepemimpinan Islam.

    Sidiq Amanah Tabligh Fathonah: Teladan Kepemimpinan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Empat Sifat Wajib Rasul—yakni Sidiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah—menjadi fondasi utama dalam memahami karakter nabi dan rasul dalam Islam. Empat sifat rasul ini bukan sekadar konsep teologis, melainkan teladan kepemimpinan dan akhlak mulia yang relevan sepanjang zaman. Melalui sifat jujur, terpercaya, menyampaikan kebenaran, serta cerdas dan bijaksana, para rasul menunjukkan standar moral […]

  • PMI Nonprosedural Cianjur

    Satgas PMI Dibentuk, Cianjur Perketat Jalur Pekerja Migran

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Cianjur kembali menjadi perhatian dalam isu perlindungan pekerja migran setelah masuk dalam tiga besar daerah asal PMI nonprosedural Cianjur di Jawa Barat berdasarkan data BP3MI Jawa Barat. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama Polres Cianjur menyiapkan satuan tugas (Satgas) khusus untuk memperkuat pencegahan sekaligus memperluas pengawasan terhadap praktik perekrutan yang […]

  • cuaca ekstrem Indonesia

    Cuaca Ekstrem Indonesia Awal Tahun 2025: BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 229
    • 0Komentar

    BMKG memprediksi hujan lebat dan angin kencang melanda sejumlah wilayah Indonesia pada 3–4 Januari 2025. Potensi Cuaca Ekstrem Masih Bayangi Awal Tahun albadarpost.com, LENSA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya cuaca ekstrem Indonesia yang berpotensi terjadi pada 3–4 Januari 2025. Hujan lebat disertai angin kencang diperkirakan akan mengguyur sebagian besar wilayah Tanah […]

  • penganiayaan kurir COD

    Penganiayaan Kurir COD di Bekasi: Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi berakhir. Pelaku menyerahkan diri dan dijerat Pasal 351 KUHP. albadarpost.com, LENSA. Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi akhirnya menemukan titik terang. Christian Kapau alias Kece, pelaku penganiayaan, memilih menyerahkan diri setelah sempat melarikan diri ke Tangerang. Polisi memastikan pelaku sudah berstatus tersangka dan dijerat Pasal 351 KUHP. Pelaku Penganiayaan […]

  • Kapal kargo melintas di Selat Malaka saat isu tarif Selat Malaka oleh Indonesia memicu perhatian global.

    Dunia Deg-degan, Indonesia Tegas: Tarif Selat Malaka Belum Berlaku

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Isu tarif Selat Malaka, atau rencana pungutan kapal di Selat Malaka, tiba-tiba mengguncang perhatian global. Banyak pihak khawatir biaya kapal Selat Malaka akan langsung mengerek ongkos logistik dunia. Namun di tengah riuh spekulasi, pemerintah Indonesia justru memberi sinyal tegas: kebijakan itu belum berlaku dan masih sebatas kajian. Pemerintah Buka Suara: “Tidak […]

  • Audit K3 Proyek Daerah

    Dua Nyawa Melayang, Audit K3 Banjar Jangan Ditunda

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Tragedi robohnya tower saat proses pembongkaran di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Banjar yang merenggut dua nyawa pekerja bukan sekadar kabar duka. Peristiwa ini harus menjadi momentum untuk melakukan audit K3 proyek daerah secara menyeluruh. Di tengah penyelidikan polisi, pemerintah perlu mengevaluasi sistem keselamatan kerja pada seluruh proyek […]

expand_less