Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Saudi Bombardir Yaman Selatan

Saudi Bombardir Yaman Selatan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Serangan udara Saudi ke Yaman selatan menandai eskalasi baru konflik internal dan gagalnya upaya damai regional.

Serangan Udara Saudi Picu Eskalasi Baru

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Koalisi militer pimpinan Arab Saudi kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Yaman selatan. Target utama serangan kali ini adalah posisi Dewan Transisi Selatan (STC), kelompok separatis yang selama ini menguasai sebagian wilayah strategis di selatan negara tersebut. Operasi militer itu menandai eskalasi terbaru konflik internal Yaman yang kerap luput dari sorotan publik internasional.

Serangan dilakukan di Provinsi Dhale pada dini hari waktu setempat. Koalisi Saudi menyatakan langkah tersebut diambil sebagai respons atas laporan pergerakan pasukan STC yang dinilai berpotensi memicu konflik terbuka dengan pemerintah Yaman yang diakui internasional. Situasi ini memperlihatkan betapa rapuhnya keseimbangan politik dan keamanan di Yaman, bahkan di antara faksi-faksi yang sebelumnya berada di satu kubu.

Klaim Intelijen dan Mandeknya Perundingan Damai

Dalam pernyataan resminya, Koalisi Arab Saudi mengungkapkan adanya klaim intelijen terkait mobilisasi militer STC. Informasi itu mencakup pergerakan kendaraan bersenjata, logistik tempur, serta penguatan pasukan dari Aden menuju Dhale. Koalisi menilai mobilisasi tersebut sebagai ancaman langsung terhadap stabilitas keamanan di Yaman selatan.

Baca juga: Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

Ketegangan meningkat setelah pemimpin STC, Aidarous al-Zubaidi, tidak menghadiri perundingan damai yang difasilitasi Arab Saudi di Riyadh. Ketidakhadiran itu dipandang koalisi sebagai sinyal penolakan terhadap proses politik yang tengah dibangun untuk meredam konflik internal. Pemerintah Yaman bahkan mengumumkan pencopotan al-Zubaidi dari struktur Dewan Kepemimpinan Presiden.

Di sisi lain, STC membantah seluruh tuduhan tersebut. Kelompok separatis itu menyatakan bahwa al-Zubaidi tetap berada di Aden untuk menjalankan tugas pengamanan wilayah. STC juga menilai serangan udara Saudi justru memperkeruh suasana dan menjauhkan peluang dialog politik.

Konflik Internal yang Kian Terbuka

Konflik antara pemerintah Yaman dan STC bukanlah babak baru. Namun, serangan udara langsung dari koalisi Saudi terhadap STC memperlihatkan pergeseran signifikan dalam dinamika perang Yaman. Selama ini, STC kerap diposisikan sebagai sekutu tak langsung koalisi dalam menghadapi kelompok Houthi di utara.

Eskalasi terbaru ini menegaskan bahwa konflik Yaman tidak lagi sekadar perang antara pemerintah dan pemberontak Houthi. Perseteruan internal di wilayah selatan kini berkembang menjadi ancaman serius bagi stabilitas nasional. Kondisi ini membuka kemungkinan fragmentasi kekuasaan yang lebih dalam, dengan aktor lokal dan regional saling berebut pengaruh.

Baca juga: Pencurian Kotak Amal Tranding di Pangkep

Serangan di Dhale juga menunjukkan bahwa pendekatan militer masih menjadi pilihan utama dibanding jalur diplomasi. Padahal, perang yang telah berlangsung bertahun-tahun itu telah menimbulkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan jutaan warga sipil bergantung pada bantuan internasional.

Dampak Regional dan Jalan Terjal Menuju Perdamaian

Langkah Arab Saudi menyerang STC memberi sinyal kuat kepada kawasan bahwa Riyadh ingin tetap memegang kendali atas arah konflik Yaman. Namun, kebijakan ini berisiko menambah lapisan konflik baru di negara yang sudah rapuh secara politik dan ekonomi.

Pengamat Timur Tengah menilai kegagalan perundingan damai serta saling bantah berbasis klaim intelijen mencerminkan rendahnya kepercayaan antarfaksi. Tanpa komitmen politik yang jelas dan inklusif, upaya menghentikan perang Yaman diperkirakan akan terus tersendat.

Eskalasi di Yaman selatan menjadi pengingat bahwa perdamaian tidak hanya bergantung pada tekanan militer. Selama pendekatan keamanan lebih dominan dibanding dialog politik, konflik Yaman berpotensi terus berulang dengan pola dan aktor yang berbeda, sementara warga sipil tetap menjadi pihak paling terdampak. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nonaktifkan NPWP

    Banyak yang Belum Tahu, Nonaktifkan NPWP Kini Bisa dari Rumah

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Banyak orang menyimpan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bertahun-tahun tanpa pernah lagi menggunakannya. Sebagian menganggap hal itu bukan masalah. Sebagian lainnya bahkan lupa bahwa status NPWP mereka masih aktif. Padahal, menurut Deni Heryanto, Direktur Pusat Legalitas dan Layanan Hukum Terpadu DenLegal Tasikmalaya, kondisi tersebut tidak sebaiknya dibiarkan begitu saja. Jika seseorang memang […]

  • Ilustrasi keluarga duduk bersama di ruang tamu sambil menyimpan ponsel untuk menjaga keharmonisan keluarga di era digital.

    7 Cara Islam Menjaga Keluarga Tetap Harmonis di Era Digital

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH -Konflik keluarga Islam di era digital kini semakin sering dibahas. Banyak keluarga Muslim mulai merasakan perubahan suasana rumah karena media sosial, kebiasaan bermain gadget, komunikasi yang dingin, hingga manusia yang perlahan lebih sibuk menatap layar dibanding mendengarkan keluarganya sendiri. Padahal Islam sangat menekankan ketenangan dalam rumah tangga. Namun suasananya sekarang berbeda. Di beberapa […]

  • penemuan jasad bayi

    Polisi Dalami Penemuan Jasad Bayi di Toilet Stasiun Citayam

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Penemuan jasad bayi di Stasiun Citayam mengusut motif pelaku, polisi kumpulkan saksi dan lakukan autopsi. albadarpost.com, HUMANIORA — Penemuan jasad bayi perempuan di toilet Stasiun Citayam mengubah rutinitas sore pengguna KRL menjadi laporan kriminal yang menuntut kejelasan. Senin, 1 Desember 2025, seorang petugas kebersihan menemukan bayi yang diperkirakan baru berusia lima hari di dalam sebuah […]

  • kasih sayang kepada kucing

    Kucing dan Secangkir Kopi Pagi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Pagi sering hadir tanpa suara, tetapi membawa ketenangan. Uap kopi perlahan naik dari cangkir. Cahaya matahari masuk malu-malu lewat jendela. Seekor kucing melingkar di dekat kaki, diam tanpa tuntutan. Ia hanya hadir. Anehnya, kehadiran itu cukup membuat dada terasa lebih lapang. Dalam kesunyian seperti ini, kucing kerap menjadi teman setia manusia. Bulu […]

  • IPSKA Garut

    Tak Perlu ke Bandung, UMKM Garut Kini Lebih Mudah Ekspor

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – IPSKA Garut resmi beroperasi dan membawa kabar baik bagi pelaku usaha di Kabupaten Garut. Kini, Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) hadir sebagai layanan penerbitan dokumen ekspor yang memudahkan eksportir dan UMKM mengurus Surat Keterangan Asal (SKA) tanpa harus pergi ke Tasikmalaya atau Bandung. Bagi sebagian pelaku usaha, perubahan ini bukan sekadar […]

  • Ilustrasi ruang kelas modern yang menggambarkan sistem pendidikan Finlandia dan seleksi ketat calon guru

    Kenapa Jadi Guru di Finlandia Sangat Sulit? Ini Rahasianya

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Bayangkan seorang siswa yang bercita-cita menjadi guru. Ia mendaftar ke universitas terbaik di negaranya dengan harapan bisa masuk jurusan pendidikan. Namun setelah proses seleksi selesai, hasilnya mengejutkan. Dari 100 pelamar, hanya sekitar 10 orang yang diterima. Kisah seperti ini bukan cerita fiksi. Inilah realitas dalam pendidikan Finlandia, salah satu sistem pendidikan terbaik […]

expand_less