Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Arus Nataru Padati Bandung, One Way Disiapkan

Arus Nataru Padati Bandung, One Way Disiapkan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lonjakan kendaraan Bandung saat Natal capai 524 ribu unit. Polisi siapkan one way dan pemantauan jalur wisata.

albadarpost.com, FOKUS – Arus kendaraan menuju Kota Bandung melonjak tajam pada perayaan Natal 2025. Kepolisian mencatat lebih dari setengah juta kendaraan masuk dalam satu malam. Lonjakan ini berdampak langsung pada kepadatan jalan, terutama di jalur wisata dan pusat aktivitas publik.

Data tersebut menjadi dasar penyiapan rekayasa lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, termasuk sistem satu arah di kawasan rawan macet.

Lonjakan Kendaraan dan Aktivitas Publik

Berdasarkan data Command Center Polrestabes Bandung, sebanyak 524.060 kendaraan tercatat memasuki Kota Bandung pada malam Natal, Kamis (24/12/2025). Angka ini menjadi puncak tertinggi arus masuk kendaraan selama periode libur akhir tahun.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa kepadatan lalu lintas dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah titik strategis kota.

“Kendaraan masuk itu grafiknya tertinggi mencapai 524.060 kendaraan,” kata Hendra saat ditemui di Polrestabes Bandung, Rabu (24/12/2025).

Menurut kepolisian, lonjakan volume kendaraan berkaitan dengan tingginya kunjungan ke kawasan wisata, pusat perbelanjaan, serta gereja yang menggelar misa dan kebaktian Natal. Aktivitas tersebut berlangsung hampir bersamaan, terutama pada sore hingga malam hari.

Baca juga: Pergerakan Nataru Jabar Capai 21 Juta

Kondisi ini menunjukkan bahwa arus libur Nataru tidak hanya terkonsentrasi pada satu sektor, tetapi menyebar di berbagai simpul aktivitas warga.

Simpul Kemacetan Jalur Wisata Bandung Barat

Selain Kota Bandung, kepadatan juga diprediksi meningkat di wilayah penyangga, khususnya Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kepolisian telah memetakan tiga simpul utama kemacetan di jalur wisata yang memiliki tingkat kerawanan tinggi selama libur panjang.

Tiga titik tersebut meliputi:

  • Jalur wisata Lembang
  • Pertigaan Cimareme
  • Ruas Cipatat–Padalarang

Ketiga ruas ini menjadi jalur favorit wisatawan menuju destinasi unggulan seperti Lembang dan kawasan wisata alam di sekitarnya. Kepadatan diperkirakan berlangsung mulai 27 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, bertepatan dengan libur sekolah.

Untuk mengantisipasi dampak kemacetan, aparat menyiapkan pengaturan lalu lintas yang bersifat situasional dan bertahap.

One Way dan Pemantauan CCTV

Menghadapi lonjakan mobilitas, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memproyeksikan sekitar 21,2 juta warga melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. Angka ini hampir setengah dari total populasi Jawa Barat.

Di jalur wisata Lembang dan Padalarang, polisi menyiapkan skema rekayasa lalu lintas satu arah (one way) secara sepenggal untuk mengurai kepadatan kendaraan yang masuk dan keluar kawasan wisata.

Baca juga: Ikan Kembung Sayur Asin, Menu Praktis Keluarga

Masyarakat juga diimbau memanfaatkan fasilitas closed circuit television (CCTV) untuk memantau kondisi lalu lintas dan cuaca secara real time. Perbedaan cuaca antardaerah, terutama di kawasan pegunungan, menjadi faktor penting dalam perencanaan perjalanan.

Akses CCTV Bandung Raya tersedia melalui:

Pemantauan ini diharapkan membantu warga memilih waktu dan rute perjalanan yang lebih aman dan lancar.

Hasil tangkapan layar dari CCTV Kota Bandung, Sabtu, 27/12/2025.

Dampak bagi Warga

Lonjakan kendaraan selama libur Nataru berdampak langsung pada waktu tempuh, keselamatan berkendara, dan kenyamanan warga lokal. Kepolisian mengingatkan pengendara untuk mematuhi pengaturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Dengan data arus kendaraan yang terus diperbarui, aparat menegaskan bahwa kebijakan lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan demi menjaga kelancaran dan keselamatan bersama.

Lonjakan kendaraan Bandung saat Natal mendorong polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pengawasan ketat jalur wisata. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesaktian Pancasila

    Kesaktian Pancasila: Refleksi dan Tantangan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF. Pagi ini, bangsa Indonesia kembali mengenang Kesaktian Pancasila lewat upacara kenegaraan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya. Di tengah keragaman tantangan zaman, momentum 1 Oktober 2025 menjadi cermin agar nilai-nilai dasar bangsa tak luntur, tapi kokoh sebagai fondasi persatuan. Sejarah dan Latar Peringatan Peringatan Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober lahir dari kisah […]

  • bukti tanah adat

    Pemerintah Hapus Bukti Tanah Adat Mulai 2026, Warga Wajib Sertifikasi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bukti tanah adat tidak diakui mulai 2 Februari 2026. Pemilik wajib mengurus sertifikat resmi sebelum batas akhir. albadarpost.com, LENSA – Mulai 2 Februari 2026, bukti tanah adat seperti girik, petuk, atau letter C tidak lagi berlaku sebagai dasar kepemilikan yang sah. Perubahan ini merujuk pada PP Nomor 18 Tahun 2021, yang mengatur hak atas tanah, […]

  • Live CCTV Pantai Pangandaran menampilkan kondisi gerbang utama dan aktivitas wisatawan secara real time.

    Tak Perlu Tebak Keramaian Pantai Pangandaran, Kini Bisa Dipantau Langsung Online

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Banyak wisatawan sering bertanya satu hal sebelum berangkat ke pantai: apakah Pantai Pangandaran sedang ramai atau tidak? Kini jawabannya bisa diketahui dalam hitungan detik melalui Live CCTV Pantai Pangandaran yang menampilkan kondisi kawasan wisata secara real time. Melalui layanan CCTV Pantai Pangandaran online, masyarakat dapat memantau situasi di gerbang utama pantai, […]

  • anggaran gapura

    DPRD Jabar Kritik Anggaran Gapura Gedung Sate Rp3,9 Miliar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DPRD Jabar kritik anggaran gapura Gedung Sate Rp3,9 miliar karena dianggap tidak sesuai prioritas publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun gapura di kawasan Gedung Sate dengan biaya Rp3,9 miliar kembali menuai kritik. DPRD Jabar menilai alokasi tersebut tidak selaras dengan kondisi fiskal daerah dan kebutuhan publik yang lebih mendesak, terutama pemeliharaan […]

  • keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan

    Banyak Orang Menyesal, Inilah Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua orang menyadari keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan. Padahal, fase terakhir bulan suci ini menyimpan kesempatan besar yang bisa mengubah kehidupan seorang muslim. Pada malam-malam inilah terdapat Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Karena itu, banyak ulama menekankan pentingnya memaksimalkan 10 hari terakhir Ramadhan dengan […]

  • Ilustrasi Nusaibah binti Ka’ab mengangkat pedang melindungi Rasulullah di medan Perang Uhud dengan latar pasukan

    Nusaibah binti Ka’ab: Saat Seorang Wanita Jadi Perisai Rasulullah

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Debu Perang Uhud belum mengendap ketika situasi berubah menjadi kacau. Sebagian pasukan mundur, barisan terpecah, dan ancaman datang dari segala arah. Di tengah kekacauan itu, Nusaibah binti Ka’ab melangkah maju. Pejuang wanita Islam ini tidak bersembunyi. Ia justru berdiri paling dekat dengan Rasulullah SAW, mengangkat pedang, lalu menghadang serangan demi serangan. Kisah […]

expand_less