Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Akuntabilitas Anggaran Dipertanyakan, Tasikmalaya Jadi Perhatian

Akuntabilitas Anggaran Dipertanyakan, Tasikmalaya Jadi Perhatian

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu transparansi anggaran daerah kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada Kota Tasikmalaya setelah muncul kabar mengenai anggaran bernilai ratusan miliar rupiah yang belum disertai laporan pertanggungjawaban secara terbuka. Situasi ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyentuh inti kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah.

Dalam sistem demokrasi, anggaran publik bukan milik segelintir pihak. Anggaran berasal dari rakyat dan harus kembali kepada rakyat melalui program yang jelas, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, ketika laporan tidak tersaji secara transparan, ruang pertanyaan publik pun terbuka lebar.

Anggaran Publik dan Kewajiban Transparansi

Pada dasarnya, setiap pemerintah daerah memiliki kewajiban moral dan hukum untuk menyampaikan laporan penggunaan anggaran secara terbuka. Transparansi anggaran daerah Tasikmalaya menjadi penting karena menyangkut efektivitas belanja publik, keadilan distribusi program, serta pencegahan potensi penyimpangan.

Baca juga: Media dan Pemkab Tasikmalaya Perkuat Kolaborasi Informasi

Undang-undang telah mengatur mekanisme perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran. Oleh sebab itu, laporan pertanggungjawaban bukan formalitas, melainkan instrumen utama untuk memastikan bahwa setiap rupiah digunakan sesuai tujuan. Ketika laporan tersebut tidak tersaji atau sulit diakses, publik berhak mempertanyakan proses dan hasilnya.

Selain itu, keterbukaan anggaran juga berfungsi sebagai alat edukasi masyarakat. Warga dapat memahami ke mana arah pembangunan daerah, sektor mana yang menjadi prioritas, dan bagaimana pemerintah menjawab kebutuhan publik melalui kebijakan fiskal.

Sorotan Publik dan Fungsi Pengawasan Sosial

Meningkatnya sorotan masyarakat terhadap isu ini menunjukkan tumbuhnya kesadaran publik akan pentingnya pengawasan. Media, aktivis, serta warga berperan sebagai pengingat bahwa pengelolaan anggaran tidak boleh berjalan tanpa kontrol.

Pengawasan sosial tidak selalu bermakna tuduhan. Sebaliknya, pengawasan berfungsi sebagai mekanisme korektif agar tata kelola pemerintahan tetap berada di jalur yang benar. Dengan keterbukaan data dan laporan, potensi kesalahpahaman dapat dicegah sejak awal.

Baca juga: Makna Surah Al-Fil: Peringatan Abadi bagi Kekuasaan

Di sisi lain, transparansi juga melindungi pemerintah daerah itu sendiri. Ketika data disajikan secara jelas dan dapat diverifikasi, kepercayaan publik akan meningkat, sekaligus memperkuat legitimasi kebijakan yang diambil.

Mendorong Budaya Akuntabilitas Berkelanjutan

Isu anggaran tanpa laporan seharusnya menjadi momentum evaluasi bersama. Pemerintah daerah perlu memperkuat sistem pelaporan yang mudah diakses, ramah publik, dan konsisten. Sementara itu, lembaga pengawas dan masyarakat perlu terus mendorong budaya akuntabilitas yang berkelanjutan.

Transparansi anggaran daerah Tasikmalaya bukan tujuan akhir, melainkan proses panjang menuju pemerintahan yang terbuka dan partisipatif. Ketika laporan disajikan tepat waktu dan dapat dipahami publik, ruang dialog akan terbuka, kepercayaan akan tumbuh, dan kualitas kebijakan publik pun meningkat.

Pada akhirnya, anggaran bukan sekadar angka di atas kertas. Anggaran adalah cerminan komitmen pemerintah kepada warganya. Karena itu, memastikan setiap rupiah tercatat, terlapor, dan terawasi merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan Tasikmalaya yang lebih akuntabel dan berkeadilan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi SWAKKA di Tasikmalaya memperkuat kolaborasi media lokal Priangan Timur bersama stakeholder daerah

    Deklarasi SWAKKA Tegaskan Arah Baru Media Lokal

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Deklarasi SWAKKA di Tasikmalaya menandai babak baru bagi media online di Priangan Timur. Forum ini lahir dari kesadaran kolektif bahwa media lokal tidak bisa lagi berjalan sendiri di tengah kompetisi digital yang makin keras. Peristiwa ini penting karena menyentuh kepentingan publik secara langsung. Ketika media lokal kuat dan kolaboratif, masyarakat memperoleh informasi […]

  • Ilustrasi seseorang memainkan media sosial bertema politik dengan nuansa gelap dan reflektif menurut kajian Islam.

    Hukum Buzzer Politik dalam Islam, Halal atau Haram?

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Fenomena buzzer politik kini semakin sering dibahas masyarakat. Dalam perspektif Buzzer Politik Islam, topik ini menjadi sensitif karena berkaitan dengan etika berbicara, menyebarkan informasi, hingga tanggung jawab moral di media sosial. Tidak sedikit orang mulai mempertanyakan: apakah menjadi buzzer politik diperbolehkan dalam Islam? Pertanyaan itu muncul karena media sosial hari ini bukan […]

  • Ilustrasi mushaf Al-Qur’an terbuka pada Surat Yasin dengan cahaya lembut sebagai simbol keutamaan Surat Yasin.

    Surat Yasin: Jawaban Langit atas Keraguan Manusia

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Keutamaan Surat Yasin selalu dikaitkan dengan sebutan hati Al-Qur’an, sebuah istilah yang membuat banyak orang penasaran. Fadilah Yasin, keistimewaan Surah Yasin, dan sebab turun Surat Yasin menjadi pembahasan yang terus dicari setiap waktu. Surat ini bukan sekadar rangkaian ayat, melainkan jawaban tegas atas keraguan yang pernah diarahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Surat […]

  • Ilustrasi debt collector mencoba menarik motor di jalan dan debitur menolak sesuai aturan hukum fidusia

    Debt Collector Tarik Paksa Kendaraan? Ini Hak Anda

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kalimat yang sering terjadi di jalan. “Ini motor nunggak, kami tarik sekarang.” Kalimat itu sering terdengar di pinggir jalan. Cepat, tegas, dan sering membuat panik. Namun, di balik situasi itu, banyak orang tidak sadar bahwa *tarik paksa fidusia—atau yang juga dikenal sebagai *penarikan kendaraan secara ilegal dan aksi debt collector tanpa prosedur—bisa […]

  • akses Banjar Pangandaran

    Jabar Siapkan Strategi Baru, Pangandaran Lebih Mudah Dijangkau

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 281
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Akses Banjar Pangandaran kini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jalur ini selama ini menjadi pintu utama menuju destinasi wisata Pangandaran, namun masih menyisakan sejumlah kendala, terutama saat arus kunjungan meningkat. Karena itu, penguatan aksesibilitas Pangandaran dan integrasi transportasi mulai dipercepat melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada Selasa, […]

  • cuaca ekstrem Sumatera Utara

    Cuaca Ekstrem Sumatera Utara Picu Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Cuaca ekstrem Sumatera Utara memicu banjir dan longsor di empat kabupaten, ribuan warga terdampak. albadarpost.com, HUMANIORA – Cuaca ekstrem Sumatera Utara pada 24–25 November memicu banjir dan tanah longsor di Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Dampaknya bukan hanya korban jiwa, tetapi juga gangguan ekonomi, mobilitas warga, hingga kebutuhan logistik harian. Cuaca ekstrem […]

expand_less