Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pengeroyokan Dobo Banjar Picu Reaksi Warga, Polisi Redam Situasi

Pengeroyokan Dobo Banjar Picu Reaksi Warga, Polisi Redam Situasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pengeroyokan Dobo yang terjadi di DRT Karaoke, Jalan Pengairan Dobo, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, tidak hanya berujung pada proses hukum. Insiden yang berlangsung pada Jumat malam (17/7/2026) itu juga sempat memicu reaksi sebagian warga yang mendatangi Mapolres Banjar. Namun, situasi berhasil dikendalikan setelah kepolisian memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banjar memastikan penyidikan terus berjalan. Polisi juga telah mengamankan seorang terduga pelaku, sementara proses pengembangan masih dilakukan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Pramono Adi, menyampaikan perkembangan itu kepada awak media pada Sabtu (18/7/2026).

“Terkait dengan kejadian pengeroyokan yang di Dobo, di tempat hiburan, saat ini proses penyidikan sedang berjalan dan sudah ada pelaku yang sudah kita amankan,” ujarnya.

Kronologi Singkat Berujung Penyidikan

Peristiwa pengeroyokan terjadi di DRT Karaoke yang berada di kawasan Jalan Pengairan Dobo, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar.

Hingga kini, kepolisian belum memaparkan secara rinci kronologi maupun penyebab terjadinya pengeroyokan karena penyidikan masih berlangsung. Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi serta alat bukti untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh.

Karena itu, Polres Banjar belum menyampaikan jumlah pasti pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

“Saat ini masih belum bisa dipastikan (jumlahnya). Yang jelas proses penyidikan dan pengembangan sedang berjalan,” kata Iptu Pramono.

Mengapa Warga Sempat Mendatangi Mapolres?

Setelah insiden terjadi, sejumlah warga mendatangi Mapolres Banjar karena terpengaruh informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Namun, kepolisian tidak menjelaskan secara rinci informasi apa yang memicu munculnya provokasi tersebut.

Sebaliknya, aparat memilih memberikan penjelasan langsung mengenai perkembangan penyidikan sehingga situasi dapat kembali kondusif.

“Betul, itu ada sebagian masyarakat yang terprovokasi atas kejadian tersebut. Namun demikian, sudah kami berikan penjelasan dan mereka mengerti. Warga akhirnya menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada proses hukum,” jelasnya.

Langkah komunikasi tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya kesalahpahaman sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polisi Minta Masyarakat Tidak Mudah Terpengaruh Isu

Selain menangani proses hukum, Polres Banjar mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Menurut Iptu Pramono, penyidik bekerja berdasarkan alat bukti, hasil pemeriksaan saksi, dan ketentuan hukum yang berlaku. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan memberikan ruang kepada penyidik untuk menuntaskan perkara secara profesional.

Ia juga mengimbau warga agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya karena berpotensi memperkeruh situasi.

Penyidikan Masih Terus Dikembangkan

Hingga Sabtu (18/7/2026), Satreskrim Polres Banjar masih mendalami kasus tersebut. Pemeriksaan terhadap saksi dan pengumpulan alat bukti terus dilakukan untuk mengungkap seluruh fakta yang berkaitan dengan dugaan pengeroyokan di DRT Karaoke.

Polres Banjar menegaskan bahwa setiap perkembangan penyidikan akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kepolisian juga meminta masyarakat mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum hingga proses penyidikan selesai.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian,” ujar Iptu Pramono.

Ketika emosi mudah tersulut oleh informasi yang belum utuh, ketenangan menjadi kunci. Penegakan hukum akan berjalan lebih adil jika fakta berbicara lebih dulu daripada prasangka. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • keberkahan hidup tasawuf

    Rahasia Tasawuf: Cara Hidup Tenang dan Rezeki Selalu Cukup

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Keberkahan hidup tasawuf menjadi konsep penting dalam Islam yang sering dicari di tengah kehidupan modern. Banyak orang mengejar kekayaan, namun tidak menemukan ketenangan. Di sinilah rahasia keberkahan hidup, hidup berkah dalam Islam, dan ajaran tasawuf menawarkan jalan berbeda: bukan sekadar banyak, tetapi cukup dan menenangkan. Menariknya, tasawuf tidak mengajarkan meninggalkan dunia. Sebaliknya, […]

  • Maroko vs Belanda

    Maroko Melaju Dramatis, Belanda Tersingkir Menyakitkan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Maroko vs Belanda menjadi salah satu pertandingan paling dramatis di babak gugur Piala Dunia 2026. Atlas Lions memastikan tiket ke babak 16 besar setelah mengalahkan Belanda melalui adu penalti yang menegangkan. Laga di Stadion Monterrey itu menyajikan perpaduan emosi, ketangguhan mental, dan aksi gemilang dari penjaga gawang Yassine Bounou. Belanda sebenarnya […]

  • Bocah Bekasi

    Bocah Bekasi Tewas, Fakta Penganiayaan Bikin Publik Geram

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus Bocah Bekasi berusia 4 tahun yang meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan berulang menjadi perhatian publik. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban sempat menjalani perawatan intensif dan operasi akibat luka serius sebelum akhirnya meninggal dunia. Hingga kini, polisi masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengungkap fakta secara utuh. Polisi telah menetapkan […]

  • kerja sama pertahanan Indonesia AS

    Diam-diam Indonesia Naik Level, AS Buka Akses Teknologi Militer Canggih

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kerja sama pertahanan Indonesia AS tiba-tiba jadi sorotan. Bukan tanpa alasan. Lewat kesepakatan baru bernama Major Defense Cooperation Partnership (MDCP), arah hubungan militer Indonesia–Amerika Serikat berubah drastis—lebih dalam, lebih strategis, dan jauh dari sekadar simbolik. Kerja sama militer Indonesia–AS ini, atau yang juga disebut kemitraan strategis pertahanan RI, kini menyentuh hal […]

  • pemotongan bansos PKH

    Kartu Bansos Ditahan Pendamping, Warga Margamulya Gagal Cairkan Bantuan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Warga Margamulya Lebak gagal cairkan bansos karena kartu ditarik pendamping tanpa kejelasan. Kartu Bansos Ditahan, Warga Margamulya Mengeluh Tak Bisa Cairkan Bantuan albadarpost.com, LENSA – Puluhan warga Desa Margamulya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten, hingga kini belum bisa mencairkan dana bantuan sosial meski telah menerima kartu dan notifikasi pencairan dari pemerintah. Kasus ini menambah deretan […]

  • macam-macam gempa bumi

    Macam-Macam Gempa Bumi dan Cara Siaga Menghadapinya

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Macam-Macam Gempa Bumi dan Cara Siaga Menghadapinya. albadarpost.com, PERSPEKTIF — Indonesia berada pada salah satu kawasan paling aktif secara geologis di dunia. Kondisi ini membuat negara kepulauan tersebut kerap merasakan guncangan dalam berbagai skala. Karena itulah, memahami macam-macam gempa bumi menjadi penting, bukan hanya bagi lembaga penanggulangan bencana, tetapi juga bagi masyarakat yang hidup di […]

expand_less