Pangandaran Air Show 2026 Hadirkan Lebih dari 60 Pesawat
- account_circle redaktur
- calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
- visibility 43
- comment 0 komentar
- print Cetak

Suasana Pangandaran Air Show 2026. (Dok. Jogjaflayingclub).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH— Langit kawasan wisata Pangandaran tampil berbeda pada Sabtu (5/9/2026). Pangandaran Air Show 2026 menghadirkan atraksi kedirgantaraan dengan melibatkan lebih dari 60 pesawat dan paramotor di Susi International Beach Strip, Kabupaten Pangandaran.
Kegiatan tersebut bukan hanya menawarkan tontonan penerbangan. Air Show Pangandaran juga menjadi momentum untuk memperkenalkan dunia kedirgantaraan sekaligus mengangkat potensi pariwisata dan perekonomian daerah.
Informasi tersebut dikutip dari Polres Pangandaran, yang menyampaikan suasana kegiatan melalui kanal resminya. Dalam unggahan tersebut, Polres Pangandaran menyebut rangkaian Pangandaran Air Show 2026 berlangsung meriah dan mendapat dukungan dari berbagai unsur terkait.
Sejumlah tokoh turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Di antaranya Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Susi Pudjiastuti, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM, serta Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K.
Lebih dari 60 Pesawat Meramaikan Langit Pangandaran
Daya tarik utama Pangandaran Air Show 2026 berada di udara. Lebih dari 60 pesawat dan paramotor ikut memeriahkan kegiatan yang berlangsung di kawasan Susi International Beach Strip.
Kehadiran atraksi tersebut memberikan warna berbeda bagi kawasan wisata Pangandaran. Selama ini, pantai menjadi salah satu daya tarik utama daerah. Namun, melalui kegiatan kedirgantaraan, ruang wisata Pangandaran juga diperluas hingga ke langit.
Karena itu, acara ini memiliki daya tarik visual yang kuat. Wisatawan tidak hanya menikmati suasana pesisir, tetapi juga dapat menyaksikan berbagai aktivitas penerbangan yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
Bagi masyarakat, momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat dunia penerbangan. Sementara bagi daerah, kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana memperkenalkan Pangandaran melalui konsep wisata yang berbeda.
Dengan demikian, Pangandaran Air Show 2026 tidak berhenti pada atraksi pesawat. Ada upaya untuk mempertemukan olahraga dan aktivitas kedirgantaraan dengan karakter wisata pesisir yang sudah melekat pada Pangandaran.
Susi International Beach Strip Jadi Panggung Utama
Susi International Beach Strip menjadi lokasi berlangsungnya kegiatan. Kawasan tersebut menghadirkan latar yang khas karena atraksi penerbangan berlangsung berdampingan dengan lanskap wisata pantai.
Kombinasi itu membuat kegiatan memiliki karakter tersendiri. Atraksi di udara bertemu dengan aktivitas wisata di darat, sehingga menciptakan suasana yang berbeda dari kegiatan wisata biasa.
Selain itu, kehadiran sejumlah tokoh penting memperlihatkan perhatian terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., hadir bersama Susi Pudjiastuti, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari.
Mereka menikmati rangkaian kegiatan dan atraksi kedirgantaraan yang berlangsung di lokasi.
Pada saat yang sama, Polres Pangandaran bersama unsur terkait memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Dukungan tersebut diarahkan agar rangkaian acara berlangsung aman, lancar, dan tertib.
Air Show dan Peluang Penguatan Pariwisata
Ada sisi lain yang menarik dari kegiatan tersebut. Pangandaran Air Show 2026 berpotensi menjadi bagian dari strategi memperkuat daya tarik wisata daerah.
Pangandaran memiliki kekuatan utama pada wisata alam dan kawasan pesisir. Karena itu, kehadiran event dengan karakter kedirgantaraan dapat memberikan variasi baru dalam cara daerah memperkenalkan destinasi kepada masyarakat.
Lebih jauh, kegiatan yang mendatangkan pengunjung juga berpotensi memberikan pergerakan bagi sektor ekonomi pendukung pariwisata. Pelaku usaha kuliner, transportasi, penginapan, hingga berbagai usaha jasa dapat memperoleh peluang dari meningkatnya aktivitas wisata.
Namun, dampak ekonomi tersebut tentu perlu diukur melalui data tersendiri. Karena itu, Air Show Pangandaran lebih tepat dilihat sebagai salah satu momentum yang membuka peluang, bukan sebagai satu-satunya indikator pertumbuhan ekonomi daerah.
Dari sisi promosi, kegiatan ini juga memiliki keunggulan visual. Atraksi pesawat dan paramotor di kawasan pantai merupakan materi yang mudah menarik perhatian publik, terutama di tengah pola konsumsi informasi yang semakin mengandalkan foto dan video.
Sinergi Keamanan Menjadi Bagian Penting
Di balik atraksi udara yang menjadi pusat perhatian, aspek keamanan tetap menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan.
Polres Pangandaran menyatakan dukungannya bersama seluruh unsur terkait agar kegiatan berjalan aman, lancar, dan tertib. Langkah tersebut penting karena kegiatan yang melibatkan banyak peserta dan pengunjung membutuhkan koordinasi yang baik.
Dengan dukungan lintas unsur, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati rangkaian acara dengan lebih nyaman.
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah event wisata tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acaranya. Pengelolaan keamanan, ketertiban, kenyamanan, serta kemampuan menghadirkan pengalaman yang menarik juga menjadi bagian dari kualitas sebuah destinasi.
Langit Pangandaran Punya Cerita Baru
Pangandaran Air Show 2026 menunjukkan bagaimana sebuah kawasan wisata dapat menghadirkan pengalaman yang berbeda tanpa meninggalkan karakter utamanya.
Pantai tetap menjadi daya tarik. Namun, pada momentum ini, langit ikut mengambil peran.
Lebih dari 60 pesawat dan paramotor menjadi magnet perhatian, sementara kehadiran sejumlah tokoh dan dukungan berbagai unsur memperkuat penyelenggaraan kegiatan.
Jika kegiatan kedirgantaraan seperti ini dapat dikembangkan secara konsisten dengan memperhatikan keselamatan, kenyamanan, dan manfaat bagi masyarakat, Pangandaran memiliki peluang untuk memperkaya kalender event wisatanya.
Sebab, destinasi besar tidak selalu lahir dari sesuatu yang sepenuhnya baru. Kadang, cukup dengan melihat potensi lama dari sudut yang berbeda. Di Pangandaran, kali ini pantai menjadi panggung dan langit menjadi etalasenya. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar