Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Modus Janji Nikah, Rumah Warga Garut Malah Diruntuhkan

Modus Janji Nikah, Rumah Warga Garut Malah Diruntuhkan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHModus janji nikah kembali menjadi sorotan setelah seorang pria diduga menipu sebuah keluarga di Kabupaten Garut dengan mengaku serius ingin menikahi anak korban sekaligus membangun rumah mereka. Akibat dugaan penipuan bermodus janji menikah tersebut, rumah korban telanjur dibongkar, sementara kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.

Kasus yang terjadi di Kampung Cihonje, Desa Banjarwangi, Kecamatan Banjarwangi, itu kini ditangani Satreskrim Polres Garut. Polisi menegaskan proses hukum masih berjalan sehingga asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan.

Janji Menikah Berujung Rumah Korban Diruntuhkan

Peristiwa bermula ketika seorang pria berinisial NS (46), warga Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, menjalin komunikasi dengan anak korban melalui media sosial Facebook.

Dalam percakapan tersebut, NS mengaku memiliki niat serius untuk menikahi perempuan bernama Mimin. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan rencana membangun rumah keluarga calon istrinya sebagai bentuk kesungguhan.

Saat berkunjung ke rumah keluarga korban pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, NS kembali menyampaikan janji yang sama di hadapan keluarga.

Ucapan itu membuat keluarga korban percaya. Bahkan, warga sekitar ikut membantu merobohkan rumah milik Empad (74), seorang buruh tani, sebagai persiapan pembangunan rumah baru.

Material Bangunan Bernilai Rp113 Juta Ternyata Masih Bon

Beberapa hari kemudian, tepatnya Kamis (16/7/2026), NS mengajak salah seorang anggota keluarga korban membeli material bangunan di sebuah toko material di wilayah Cikajang.

Nilai transaksi pembelian mencapai sekitar Rp113 juta. Namun, setelah pihak toko melakukan pengecekan administrasi, seluruh material tersebut ternyata belum dibayar dan masih berstatus utang.

Fakta itu memunculkan kecurigaan. Selain menjanjikan pembangunan rumah, NS juga disebut sempat menyampaikan rencana membangun sebuah masjid di Kampung Cihonje.

Berbagai janji tersebut akhirnya membuat warga mempertanyakan kemampuan serta keseriusan pria tersebut.

Warga Curiga, Polisi Datang Amankan Terduga Pelaku

Karena semakin banyak kejanggalan, warga kemudian menghubungi Polsek Banjarwangi.

Personel kepolisian segera mendatangi lokasi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya, petugas mengamankan NS dan membawanya ke Mapolsek Banjarwangi guna menjalani pemeriksaan awal.

Kapolsek Banjarwangi, IPDA Ipar Suparlan, S.E., menjelaskan bahwa laporan masyarakat menjadi dasar tindakan cepat aparat di lapangan.

“Dalam penanganan awal, kami mengamankan yang bersangkutan untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada Satreskrim Polres Garut,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (19/7/2026).

Polisi kemudian menyerahkan perkara tersebut kepada Satuan Reserse Kriminal Polres Garut untuk proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kerugian Ditaksir Rp70 Juta

Akibat peristiwa tersebut, keluarga korban mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Rumah yang sebelumnya masih berdiri sudah lebih dahulu diruntuhkan sebagai persiapan pembangunan. Selain kehilangan tempat tinggal, korban juga mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta.

Dalam proses penanganan perkara, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit telepon genggam, satu tas pinggang, nota pembelian material bangunan, serta papan dan kayu kaso dengan volume sekitar dua meter kubik.

Hingga kini, penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan fakta-fakta yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut.

Polisi Minta Warga Waspadai Janji Besar dari Orang Baru Dikenal

Polres Garut mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, terutama jika menawarkan janji-janji besar tanpa bukti kemampuan maupun kepastian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati saat menjalin hubungan melalui media sosial. Apabila menemukan dugaan tindak pidana atau mengalami kejadian serupa, warga diharapkan segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Karena itu, kehati-hatian menjadi langkah penting untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Kepercayaan memang tidak memiliki harga, tetapi ketika diberikan kepada orang yang salah, dampaknya bisa membuat seseorang kehilangan rumah, harta, bahkan rasa aman. Bijaklah memverifikasi setiap janji sebelum mengambil keputusan besar. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Pemuda Jabar

    BPS: Pemuda Pangandaran Lebih Cepat Punya Rumah

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rumah Pemuda Jabar kembali menjadi perhatian setelah data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Profil Pemuda 2025 menunjukkan fakta yang mengejutkan. Pemuda di Kabupaten Pangandaran jauh lebih banyak tinggal di rumah milik sendiri dibandingkan pemuda di Kota Bandung. Selisih keduanya bahkan mencapai 40,29 poin persentase, menggambarkan adanya perbedaan pola hunian yang cukup tajam […]

  • Fidyah puasa

    Panduan Bayar Fidyah Puasa Sesuai Syariat

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 219
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua umat Muslim mampu menjalankan puasa Ramadan secara penuh. Kondisi kesehatan, usia lanjut, hingga keadaan tertentu membuat sebagian orang harus meninggalkan puasa. Islam memberikan solusi melalui fidyah puasa, kewajiban pengganti yang diatur jelas dalam syariat. Fidyah puasa menjadi perhatian banyak masyarakat setiap Ramadan. Pertanyaan soal siapa yang wajib membayar, berapa besarannya, […]

  • Pendidikan Era Digital

    Kemendikdasmen Ungkap Tantangan Pendidikan Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kemajuan teknologi telah mengubah wajah pendidikan era digital di Indonesia. Digitalisasi pendidikan menghadirkan berbagai kemudahan, mulai dari akses informasi tanpa batas hingga pembelajaran yang lebih fleksibel melalui perangkat digital. Namun, di balik berbagai peluang tersebut, muncul pula sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi bersama. Melalui materi edukasi dalam program Selasar (Selasa Belajar) yang dipublikasikan […]

  • Perpres Kesehatan 2026 memperkuat sistem layanan kesehatan nasional terpadu dari pusat hingga daerah untuk masyarakat Indonesia

    Langkah Besar Prabowo: Perpres Kesehatan 2026 Siap Ubah Sistem Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di tengah tantangan layanan kesehatan yang belum sepenuhnya merata, pemerintah akhirnya mengambil langkah besar. Perpres Kesehatan 2026 resmi ditetapkan sebagai fondasi baru dalam membenahi sistem kesehatan nasional. Regulasi pengelolaan kesehatan ini tidak hanya mengatur, tetapi juga menyatukan arah kebijakan dari pusat hingga desa. Sejak awal, Perpres Kesehatan 2026 dirancang untuk menjawab […]

  • Kejurkot Voli Tasikmalaya

    Dari GOR Dadaha Menuju Porprov, Kejurkot Voli Tasikmalaya Jadi Panggung Atlet Lokal

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kejurkot Voli Tasikmalaya 2026 bukan sekadar turnamen antar klub. Di balik persaingan 10 tim terbaik yang bertanding di GOR Sukapura Dadaha, tersimpan harapan besar untuk melahirkan generasi atlet yang mampu membawa nama Kota Tasikmalaya bersinar di tingkat Jawa Barat. Kejurkot Voli Tasikmalaya atau Kejuaraan Kota Bola Voli Tasikmalaya tahun ini menjadi […]

  • Ucapan Kasar Islam

    Viral Konflik Mantan Pasangan, Islam Tegas Soal Ucapan Kasar dan Cacian

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Ucapan kasar Islam kembali menjadi perbincangan setelah publik ramai membahas konflik yang melibatkan mantan pasangan. Perdebatan di media sosial pun bermunculan. Sebagian membela, sebagian menyalahkan. Namun di tengah hiruk-pikuk komentar itu, muncul pertanyaan yang lebih penting: bagaimana sebenarnya Islam memandang ucapan kasar, makian, atau kata-kata yang menyakitkan saat hubungan suami istri telah […]

expand_less