Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Persib Selangkah Lagi Juara, Tapi Dua Pilar Inti Justru Absen

Persib Selangkah Lagi Juara, Tapi Dua Pilar Inti Justru Absen

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persib Bandung datang ke markas PSM Makassar dengan satu beban besar di pundak mereka: menjaga peluang juara tetap hidup.

Situasinya terlihat sederhana di klasemen. Persib berada di puncak dengan 75 poin dan terus menempel ketat rival di papan atas. Namun suasana akhir musim selalu punya cerita lain.

Kadang yang membuat tegang bukan pertandingan itu sendiri.

Tetapi notifikasi klasemen yang muncul terus di ponsel.

Ada Bobotoh yang mulai menghitung skenario juara sambil membuka klasemen berkali-kali. Tutup aplikasi. Buka lagi beberapa menit kemudian.

Dan anehnya, itu dilakukan hampir setiap malam sekarang.

Absennya Barba dan Luciano Jadi Alarm yang Tidak Datang di Waktu Tepat

Di tengah performa Persib yang sedang panas, kabar soal kemungkinan absennya Barba dan Luciano akibat akumulasi kartu kuning mulai membuat suasana berubah.

Tidak panik memang. Tetapi mulai terasa mengganggu.

Barba selama ini menjadi tembok penting di lini belakang Persib. Sementara Luciano sering menjaga aliran bola tetap hidup ketika permainan mulai buntu.

Kalau keduanya benar-benar tidak tampil, Persib harus mengubah ritme permainan.

Masalahnya, pertandingan ini berlangsung di Makassar.

Dan stadion di sana sering terasa berbeda ketika laga memasuki menit-menit akhir.

Suara tribun bisa mendadak keras hanya karena satu tekel. Kadang bahkan peluit kecil dari wasit langsung memancing teriakan panjang dari penonton.

Hal-hal seperti itu sering tidak masuk statistik pertandingan. Tetapi pemain biasanya merasakannya.

Persib Sedang Panas, Sangat Panas

Dalam tiga pertandingan terakhir, Persib tampil seperti tim yang sedang mencium aroma juara.

Mereka menang atas Persija. Menang lagi melawan PSIM. Lalu mencetak empat gol ke gawang Bhayangkara.

Yang menarik bukan cuma hasilnya.

Cara mereka menang mulai terlihat lebih matang.

Persib bisa bermain sabar ketika ditekan. Tetapi mereka juga mampu menyerang cepat saat menemukan celah.

Dan itu biasanya mulai muncul pada tim yang sedang percaya diri.

Di beberapa sudut Bandung, obrolan soal peluang juara sekarang bahkan terdengar sampai ke warung kopi kecil pinggir jalan.

Ada yang membuka video highlight pertandingan sambil menyeruput kopi hitam. Ada juga yang diam-diam mulai mencari jadwal konvoi, meski musim belum selesai.

Memang terlalu cepat. Tapi suasana seperti itu sudah mulai terasa.

PSM Bisa Jadi Pengacau yang Sangat Merepotkan

Meski performa PSM Makassar musim ini tidak terlalu stabil, mereka tetap berbahaya.

PSM justru sering tampil lebih lepas saat menghadapi tim besar.

Dan itu yang membuat pertandingan ini sulit ditebak.

Dalam beberapa laga terakhir, PSM memang sempat kalah dari Bali United dan Arema FC. Namun mereka tetap mampu bermain agresif ketika mendapat momentum di kandang sendiri.

Kadang pertandingan di Makassar berubah liar hanya dalam lima menit.

Gol cepat.

Tekanan suporter.

Pemain mulai emosional.

Lalu ritme pertandingan tiba-tiba kacau.

Situasi seperti itu bisa merepotkan tim mana pun. Termasuk Persib.

Tekanan Mental Mulai Terasa di Pekan Akhir

Persaingan juara musim ini terasa berbeda karena berlangsung sangat rapat.

Satu hasil imbang saja bisa mengubah posisi klasemen.

Karena itu, Persib kemungkinan tidak akan bermain terlalu aman meski kehilangan dua pemain inti.

Namun tekanan tetap ada.

Dan tekanan seperti ini biasanya muncul dari hal-hal kecil.

Dari suara televisi rumah tetangga yang lebih keras dari biasanya.

Dari grup WhatsApp keluarga yang tiba-tiba ramai membahas klasemen.

Atau dari orang-orang yang pura-pura santai, tetapi diam-diam mengecek hasil pertandingan lain sebelum tidur.

Kadang sepak bola memang aneh.

Satu pertandingan bisa membuat satu kota sulit tidur.

Persib Harus Bertahan dari Tekanan dan Atmosfer

Persib punya kualitas untuk menang di Makassar. Momentum mereka juga lebih baik dibanding PSM.

Tetapi laga seperti ini jarang berjalan normal.

Apalagi ketika gelar juara sudah mulai terlihat di depan mata.

Ada rasa gugup yang tidak selalu terlihat di lapangan.

Dan kadang justru itu yang paling berat.

Karena semakin dekat dengan garis akhir, semakin besar ketakutan untuk terpeleset.

Persib memang tinggal beberapa langkah lagi menuju gelar juara.

Tetapi sepak bola sering kejam pada tim yang terlalu cepat merasa aman.

Dan di akhir musim seperti sekarang, satu malam buruk saja bisa menghapus semua rasa percaya diri yang dibangun berbulan-bulan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • peradaban Islam Andalusia

    Fakta Tersembunyi Andalusia: Peradaban Islam yang Lebih Maju dari Eropa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peradaban Islam Andalusia, kejayaan Islam di Andalusia, hingga warisan Islam Spanyol sering hanya dikenal dari sisi kemegahan arsitektur. Namun, di balik itu, terdapat lapisan sejarah yang jauh lebih kompleks, dinamis, dan jarang dibahas. Justru dari sisi inilah peradaban Islam Andalusia memberi dampak besar pada dunia modern—baik dalam ilmu pengetahuan, toleransi sosial, maupun […]

  • ilustrasi kedermawanan Usman bin Affan menyerahkan harta untuk membantu kaum Muslimin

    Derma Tanpa Batas: Kisah Mengharukan Usman bin Affan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kedermawanan Usman bin Affan selalu menjadi perbincangan hangat di kalangan umat Islam. Sosok sahabat Nabi ini dikenal karena kemurahan hati, infak tanpa batas, dan kepedulian sosial yang luar biasa. Bahkan, kedermawanan Usman bin Affan kerap disebut sebagai simbol sedekah terbesar dalam sejarah Islam. Ia bukan hanya saudagar kaya, melainkan juga pribadi yang […]

  • Polres Pangandaran membuka posko pengaduan korban dugaan investasi bodong berbasis aplikasi digital MBA

    Breaking News: Polres Pangandaran Buka Posko Pengaduan Dugaan Investasi Bodong

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polres Pangandaran resmi membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang menjadi korban dugaan investasi bodong berbasis aplikasi digital MBA. Langkah ini dilakukan menyusul terus bertambahnya laporan warga yang mengaku mengalami kerugian finansial. Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mendata sejumlah korban dengan nilai kerugian yang bervariasi. Kerugian tersebut […]

  • Obat Keras Tasikmalaya

    Polisi Ungkap COD Obat Keras di Tasikmalaya, Target Pelajar Terbongkar

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengungkapan kasus obat keras Tasikmalaya kembali mengguncang publik setelah aparat kepolisian membongkar jaringan peredaran pil terlarang yang menyasar pelajar hingga orang dewasa. Obat keras Tasikmalaya atau peredaran ilegal Tramadol, Hexymer, dan Double Y ini terungkap dalam operasi intensif yang dilakukan sejak awal tahun 2026 di berbagai titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Pengungkapan ini […]

  • tanggap darurat Garut.

    Pemkab Garut Perpanjang Tanggap Darurat demi Pulihkan Akses Warga

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Pemkab memperpanjang tanggap darurat Garut 14 hari untuk percepatan penanganan longsor, banjir, dan pergeseran tanah. albadarpost.com, LENSA – Pemkab Garut kembali memperpanjang status tanggap darurat Garut selama 14 hari setelah rangkaian bencana hidrometeorologi masih terjadi dan penanganan infrastruktur rusak belum sepenuhnya selesai. Perpanjangan ini menjadi langkah penting untuk memastikan akses warga tidak kembali terputus dan […]

  • Menteri Kebudayaan Thailand

    Arah Baru Menteri Kebudayaan Thailand

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Arah kebijakan Menteri Kebudayaan Thailand menempatkan budaya sebagai penggerak ekonomi dan identitas publik. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pagi itu, Sabida Thaiseth melangkah ke kantor Kementerian Kebudayaan Thailand dengan iringan doa. Tidak ada pidato panjang. Tidak pula selebrasi berlebihan. Namun sejak 19 September 2025, langkah itu menandai babak baru arah kebijakan kebudayaan Thailand—lebih dekat ke ekonomi, […]

expand_less