Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Kurban Digital Makin Ramai, Begini Hukum Fiqihnya

Kurban Digital Makin Ramai, Begini Hukum Fiqihnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kurban digital kini semakin ramai menjelang Idul Adha. Banyak orang mulai ikut patungan sapi lewat transfer bank, aplikasi pembayaran, hingga grup WhatsApp keluarga. Karena itu, pertanyaan tentang hukum kurban digital dan patungan online terus muncul: apakah kurban seperti ini tetap sah menurut fiqih Islam?

Fenomena ini semakin terasa di era sekarang. Orang bisa memilih sapi kurban sambil rebahan di rumah, melihat foto hewan lewat layar ponsel, lalu langsung mentransfer uang hanya dalam hitungan menit.

Kadang obrolan patungan kurban sekarang bahkan dimulai dari pesan singkat:
“Kurang satu orang lagi buat sapi.”

Lalu grup keluarga mendadak ramai membahas nominal transfer, lokasi penyembelihan, sampai foto sapi yang dikirim panitia lewat chat.

Dan semuanya terasa cepat sekali sekarang. Tinggal klik. Transfer. Selesai.

Namun di balik kemudahan itu, banyak umat Islam mulai bertanya: apakah kurban digital benar-benar sesuai syariat?

Islam Membolehkan Patungan Kurban untuk Sapi

Dalam fiqih Islam, sistem patungan kurban sebenarnya sudah dikenal sejak zaman Rasulullah SAW. Kurban sapi dan unta memang diperbolehkan untuk tujuh orang.

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan:

“Kami pernah berkurban bersama Rasulullah SAW pada tahun Hudaibiyah, seekor unta untuk tujuh orang dan seekor sapi untuk tujuh orang.”
(HR Muslim)

Karena itu, ulama membolehkan patungan kurban selama:

  • maksimal tujuh orang untuk satu sapi atau unta,
  • niatnya ibadah kurban,
  • dan kepemilikannya jelas.

Artinya, sistem patungan melalui transfer digital atau aplikasi online tetap sah selama memenuhi ketentuan syariat tersebut.

Sebaliknya, kambing tidak bisa dipakai patungan tujuh orang karena satu kambing hanya berlaku untuk satu orang atau satu keluarga.

Kurban Digital Sah Selama Akadnya Jelas

Banyak ulama kontemporer menjelaskan bahwa teknologi hanyalah alat. Hukumnya bergantung pada akad dan pelaksanaan ibadahnya.

Karena itu, membeli hewan kurban lewat aplikasi, marketplace syariah, atau transfer bank tetap diperbolehkan selama:

  • hewan memenuhi syarat kurban,
  • proses penyembelihan sesuai syariat,
  • dan distribusinya amanah.

Allah SWT berfirman:

“Maka makanlah sebagian darinya dan berikanlah untuk dimakan orang yang sengsara lagi fakir.”
(QS Al-Hajj: 28)

Ayat ini menegaskan bahwa inti kurban bukan semata transaksi membeli hewan, tetapi juga nilai ketakwaan dan kepedulian sosial.

Ada detail keseharian yang sekarang mulai terasa biasa menjelang Idul Adha:
notifikasi transfer masuk satu per satu,
panitia kurban mengirim voice note soal jadwal penyembelihan,
lalu foto sapi mulai memenuhi galeri WhatsApp keluarga.

Dan lucunya, sebagian orang hari ini justru lebih sering melihat foto sapi kurban di layar ponsel daripada melihat langsung hewannya di kandang.

Ulama Ingatkan Jangan Sampai Kurban Kehilangan Ruh Ibadah

Meski teknologi memberi kemudahan, para ulama tetap mengingatkan agar ibadah kurban tidak berubah menjadi sekadar transaksi praktis tanpa makna spiritual.

Kurban dalam Islam mengandung nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kedekatan kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai keridaan Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”
(QS Al-Hajj: 37)

Karena itu, meski pembayaran dilakukan digital, umat Islam tetap dianjurkan menjaga ruh ibadah:

  • memperbaiki niat,
  • memilih hewan terbaik sesuai kemampuan,
  • serta memahami makna pengorbanan dalam kurban.

Ada satu suasana yang terasa berbeda sekarang:
dulu orang datang langsung ke kandang, memegang tali sapi, lalu tawar-menawar sambil melihat kondisi hewan dari dekat.

Sekarang semuanya bisa selesai tanpa keluar rumah.

Cepat memang. Praktis juga. Tapi kadang terasa jauh sekali.

Patungan Online Jadi Solusi Banyak Orang

Di sisi lain, sistem kurban digital justru membantu banyak masyarakat yang sebelumnya kesulitan ikut berkurban sendiri.

Harga sapi yang terus naik membuat patungan online menjadi solusi realistis agar lebih banyak orang tetap bisa beribadah kurban.

Selain itu, teknologi juga membantu distribusi kurban ke wilayah terpencil dan daerah yang lebih membutuhkan.

Karena itu, banyak lembaga sosial dan panitia masjid mulai memanfaatkan platform digital untuk memperluas manfaat kurban.

Dan ironisnya, teknologi yang sering dianggap menjauhkan manusia dari nilai spiritual justru kadang membuat lebih banyak daging kurban sampai kepada orang-orang yang membutuhkan.

Fiqih Islam Tetap Bisa Menjawab Perubahan Zaman

Para ulama menegaskan fiqih Islam memiliki keluwesan untuk menjawab perkembangan zaman selama prinsip syariat tetap dijaga.

Kurban digital menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi dapat berjalan berdampingan dengan ibadah.

Karena itu, umat Islam tidak perlu takut terhadap perubahan cara transaksi. Yang paling penting tetap sama:
akadnya jelas,
pelaksanaannya amanah,
hewannya sesuai syariat,
dan niatnya benar-benar karena Allah SWT.

Teknologi boleh membuat kurban jadi lebih mudah dan praktis. Tetapi pada akhirnya, Allah tidak melihat seberapa cepat transfernya… melainkan seberapa tulus hati yang ikut berkorban di dalamnya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedong Duwur

    Syuting Film Merusak Gedong Duwur, Pelestarian Cagar Budaya Diuji

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Vandalisme saat syuting film merusak Gedong Duwur, ancam nilai sejarah Indramayu. albadarpost.com, EDITORIAL – Bangunan Cagar Budaya Gedong Duwur di Kabupaten Indramayu rusak setelah aktivitas produksi film layar lebar. Coretan, noda, dan tempelan material ditemukan di dinding bangunan kolonial berusia hampir 150 tahun itu. Kerusakan ini bukan sekadar insiden teknis produksi, tetapi bentuk […]

  • Pertemuan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya dengan pengelola lapangan padel bahas izin PBG dan SLF

    Izin Lapangan Padel Tasikmalaya Disepakati, Operasional Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik izin lapangan padel Tasikmalaya akhirnya menemukan jalan keluar. Isu perizinan padel atau legalitas operasional lapangan padel yang sempat memicu sidak kini mulai mereda. Pemerintah daerah dan pengelola sepakat menjaga stabilitas usaha sekaligus memastikan seluruh proses izin padel Tasikmalaya berjalan sesuai aturan. Pertemuan yang digelar Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya pada […]

  • Pelaku UMKM Kota Tasikmalaya mengikuti program pendampingan usaha untuk meningkatkan daya saing dan pemasaran digital.

    UMKM Tasikmalaya yang Aktif di Medsos Berpeluang Ikut Program Naik Kelas

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peluang bagi pelaku UMKM Kota Tasikmalaya untuk berkembang semakin terbuka. Program UMKM Naik Kelas resmi hadir sebagai upaya mendorong usaha kecil agar lebih kompetitif, adaptif, dan mampu bersaing di tengah perubahan pasar yang semakin cepat. Program pendampingan usaha tersebut digelar Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Koperasi, […]

  • Ilustrasi arus mudik Lebaran 2026 dengan jutaan kendaraan dan pemudik menuju kampung halaman di berbagai jalur transportasi Indonesia

    Arus Mudik 2026 Diprediksi Rekor, 144 Juta Orang Pulang Kampung

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Suasana Lebaran di Indonesia selalu identik dengan satu tradisi besar: mudik Lebaran. Namun tahun ini skalanya jauh lebih masif. Data terbaru memperkirakan sekitar 144 juta orang akan melakukan mudik Lebaran 2026, menjadikannya salah satu pergerakan manusia terbesar di dunia dalam waktu singkat. Gelombang mudik Lebaran 2026 tersebut berarti lebih dari separuh […]

  • Deklarasi SWAKKA kolaborasi media lokal dan stakeholder pentahelix informasi daerah

    SWAKKA Dorong Kolaborasi Media & Pemerintah di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Deklarasi SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif) menjadi momentum strategis bagi ekosistem informasi di tingkat daerah. Ketika wartawan, konten kreator, pemerintah, legislatif, penegak hukum, akademisi, dan pelaku bisnis berkumpul, maka kekuatan komunikasi publik meningkat. Sinergi ini lahir bukan secara kebetulan, melainkan sebagai bentuk respons nyata atas kebutuhan masyarakat akan informasi […]

  • Ilustrasi arus balik Lebaran menuju Jakarta dengan jalan tol lengang saat dini hari tanpa kemacetan

    Arus Balik 2026: Jam Berangkat Ini Bikin Kamu Tiba di Jakarta Pagi Tanpa Macet

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Menentukan waktu terbaik arus balik menjadi kunci agar perjalanan kembali ke Jakarta tetap lancar. Banyak pemudik ingin tiba pagi hari tanpa terjebak macet panjang. Namun, tanpa strategi waktu yang tepat, perjalanan justru bisa berjam-jam lebih lama. Karena itu, memahami pola arus balik Lebaran 2026 menjadi sangat penting, terutama bagi Anda yang […]

expand_less