Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Di Balik Kabel yang Menjuntai, Tasikmalaya Sedang Bersiap Berubah

Di Balik Kabel yang Menjuntai, Tasikmalaya Sedang Bersiap Berubah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Selama bertahun-tahun, kabel-kabel itu menggantung di atas jalan Kota Tasikmalaya tanpa arah yang jelas.

Sebagian melilit tiang listrik. Sebagian lain melintang di atas trotoar. Bahkan ada yang menempel di batang pohon, tepat di tengah kawasan ramai yang setiap hari dilalui warga.

Banyak orang mungkin sudah terbiasa melihatnya.

Namun di balik pemandangan yang dianggap biasa itu, sebenarnya ada satu pertanyaan sederhana:

Seperti apa wajah kota jika semua itu akhirnya dirapikan?

Kamis (29/4/2026), pertanyaan tersebut mulai menemukan jawabannya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama sejumlah provider resmi menandatangani kesepakatan penataan kabel utilitas permukaan tanah di Bale Kota Tasikmalaya.

Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya acara seremonial biasa.

Namun bagi kota yang setiap sudut jalannya dipenuhi kabel menjuntai, langkah itu terasa seperti awal perubahan besar.

Tugu Asamaulhusna Dipilih sebagai Titik Awal

Usai penandatanganan, rombongan langsung bergerak menuju kawasan Tugu Al-Mahusna.

Lokasi itu bukan dipilih tanpa alasan.

Tugu Asamaulhusna merupakan salah satu titik paling ikonik di Kota Tasikmalaya. Setiap hari kawasan tersebut dipenuhi kendaraan, pejalan kaki, hingga aktivitas masyarakat.

Namun di tengah keramaian itu, kabel-kabel semrawut selama ini menjadi bagian dari pemandangan yang sulit dihindari.

Tiang berdiri berhimpitan. Gulungan kabel menggantung rendah. Beberapa jaringan bahkan tampak melilit tidak beraturan di atas trotoar.

Situasi seperti itu perlahan membentuk kesan kumuh di ruang kota.

Padahal bagi banyak warga, ruang publik bukan hanya tempat lewat.

Ruang kota juga mencerminkan bagaimana sebuah daerah merawat dirinya sendiri.

Kota Modern Tidak Lagi Membiarkan Kabel Bergelantungan

Wali Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa penataan kabel bukan hanya soal mempercantik kota.

“Kabel yang semrawut bukan cuma ganggu estetika, tapi juga berisiko untuk keselamatan warga,” ujarnya.

Pernyataan itu terasa relevan.

Sebab selama ini warga sering mengeluhkan kabel rendah yang membahayakan pengendara, risiko korsleting saat hujan, hingga trotoar yang terasa sempit karena dipenuhi tiang utilitas.

Karena itu, Pemkot bersama provider mulai menyiapkan sistem ducting bawah tanah dan jalur utilitas terpadu.

Artinya, kabel-kabel yang selama ini memenuhi udara kota perlahan akan dipindahkan ke jalur yang lebih tertata.

Langkah seperti ini sebenarnya sudah lama diterapkan di banyak kota besar dunia.

Dan kini, Tasikmalaya mulai bergerak ke arah yang sama.

Ada Kota yang Perlahan Sedang Memperbaiki Dirinya

Penataan kabel mungkin terdengar sederhana.

Namun perubahan wajah kota sering memang dimulai dari hal-hal kecil yang selama ini dianggap biasa.

Trotoar yang lebih lega.

Langit kota yang tidak lagi dipenuhi kabel hitam.

Dan ruang publik yang terasa lebih nyaman dipandang.

Itulah sebabnya program ini mendapat perhatian cukup besar dari masyarakat.

Sebab warga tidak hanya ingin kota yang ramai.

Mereka juga ingin kota yang terasa nyaman untuk ditinggali.

Provider yang hadir dalam kesepakatan tersebut juga menyatakan siap mendukung penataan secara bertahap.

Tahap awal akan dimulai dari pemetaan kabel aktif dan nonaktif sebelum proses penataan dilakukan di sejumlah titik prioritas.

Tasikmalaya Sedang Membentuk Wajah Barunya

Selama ini, banyak kota tumbuh terlalu cepat tanpa sempat merapikan dirinya.

Bangunan berdiri. Jalan diperlebar. Jaringan internet berkembang.

Namun kabel-kabel di udara sering tertinggal sebagai “jejak” pembangunan yang tidak pernah benar-benar ditata.

Kini, Tasikmalaya mencoba memperbaiki itu.

Bukan hanya untuk kepentingan visual kota, tetapi juga demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Wali Kota bahkan berharap penataan ini mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap wajah Kota Tasikmalaya yang lebih tertib dan modern.

“Kalau kotanya rapi, warganya nyaman. Investasi juga lebih percaya masuk,” katanya.

Perubahan Itu Akhirnya Dimulai

Program penataan kabel utilitas Tasikmalaya akan dilakukan bertahap mulai tahun ini.

Tugu Asmaulhusna menjadi titik awal sebelum nantinya bergerak ke jalan protokol dan pusat keramaian lain.

Dan mungkin beberapa waktu ke depan, warga akan mulai menyadari sesuatu yang berbeda ketika melintas di pusat kota.

Langit yang lebih bersih.

Trotoar yang lebih lega.

Dan kota yang perlahan terlihat lebih tertata.

Karena kadang, perubahan sebuah kota memang tidak selalu dimulai dari gedung tinggi atau proyek besar.

Kadang perubahan dimulai dari keberanian untuk membereskan hal-hal yang selama ini dibiarkan semrawut. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duel Borneo FC vs Persib Bandung di Stadion Batakan yang menentukan puncak klasemen Liga 1 Indonesia

    Duel Panas Borneo vs Persib di Batakan, Persaingan Juara Memanas

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pertandingan Borneo vs Persib langsung mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Duel Borneo FC vs Persib Bandung bukan sekadar pertandingan biasa karena hasilnya dapat mengubah peta persaingan juara. Saat ini Persib Bandung memimpin klasemen sementara, sedangkan Borneo FC Samarinda terus menempel ketat di posisi kedua. Karena itu, pertemuan Persib vs Borneo […]

  • Tahun Baru Tanpa Euforia

    Jawa Barat Tanpa Pesta Kembang Api

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Arahkan Tahun Baru Tanpa Euforia albadarpost.com, FOKUS – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melarang masyarakat maupun pihak swasta menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun. Kebijakan ini akan ditegaskan melalui surat edaran (SE) Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang segera diterbitkan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga ketertiban publik dan mengarahkan perayaan tahun baru ke aktivitas […]

  • Ilustrasi kalender hijriah global dengan peta dunia dan penentuan hilal secara internasional

    Muhammadiyah Gunakan Kalender Global, Hari Raya Bisa Serentak

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kalender hijriah global kini menjadi pendekatan baru yang digunakan oleh Muhammadiyah dalam menetapkan hari raya Islam. Sistem ini, yang juga dikenal sebagai Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), membawa perubahan besar dari metode lokal ke sistem global yang berlaku untuk seluruh dunia. Selain itu, metode ini tidak lagi bergantung pada batas negara. […]

  • pencurian motor

    Polres Tasikmalaya Tangkap Pasutri Pencuri Motor

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menangkap pasutri pelaku pencurian motor dengan modus penipuan, mayoritas korbannya pelajar. albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya menangkap pasangan suami istri yang terlibat pencurian motor dengan modus penipuan dan penggelapan. Penangkapan ini menegaskan kembali kerentanan pelajar sebagai kelompok sasaran kejahatan jalanan, sekaligus membuka pola kejahatan yang memanfaatkan relasi sosial palsu. […]

  • balik nama mobil bekas

    Pemerintah Hapus Biaya Balik Nama Mobil Bekas

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Biaya balik nama mobil bekas dihapus. Kebijakan ini memangkas beban warga dan mempermudah layanan administrasi kendaraan. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah resmi menghapus biaya balik nama mobil bekas. Kebijakan ini memangkas beban administrasi warga sekaligus menyederhanakan layanan publik di sektor kendaraan bermotor. Aturan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara […]

  • Struktur birokrasi daerah dengan Kominfo belum mandiri yang masih berada di bawah dinas lain dalam tata kelola digital.

    Kominfo Belum Mandiri, Digitalisasi Tasikmalaya Terhambat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Kominfo Kabupaten Tasikmalaya belum mandiri menjadi persoalan mendasar dalam agenda transformasi digital daerah. Frasa Kominfo belum mandiri bahkan menggambarkan realitas yang lebih konkret dibanding slogan digitalisasi yang kerap digaungkan. Ketika urusan komunikasi dan informatika masih berstatus bidang di bawah dinas lain, maka arah kebijakan digital sulit berdiri tegak. Akibatnya, digitalisasi berisiko berubah […]

expand_less