Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bangunan Berdiri, Hak Belajar Tertunda

Bangunan Berdiri, Hak Belajar Tertunda

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bangunan sekolah telah berdiri, lahan tersedia, dan kebutuhan masyarakat nyata. Namun hingga kini, Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 1 Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, belum dapat menjalankan fungsi pendidikan. Sekolah tersebut belum memiliki kepala sekolah, tenaga pendidik, maupun anggaran operasional. Situasi ini memantik kritik keras dari DPRD Jawa Barat yang menilai negara gagal menjamin akses pendidikan bagi warganya.

Komisi V DPRD Jawa Barat menyebut kondisi ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan teknis semata. Ketika sekolah negeri dibangun tanpa kesiapan operasional, yang dirugikan bukan hanya sistem birokrasi, tetapi langsung menyasar hak dasar peserta didik.

Infrastruktur Tanpa Fungsi: Potret Kelalaian Perencanaan

USB SMAN 1 Sidamulih berdiri di atas lahan seluas sekitar tiga hektare. Namun hingga memasuki tahun ajaran baru, sekolah tersebut belum dapat menerima siswa. Ketiadaan guru dan anggaran membuat bangunan sekolah hanya menjadi simbol, bukan solusi.

Baca juga: Ono Surono di Kasus Korupsi Bekasi

DPRD Jawa Barat menilai persoalan ini mencerminkan lemahnya perencanaan pendidikan di tingkat provinsi. Pembangunan fisik tidak diiringi peta kebutuhan sumber daya manusia dan pembiayaan yang matang.

Dalam konteks pelayanan publik, kondisi ini dinilai sebagai bentuk kelalaian. Negara hadir secara formal melalui bangunan, tetapi absen dalam memastikan layanan pendidikan berjalan.

Hak Warga yang Terabaikan

Bagi masyarakat Sidamulih dan sekitarnya, keberadaan SMAN 1 Sidamulih seharusnya membuka akses pendidikan menengah yang lebih dekat dan terjangkau. Selama ini, banyak siswa harus menempuh jarak jauh untuk bersekolah di kecamatan lain.

Ketika sekolah tidak beroperasi, beban sosial dan ekonomi kembali ditanggung keluarga. Risiko putus sekolah meningkat, terutama bagi siswa dari keluarga dengan keterbatasan biaya.

DPRD Jawa Barat menegaskan bahwa akses pendidikan bukan program tambahan, melainkan kewajiban konstitusional negara. Ketika pemerintah provinsi tidak segera bertindak, maka yang tercederai adalah hak dasar warga negara.

DPRD Dorong Akuntabilitas Pemerintah Provinsi

Komisi V DPRD Jawa Barat mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat segera menuntaskan persoalan administrasi, penempatan kepala sekolah, guru, dan alokasi anggaran. DPRD menilai mekanisme penugasan dan pendanaan sudah tersedia dan dapat dijalankan tanpa penundaan.

Legislatif juga meminta pemerintah provinsi tidak lagi memisahkan pembangunan fisik dan kesiapan operasional. Keduanya harus berjalan bersamaan agar kebijakan pendidikan tidak berhenti pada pencitraan proyek.

Baca juga: Saham Media Mulai Dilirik Investor BEI

DPRD menyatakan akan mengawasi secara ketat tindak lanjut pemerintah. Jika persoalan ini berlarut, DPRD membuka opsi memanggil pihak terkait untuk meminta penjelasan resmi.

Akses Pendidikan sebagai Ukuran Kehadiran Negara

Kasus USB SMAN 1 Sidamulih menjadi cermin persoalan yang lebih luas dalam tata kelola pendidikan. Sekolah bukan sekadar bangunan, melainkan ruang pemenuhan hak belajar.

Ketika guru dan anggaran tidak tersedia, negara gagal menjalankan perannya secara utuh. DPRD Jawa Barat menegaskan bahwa percepatan operasional SMAN 1 Sidamulih harus menjadi prioritas, bukan sekadar janji.

Bagi masyarakat, yang dibutuhkan bukan rencana jangka panjang, melainkan tindakan nyata. Akses pendidikan yang tertunda hari ini berarti masa depan generasi muda yang ikut dipertaruhkan. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Bukan Lagi Pengajar Biasa, Ini Peran Baru yang Mengejutkan!

    Guru Bukan Lagi Pengajar Biasa, Ini Peran Baru yang Mengejutkan!

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Peran guru motivator kini semakin penting dalam dunia pendidikan. Guru tidak lagi cukup hanya mengajar, tetapi juga harus menjadi inspirator, pembimbing, dan pendorong semangat belajar. Konsep guru motivator, pengajar inspiratif, dan pendidik yang membangun karakter mulai menjadi sorotan utama di tengah perubahan zaman yang begitu cepat. Perubahan ini tidak muncul tanpa alasan. […]

  • Aksi Kemanusiaan Tasikmalaya

    Pemkot Tasikmalaya Gelar Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Aksi Kemanusiaan Tasikmalaya digelar untuk membantu korban bencana Sumatera-Aceh dan solidaritas Palestina. albadarpost.com, HIKMAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya mengumumkan penyelenggaraan Aksi Kemanusiaan Tasikmalaya pada 7 Desember 2025 sebagai gerakan solidaritas bagi korban bencana di Sumatera (Aceh, Sumatera Barat, SUmatera Utara) dan dukungan kemanusiaan untuk Palestina. Ajakan ini datang langsung dari Wali Kota Tasikmalaya, yang menekankan […]

  • Deklarasi SWAKKA di Tasikmalaya memperkuat kolaborasi media lokal Priangan Timur bersama stakeholder daerah

    Deklarasi SWAKKA Tegaskan Arah Baru Media Lokal

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Deklarasi SWAKKA di Tasikmalaya menandai babak baru bagi media online di Priangan Timur. Forum ini lahir dari kesadaran kolektif bahwa media lokal tidak bisa lagi berjalan sendiri di tengah kompetisi digital yang makin keras. Peristiwa ini penting karena menyentuh kepentingan publik secara langsung. Ketika media lokal kuat dan kolaboratif, masyarakat memperoleh informasi […]

  • Kisah Hasan dan Husain

    7 Kisah Hasan dan Husain, Nomor 4 Membuat Rasulullah Turun dari Mimbar

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Hasan dan Husain selalu menarik untuk dipelajari karena keduanya merupakan cucu Rasulullah SAW yang sangat beliau cintai. Namun, di balik sejarah besar tersebut, terdapat banyak kisah Hasan dan Husain yang jarang diketahui oleh umat Islam. Cerita tentang keteladanan Hasan dan Husain, cucu Nabi Muhammad SAW, tidak hanya menggambarkan kedekatan mereka dengan […]

  • pemimpin rumah tangga Islami

    Makna Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Pemimpin rumah tangga Islami menuntut tanggung jawab, etika, dan kasih sayang, bukan sekadar otoritas dalam keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Peran suami dalam Islam kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya diskursus tentang kualitas kepemimpinan dalam keluarga. Islam memposisikan suami sebagai pemimpin rumah tangga Islami, namun kepemimpinan tersebut tidak dimaknai sebagai kekuasaan sepihak. Ajaran Islam menekankan tanggung […]

  • ornamen kujang

    Revitalisasi Tugu Pancakarsa Berubah, Ornamen Kujang Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Revitalisasi Tugu Pancakarsa memicu polemik setelah perubahan ornamen kujang dianggap menggeser identitas visual Kabupaten Bogor. albadarpost.com, LENSA – Perubahan bentuk dan tampilan ornamen kujang pada Tugu Pancakarsa memantik sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Tugu yang berada di kawasan Sentul itu sebelumnya dikenal sebagai simbol yang merepresentasikan identitas Kabupaten Bogor. Setelah dilakukan revitalisasi oleh Pemerintah […]

expand_less