Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Biaya Rendah Tak Menjamin, Value Sekolah Jadi Penentu Murid

Biaya Rendah Tak Menjamin, Value Sekolah Jadi Penentu Murid

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Fenomena sekolah berbiaya murah tetapi kekurangan murid semakin sering ditemui. Di berbagai daerah, ruang kelas kosong bukan disebabkan oleh mahalnya pendidikan, melainkan oleh lemahnya value atau nilai sekolah yang dirasakan masyarakat. Orang tua kini menimbang lebih dari sekadar biaya: mereka mencari kepastian mutu dan arah pendidikan anak.

Perubahan ini penting dicermati. Penurunan jumlah peserta didik bukan hanya soal administrasi sekolah, tetapi menyangkut keberlanjutan kualitas pendidikan dan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan itu sendiri.

Murah Tidak Lagi Menjadi Daya Tarik Utama

Selama bertahun-tahun, asumsi umum menyebut biaya rendah sebagai keunggulan kompetitif sekolah. Namun kondisi sosial berubah. Akses informasi semakin terbuka, dan orang tua lebih kritis dalam memilih sekolah.

Pilihan pendidikan kini didasarkan pada pertanyaan mendasar: apa manfaat nyata yang akan diperoleh anak? Apakah sekolah mampu membentuk karakter, keterampilan, dan kesiapan menghadapi dunia nyata?

Di titik inilah value sekolah menjadi penentu. Sekolah yang tidak mampu menjawab pertanyaan tersebut, meski murah, perlahan kehilangan kepercayaan masyarakat.

Value Sekolah sebagai Ukuran Kepercayaan Publik

Value sekolah bukan jargon promosi. Ia mencerminkan prinsip, standar, dan praktik yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh ekosistem sekolah—guru, manajemen, dan peserta didik.

Baca juga: Membongkar Wajah Korupsi di Balik Prosedur Lelang

Value ini terlihat dari cara guru mengajar, bagaimana sekolah melayani orang tua, sejauh mana transparansi dijaga, serta apakah program pembelajaran relevan dengan kebutuhan peserta didik. Sekolah dengan value yang kuat mampu memberi pengalaman belajar yang bermakna, bukan sekadar rutinitas akademik.

Ketika value sekolah lemah, biaya murah tidak cukup menutup kekosongan tersebut. Orang tua cenderung memilih sekolah lain yang menawarkan kejelasan kualitas, meski dengan konsekuensi biaya lebih tinggi.

Strategi Membangun Value Sekolah yang Relevan

Dalam perspektif keberlanjutan pendidikan, ada beberapa langkah kunci yang menentukan apakah sebuah sekolah mampu membangun nilai yang dipercaya publik.

Pertama, citra dan komunikasi publik yang jujur. Media sosial kini menjadi etalase utama sekolah. Bukan sekadar aktif, tetapi konsisten dan substansial. Kegiatan peserta didik, prestasi, serta proses pembelajaran perlu disampaikan apa adanya, bukan sekadar pencitraan.

Kedua, kualitas guru sebagai fondasi. Sekolah bervalue tinggi selalu ditopang oleh pendidik yang kompeten dan berintegritas. Pelatihan berkelanjutan, peningkatan kapasitas teknologi pendidikan, dan keteladanan sikap menjadi kebutuhan dasar, bukan pelengkap.

Ketiga, pelayanan dan keterbukaan. Komunikasi yang terbuka dengan orang tua serta transparansi program dan pengelolaan sekolah memperkuat rasa percaya. Sekolah yang tertutup sulit membangun reputasi jangka panjang.

Baca juga: Vandalisme Direspons Cepat, Uang Negara Dibiarkan Gelap

Keempat, program sesuai kebutuhan peserta didik. Pendekatan seragam semakin ditinggalkan. Sekolah perlu menyesuaikan program dengan minat, potensi, dan karakter peserta didik agar pembelajaran terasa relevan dan bernilai.

Dampak Jangka Panjang bagi Pendidikan

Sekolah yang gagal membangun value akan menghadapi tekanan berlapis: penurunan murid, keterbatasan sumber daya, hingga stagnasi mutu. Sebaliknya, sekolah yang fokus pada nilai pendidikan memiliki daya tahan lebih kuat, bahkan dalam persaingan ketat.

Dalam konteks ini, value sekolah bukan hanya urusan internal lembaga, tetapi bagian dari tanggung jawab sosial pendidikan. Kualitas sekolah menentukan kualitas generasi berikutnya.

Biaya murah tanpa value yang jelas tidak lagi cukup. Di tengah masyarakat yang semakin sadar kualitas, value sekolah menjadi ukuran utama kepercayaan publik. Sekolah yang ingin bertahan harus berani berbenah—bukan dengan menurunkan biaya, tetapi dengan membangun mutu dan relevansi pendidikan.

Penulis: Euis Yulianti R, S.Pd., M.Pd. (Pendidik di MA Al-Muniroh Sukahurip, Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tafsir At-Talaq 2-3

    Rezeki Seret? Tafsir At-Talaq 2–3 Ini Mengubah Cara Pandang

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tafsir At-Talaq 2-3 kerap dicari ketika seseorang menghadapi tekanan ekonomi, jalan hidup yang terasa buntu, atau berharap menemukan pintu rezeki. Ayat ini juga populer dengan sebutan Ayat Seribu Dinar, karena menyebut takwa, jalan keluar, rezeki dari arah yang tidak disangka, dan tawakal kepada Allah. Namun, tafsir Surat At-Talaq ayat 2-3 tidak tepat […]

  • jalan Padang–Bukittinggi

    Putusnya Jalan Padang–Bukittinggi Hambat Distribusi Bantuan ke Daerah Bencana

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Putusnya jalan Padang–Bukittinggi akibat banjir dan longsor menghambat distribusi bantuan ke wilayah terdampak. Padang–Bukittinggi Putus Total, Ratusan Kilometer Jalur Alternatif albadarpost.com, HUMANIORA – Jalan Padang–Bukittinggi terputus setelah banjir bandang dan tanah longsor menghantam kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat, dalam sepekan terakhir. Badan jalan di area pemandian Mega Mendung tergerus arus sungai pada Kamis (27/11). Kondisi […]

  • Klinik Aborsi Ilegal

    Polisi Tangkap Pelaku Klinik Aborsi Ilegal di Jakarta Timur

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Polisi membongkar klinik aborsi ilegal di Jakarta Timur yang melayani ratusan pasien sejak 2023. albadarpost.com, HUMANIORA – Polisi membongkar praktik klinik aborsi ilegal di sebuah apartemen Jakarta Timur yang telah beroperasi sejak 2023 dan melayani ratusan pasien. Kasus ini penting karena menyangkut keselamatan perempuan, lemahnya pengawasan layanan kesehatan, serta potensi kejahatan terorganisasi yang beroperasi di […]

  • Persib vs Arema

    Persib vs Arema Buka Piala Presiden 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persib vs Arema akan menjadi pertandingan pembuka Grup A Piala Presiden 2026 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 19.30 WIB. Duel Persib Bandung vs Arema FC ini menjadi penampilan perdana Maung Bandung dengan komposisi tim dan jajaran pelatih baru di hadapan ribuan bobotoh. […]

  • KPK geledah Disdik Bogor

    KPK Geledah Disdik Bogor, Dokumen Pengadaan Jadi Sorotan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — KPK geledah Disdik Bogor pada Jumat, 28 Agustus 2026, untuk mencari alat bukti dan petunjuk terkait dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Penyidik juga menyita sejumlah dokumen pengadaan untuk ditelaah lebih lanjut. Langkah tersebut membuat perhatian publik tertuju pada dokumen yang dibawa penyidik. Sebab, […]

  • Uang Mainan Pangandaran

    Beli Motor Pakai Uang Mainan, Polisi Pangandaran Kembangkan Kasus

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebuah transaksi jual beli sepeda motor di Kabupaten Pangandaran yang semula tampak biasa berubah menjadi perkara hukum setelah pembayaran diduga menggunakan uang mainan. Peristiwa ini tidak hanya berujung pada penangkapan seorang terduga pelaku, tetapi juga membuka penyelidikan baru untuk mengungkap asal-usul uang yang dipakai dalam transaksi tersebut. Kasus uang mainan Pangandaran […]

expand_less