Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Garut Perpanjang Tanggap Darurat demi Pulihkan Akses Warga

Pemkab Garut Perpanjang Tanggap Darurat demi Pulihkan Akses Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab memperpanjang tanggap darurat Garut 14 hari untuk percepatan penanganan longsor, banjir, dan pergeseran tanah.

albadarpost.com, LENSA – Pemkab Garut kembali memperpanjang status tanggap darurat Garut selama 14 hari setelah rangkaian bencana hidrometeorologi masih terjadi dan penanganan infrastruktur rusak belum sepenuhnya selesai. Perpanjangan ini menjadi langkah penting untuk memastikan akses warga tidak kembali terputus dan seluruh wilayah terdampak bisa segera pulih.

Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh, menyampaikan keputusan itu muncul saat masa tanggap darurat memasuki hari ke-26. Pada saat itu, bencana baru kembali muncul di sejumlah titik. “Perpanjangan terjadi karena pada hari ke-26 ternyata terjadi bencana, terutama pada Sabtu (6/12). Kondisi ini menuntut penanganan lebih lanjut,” ujarnya di Garut, Senin.

Pemerintah Kabupaten Garut sebelumnya menetapkan status tanggap darurat pada 11 November 2025 untuk 14 hari. Namun pengerjaan infrastruktur yang rusak, terutama jembatan dan akses jalan, belum tuntas sehingga status diperpanjang hingga 8 Desember 2025. Perpanjangan kedua ini memastikan seluruh titik terdampak tetap berada dalam payung kebijakan cepat darurat.

Dampak Kerusakan dan Alasan Perpanjangan Tanggap Darurat Garut

Aah menjelaskan, tanggap darurat Garut perlu diperpanjang karena masih terjadinya longsor, banjir, dan tanah bergerak di wilayah selatan Garut. Salah satu prioritas adalah penanganan empat jembatan rusak di Kecamatan Bungbulang. “Ada empat jembatan yang putus di Bungbulang, dan ada pergeseran tanah,” katanya.

Dengan jembatan putus, sebagian warga terisolasi. Bahkan kendaraan angkutan umum dilaporkan tidak dapat keluar karena akses terputus. Kondisi ini membuat aktivitas ekonomi terhenti dan layanan dasar terganggu.

Melalui status tanggap darurat, pemerintah daerah memiliki kewenangan mempercepat pengerahan anggaran dan logistik. Tujuannya agar perbaikan akses warga tidak terhambat proses administrasi biasa. “Hal yang paling penting adalah memastikan warga bisa kembali beraktivitas dengan aman. Jembatan dan akses utama harus segera dipulihkan,” ucap Aah.

Personel Siaga dan Data Bencana Selama Periode Tanggap Darurat Garut

BPBD Garut menyiapkan personel siaga bersama instansi terkait, ditambah relawan kebencanaan dari berbagai desa. Mereka bertugas mengevakuasi warga, menyalurkan bantuan, serta membuka akses darurat di titik longsor. “Kita saat ini sudah siap siaga untuk menanggulangi bencana dan memberikan bantuan kepada masyarakat,” kata Aah.

Hingga 8 Desember 2025, BPBD mencatat 567 kejadian bencana alam sepanjang tahun. Dari jumlah tersebut, 286 merupakan kejadian tanah longsor. Sisanya adalah banjir, cuaca ekstrem, pergerakan tanah, dan insiden hidrometeorologi lain yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Baca juga: Pemkot Bandung Tunda Perjalanan ASN demi Stabilitas Layanan Nataru

Data itu menunjukkan ancaman bencana di Garut belum mereda. Musim hujan yang masih berlangsung memicu potensi longsor lanjutan dan banjir susulan di kawasan selatan, yang memiliki topografi rentan. Wilayah dataran tinggi dengan kontur labil menjadi fokus pengawasan petugas di lapangan.

Situasi tersebut menjelaskan mengapa tanggap darurat Garut kembali diperpanjang. Pemerintah daerah menekankan bahwa keselamatan warga dan pemulihan jalur transportasi menjadi prioritas utama. Tanpa status darurat, dukungan logistik, anggaran, dan tenaga teknis akan bergerak lebih lambat.

Keputusan memperpanjang masa tanggap darurat bukan hanya respons pada kejadian baru, tetapi langkah antisipatif. Pemerintah berharap perbaikan empat jembatan, pembukaan akses desa terisolasi, serta pengendalian banjir di beberapa titik dapat diselesaikan dalam periode perpanjangan ini.

Di tengah kondisi ini, peran relawan dan masyarakat menjadi penopang utama percepatan penanganan. Banyak dari mereka bekerja membersihkan material longsor dan membantu distribusi logistik ke wilayah sulit dijangkau. Pemerintah daerah menyebut kolaborasi ini sebagai fondasi penting dalam operasi darurat.

Kebijakan tanggap darurat Garut diperkirakan akan menentukan seberapa cepat wilayah terdampak bisa pulih. Jika cuaca memburuk, BPBD Garut menyiapkan kemungkinan perpanjangan evaluatif, terutama bila kerusakan tambahan kembali muncul.

Perpanjangan tanggap darurat Garut memastikan percepatan perbaikan jembatan, akses warga, dan penanganan bencana hidrometeorologi yang masih berlangsung. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivasi IKD Ciamis

    Warga Ciamis, Aktivasi IKD Sebelum Daftar Perlinsos

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Ciamis mengimbau masyarakat yang akan mengakses Perlinsos Digital untuk terlebih dahulu melakukan aktivasi IKD Ciamis. Melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD), proses verifikasi identitas menjadi lebih cepat, aman, dan praktis sehingga mempermudah masyarakat saat memanfaatkan berbagai layanan digital pemerintah. Imbauan tersebut disampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Ciamis sebagai bagian […]

  • Adzan Kedua Jumat

    Mengapa Ada Adzan Kedua Jumat? Ini Dalilnya

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Bagi sebagian umat Islam, adzan kedua Jumat masih menjadi pertanyaan yang sering muncul. Mengapa di banyak masjid terdengar dua kali adzan sebelum salat Jumat, sedangkan pada masa Rasulullah ﷺ disebut hanya ada satu adzan? Pertanyaan mengenai adzan kedua salat Jumat, hukum adzan kedua Jumat, hingga dalil adzan kedua Jumat terus dicari masyarakat. […]

  • Ilustrasi keluarga dengan orang tua dan anak belajar menyelesaikan konflik secara sehat di rumah

    Saat Anak Diam Mengamati Pertengkaran Orang Tua

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sering kali orang tua mengira anak tidak memperhatikan. Padahal, di sudut ruangan, anak justru menyerap semuanya—nada suara, raut wajah, hingga kata-kata yang terlontar saat orang tuanya bertengkar. Konflik dalam rumah tangga memang tidak terhindarkan. Namun, yang jarang disadari, cara mengelola pertengkaran di keluarga justru membentuk cara anak memahami emosi, hubungan, dan rasa […]

  • Perpanjangan STNK Online

    Perpanjangan STNK Online Kini Lebih Mudah, Cepat, dan Aman Lewat Aplikasi Signal

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Perpanjangan STNK online kini lebih cepat dan mudah lewat aplikasi Signal tanpa antre di Samsat. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah mempercepat digitalisasi layanan publik di bidang transportasi. Kini, perpanjangan STNK online dapat dilakukan tanpa harus antre di kantor Samsat berkat aplikasi Samsat Digital Nasional (Signal). Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memangkas birokrasi sekaligus […]

  • Proyek PLUT Tasikmalaya dugaan korupsi pengadaan

    Kasus PLUT Tasikmalaya: Bukti Digital Terungkap, Kenapa Penegak Hukum Belum Bergerak?

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Indikasi korupsi PLUT Tasikmalaya kembali mencuat ke ruang publik setelah sejumlah bukti digital dalam proses pengadaan proyek revitalisasi PLUT terungkap secara terbuka. Dugaan penyimpangan tersebut tidak hanya mengarah pada praktik tender yang tidak sehat, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar mengenai sikap aparat penegak hukum yang hingga kini belum menunjukkan langkah konkret. […]

  • TNI di Pesantren

    TNI Panjat Kubah Masjid, Santri Terharu

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – TNI di pesantren menjadi pemandangan yang menarik perhatian warga Kota Tasikmalaya menjelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Namun kali ini, prajurit Yonif TP 939 Macan Putih tidak datang membawa perlengkapan tempur. Sebaliknya, mereka hadir dengan kuas, cat, sapu, dan semangat gotong royong untuk mempercantik lingkungan Pondok Pesantren Sulalatul Huda di Kecamatan Cihideung. […]

expand_less