Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dinkes Tasikmalaya Jemput Bola, Pegawai Kini Bisa Cek Kesehatan di Kantor

Dinkes Tasikmalaya Jemput Bola, Pegawai Kini Bisa Cek Kesehatan di Kantor

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Program cek kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mulai menarik perhatian banyak aparatur sipil negara (ASN). Kali ini, Dinkes tidak menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Sebaliknya, petugas langsung mendatangi kantor-kantor instansi pemerintah untuk melakukan pemeriksaan penyakit tidak menular secara gratis.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini berbagai gangguan kesehatan yang sering dialami pegawai, mulai dari tekanan darah tinggi, gula darah, kolesterol, hingga gangguan paru-paru.

Kegiatan pemeriksaan terbaru berlangsung di Aula BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Senin (18/5/2026). Sejak pagi, pegawai mulai berdatangan untuk mengikuti screening kesehatan yang telah disiapkan petugas Dinkes.

Sebagian ASN terlihat santai sambil mengobrol di antrean pemeriksaan. Namun suasana berubah sedikit serius ketika hasil tensi atau gula darah mulai keluar. Ada yang langsung tertawa kecil karena hasilnya normal. Ada juga yang mendadak diam sambil melihat angka kolesterol di kertas pemeriksaan.

Momen seperti itu justru membuat kegiatan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dinkes Fokus Deteksi Penyakit Tidak Menular

Kepala Tim Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Dede Subekti, menjelaskan bahwa program tersebut memang menjadi agenda rutin untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan ASN.

Menurutnya, banyak pegawai sering menunda pemeriksaan kesehatan karena kesibukan kerja. Karena itu, Dinkes memilih mendatangi langsung kantor pemerintahan agar pemeriksaan lebih mudah dijangkau.

“Kami fokus screening pada keluhan yang sering muncul, seperti tekanan darah tinggi, gula darah, kolesterol, dan gangguan paru,” ujar Dede.

Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan fungsi paru serta memberikan edukasi singkat mengenai pola hidup sehat.

Jika ditemukan indikasi tertentu, peserta akan langsung mendapat arahan untuk melanjutkan pemeriksaan ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

Langkah jemput bola seperti ini dinilai lebih efektif karena banyak pegawai baru mengetahui kondisi tubuh mereka setelah mengikuti screening singkat di kantor.

Banyak Pegawai Baru Sadar Pentingnya Jaga Pola Makan

Program cek kesehatan gratis tersebut mendapat respons positif dari para ASN.

Salah satunya datang dari Marisa Dwi Sucianti, pegawai BPBD Kabupaten Tasikmalaya. Ia mengaku kegiatan seperti ini membantu pegawai memahami kondisi kesehatan sejak dini tanpa harus menyisihkan waktu khusus pergi ke rumah sakit atau klinik.

“Saya apresiasi cek gratis ini. Dari sini kita jadi tahu pola makan yang perlu dijaga,” katanya.

Pernyataan itu terasa cukup relevan dengan kebiasaan banyak pekerja kantoran saat ini. Aktivitas duduk terlalu lama, konsumsi kopi berlebihan, hingga makan cepat saji sering kali menjadi bagian dari rutinitas harian pegawai.

Di sela pemeriksaan, beberapa ASN bahkan terlihat saling membandingkan hasil kolesterol sambil bercanda. Ada yang mengaku mulai khawatir karena terlalu sering makan gorengan saat lembur. Ada juga yang langsung berjanji mengurangi minuman manis setelah melihat hasil gula darahnya.

Dan menariknya, suasana pemeriksaan justru terasa lebih santai dibanding pelayanan kesehatan biasa.

Gaya Hidup Pegawai Kantoran Jadi Perhatian

Penyakit tidak menular kini menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar di lingkungan kerja. Tekanan pekerjaan, kurang olahraga, pola tidur berantakan, hingga konsumsi makanan instan membuat risiko kesehatan meningkat tanpa disadari.

Karena itu, Dinkes Kabupaten Tasikmalaya mulai mendorong pendekatan preventif melalui pemeriksaan rutin langsung di lingkungan kantor.

Selain memudahkan akses layanan kesehatan, program ini juga diharapkan mampu membangun budaya sadar kesehatan di kalangan ASN.

Menurut Dede, menjaga produktivitas kerja tidak cukup hanya mengandalkan disiplin kerja. Kondisi tubuh juga harus tetap terkontrol agar pegawai bisa bekerja optimal dalam jangka panjang.

“Tujuannya supaya pegawai mengetahui kondisi tubuh sejak dini dan bisa melakukan pencegahan lebih cepat,” jelasnya.

Di sisi lain, program seperti ini juga menjadi pengingat bahwa masalah kesehatan tidak selalu muncul dengan gejala berat. Kadang tekanan darah naik tanpa terasa. Kolesterol tinggi pun sering datang diam-diam.

Dan sebagian orang baru sadar setelah melihat hasil pemeriksaan sederhana di atas meja kantor mereka sendiri.

Pemeriksaan Gratis Jadi Langkah Preventif yang Mulai Dibutuhkan

Kegiatan screening kesehatan gratis seperti ini mulai dianggap penting di tengah meningkatnya kasus penyakit tidak menular di masyarakat.

Terlebih, banyak pekerja usia produktif jarang memeriksakan kesehatan karena merasa tubuh masih kuat dan tidak mengalami keluhan berarti.

Padahal dalam banyak kasus, gangguan kesehatan justru baru diketahui setelah kondisinya cukup serius.

Karena itu, langkah Dinkes Tasikmalaya mendatangi langsung kantor ASN dinilai menjadi pendekatan yang lebih realistis dan dekat dengan kebutuhan masyarakat modern.

Dan pagi itu di Aula BPBD Tasikmalaya, pemeriksaan kesehatan bukan lagi sekadar urusan medis. Tetapi juga menjadi pengingat sederhana bahwa tubuh yang terlihat baik-baik saja belum tentu benar-benar sehat.

Kadang tubuh memang tidak langsung memberi tanda saat mulai lelah. Tetapi satu angka kecil dari hasil cek kesehatan bisa menjadi alarm yang mengubah cara seseorang menjaga hidupnya mulai hari itu. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Patuh 2026

    Jangan Sampai Kena Tilang Digital, Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar 14 Hari

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

      albadaepost.com, BERITA DAERAH – Operasi Patuh 2026 resmi digelar mulai 8 hingga 21 Juni mendatang. Operasi lalu lintas yang berlangsung selama dua pekan ini menjadi perhatian karena penindakan akan lebih banyak mengandalkan ETLE atau tilang elektronik. Dengan kata lain, pengendara yang selama ini mencoba mengakali kamera pengawas berpotensi menjadi sasaran utama dalam Operasi Patuh […]

  • PORSADIN Indihiang

    815 Santri Meriahkan PORSADIN XI Indihiang 2026

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suasana berbeda terlihat di lingkungan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Misbah, Kelurahan Sirnagalih, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Minggu (31/5/2026). Sejak pagi, halaman madrasah sudah dipenuhi ratusan santri yang datang untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) XI tingkat Kecamatan Indihiang. PORSADIN Indihiang 2026 yang mengusung tema “Mupuk Ukhwah Meraih […]

  • Aquarium Pangandaran

    Aquarium Pangandaran Gelar Program Wisata Keluarga

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Aquarium Pangandaran menghadirkan program Natal dan Tahun Baru untuk menarik wisata keluarga selama libur panjang. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aquarium Indonesia Pangandaran, Jawa Barat, menghadirkan rangkaian program khusus Natal dan Tahun Baru untuk menyambut lonjakan wisatawan pada libur akhir tahun. Langkah ini penting bagi sektor pariwisata lokal karena libur Nataru menjadi salah satu periode penentu […]

  • Suasana jamaah Muslim berdoa setelah salat Idul Adha di halaman masjid dengan nuansa pagi yang khusyuk

    Jangan Lewatkan, Ini Doa-Doa Mustajab di Hari Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suara takbir biasanya mulai terdengar sejak malam Idul Adha. Di beberapa kampung, gema pengeras suara masjid kadang mulai sedikit pecah menjelang dini hari karena dipakai terus-menerus sejak malam takbiran. Sementara di halaman masjid, plastik kresek daging mulai disusun panitia di dekat meja pembagian kurban. Namun di tengah suasana itu, banyak umat Islam […]

  • ilustrasi aktivitas jual beli barang bekas di pasar sebagai contoh transaksi yang dibahas dalam hukum Islam

    Bolehkah Menjual Barang Bekas? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 220
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perdagangan barang bekas semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang menjual pakaian, elektronik, hingga kendaraan yang pernah digunakan sebelumnya. Namun sebagian orang masih bertanya-tanya tentang hukum jual barang bekas dalam Islam. Apakah transaksi seperti ini diperbolehkan atau justru dilarang? Dalam fikih muamalah, jual beli barang bekas sebenarnya termasuk transaksi yang sah […]

  • Kepemimpinan Santri

    Jarang Disadari, Ini 5 Cara Pesantren Mencetak Jiwa Pemimpin

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tidak banyak yang sadar bahwa banyak pemimpin tangguh di Indonesia justru lahir dari lingkungan sederhana: pesantren. Di balik jadwal padat dan kehidupan disiplin, kepemimpinan santri terbentuk melalui kebiasaan harian yang tampak biasa, namun memiliki dampak luar biasa. Nilai kepemimpinan pesantren, karakter santri, serta pola pendidikan berbasis pengalaman nyata membuat santri belajar memimpin […]

expand_less