Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Modus Janji Nikah, Rumah Warga Garut Malah Diruntuhkan

Modus Janji Nikah, Rumah Warga Garut Malah Diruntuhkan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHModus janji nikah kembali menjadi sorotan setelah seorang pria diduga menipu sebuah keluarga di Kabupaten Garut dengan mengaku serius ingin menikahi anak korban sekaligus membangun rumah mereka. Akibat dugaan penipuan bermodus janji menikah tersebut, rumah korban telanjur dibongkar, sementara kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.

Kasus yang terjadi di Kampung Cihonje, Desa Banjarwangi, Kecamatan Banjarwangi, itu kini ditangani Satreskrim Polres Garut. Polisi menegaskan proses hukum masih berjalan sehingga asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan.

Janji Menikah Berujung Rumah Korban Diruntuhkan

Peristiwa bermula ketika seorang pria berinisial NS (46), warga Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, menjalin komunikasi dengan anak korban melalui media sosial Facebook.

Dalam percakapan tersebut, NS mengaku memiliki niat serius untuk menikahi perempuan bernama Mimin. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan rencana membangun rumah keluarga calon istrinya sebagai bentuk kesungguhan.

Saat berkunjung ke rumah keluarga korban pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, NS kembali menyampaikan janji yang sama di hadapan keluarga.

Ucapan itu membuat keluarga korban percaya. Bahkan, warga sekitar ikut membantu merobohkan rumah milik Empad (74), seorang buruh tani, sebagai persiapan pembangunan rumah baru.

Material Bangunan Bernilai Rp113 Juta Ternyata Masih Bon

Beberapa hari kemudian, tepatnya Kamis (16/7/2026), NS mengajak salah seorang anggota keluarga korban membeli material bangunan di sebuah toko material di wilayah Cikajang.

Nilai transaksi pembelian mencapai sekitar Rp113 juta. Namun, setelah pihak toko melakukan pengecekan administrasi, seluruh material tersebut ternyata belum dibayar dan masih berstatus utang.

Fakta itu memunculkan kecurigaan. Selain menjanjikan pembangunan rumah, NS juga disebut sempat menyampaikan rencana membangun sebuah masjid di Kampung Cihonje.

Berbagai janji tersebut akhirnya membuat warga mempertanyakan kemampuan serta keseriusan pria tersebut.

Warga Curiga, Polisi Datang Amankan Terduga Pelaku

Karena semakin banyak kejanggalan, warga kemudian menghubungi Polsek Banjarwangi.

Personel kepolisian segera mendatangi lokasi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya, petugas mengamankan NS dan membawanya ke Mapolsek Banjarwangi guna menjalani pemeriksaan awal.

Kapolsek Banjarwangi, IPDA Ipar Suparlan, S.E., menjelaskan bahwa laporan masyarakat menjadi dasar tindakan cepat aparat di lapangan.

“Dalam penanganan awal, kami mengamankan yang bersangkutan untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada Satreskrim Polres Garut,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (19/7/2026).

Polisi kemudian menyerahkan perkara tersebut kepada Satuan Reserse Kriminal Polres Garut untuk proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kerugian Ditaksir Rp70 Juta

Akibat peristiwa tersebut, keluarga korban mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Rumah yang sebelumnya masih berdiri sudah lebih dahulu diruntuhkan sebagai persiapan pembangunan. Selain kehilangan tempat tinggal, korban juga mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta.

Dalam proses penanganan perkara, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit telepon genggam, satu tas pinggang, nota pembelian material bangunan, serta papan dan kayu kaso dengan volume sekitar dua meter kubik.

Hingga kini, penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan fakta-fakta yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut.

Polisi Minta Warga Waspadai Janji Besar dari Orang Baru Dikenal

Polres Garut mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, terutama jika menawarkan janji-janji besar tanpa bukti kemampuan maupun kepastian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati saat menjalin hubungan melalui media sosial. Apabila menemukan dugaan tindak pidana atau mengalami kejadian serupa, warga diharapkan segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Karena itu, kehati-hatian menjadi langkah penting untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Kepercayaan memang tidak memiliki harga, tetapi ketika diberikan kepada orang yang salah, dampaknya bisa membuat seseorang kehilangan rumah, harta, bahkan rasa aman. Bijaklah memverifikasi setiap janji sebelum mengambil keputusan besar. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bobotoh Sunda

    Bukan Sekadar Bola, Persib Sudah Menjadi Identitas Urang Sunda

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Bagi banyak Bobotoh Sunda, Persib Bandung hari ini terasa bukan lagi sekadar klub sepak bola. Di Jawa Barat, Persib perlahan berubah menjadi identitas sosial, ruang emosi, bahkan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda modern. Karena itu, ketika Persib bermain, suasananya sering terasa berbeda. Warung kopi mendadak penuh. Status WhatsApp berubah biru. Anak-anak […]

  • Ilustrasi pasangan suami istri berdiskusi dengan tenang di kamar, menggambarkan komunikasi saat istri menolak hubungan karena lelah.

    Saat Istri Lelah, Bolehkah Menolak Suami? Ini Jawaban Fikihnya

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang istri menolak hubungan karena lelah sering muncul dalam konsultasi rumah tangga. Sebagian orang menyebutnya sebagai penolakan kewajiban, sementara yang lain melihatnya sebagai hak menjaga kondisi fisik. Lalu, bagaimana sebenarnya hukum istri menolak hubungan suami istri dalam Islam ketika kondisi tubuh benar-benar letih? Agar tidak terjebak pada potongan dalil, mari kita […]

  • Ilustrasi Gedung Balai Kota Tasikmalaya dengan nuansa serius menggambarkan dinamika birokrasi dan kepemimpinan daerah.

    Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satu tahun berjalan, kepemimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menghadapi ujian serius. Kritik tak lagi berbisik. Ia kini mengeras di ruang publik. Sorotan itu datang dari Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, yang menilai tata kelola birokrasi dan dinamika internal pemerintahan belum menunjukkan soliditas yang diharapkan. Dalam wawancara, Senin (16/2/2026), […]

  • Resep Ayam Bumbu Merah

    Resep Ayam Bumbu Merah, Gurih dan Bikin Lupa Diet

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep Ayam Bumbu Merah selalu menjadi incaran banyak orang ketika ingin menghadirkan lauk istimewa di meja makan. Tak hanya populer sebagai menu hajatan, masakan ayam berbumbu merah juga menjadi pilihan favorit keluarga karena cita rasanya yang gurih, manis, sedikit pedas, dan kaya rempah. Menu ayam merah rumahan ini memiliki keunggulan pada bumbu […]

  • Learning Loss

    Nilai TKA Rendah: Learning Loss dan Kesenjangan Sekolah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Nilai TKA rendah mencerminkan learning loss dan kesenjangan struktural pendidikan yang belum tertangani secara sistemik. albadarpost.com, HUMANIORA – Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang rendah di berbagai daerah tidak dapat dipahami sekadar sebagai kegagalan siswa dalam menjawab soal. Data hasil TKA justru membuka persoalan yang lebih dalam: masalah struktural pendidikan nasional yang belum tertangani secara […]

  • Pengendara mengisi BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina setelah harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.900 per liter.

    Pertamax Turbo Naik Jadi Rp19.900, Warga Mulai Keluhkan Biaya Harian

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kenaikan harga BBM nonsubsidi kembali memicu perhatian publik. PT Pertamina resmi menyesuaikan harga sejumlah bahan bakar mulai Minggu, 4 Mei 2026. Dalam daftar terbaru itu, Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.900 per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Angka tersebut langsung memicu perbincangan luas di media sosial. Sebab bagi sebagian pengguna […]

expand_less