Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Huller Tugu Koperasi Tasikmalaya Menyimpan Luka Tragedi 2023

Huller Tugu Koperasi Tasikmalaya Menyimpan Luka Tragedi 2023

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Huller Tugu Koperasi masih menjadi perbincangan warga meski sudah dua tahun berhenti beroperasi. Bangunan bekas penggilingan padi itu hingga kini tetap kosong setelah tragedi kecelakaan kerja pada 2023 yang merenggut nyawa seorang pekerja. Selain dikenal sebagai bangunan tua bersejarah, lokasi tersebut juga menyimpan banyak kenangan bagi masyarakat yang pernah beraktivitas di sekitarnya.

Memasuki pertengahan 2026, tidak ada lagi suara mesin yang dahulu menjadi penanda aktivitas penggilingan padi di kawasan tersebut. Pintu bangunan tertutup rapat, sementara sejumlah bagian mulai tampak lapuk dimakan usia.

Tragedi 2023 Mengakhiri Aktivitas Huller

Seorang warga sekitar, Aan Suherman (65), mengatakan bangunan itu langsung ditutup setelah kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pengontrak bernama Wawan Saefulloh pada 2023.

“Langsung ditutup setelah kejadian dan sampai sekarang tidak ada yang berani mengontrak lagi,” ujar Aan kepada wartawan.

Menurut penuturannya, Wawan meninggal dunia di lokasi setelah mengalami kecelakaan saat bekerja menggunakan mesin penggilingan padi.

“Korban saat itu ketarik panbel, lalu tubuhnya tersangkut di puli mesin,” katanya.

Keterangan tersebut merupakan penjelasan dari narasumber berdasarkan pengalamannya di sekitar lokasi. Hingga berita ini disusun, redaksi belum memperoleh dokumen resmi yang menjelaskan secara rinci kronologi kecelakaan tersebut.

Aan juga mengenang bahwa musibah itu menjadi pukulan berat bagi keluarga korban. Ia menyebut, dalam waktu yang hampir bersamaan, istri almarhum juga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Bandung. Informasi tersebut disampaikan berdasarkan pengetahuan narasumber.

Mesin Tua Disebut Masih Peninggalan Masa Kolonial

Selain menyimpan kisah duka, bangunan Huller Tugu Koperasi juga memiliki nilai sejarah.

Menurut Aan, salah satu mesin pemanas padi yang masih berada di dalam bangunan merupakan peninggalan masa kolonial Belanda. Ia menyebut bentuk mesin tersebut dahulu menyerupai pesawat dan hingga kini masih dipertahankan.

“Katanya mau dijadikan cagar budaya karena keasliannya,” ujar Aan.

Namun demikian, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari instansi terkait mengenai status mesin tersebut ataupun rencana penetapannya sebagai cagar budaya.

Aan menambahkan, setelah pengelolaan huller diserahkan kepada pihak ketiga, sebagian besar mesin mengalami perubahan. Meski begitu, mesin pemanas lama tetap berada di lokasi dan tidak dipindahkan.

Bangunan Kosong Melahirkan Beragam Cerita Warga

Sejak aktivitas penggilingan berhenti, bangunan tua itu perlahan menjadi sepi. Kondisi tersebut kemudian memunculkan berbagai cerita yang berkembang di tengah masyarakat.

Aan mengaku sering menerima cerita dari warga yang mengaitkan lokasi tersebut dengan pengalaman yang mereka anggap tidak biasa. Ia juga mengaku kerap dimintai bantuan ketika ada warga yang merasa mengalami gangguan di sekitar bangunan.

“Saya penunggu di sini. Saya tidak akan ganggu kalau tidak diganggu,” ucapnya.

Selain itu, Aan menyampaikan keyakinan pribadinya mengenai keberadaan hal-hal yang menurutnya sulit dijelaskan secara logika.

Perlu diketahui, pernyataan tersebut merupakan pengalaman dan pandangan pribadi narasumber. Hingga kini tidak terdapat bukti yang dapat memverifikasi klaim tersebut secara independen.

Menunggu Kepastian Pemanfaatan Bangunan

Dua tahun berlalu, bangunan Huller Tugu Koperasi belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali difungsikan.

Bagi warga sekitar, bangunan itu bukan sekadar tempat penggilingan padi. Lokasi tersebut pernah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menyimpan sejarah perkembangan pertanian di kawasan itu.

Kini, yang tersisa hanyalah bangunan tua, mesin-mesin yang mulai menua, serta kenangan atas tragedi yang mengubah aktivitas di tempat tersebut.

Hingga artikel ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola maupun instansi terkait mengenai rencana pemanfaatan kembali bangunan Huller Tugu Koperasi.

Keselamatan Kerja Menjadi Pelajaran Penting

Peristiwa yang terjadi pada 2023 menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja harus menjadi perhatian utama dalam setiap aktivitas industri, termasuk pada usaha penggilingan padi.

Penerapan standar keselamatan, pemeriksaan mesin secara berkala, serta penggunaan alat pelindung diri merupakan langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.

Di sisi lain, bangunan Huller Tugu Koperasi kini menjadi saksi bisu perjalanan sebuah fasilitas yang pernah berperan dalam aktivitas ekonomi masyarakat, namun berhenti beroperasi setelah sebuah tragedi.

Bangunan boleh menjadi sunyi, tetapi setiap jejak tragedi menyimpan pelajaran yang tidak boleh dilupakan. Di balik tembok tua Huller Tugu Koperasi, keselamatan kerja tetap menjadi warisan paling berharga bagi generasi berikutnya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • makna-idul-adha

    Makna Idul Adha: Mengapa Pengorbanan Datang Bersama Keikhlasan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Makna Idul Adha dalam Islam bukan sekadar tentang penyembelihan hewan kurban. Lebih dalam dari itu, Idul Adha mengajarkan tentang pengorbanan, keikhlasan, dan kepatuhan total kepada Allah SWT. Karena itulah kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tetap terasa dekat dengan kehidupan manusia sampai hari ini. Banyak orang mampu berkorban ketika situasinya […]

  • rokok ilegal

    Bea Cukai Jabar Tindak Rokok Ilegal, 88 Juta Batang Disita

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Bea Cukai Jawa Barat menyita 88 juta batang rokok ilegal hingga November 2025, mayoritas dari jalur darat perlintasan. albadarpost.com, LENSA – Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat, Setiawan, menyatakan wilayahnya menjadi titik perlintasan paling strategis dalam distribusi rokok ilegal. Hingga November 2025, total 88 juta batang rokok tanpa cukai disita dan dimusnahkan […]

  • Bata Plastik Daur Ulang

    Dari TPA ke Ruang Kelas, Garut Ubah Sampah Plastik Jadi Sekolah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Bata plastik daur ulang mulai mengubah wajah pendidikan di Kabupaten Garut. Material hasil pengolahan sampah plastik residu itu kini menjadi bagian dari pembangunan ruang kelas baru di SDN 3 Sukanegla, Kecamatan Garut Kota. Inovasi ramah lingkungan tersebut tidak hanya menghadirkan fasilitas belajar yang lebih baik, tetapi juga menunjukkan bahwa sampah yang […]

  • A400M Indonesia

    Indonesia Makin Kuat! A400M Kedua Resmi Hadir, Ini Dampaknya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kedatangan A400M Indonesia kembali menjadi sorotan setelah unit kedua resmi diterima. Pesawat angkut berat ini, atau dikenal juga sebagai pesawat militer A400M dan angkut udara strategis Indonesia, langsung memperkuat mobilitas nasional dalam berbagai skenario penting—baik militer maupun kemanusiaan. Pengumuman dari Airbus Defence menegaskan bahwa Indonesia kini semakin serius membangun kekuatan udara […]

  • Karakter ASN Tasikmalaya

    Dandim Tasikmalaya Tegaskan ASN Harus Berintegritas

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Karakter ASN Tasikmalaya menjadi fokus utama dalam kegiatan penguatan karakter ASN yang digelar Kodim 0612/Tasikmalaya di Aula Makodim, Jalan Otto Iskandardinata Nomor 9, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Senin (6/7/2026). Melalui program karakter kebangsaan ASN, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tasikmalaya memperoleh pembekalan untuk memperkuat integritas, disiplin, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. […]

  • delik-aduan

    Delik Aduan dalam KUHP Baru: Apa Artinya bagi Publik?

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    KUHP baru menetapkan penghinaan lembaga negara sebagai delik aduan, membatasi pelaporan dan mencegah penyalahgunaan hukum. albadarpost.com, OPINI – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026 membawa satu istilah hukum yang sering terdengar, tetapi belum tentu dipahami publik: delik aduan. Istilah ini menjadi kunci dalam pengaturan kasus penghinaan terhadap lembaga negara yang belakangan banyak […]

expand_less