Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Rumah Terbakar di Purbaratu, Warga Berhasil Selamat

Rumah Terbakar di Purbaratu, Warga Berhasil Selamat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 40 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHKebakaran Purbaratu kembali menjadi perhatian warga Kota Tasikmalaya. Insiden kebakaran rumah yang diduga dipicu kebocoran gasolin terjadi di Kampung Golempang, Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Senin malam, 22 Juni 2026. Beruntung, respons cepat warga sekitar berhasil mencegah kobaran api meluas dan menyelamatkan seluruh penghuni rumah dari bahaya yang lebih besar.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Api pertama kali muncul dari kamar tidur di lantai dua rumah milik Eman. Dalam waktu singkat, kobaran api mulai membakar sebagian ruangan dan memicu kepanikan warga sekitar.

Namun demikian, warga yang mengetahui kejadian itu tidak tinggal diam. Mereka segera mengambil langkah darurat dengan memadamkan api secara manual sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Respons Cepat Warga Cegah Api Meluas

Di tengah situasi darurat, semangat gotong royong warga menjadi faktor penting yang berhasil menekan risiko kebakaran lebih besar.

Beberapa warga langsung berupaya memutus sumber api, sementara lainnya membantu mengamankan penghuni rumah dan lingkungan sekitar. Berkat tindakan cepat tersebut, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bagian bangunan lain.

Langkah sigap warga ini menjadi contoh penting bahwa kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat sangat berperan dalam mengurangi dampak kebakaran permukiman.

Selain itu, lokasi rumah yang berada di kawasan padat penduduk membuat potensi penyebaran api cukup tinggi. Karena itu, keberhasilan warga mengendalikan situasi sejak awal menjadi faktor penentu yang menyelamatkan banyak aset di sekitar lokasi kejadian.

Damkar Tasikmalaya Tetap Lakukan Pendinginan Menyeluruh

Setelah menerima laporan, Tim Regu 2 Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya yang dipimpin Komandan Regu Eman Sulaeman langsung bergerak menuju lokasi.

Petugas menempuh perjalanan sekitar 11 kilometer dari markas komando menuju Kampung Golempang. Sesampainya di lokasi, petugas mendapati api sudah berhasil dipadamkan warga.

Meski demikian, tim pemadam tetap menjalankan prosedur standar penanganan kebakaran. Petugas melakukan pendinginan menyeluruh pada area yang terdampak untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.

Proses pemeriksaan berlangsung secara detail, terutama pada bagian kamar tidur yang menjadi titik awal munculnya api. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kemungkinan kebakaran susulan yang sering terjadi akibat bara tersembunyi.

Operasi pendinginan dan pengecekan berakhir sekitar pukul 23.39 WIB setelah petugas memastikan kondisi benar-benar aman.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran menerjunkan satu unit Fire Truck dan satu unit Water Supply guna mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.

Kebocoran Gasolin Jadi Peringatan Serius

Berdasarkan keterangan awal dari pemilik rumah, kebakaran diduga berasal dari kebocoran korek api gasolin yang berada di dalam kamar tidur.

Meski terlihat sepele, kebocoran bahan mudah terbakar dapat memicu ledakan kecil yang berkembang menjadi kebakaran dalam hitungan menit apabila tidak segera terdeteksi.

Karena itu, petugas mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menyimpan bahan yang mudah terbakar di dalam rumah.

Pemeriksaan rutin terhadap peralatan pemantik api, tabung gas, instalasi listrik, maupun bahan bakar lainnya sangat penting dilakukan untuk mencegah kejadian serupa.

Selain menjaga keamanan keluarga, langkah sederhana tersebut juga dapat melindungi lingkungan sekitar dari risiko kebakaran yang lebih luas.

Seluruh Penghuni Berhasil Selamat

Kabar baik dari peristiwa ini adalah seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka maupun gangguan kesehatan serius.

Petugas juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tingkat kerusakan bangunan tercatat relatif ringan karena api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke seluruh bagian rumah.

Sementara itu, pihak terkait masih melakukan pendataan untuk menghitung nilai kerugian material yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Meski kerusakan tidak terlalu besar, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja dan sering kali berawal dari hal-hal yang dianggap sepele.

Satu kebocoran kecil bisa memicu bencana besar dalam hitungan menit. Namun malam itu, kepedulian warga dan respons cepat petugas membuktikan bahwa kewaspadaan tetap menjadi alat pemadam pertama yang paling berharga. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses pendidikan

    Bangunan Berdiri, Hak Belajar Tertunda

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bangunan sekolah telah berdiri, lahan tersedia, dan kebutuhan masyarakat nyata. Namun hingga kini, Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 1 Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, belum dapat menjalankan fungsi pendidikan. Sekolah tersebut belum memiliki kepala sekolah, tenaga pendidik, maupun anggaran operasional. Situasi ini memantik kritik keras dari DPRD Jawa Barat yang menilai negara gagal […]

  • Ilustrasi futuristik sufistik tentang manusia terbuai kemewahan dunia sebagai gambaran istidraj dalam Islam berdasarkan QS Al-A’raf 182.

    Istidraj dalam Islam: Nikmat yang Menipu Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A’raf: 182: وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَWallażīna każżabụ bi`āyātinā sanastadrijuhum min ḥaiṡu lā ya’lamụn “Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui.” Pada suatu masa yang terasa semakin dekat, manusia memuja dunia […]

  • Gedung Pentagon Amerika Serikat tampak dari udara dengan bentuk segi lima khas sebagai pusat pertahanan AS

    Analisis: Bocoran Pentagon Bisa Picu Retaknya NATO, Ini Dampaknya

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kebocoran dokumen Pentagon bocor bukan sekadar isu intelijen biasa. Di balik itu, tersimpan sinyal yang lebih dalam: perubahan arah hubungan antar sekutu Barat. Konflik Iran menjadi pemicu, tetapi dampaknya meluas hingga ke fondasi kerja sama NATO. Ini bukan hanya soal strategi militer. Ini soal kepercayaan. Dari Aliansi ke Tekanan: Pergeseran Sikap Amerika […]

  • kinerja ASN

    Dari Apel ASN ke Indeks Pelayanan Publik: Uji Tata Kelola Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Evaluasi kinerja ASN Tasikmalaya dikaitkan dengan indeks pelayanan publik dan efektivitas belanja aparatur. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Arahan Wakil Bupati Tasikmalaya pada apel ASN akhir 2025 bukan sekadar pesan rutin penutup tahun anggaran. Penekanan pada evaluasi kinerja aparatur muncul di tengah dua tekanan yang saling berkelindan: menyempitnya ruang fiskal daerah dan meningkatnya tuntutan mutu pelayanan […]

  • Ilustrasi kasus korupsi dan peran SPIP dalam pengawasan keuangan pemerintah

    Kenapa Korupsi Masih Terjadi? Padahal Ada Sistem SPIP

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – SPIP atau Sistem Pengendalian Intern Pemerintah kembali disorot setelah berbagai kasus korupsi mencuat. Sistem pengendalian intern pemerintah ini sebenarnya dirancang untuk menjaga transparansi, mencegah penyimpangan, dan memastikan anggaran digunakan secara tepat. Namun, muncul pertanyaan besar: jika SPIP sudah ada, kenapa korupsi masih terjadi? Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, pemerintah telah […]

  • puasa pekerja migran Singapura

    Maghrib Masih Kerja: Kisah Astuti Puasa di Singapura

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ketika azan maghrib berkumandang di banyak tempat, sebagian orang sudah duduk bersama keluarga di meja makan. Namun bagi sebagian pekerja migran Indonesia di Singapura, momen berbuka puasa sering datang di tengah pekerjaan yang belum selesai. Itulah yang dialami Astuti, pekerja migran asal Cilacap, Jawa Tengah. Selama lebih dari dua puluh tahun bekerja […]

expand_less