Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Dari Pesantren untuk Indonesia, Seleksi Majelis Masyayikh 2026 Dibuka

Dari Pesantren untuk Indonesia, Seleksi Majelis Masyayikh 2026 Dibuka

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Lampu teras beberapa pesantren masih menyala ketika kabar itu mulai tersebar dari grup WhatsApp ke grup WhatsApp lain. Ada pengasuh pondok yang langsung meminta santrinya mencetak syarat pendaftaran. Ada pula yang diam cukup lama sambil membaca ulang pengumuman dari layar ponsel yang kacanya sudah sedikit retak di sudut kanan.

Seleksi Majelis Masyayikh 2026 resmi dibuka.

Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya pengumuman administratif biasa. Namun di lingkungan pesantren, proses ini punya makna lebih panjang. Sebab dari lembaga inilah arah penjaminan mutu pendidikan pesantren nasional ikut ditentukan.

Pendaftaran bakal calon anggota Majelis Masyayikh masa khidmat 2026–2031 dibuka mulai 1 sampai 10 Juni 2026 oleh Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Proses tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan sistem pendidikan pesantren di Indonesia yang terus bergerak menghadapi perubahan zaman.

Majelis Masyayikh Bukan Sekadar Jabatan

Di banyak pondok pesantren, nama Majelis Masyayikh memang tidak selalu ramai dibahas seperti isu politik atau pemilu. Tetapi kalangan pesantren memahami betul pengaruh lembaga tersebut.

Majelis Masyayikh memiliki tugas strategis dalam menyusun sistem penjaminan mutu pendidikan pesantren. Mulai dari arah pengembangan pendidikan, standar keilmuan, hingga menjaga karakter khas pesantren agar tidak tercerabut dari akar tradisi.

Ketua AHWA, KH. Miftah Faqih, menegaskan bahwa proses seleksi harus berjalan objektif, transparan, dan sesuai aturan.

Menurutnya, lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pendidikan pesantren di Indonesia.

Karena itu, figur yang terpilih nanti bukan hanya harus alim secara keilmuan. Mereka juga perlu memahami denyut pesantren dari dekat. Paham bagaimana suara kentongan subuh masih membangunkan santri di beberapa daerah. Mengerti bagaimana kitab-kitab kuning tetap dibaca di bawah lampu neon yang kadang berkedip pelan saat hujan turun.

Ini Syarat Lengkap Seleksi Majelis Masyayikh 2026

AHWA menetapkan sejumlah syarat bagi calon anggota Majelis Masyayikh.

Peserta harus memiliki integritas, komitmen kebangsaan, pengalaman di bidang pendidikan pesantren, serta keahlian dalam ilmu agama Islam.

Berikut persyaratan lengkapnya:

  • Bersedia mencalonkan diri menjadi anggota Majelis Masyayikh
  • Memiliki integritas
  • Memiliki komitmen kebangsaan
  • Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan hukum tetap
  • Bukan pengurus partai politik
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Memiliki SKCK
  • Melampirkan daftar riwayat hidup
  • Memiliki pengalaman atau pengetahuan tentang pendidikan pesantren
  • Memiliki keahlian di bidang keilmuan Islam
  • Memiliki latar belakang pendidikan pesantren
  • Berusia minimal 40 tahun
  • Bukan anggota AHWA saat dipilih
  • Rekomendasi asosiasi pesantren bersifat opsional

Sementara itu, detail teknis bisa dicek di sini. Dan formulir pendaftaran tersedia di sini.

Pesantren Sedang Menghadapi Zaman yang Berubah Cepat

Di sejumlah pondok, obrolan tentang pendidikan kini tidak lagi hanya soal hafalan atau kitab. Banyak pengasuh mulai membahas kecerdasan buatan, media sosial, hingga perubahan cara belajar generasi muda.

Santri sekarang hidup di zaman layar sentuh. Informasi datang terlalu cepat. Kadang bahkan lebih cepat daripada proses tabayun.

Karena itu, keberadaan Majelis Masyayikh dinilai semakin penting. Pesantren membutuhkan figur yang mampu menjaga keseimbangan: tetap kuat memegang tradisi, tetapi tidak gagap menghadapi perubahan.

Di beberapa pesantren tua, aroma kayu lemari kitab bercampur bau kopi hitam masih terasa menjelang malam. Namun di sudut lain, sebagian santri mulai membuka laptop untuk belajar. Dunia berubah pelan-pelan. Pesantren juga ikut bergerak, meski tetap menjaga nadinya sendiri.

Momentum seleksi ini akhirnya dianggap bukan sekadar pergantian masa khidmat. Banyak kalangan melihatnya sebagai proses menentukan wajah pendidikan Islam Indonesia beberapa tahun ke depan.

Kesempatan Mengabdi untuk Ilmu dan Masa Depan Pesantren

Tidak semua orang mendapat kesempatan ikut menentukan arah pendidikan pesantren nasional. Karena itu, pembukaan seleksi Majelis Masyayikh 2026 menjadi perhatian banyak kalangan pesantren di berbagai daerah.

Apalagi pesantren selama ini bukan hanya tempat belajar agama. Dari lingkungan sederhana dengan dinding semen yang mulai pudar dan suara sandal santri yang berlalu-lalang selepas Isya, lahir banyak tokoh bangsa, ulama, hingga pemimpin masyarakat.

Kini, kesempatan itu kembali terbuka.

Bukan untuk mencari popularitas. Bukan pula sekadar posisi.

Tetapi untuk menjaga ilmu agar tetap hidup di tengah zaman yang bergerak terlalu cepat.

Ketika dunia sibuk mengejar kecepatan, pesantren justru sedang mencari sosok yang mampu menjaga arah — agar ilmu tidak kehilangan adab, dan zaman tidak memutus akar tradisi. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI imbau masyarakat menunggu sidang isbat 1 Syawal

    MUI: Lebaran 2026 Berpotensi Tak Serentak, Tunggu Sidang Isbat 1 Syawal

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Isu Lebaran 2026 berbeda mulai menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan umat Islam agar tidak terburu-buru menentukan hari raya. Menurut MUI, potensi Lebaran 2026 berbeda bisa terjadi karena perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah. Oleh karena itu, masyarakat diminta menunggu hasil sidang isbat pemerintah untuk memastikan tanggal resmi […]

  • pelaku anak kriminal

    Ketika Anak Menjadi Pelaku Kriminal

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Siang hari yang biasanya identik dengan aktivitas aman berubah menjadi ruang cemas ketika kasus pelaku anak kriminal terungkap di kawasan perkotaan. Aksi kekerasan seksual yang melibatkan anak sebagai pelaku dan menyasar anak serta remaja sebagai korban ini menimbulkan pertanyaan serius: seberapa aman ruang publik bagi generasi muda? Kepolisian bergerak cepat setelah laporan […]

  • Karyawan bekerja lembur di kantor saat hari libur nasional dengan ilustrasi perhitungan upah lembur sesuai aturan pemerintah.

    Tanggal Merah Tetap Kerja? Jangan Sampai Upah Lembur Anda Hilang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Masih banyak pekerja yang belum memahami aturan upah lembur libur nasional. Padahal, pekerja yang tetap masuk saat hari libur nasional berhak menerima bayaran lembur dengan nilai lebih besar dibanding hari kerja biasa. Ketentuan upah kerja lembur itu sudah diatur pemerintah melalui PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang Ketenagakerjaan. Informasi tersebut kembali ramai […]

  • Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025

    Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025, Momentum Santri untuk Negeri

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025: dari Ithlaq Tebuireng hingga Expo dan Award, bukti nyata pesantren berkontribusi pada bangsa dan lingkungan. albadarpost.com, LENSA. Kementerian Agama mengumumkan Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 sebagai rangkaian kegiatan nasional yang berlangsung mulai 22 September hingga puncaknya pada 25 Oktober. Agenda ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk nyata kontribusi […]

  • Pesta Kembang Api Disneyland Hong Kong

    Langit Hong Kong Meledak: Malam Pesta Kembang Api di Disneyland Memukau Ribuan Pengunjung!

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Malam pesta kembang api di Hong Kong Disneyland mengguncang langit Hong Kong, ribuan pengunjung terpukau. albadarpost.com, HUMANIORA – Sekitar pukul 19.30 waktu setempat pada Senin, 27 Oktober 2025, langit Hong Kong tiba-tiba “meledak” dalam warna-warna spektakuler di Hong Kong Disneyland. Ribuan pengunjung terdiam terpukau selama hampir 15 menit, menyaksikan salah satu malam pesta kembang api […]

  • Semangkuk gulai daun singkong santan kental dengan cabai merah dan aroma rempah khas masakan Nusantara.

    Rahasia Gulai Daun Singkong Santan Kental, Gurihnya Bikin Gagal Diet

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Gulai daun singkong masih jadi salah satu menu rumahan yang sulit tergeser sampai sekarang. Rasanya sederhana, tetapi justru itu yang bikin banyak orang kangen. Apalagi kalau kuah santannya kental, pedasnya pas, lalu dimakan saat nasi masih panas mengepul. Belakangan, resep gulai daun singkong santan kental juga makin sering muncul di pencarian internet. […]

expand_less