Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Dari Pesantren untuk Indonesia, Seleksi Majelis Masyayikh 2026 Dibuka

Dari Pesantren untuk Indonesia, Seleksi Majelis Masyayikh 2026 Dibuka

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 204
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Lampu teras beberapa pesantren masih menyala ketika kabar itu mulai tersebar dari grup WhatsApp ke grup WhatsApp lain. Ada pengasuh pondok yang langsung meminta santrinya mencetak syarat pendaftaran. Ada pula yang diam cukup lama sambil membaca ulang pengumuman dari layar ponsel yang kacanya sudah sedikit retak di sudut kanan.

Seleksi Majelis Masyayikh 2026 resmi dibuka.

Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya pengumuman administratif biasa. Namun di lingkungan pesantren, proses ini punya makna lebih panjang. Sebab dari lembaga inilah arah penjaminan mutu pendidikan pesantren nasional ikut ditentukan.

Pendaftaran bakal calon anggota Majelis Masyayikh masa khidmat 2026–2031 dibuka mulai 1 sampai 10 Juni 2026 oleh Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Proses tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan sistem pendidikan pesantren di Indonesia yang terus bergerak menghadapi perubahan zaman.

Majelis Masyayikh Bukan Sekadar Jabatan

Di banyak pondok pesantren, nama Majelis Masyayikh memang tidak selalu ramai dibahas seperti isu politik atau pemilu. Tetapi kalangan pesantren memahami betul pengaruh lembaga tersebut.

Majelis Masyayikh memiliki tugas strategis dalam menyusun sistem penjaminan mutu pendidikan pesantren. Mulai dari arah pengembangan pendidikan, standar keilmuan, hingga menjaga karakter khas pesantren agar tidak tercerabut dari akar tradisi.

Ketua AHWA, KH. Miftah Faqih, menegaskan bahwa proses seleksi harus berjalan objektif, transparan, dan sesuai aturan.

Menurutnya, lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pendidikan pesantren di Indonesia.

Karena itu, figur yang terpilih nanti bukan hanya harus alim secara keilmuan. Mereka juga perlu memahami denyut pesantren dari dekat. Paham bagaimana suara kentongan subuh masih membangunkan santri di beberapa daerah. Mengerti bagaimana kitab-kitab kuning tetap dibaca di bawah lampu neon yang kadang berkedip pelan saat hujan turun.

Ini Syarat Lengkap Seleksi Majelis Masyayikh 2026

AHWA menetapkan sejumlah syarat bagi calon anggota Majelis Masyayikh.

Peserta harus memiliki integritas, komitmen kebangsaan, pengalaman di bidang pendidikan pesantren, serta keahlian dalam ilmu agama Islam.

Berikut persyaratan lengkapnya:

  • Bersedia mencalonkan diri menjadi anggota Majelis Masyayikh
  • Memiliki integritas
  • Memiliki komitmen kebangsaan
  • Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan hukum tetap
  • Bukan pengurus partai politik
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Memiliki SKCK
  • Melampirkan daftar riwayat hidup
  • Memiliki pengalaman atau pengetahuan tentang pendidikan pesantren
  • Memiliki keahlian di bidang keilmuan Islam
  • Memiliki latar belakang pendidikan pesantren
  • Berusia minimal 40 tahun
  • Bukan anggota AHWA saat dipilih
  • Rekomendasi asosiasi pesantren bersifat opsional

Sementara itu, detail teknis bisa dicek di sini. Dan formulir pendaftaran tersedia di sini.

Pesantren Sedang Menghadapi Zaman yang Berubah Cepat

Di sejumlah pondok, obrolan tentang pendidikan kini tidak lagi hanya soal hafalan atau kitab. Banyak pengasuh mulai membahas kecerdasan buatan, media sosial, hingga perubahan cara belajar generasi muda.

Santri sekarang hidup di zaman layar sentuh. Informasi datang terlalu cepat. Kadang bahkan lebih cepat daripada proses tabayun.

Karena itu, keberadaan Majelis Masyayikh dinilai semakin penting. Pesantren membutuhkan figur yang mampu menjaga keseimbangan: tetap kuat memegang tradisi, tetapi tidak gagap menghadapi perubahan.

Di beberapa pesantren tua, aroma kayu lemari kitab bercampur bau kopi hitam masih terasa menjelang malam. Namun di sudut lain, sebagian santri mulai membuka laptop untuk belajar. Dunia berubah pelan-pelan. Pesantren juga ikut bergerak, meski tetap menjaga nadinya sendiri.

Momentum seleksi ini akhirnya dianggap bukan sekadar pergantian masa khidmat. Banyak kalangan melihatnya sebagai proses menentukan wajah pendidikan Islam Indonesia beberapa tahun ke depan.

Kesempatan Mengabdi untuk Ilmu dan Masa Depan Pesantren

Tidak semua orang mendapat kesempatan ikut menentukan arah pendidikan pesantren nasional. Karena itu, pembukaan seleksi Majelis Masyayikh 2026 menjadi perhatian banyak kalangan pesantren di berbagai daerah.

Apalagi pesantren selama ini bukan hanya tempat belajar agama. Dari lingkungan sederhana dengan dinding semen yang mulai pudar dan suara sandal santri yang berlalu-lalang selepas Isya, lahir banyak tokoh bangsa, ulama, hingga pemimpin masyarakat.

Kini, kesempatan itu kembali terbuka.

Bukan untuk mencari popularitas. Bukan pula sekadar posisi.

Tetapi untuk menjaga ilmu agar tetap hidup di tengah zaman yang bergerak terlalu cepat.

Ketika dunia sibuk mengejar kecepatan, pesantren justru sedang mencari sosok yang mampu menjaga arah — agar ilmu tidak kehilangan adab, dan zaman tidak memutus akar tradisi. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertandingan Liga Champions antara tim top Eropa dengan analisis prediksi semifinal

    Prediksi Lolos Semifinal Liga Champions: Siapa Bertahan di 4 Besar?

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 219
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Prediksi semifinal UCL menjadi topik panas menjelang babak perempat final. Banyak penggemar mulai membahas peluang lolos semifinal Liga Champions, kandidat kuat juara, hingga tim kejutan yang berpotensi mencuri perhatian. Dengan duel besar seperti Real Madrid vs Bayern Munich dan Paris Saint-Germain vs Liverpool, persaingan dipastikan semakin ketat. Selain itu, faktor pengalaman, kedalaman […]

  • Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menghadiri Shalat Idul Adha 1447 H di Masjid Agung Baiturrahman Singaparna bersama Forkopimda dan masyarakat.

    Dandim 0612 Hadiri Idul Adha Tasikmalaya, Suasana Khidmat Selimuti Singaparna

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Idul Adha Tasikmalaya terasa berbeda di Masjid Agung Baiturrahman Singaparna, Rabu (27/5/2026). Sejak pagi, ribuan langkah jamaah terus berdatangan memenuhi halaman masjid. Takbir menggema pelan dari pengeras suara. Di sela udara pagi yang masih dingin, aroma sajadah dan rumput basah bercampur menjadi satu. Momentum Hari Raya Kurban tingkat Kabupaten Tasikmalaya […]

  • Keluarga korban melapor ke Polres Tasikmalaya terkait kasus bobotoh tewas diduga dikeroyok usai nobar Persib.

    Pulang Nobar Persib, Remaja Tasikmalaya Tewas Dikeroyok

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus bobotoh tewas di Tasikmalaya usai menonton bareng pertandingan Persib Bandung kembali menyita perhatian publik. Seorang remaja berinisial MI (18), warga Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan brutal saat perjalanan pulang dari acara nobar laga Bhayangkara FC melawan Persib Bandung. Peristiwa tragis itu kini resmi dilaporkan […]

  • Boots Handmade Bandung

    Bandung Kian Dikenal sebagai Surga Boots Handmade

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bandung selama ini identik dengan julukan Paris van Java, kota yang dikenal sebagai pusat mode dan kreativitas. Kini, Kota Kembang kembali mencuri perhatian, bukan karena tren fesyen semata, melainkan berkat Boots Handmade Bandung yang mulai mendapat pengakuan di pasar internasional. Laporan CNA Lifestyle menyoroti bagaimana sepatu boots buatan tangan dari Bandung […]

  • Muktamar NU ke-35

    Muktamar NU ke-35, Rais Aam dan Ketum Dipilih 29 Agustus

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Muktamar NU ke-35 memasuki rangkaian agenda yang menentukan arah kepemimpinan organisasi untuk masa khidmah 2026–2031. Berdasarkan jadwal resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), agenda pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di PP Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Muktamar NU 2026 berlangsung pada 27–31 […]

  • Doa Meninggalkan Makkah

    Jangan Lewatkan, Ini Doa yang Dianjurkan Saat Meninggalkan Makkah

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada banyak momen mengharukan dalam perjalanan haji. Namun bagi sebagian jamaah, salah satu yang paling berat justru terjadi ketika semua rangkaian ibadah hampir selesai. Bukan saat wukuf di Arafah. Bukan saat melempar jumrah. Dan bukan pula saat tahallul. Melainkan ketika tiba waktunya meninggalkan Kota Makkah setelah thawaf wada, atau thawaf perpisahan. Di […]

expand_less