Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Terungkap! Korupsi Pengadaan Sudah Diatur Sejak Awal

Terungkap! Korupsi Pengadaan Sudah Diatur Sejak Awal

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Korupsi pengadaan kembali menunjukkan wajah aslinya. Data Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap bahwa sekitar 25 persen perkara korupsi berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ). Namun, temuan ini bukan sekadar angka. Di baliknya, ada pola yang berulang dan terstruktur.

Dalam kurun 2004 hingga 2025, KPK menangani 1.782 perkara korupsi. Dari jumlah itu, 446 kasus berasal dari sektor pengadaan. Artinya, satu dari empat kasus korupsi terjadi dalam proyek pemerintah.

Angkanya besar. Polanya konsisten.

Korupsi Sudah Disusun Sejak Perencanaan

KPK menemukan bahwa penyimpangan tidak selalu terjadi saat proses lelang. Justru, dalam banyak kasus, skema sudah dibentuk sejak tahap awal.

Pada fase perencanaan, spesifikasi proyek dapat diarahkan untuk menguntungkan pihak tertentu. Selain itu, nilai proyek juga bisa “disesuaikan” sejak awal.

Akibatnya, proses tender hanya menjadi formalitas administratif.

Pemenang sudah diprediksi.

“Kesepakatan Diam-Diam” Jadi Pola Umum

Dalam banyak kasus, KPK mengidentifikasi adanya kesepahaman antara pejabat dan pihak swasta sebelum proyek berjalan. Praktik ini sering disebut sebagai meeting of minds.

kpk ungkap 25 persen kasus korupsi berasal dari pengadaan proyek pemerintah dengan pola yang disusun sejak perencanaan

KPK ungkap 25 persen kasus korupsi berasal dari pengadaan proyek pemerintah dengan pola yang disusun sejak perencanaan. (Foto: KPK)

Skemanya relatif serupa:

  • Proyek diarahkan oleh pihak internal
  • Vendor tertentu disiapkan sejak awal
  • Kompensasi disepakati sebelum proses dimulai

Karena itu, pembuktian kasus pengadaan tidak cukup hanya melihat hasil tender.

Jejaknya ada di belakang layar.

Kenapa Pengadaan Selalu Jadi Titik Rawan?

Sektor pengadaan memiliki karakter yang kompleks. Nilai proyek besar, proses panjang, dan melibatkan banyak pihak.

Di sisi lain, celah pengawasan masih terbuka.

Beberapa praktik yang kerap muncul antara lain:

  • suap untuk memenangkan proyek
  • pengaturan tender
  • pemberian fee di awal (ijon proyek)

Kondisi ini membuat pengadaan menjadi “lahan basah” yang sulit dibersihkan secara cepat.

Masalahnya berulang. Polanya sama.

Dampak Nyata: Proyek Buruk, Rakyat Dirugikan

Korupsi pengadaan tidak berhenti di meja birokrasi. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

Proyek infrastruktur sering tidak bertahan lama. Kualitas pekerjaan menurun. Anggaran membengkak tanpa hasil optimal.

Selain itu, layanan publik ikut terdampak.

Ketika anggaran bocor, kualitas pelayanan ikut menurun.

Upaya Perbaikan: Sistem Diperkuat, Celah Masih Ada

Pemerintah sebenarnya telah mendorong perbaikan sistem pengadaan melalui digitalisasi dan transparansi. Berbagai platform elektronik diterapkan untuk meminimalkan intervensi manual.

Namun, KPK menilai perbaikan sistem belum sepenuhnya menutup celah.

Selama integritas belum menjadi budaya, risiko penyimpangan tetap ada.

Di sisi lain, penguatan pengawasan internal masih menjadi pekerjaan rumah.

Sinyal Bahaya bagi Tata Kelola Negara

Data 25 persen ini memperlihatkan satu hal: korupsi pengadaan bukan kasus insidental. Ia bersifat sistemik.

Jika pola ini terus berulang, kepercayaan publik terhadap pemerintah bisa terus tergerus.

Karena itu, langkah perbaikan tidak bisa parsial.

Perlu pendekatan menyeluruh:

  • perbaikan regulasi
  • penguatan pengawasan
  • penegakan hukum yang konsisten

Membongkar Pola, Menutup Celah

Temuan KPK membuka tabir bahwa korupsi pengadaan tidak berdiri sendiri. Ia tumbuh dari sistem yang masih menyisakan ruang untuk disalahgunakan.

Di satu sisi, proyek pemerintah menjadi motor pembangunan. Namun di sisi lain, sektor ini menyimpan risiko terbesar kebocoran anggaran.

Transparansi harus diperkuat. Pengawasan harus dipertegas. Integritas harus ditegakkan.

Jika tidak, angka 25 persen itu bukan tidak mungkin akan terus bertahan—bahkan meningkat. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi reflektif tadabbur alam untuk Gen Z dengan latar langit, air, dan cahaya sebagai simbol kekuasaan Allah dalam Surah Al-Waqi’ah.

    Tadabbur Alam: Gen Z Terlalu Pede?

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tadabbur Alam bukan sekadar istilah kajian yang terdengar religius. Tadabbur alam, merenungi kekuasaan Allah, dan membaca tanda-tanda kebesaran-Nya justru menjadi tamparan keras bagi generasi digital. Di era ketika semua bisa dicari lewat mesin pencari, banyak orang merasa paling tahu. Namun ironisnya, semakin luas akses informasi, semakin tipis rasa tunduk kepada Sang Pencipta. […]

  • Ilustrasi perempuan berhijab cream menangis di lanskap kota, simbol kesabaran dan harapan di balik kesulitan hidup.

    Kesulitan yang Tak Pernah Datang Sendiri

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di masa depan, manusia hidup dengan teknologi yang serba cepat, tetapi jiwa mereka berjalan tertatih. Segalanya tersedia, namun ketenangan menjadi barang langka. Orang-orang hafal cara mengeluh, tetapi lupa cara bersyukur. Mereka menunggu keajaiban datang setelah luka sembuh, padahal luka itu tidak pernah benar-benar pergi. Fa inna ma’al usri yusra. Di kota yang […]

  • Razia Satlantas Tasikmalaya

    Razia Satlantas Tasikmalaya, Pelanggar Malah Dengar Tausiah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Razia Satlantas Tasikmalaya di Perempatan Muktamar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (9/7/2026), menghadirkan pendekatan berbeda. Dalam razia lalu lintas Tasikmalaya tersebut, petugas tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran. Namun, pengendara yang melakukan pelanggaran ringan terlebih dahulu mengikuti tausiah tentang keselamatan berkendara sebelum petugas mengambil langkah lanjutan. Program edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya Satlantas […]

  • Narkoba Cimahi

    40 Kasus Narkoba Terbongkar, Pelaku Baru Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peredaran narkoba Cimahi kembali menjadi perhatian publik. Dalam kurun sekitar satu bulan, Polres Cimahi berhasil mengungkap 40 kasus narkotika dan mengamankan 50 tersangka. Namun, di balik besarnya pengungkapan tersebut, terdapat satu fakta yang paling menyita perhatian. Menurut kepolisian, seluruh tersangka yang diamankan merupakan pelaku baru atau bukan residivis. Temuan itu memperlihatkan […]

  • Kebijakan ASN

    Gubernur Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Jadi Pengawas Proyek Infrastruktur

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jabar rekrut Mahasiswa Teknik Sipil jadi pengawas proyek. Honor Rp 300 ribu/hari. Tingkatkan idealisme dan kualitas konstruksi. Dampak Kebijakan Konsultan Mahasiswa albadarpost.com, LENSA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah inovatif untuk memperkuat pengawasan proyek infrastruktur daerah dengan melibatkan kalangan akademisi muda. Kebijakan ini akan merekrut Mahasiswa Teknik Sipil dari berbagai perguruan tinggi di […]

  • Kuswandi didampingi kuasa hukum di lobi Satreskrim Polresta Pati usai pemeriksaan kasus Ashari.

    Kuswandi Ditangkap Tanpa Surat, Pengacara Donny Soroti Dugaan Pelanggaran KUHAP

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Suasana lobi Satreskrim Polresta Pati, Kamis siang, 7 Mei 2026, mendadak ramai. Sejumlah wartawan mengerubungi seorang pria yang baru keluar dari ruang pemeriksaan. Wajahnya tampak letih. Sesekali ia memegangi bagian rusuk kanannya. Pria itu adalah Kuswandi. Namanya mendadak ramai di media sosial setelah video penangkapannya di Bekasi viral. Namun bukan hanya […]

expand_less