Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Resmi! Lomba Video Kreatif Pancasila 2026 di Ciamis, Ini Cara Daftarnya

Resmi! Lomba Video Kreatif Pancasila 2026 di Ciamis, Ini Cara Daftarnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHLomba Video Pancasila Ciamis 2026 resmi digelar dan langsung menarik perhatian publik, khususnya generasi muda. Ajang lomba video kreatif Ciamis ini mengangkat tema besar Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengekspresikan ide melalui media visual. Selain itu, kompetisi ini juga membuka ruang bagi kreator lokal untuk berkembang dan menginspirasi.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Ciamis sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat nilai kebangsaan di era digital. Oleh karena itu, lomba ini tidak hanya berorientasi pada kreativitas, tetapi juga pada pesan moral yang kuat.

Jadwal Pendaftaran dan Cara Ikut Lomba

Pendaftaran Lomba Video Pancasila Ciamis ini dibuka mulai 25 Maret hingga 25 April 2026. Peserta dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk merancang konsep, melakukan produksi, hingga menyelesaikan proses editing video.

Untuk mengikuti lomba ini, peserta cukup memantau informasi resmi melalui media sosial Instagram penyelenggara di sini. Selain itu, panitia juga akan memberikan panduan teknis secara lengkap agar peserta dapat mengikuti kompetisi dengan mudah.

Dengan demikian, siapa pun (pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, hingga OPD Ciamis) yang memiliki minat di bidang video kreatif dapat berpartisipasi tanpa hambatan berarti. Bahkan, lomba ini menjadi peluang besar bagi pemula sekalipun.

13 Tema Menarik yang Bisa Dipilih Peserta

Agar peserta lebih leluasa berkreasi, panitia menyediakan 13 sub tema yang relevan dengan kehidupan saat ini. Tema tersebut antara lain:

  • Kearifan lokal Galuh
  • Pemberantasan korupsi
  • Anti radikalisme dan terorisme
  • Kerukunan umat beragama
  • Anti narkoba
  • Kesetaraan gender
  • Ketahanan pangan
  • Anti bullying
  • Anti kekerasan seksual
  • Partisipasi demokrasi
  • Pembauran kebangsaan
  • Ketahanan keluarga
  • Penggunaan media sosial

Dengan banyaknya pilihan ini, peserta dapat menyesuaikan ide dengan minat dan keahlian masing-masing. Selain itu, variasi tema tersebut membuat konten yang dihasilkan berpotensi lebih beragam dan menarik perhatian audiens.

Misi Besar: Menguatkan Nilai Pancasila di Era Digital

Di tengah derasnya arus informasi digital, nilai-nilai Pancasila sering kali terpinggirkan. Oleh sebab itu, lomba video kreatif ini hadir sebagai solusi inovatif untuk mengangkat kembali nilai tersebut melalui pendekatan yang lebih relevan.

Melalui karya video, pesan tentang persatuan, toleransi, dan keadilan dapat disampaikan secara lebih efektif. Bahkan, konten visual terbukti mampu menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda yang aktif di media sosial.

Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terciptanya ekosistem kreatif di daerah. Dengan begitu, Ciamis tidak hanya dikenal sebagai daerah budaya, tetapi juga sebagai pusat kreativitas digital.

Peluang Besar untuk Tampil dan Menginspirasi

Mengikuti lomba video pancasila ciamis bukan sekadar soal kompetisi. Sebaliknya, ajang ini membuka peluang besar untuk memperluas jaringan, meningkatkan kemampuan, dan mendapatkan pengakuan atas karya yang dibuat.

Bahkan, karya terbaik berpotensi menjadi inspirasi nasional. Oleh karena itu, peserta diharapkan mampu menyampaikan pesan yang kuat, kreatif, dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Di sisi lain, keikutsertaan dalam lomba ini juga dapat menjadi portofolio berharga, khususnya bagi pelajar, mahasiswa, maupun kreator konten.

Saatnya Anak Muda Ciamis Ambil Peran

Momentum ini menjadi kesempatan yang tepat bagi generasi muda untuk menunjukkan kontribusi nyata. Dengan mengikuti lomba video kreatif ini, mereka tidak hanya berkarya, tetapi juga ikut menyebarkan nilai positif kepada masyarakat luas.

Karena itu, jangan lewatkan kesempatan emas ini. Segera siapkan ide terbaikmu, tuangkan dalam bentuk video, dan jadilah bagian dari gerakan kreatif yang menginspirasi. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Susi Pudjiastuti BJB

    Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dunia Perbankan Daerah Diprediksi Berubah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 334
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nama Susi Pudjiastuti tidak pernah benar-benar hilang dari perhatian publik Indonesia. Setelah lama dikenal sebagai pengusaha nyentrik, pemilik maskapai, hingga menteri dengan gaya bicara tanpa tedeng aling-aling, kini ia muncul di panggung berbeda: dunia perbankan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Bank BJB resmi menunjuk Susi sebagai Komisaris […]

  • AI pendidikan

    Rektor Baru ITG Soroti AI, Ini Arah Pendidikan Garut

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah cara perguruan tinggi menjalankan pendidikan. Teknologi ini bukan lagi sekadar alat bantu, tetapi ikut memengaruhi pola belajar mahasiswa, metode penelitian, pelayanan akademik, hingga kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Perubahan tersebut menjadi salah satu perhatian Hilmi Aulawi, Rektor Institut Teknologi Garut (ITG) periode 2026–2031. […]

  • larangan jilbab Austria

    Larangan Jilbab Austria Berlaku 2026, Kritik HAM Menguat

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Austria melarang jilbab siswi di bawah 14 tahun. Kebijakan diuji HAM dan berpotensi digugat ke Mahkamah Konstitusi. Larangan Jilbab Disahkan, Ribuan Siswi Terdampak albadarpost.com, BERITA DUNIA – Parlemen Austria menyetujui kebijakan larangan penggunaan jilbab bagi siswi perempuan di bawah usia 14 tahun. Keputusan ini diambil Dewan Nasional Austria pada Kamis (11/12/2025) dan akan berlaku mulai […]

  • Pernyataan sikap resmi SMAN 1 Pontianak terkait polemik LCC 4 Pilar Kalimantan Barat 2026.

    Setelah Polemik LCC Kalbar, SMAN 1 Pontianak Sampaikan Sikap Resmi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 246
    • 0Komentar

      albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Polemik LCC 4 Pilar Kalbar akhirnya mendapat respons resmi dari SMAN 1 Pontianak. Dalam pernyataan sikap yang dirilis Kamis 14 Mei 2026, pihak sekolah menegaskan bahwa langkah yang mereka lakukan selama ini bertujuan memperoleh klarifikasi demi menjaga transparansi, objektivitas, dan integritas pelaksanaan lomba. Sekolah juga memastikan tidak memiliki niat untuk […]

  • Medali Wushu Kris Dayanti

    Medali Wushu Kris Dayanti di Kejuaraan Dunia, Bukti Konsistensi dan Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Medali Wushu Kris Dayanti di kejuaraan dunia menegaskan konsistensi latihan, disiplin, dan semangat tanpa batas usia. albadarpost.com, PELITA – Penyanyi sekaligus anggota DPR RI Kris Dayanti kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena karya musik atau kiprahnya di parlemen, melainkan karena keberhasilannya meraih medali wushu Kris Dayanti berupa medali perak pada ajang World Wushu […]

  • wajib militer Singapura

    Tak Lapor Wajib Militer Singapura, Pria Keturunan Indonesia Terancam Penjara

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus wajib militer Singapura kembali menjadi sorotan publik setelah pengadilan menyatakan seorang pria berdarah Indonesia bersalah karena tidak menjalani National Service Singapura (NS). Pria tersebut dianggap melanggar hukum wajib militer Singapura, meskipun ia mengklaim memiliki kewarganegaraan Indonesia dan merasa tidak wajib mengikuti program tersebut. Perkara ini menarik perhatian karena menyangkut status […]

expand_less