Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Setahun Viman–Diky, Mosi Tidak Percaya Menggema

Setahun Viman–Diky, Mosi Tidak Percaya Menggema

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Eskalasi kritik publik terhadap pemerintahan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakil Wali Kota Diky Chandra mulai menguat menjelang satu tahun masa kepemimpinan mereka. Dinamika tersebut terlihat jelas dari rangkaian aksi mahasiswa, pemasangan spanduk kritik di ruang publik, hingga munculnya seruan Mosi Tidak Percaya Viman Tasikmalaya yang kini menjadi sorotan masyarakat.

Dalam beberapa pekan terakhir, wajah Kota Tasikmalaya dipenuhi narasi evaluasi terhadap kinerja pemerintahan. Kritik tidak lagi hanya bergulir di ruang diskusi, tetapi juga tampil terbuka melalui aksi lapangan dan simbol-simbol perlawanan sosial.

Fenomena ini menunjukkan meningkatnya partisipasi publik dalam mengawasi jalannya pemerintahan daerah. Selain itu, momentum menjelang satu tahun kepemimpinan Viman–Diky turut mendorong masyarakat untuk melakukan refleksi bersama atas janji politik dan realisasi kebijakan.

Aksi Mahasiswa dan Spanduk Kritik Warnai Ruang Publik

Sebelum munculnya mosi tidak percaya, kritik publik lebih dulu hadir melalui aksi mahasiswa dan pemasangan spanduk di sejumlah titik strategis, termasuk di sekitar Balai Kota Tasikmalaya. Spanduk-spanduk tersebut memuat pesan evaluatif yang menyoroti kebijakan pemerintah daerah serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Baca juga: Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Wajib Layani Pasien BPJS PBI-JK

Mahasiswa menilai ruang aspirasi formal belum sepenuhnya menjawab kegelisahan publik. Oleh karena itu, mereka memilih turun ke jalan sebagai bentuk kontrol sosial terhadap kekuasaan. Aksi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa sebagian masyarakat menilai arah kebijakan pemerintah perlu dikaji ulang.

Di sisi lain, spanduk kritik menjadi simbol komunikasi langsung antara warga dan pemimpin daerah. Pesan yang tertulis di ruang publik menghadirkan tekanan moral agar pemerintah lebih responsif terhadap persoalan riil di lapangan.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa kritik tidak berdiri sendiri. Sebaliknya, kritik hadir sebagai rangkaian gerakan yang saling terhubung dan terus berkembang.

Sapma PP Dorong Mosi Tidak Percaya terhadap Kepemimpinan Viman

Eskalasi kritik kemudian memasuki fase baru ketika Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Tasikmalaya menyuarakan Mosi Tidak Percaya Viman Tasikmalaya. Organisasi kepemudaan ini secara terbuka menyatakan sikap politiknya terhadap kepemimpinan Viman–Diky.

Sapma PP menilai sejumlah kebijakan belum menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. Mereka juga menyoroti lambannya penyelesaian berbagai persoalan publik yang selama ini menjadi keluhan warga.

Melalui rencana aksi dan konsolidasi internal, Sapma PP berupaya membawa kritik ke level yang lebih terstruktur. Tagar mosi tidak percaya dipilih sebagai simbol perlawanan sekaligus alat mobilisasi opini publik.

Langkah ini menandai pergeseran kritik dari bentuk simbolik ke arah tekanan politik yang lebih nyata. Selain itu, keterlibatan organisasi pemuda memperluas spektrum kritik yang sebelumnya didominasi oleh mahasiswa.

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan

Menjelang satu tahun masa jabatan, pemerintahan Viman–Diky berada pada titik krusial. Publik mulai menilai sejauh mana janji kampanye terwujud dalam kebijakan konkret. Di saat yang sama, ekspektasi masyarakat terhadap perubahan semakin tinggi.

Baca juga: Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban: Teguran Langit yang Terus Menggema

Eskalasi kritik publik dapat menjadi alarm sekaligus peluang. Di satu sisi, kritik mencerminkan kekecewaan sebagian warga. Namun di sisi lain, kritik juga membuka ruang dialog dan perbaikan kebijakan jika direspons secara terbuka.

Pengamat menilai pemerintah daerah perlu membaca dinamika ini secara bijak. Pendekatan komunikatif dan transparan dinilai mampu meredam ketegangan sekaligus membangun kembali kepercayaan publik.

Ke depan, arah hubungan antara pemerintah dan masyarakat akan sangat ditentukan oleh cara pemerintah merespons kritik. Apakah kritik dianggap sebagai ancaman, atau justru sebagai energi korektif untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Dengan menguatnya mosi tidak percaya dan berbagai bentuk kritik publik, Tasikmalaya memasuki fase penting demokrasi lokal. Momentum ini berpotensi menjadi penentu arah pemerintahan Viman–Diky pada tahun-tahun berikutnya. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • efisiensi anggaran DPRD

    Efisiensi Anggaran DPRD, Akankah Tasikmalaya Ambil Langkah Berani?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Tasikmalaya di Persimpangan Keputusan albadapost.com, EDITORIAL – Efisiensi anggaran DPRD kembali menjadi isu publik di Tasikmalaya. Saat Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memangkas tunjangan legislatif sebagai respon tekanan fiskal, DPRD Tasikmalaya belum menunjukkan sikap tegas. Keraguan ini bukan sekadar soal kebijakan anggaran, tetapi menyentuh dimensi moral dan kepercayaan rakyat. Publik bertanya dengan wajar. Ketika beban […]

  • eks dokter RSHS Bandung

    Eks Dokter RSHS Bandung Divonis 11 Tahun Penjara atas Kasus Kekerasan Seksual

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Eks dokter RSHS Bandung divonis 11 tahun penjara atas kasus kekerasan seksual terhadap tiga korban. albadarpost.com, LENSA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara kepada eks dokter RSHS Bandung, Priguna Anugerah Pratama, setelah terbukti bersalah melakukan kekerasan seksual terhadap tiga perempuan di lingkungan rumah sakit. Vonis ini disertai denda dan kewajiban […]

  • Penutupan Galian Pasir

    Ketegasan Bupati Hadapi Tambang yang Abaikan Tata Ruang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Penutupan galian pasir Garut menegaskan sikap bupati terhadap tambang yang melanggar tata ruang dan ancam warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penutupan sementara aktivitas galian pasir di Kabupaten Garut menjadi sinyal tegas pemerintah daerah dalam menegakkan tata ruang dan keselamatan publik. Bupati Garut Syakur Amin, didampingi Wakil Bupati Putri Karlina, turun langsung meninjau lokasi pertambangan pasir […]

  • prostitusi online

    Imigrasi Jakarta Barat Tangkap Dua WNA Uzbekistan karena Prostitusi Online

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Imigrasi Jakarta Barat menangkap dua WNA Uzbekistan yang diduga terlibat prostitusi online di sebuah hotel. albadarpost.com, LENSA – Kantor Imigrasi Jakarta Barat menetapkan dua warga negara asing asal Uzbekistan sebagai pelaku dugaan prostitusi online setelah penangkapan dilakukan di sebuah hotel pada Rabu, 12 November 2025. Kasus ini penting karena memperlihatkan celah pengawasan izin tinggal yang […]

  • santri madrasah puasa Ramadan

    Meski Berpuasa, Santri Madrasah Tasikmalaya Ini Tetap Semangat Belajar

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Siang itu udara terasa hangat di Sukahurip, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Di sebuah ruang kelas sederhana, beberapa anak duduk mengelilingi meja kayu yang mulai tampak usang. Kepala mereka menunduk serius, tangan kecil bergerak menulis di buku tulis yang terbuka di depan. Tak banyak suara terdengar. Hanya goresan pensil, lembaran buku yang dibalik, […]

  • Poster lomba video kreatif 2026 tema nilai-nilai Pancasila di Kabupaten Ciamis dengan 13 sub tema pilihan

    Resmi! Lomba Video Kreatif Pancasila 2026 di Ciamis, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lomba Video Pancasila Ciamis 2026 resmi digelar dan langsung menarik perhatian publik, khususnya generasi muda. Ajang lomba video kreatif Ciamis ini mengangkat tema besar Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengekspresikan ide melalui media visual. Selain itu, kompetisi ini juga membuka ruang bagi kreator lokal untuk berkembang dan […]

expand_less