Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong penguatan sektor transportasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Salah satu langkah strategis yang kini menguat adalah reaktivasi stasiun dan pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, yang mulai mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat.

Komitmen tersebut tampak dalam kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI bersama Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI ke Stasiun Kereta Api Rajapolah, Jumat (6/2/2026). Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi menyambut langsung agenda tersebut sebagai momentum penting pembangunan daerah.

Kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial. Pemerintah pusat dan daerah membahas secara langsung pengembangan fungsi Stasiun Rajapolah serta rencana reaktivasi Stasiun Pirusa, yang selama ini belum beroperasi optimal. Dua stasiun ini diproyeksikan menjadi simpul baru mobilitas orang dan barang di wilayah selatan Jawa Barat.

Perkeretaapian sebagai Pilar Ekonomi Daerah

Bupati Cecep menegaskan bahwa pengembangan transportasi telah menjadi prioritas utama dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2024–2044. Pemerintah daerah menempatkan sektor perkeretaapian sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga: Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban: Teguran Langit yang Terus Menggema

Menurutnya, kehadiran sistem transportasi kereta api yang efektif mampu menurunkan biaya logistik secara signifikan. Selain itu, akses pasar bagi produk lokal juga akan semakin terbuka, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi Tasikmalaya.

Lebih jauh, penguatan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya diharapkan mendorong konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil produksi, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah memandang reaktivasi Stasiun Pirusa dan pengembangan Stasiun Rajapolah sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar proyek fisik.

Rajapolah dan Pirusa, Simpul Transportasi Masa Depan

Stasiun Rajapolah memiliki posisi strategis karena berada di jalur penting perlintasan ekonomi masyarakat. Dengan pengembangan fungsi yang tepat, stasiun ini berpotensi menjadi pusat aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas harian warga.

Sementara itu, reaktivasi Stasiun Pirusa membuka peluang pemerataan pembangunan di wilayah sekitar. Pemerintah daerah melihat potensi besar wilayah hinterland yang selama ini belum terhubung secara optimal dengan jaringan transportasi massal.

Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah pusat, DPR RI, BUMN perkeretaapian, dan pemerintah daerah menyusun langkah bertahap agar rencana ini berjalan berkelanjutan. Sinkronisasi kebijakan menjadi kunci agar pembangunan perkeretaapian tidak berhenti pada tahap perencanaan.

Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci

Bupati Cecep menyampaikan harapan besar agar kunjungan kerja ini menghasilkan dukungan konkret, baik dalam bentuk kebijakan maupun penganggaran. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai faktor penentu keberhasilan pembangunan sektor perkeretaapian.

Baca juga: Muktamar NU ke-35 Jadi Titik Balik Kepemimpinan Baru

Selain itu, keterlibatan DPR RI memberi kekuatan politik yang signifikan untuk mengawal program strategis daerah. Dengan dukungan tersebut, Tasikmalaya berpeluang mempercepat realisasi proyek transportasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen menjaga konsistensi arah pembangunan transportasi. Pengembangan perkeretaapian tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga mempersiapkan daerah menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

Melalui reaktivasi stasiun dan penguatan sistem perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, daerah ini menatap babak baru pembangunan. Transportasi bukan lagi sekadar sarana, melainkan motor penggerak ekonomi yang membawa Tasikmalaya melaju lebih cepat dan berdaya saing. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneka usaha kuliner rumahan unik seperti dessert modern, frozen food sehat, dan jajanan tradisional premium

    Sepi Pesaing! Usaha Kuliner Rumahan Ini Diam-Diam Bikin Cuan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang jualan makanan. Tapi tidak semua benar-benar untung. Menariknya, usaha kuliner rumahan yang terlihat sederhana justru sering menghasilkan lebih cepat—terutama yang masuk kategori kuliner rumahan sepi pesaing. Dengan ide tepat dan eksekusi cerdas, bisnis makanan rumahan bisa langsung dilirik pasar tanpa harus perang harga. Di sinilah peluangnya. Banyak yang belum sadar. […]

  • Quotes Imam Ali tentang ilmu, lisan, sabar, dan dunia yang penuh hikmah untuk pedoman hidup modern.

    5 Quotes Imam Ali yang Mengubah Cara Pandang Hidup

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Quotes Imam Ali selalu menjadi rujukan umat dalam memahami makna kehidupan. Kutipan Imam Ali atau kata-kata bijak Imam Ali bukan sekadar nasihat, melainkan pedoman hidup yang menyentuh akal dan hati sekaligus. Melalui petuah Imam Ali tentang nilai diri, ilmu, lisan, dunia, dan kesabaran, kita diajak menata ulang prioritas hidup di tengah zaman […]

  • Insentif Guru Honorer

    Insentif Guru Honorer Naik Mulai 2026, Pemerintah Siapkan Beasiswa dan PPG Massal

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Kenaikan insentif guru honorer jadi Rp400 ribu serta beasiswa dan perluasan PPG dimulai 2026. albadarpost.com, CENDIKIA – Insentif Guru Honorer menjadi salah satu kebijakan yang kembali disorot publik setelah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan adanya peningkatan dukungan kesejahteraan bagi tenaga pengajar non-PNS mulai tahun 2026. Pemerintah menyatakan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan tinggi […]

  • biaya admin toko online

    Regulasi Biaya Admin Toko Online untuk UMKM

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah tengah menyiapkan regulasi khusus terkait biaya admin toko online yang selama ini dinilai membebani pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat proteksi ekonomi digital dan menciptakan ekosistem e-commerce yang lebih adil bagi pelaku usaha kecil. Langkah tersebut muncul setelah pemerintah menerima banyak masukan dari UMKM […]

  • beban manusia

    Al-Baqarah 286 Menjadi Rujukan Batas Beban Kerja dan Mental

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tekanan kerja dan persoalan kesehatan mental semakin sering muncul dalam kehidupan masyarakat modern. Jam kerja panjang, target berlapis, dan tuntutan produktivitas tinggi menjadi realitas harian. Dalam konteks ini, Al-Qur’an telah lebih dulu menetapkan prinsip dasar: manusia tidak dibebani di luar kemampuannya. Prinsip itu termaktub jelas dalam QS Al-Baqarah ayat 286. Ayat tersebut […]

  • Sekolah baru dibangun Rp28 miliar

    Ironi SMPN 3 Depok: Bangunan Baru Rp28 Miliar, Meja Tak Cukup

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kondisi pendidikan di Kota Depok kembali menjadi sorotan. Kali ini datang dari SMP Negeri 3 Depok. Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan membawa meja lipat dari rumah, meski sekolah tersebut baru selesai dibangun dengan anggaran mencapai Rp28 miliar. Pemandangan itu memicu perhatian publik karena dianggap tidak sejalan dengan besarnya anggaran pembangunan […]

expand_less