Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong penguatan sektor transportasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Salah satu langkah strategis yang kini menguat adalah reaktivasi stasiun dan pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, yang mulai mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat.

Komitmen tersebut tampak dalam kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI bersama Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI ke Stasiun Kereta Api Rajapolah, Jumat (6/2/2026). Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi menyambut langsung agenda tersebut sebagai momentum penting pembangunan daerah.

Kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial. Pemerintah pusat dan daerah membahas secara langsung pengembangan fungsi Stasiun Rajapolah serta rencana reaktivasi Stasiun Pirusa, yang selama ini belum beroperasi optimal. Dua stasiun ini diproyeksikan menjadi simpul baru mobilitas orang dan barang di wilayah selatan Jawa Barat.

Perkeretaapian sebagai Pilar Ekonomi Daerah

Bupati Cecep menegaskan bahwa pengembangan transportasi telah menjadi prioritas utama dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2024–2044. Pemerintah daerah menempatkan sektor perkeretaapian sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga: Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban: Teguran Langit yang Terus Menggema

Menurutnya, kehadiran sistem transportasi kereta api yang efektif mampu menurunkan biaya logistik secara signifikan. Selain itu, akses pasar bagi produk lokal juga akan semakin terbuka, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi Tasikmalaya.

Lebih jauh, penguatan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya diharapkan mendorong konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil produksi, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah memandang reaktivasi Stasiun Pirusa dan pengembangan Stasiun Rajapolah sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar proyek fisik.

Rajapolah dan Pirusa, Simpul Transportasi Masa Depan

Stasiun Rajapolah memiliki posisi strategis karena berada di jalur penting perlintasan ekonomi masyarakat. Dengan pengembangan fungsi yang tepat, stasiun ini berpotensi menjadi pusat aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas harian warga.

Sementara itu, reaktivasi Stasiun Pirusa membuka peluang pemerataan pembangunan di wilayah sekitar. Pemerintah daerah melihat potensi besar wilayah hinterland yang selama ini belum terhubung secara optimal dengan jaringan transportasi massal.

Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah pusat, DPR RI, BUMN perkeretaapian, dan pemerintah daerah menyusun langkah bertahap agar rencana ini berjalan berkelanjutan. Sinkronisasi kebijakan menjadi kunci agar pembangunan perkeretaapian tidak berhenti pada tahap perencanaan.

Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci

Bupati Cecep menyampaikan harapan besar agar kunjungan kerja ini menghasilkan dukungan konkret, baik dalam bentuk kebijakan maupun penganggaran. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai faktor penentu keberhasilan pembangunan sektor perkeretaapian.

Baca juga: Muktamar NU ke-35 Jadi Titik Balik Kepemimpinan Baru

Selain itu, keterlibatan DPR RI memberi kekuatan politik yang signifikan untuk mengawal program strategis daerah. Dengan dukungan tersebut, Tasikmalaya berpeluang mempercepat realisasi proyek transportasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen menjaga konsistensi arah pembangunan transportasi. Pengembangan perkeretaapian tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga mempersiapkan daerah menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

Melalui reaktivasi stasiun dan penguatan sistem perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, daerah ini menatap babak baru pembangunan. Transportasi bukan lagi sekadar sarana, melainkan motor penggerak ekonomi yang membawa Tasikmalaya melaju lebih cepat dan berdaya saing. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung Bank Syariah Indonesia Tasikmalaya sebagai simbol layanan publik perbankan yang dituntut transparansi informasi.

    Ketika Amanah Diuji di Bank BSI Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Dalam Islam, amanah bukan sekadar istilah etis. Ia adalah perjanjian antara manusia dan Allah. Setiap harta yang dikelola, terlebih yang bersumber dari dana publik, kelak akan dimintai hisab. Karena itu, lembaga keuangan syariah tidak cukup hanya berlabel “Islam”, tetapi wajib menjelmakan nilai-nilai Islam dalam praktik nyata. Peresmian gedung megah Bank Syariah Indonesia […]

  • Literasi Keuangan Prajurit

    Kodim Tasikmalaya Bangun Ketahanan Ekonomi Prajurit

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Literasi keuangan prajurit kini tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan bagian penting dari kesiapan seorang prajurit menghadapi masa depan. Kesadaran itulah yang mulai diperkuat Kodim 0612/Tasikmalaya melalui edukasi mengenai tabungan haji dan tabungan emas berbasis syariah bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Di tengah meningkatnya tantangan ekonomi keluarga, kemampuan mengelola keuangan […]

  • Senam Kodim Ciamis

    Dandim Ciamis Ajak Prajurit Rutin Berolahraga

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Senam Kodim Ciamis menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan fisik personel TNI di wilayah Kabupaten Ciamis. Komandan Kodim (Dandim) 0613/Ciamis, Letkol Inf Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., mengajak seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga kebugaran melalui olahraga rutin. Kegiatan senam bersama Kodim 0613 Ciamis itu berlangsung di Lapangan Makodim […]

  • Zero Stunting Tasikmalaya

    Data Balita Jadi Senjata Tasikmalaya Kejar Zero Stunting

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Zero Stunting Tasikmalaya tidak hanya bergantung pada program pemberian gizi atau layanan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menilai data gizi balita yang akurat melalui Bulan Penimbangan Balita (BPB) dan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menjadi fondasi utama untuk memastikan setiap kebijakan penanganan stunting tepat sasaran. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat […]

  • Anak Punk Bekasi

    Kasus Anak Punk Bekasi Masuk Babak Baru

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus Anak Punk Bekasi kembali mengalami perkembangan. Setelah menetapkan seorang tersangka dalam perkara penusukan yang menewaskan Faisal Anwar (FA), polisi kini menetapkan dua tersangka lain dalam dugaan pengeroyokan yang terjadi sebelum korban kehilangan nyawanya. Selain memeriksa sejumlah saksi, penyidik juga menjadikan video viral yang beredar di media sosial sebagai salah satu […]

  • Ban Gundul

    Ban Gundul Bisa Melanggar Aturan, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ban gundul kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah banyak warganet membandingkan ban kendaraan yang sudah aus dengan ban slick MotoGP yang sama-sama tampak tanpa alur. Sekilas memang terlihat mirip. Namun, dari sisi fungsi, peruntukan, hingga aturan penggunaannya, keduanya justru memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Melalui edukasi yang dibagikan NTMC Korlantas […]

expand_less