Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Makna Surah Al-Fil: Peringatan Abadi bagi Kekuasaan

Makna Surah Al-Fil: Peringatan Abadi bagi Kekuasaan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINI – Surah Al-Fil tidak hadir sebagai cerita sejarah semata. Sebaliknya, Al-Qur’an menghadirkannya sebagai cermin kekuasaan yang relevan di setiap zaman. Karena itu, kisah pasukan bergajah Abrahah tetap hidup ketika kita berbicara tentang pemerintahan, legitimasi, dan arah sebuah negara hari ini.

Allah berfirman:

“Tidakkah engkau memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?”
(QS. Al-Fil: 1)

Ayat ini mengajak manusia berpikir lebih dalam. Melalui pertanyaan tersebut, Allah menantang setiap pemegang kekuasaan untuk bercermin: apa yang terjadi ketika kekuatan dijalankan dengan kesombongan dan perusakan?

Kekuasaan Tanpa Moral Pasti Runtuh

Abrahah datang dengan pasukan besar, teknologi perang, dan kepercayaan diri tinggi. Namun, Al-Qur’an menegaskan satu hal penting: kekuatan fisik tanpa legitimasi moral tidak pernah bertahan lama.

Dalam konteks pemerintahan modern, pesan ini terasa sangat nyata. Suatu negara boleh memiliki anggaran besar, aparat kuat, dan dukungan politik luas. Akan tetapi, ketika keadilan diabaikan, amanah dilanggar, dan rakyat kecil disingkirkan, fondasi kekuasaan mulai rapuh.

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa kehancuran Abrahah terjadi bukan karena kelemahan militer, melainkan karena kesombongan dan penentangan terhadap simbol tauhid. Dengan kata lain, kekuasaan yang melawan nilai kebenaran artinya sedang menggali kehancurannya sendiri.

Negara dan Simbol Suci Adalah Amanah

Ka’bah bukan sekadar bangunan. Ia adalah simbol iman, persatuan, dan nilai suci umat. Abrahah berusaha menghancurkannya demi ambisi politik dan ekonomi.

Hari ini, pola yang sama sering muncul dengan wajah berbeda. Ketika agama, hukum, konstitusi, atau simbol rakyat dipakai sebagai alat legitimasi kekuasaan, bukan dijaga kehormatannya, maka logika Abrahah sedang diulang.

Imam Al-Qurthubi menegaskan bahwa Allah membela Ka’bah karena kesucian amanah, bukan karena kekuatan Quraisy. Oleh sebab itu, negara yang menjaga amanah publik akan memperoleh perlindungan, bahkan saat rakyatnya berada dalam kondisi lemah.

Pertolongan Allah Datang dari Arah Tak Terduga

Allah tidak menurunkan pasukan besar untuk menghancurkan Abrahah. Sebaliknya, burung-burung kecil dengan batu kecil justru menjadi alat kehancuran.

Pelajaran ini sangat tajam. Kejatuhan kekuasaan sering kali tidak datang dari lawan yang besar. Sebaliknya, ia muncul dari hal-hal yang dianggap remeh: krisis kepercayaan, suara rakyat kecil, kebocoran moral, atau kebijakan keliru yang terus diabaikan.

Dalam sejarah modern, banyak rezim runtuh karena:

  • ketidakadilan yang menumpuk,
  • korupsi yang dinormalisasi,
  • penderitaan rakyat yang tidak didengar.

QS. Al-Fil mengingatkan satu hal penting: jangan pernah meremehkan “batu kecil” dalam sistem kekuasaan.

Perlindungan Allah Tidak Bergantung pada Elite

Menariknya, Quraisy tidak mengangkat senjata. Mereka mundur, lalu Allah sendiri yang bertindak.

Pesan ini sangat jelas. Keselamatan sebuah bangsa tidak selalu ditentukan oleh elite penguasa. Sebaliknya, ia bergantung pada nilai kebenaran yang masih hidup di tengah masyarakat.

Dalam pemerintahan apa pun, legitimasi sejati lahir dari keadilan yang dirasakan rakyat. Ketika rakyat dilindungi, Allah melindungi negeri itu. Namun, ketika rakyat dizalimi, kekuasaan hanya menunggu waktu untuk runtuh.

Kekuasaan Adalah Ujian, Bukan Jaminan

Surah Al-Fil ditutup dengan gambaran yang sangat keras:

“Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).”
(QS. Al-Fil: 5)

Metafora ini menegaskan bahwa pasukan besar pun bisa berubah menjadi sampah sejarah. Oleh karena itu, jabatan tidak menjamin kemuliaan, kekuatan tidak menjamin keselamatan, dan kekuasaan tidak menjamin keberlanjutan.

Surah Al-Fil bukan kisah burung dan batu semata. Ia adalah peringatan abadi bagi setiap pemegang kekuasaan: jangan arogan, jangan zalim, dan jangan merasa aman dari hukum Allah.

Di masa lalu, sekarang, maupun yang akan datang, pesannya tetap sama:
kekuasaan yang menindas akan runtuh, sementara kebenaran akan selalu menemukan jalannya.

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi perempuan muda berjalan di kawasan sepi dengan bayangan pria mengintai, menggambarkan ancaman penculikan oleh penagih bank keliling.

    Modus Penagih Bank Keliling: Dari Utang ke Dugaan Penculikan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus dugaan penculikan dan penyekapan yang melibatkan penagih bank keliling memicu kekhawatiran publik. Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang keluarga korban asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tetapi juga membuka diskusi serius tentang keamanan gadis remaja di daerah lain. Di tengah aktivitas ekonomi informal yang berkembang, masyarakat kini menghadapi risiko baru yang sebelumnya jarang […]

  • Pelabuhan dan kawasan wisata Singapura ramai wisatawan internasional sebagai dampak target 18 juta pelawat pada 2026

    Singapura Tancap Gas Menuju Target Wisata 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Singapura kembali menunjukkan ambisinya sebagai magnet wisata global. Negeri kota itu secara terbuka membidik 17 hingga 18 juta wisatawan internasional pada 2026, dengan proyeksi pendapatan pariwisata mencapai S$31–32,5 miliar. Target ini tidak lahir dari optimisme kosong. Sebaliknya, ia bertumpu pada data, tren, dan strategi yang terukur. Dalam tiga kuartal pertama 2025 […]

  • Pesantren Ndolo Kusumo

    Pesantren Ndolo Kusumo Disetop Sementara, Publik Soroti Keamanan Santri

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan kekerasan seksual di pesantren kembali mengguncang dunia pendidikan keagamaan di Indonesia. Kali ini, sorotan tertuju pada Pesantren Ndolo Kusumo di Kediri, Jawa Timur, setelah Kementerian Agama mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara penerimaan santri baru. Keputusan tersebut langsung memicu perhatian publik karena dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak […]

  • Ilustrasi praktik persekongkolan tender atau bid rigging dalam proses lelang proyek pemerintah yang melanggar UU No 5 Tahun 1999.

    Persekongkolan Tender Melanggar Hukum, Ini Sanksi Tegasnya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persekongkolan tender atau bid rigging kembali menjadi sorotan karena praktik ini merusak persaingan usaha dan merugikan negara. Persekongkolan tender merupakan kesepakatan rahasia untuk mengatur pemenang lelang secara tidak sah. Selain itu, kolusi tender ini secara tegas melanggar Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha […]

  • penipuan perekrutan kerja

    Rute Gelap Perekrutan: Jejak 13 Pekerja Jabar dari Janji Sawit hingga Terlantar di Kalbar

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Di sebuah ruang kecil di Polda Kalimantan Barat, tiga belas wajah itu duduk menunggu kabar pemulangan. Mereka berasal dari Garut dan Tasikmalaya, dua kabupaten yang melahirkan banyak perantau muda. Perjalanan mereka menuju Kalimantan berawal dari janji yang tampak sederhana: pekerjaan sebagai buruh sawit dengan upah yang cukup untuk menutup kebutuhan keluarga. Janji […]

  • Pertandingan Dewa United vs Persib Bandung di stadion tanpa penonton dengan suasana tegang dan fokus pemain

    Tanpa Suporter, Dewa United vs Persib Bisa Tak Terduga, Siapa Diuntungkan?

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga Dewa United vs Persib kali ini terasa berbeda sejak awal. Pertandingan Dewa United vs Persib bukan hanya soal perebutan poin, tetapi juga soal adaptasi dalam situasi yang tidak biasa. Tanpa penonton di Stadion Internasional Banten, Senin (20/4), duel ini kehilangan satu elemen penting: tekanan dari tribun. Keputusan menggelar pertandingan tanpa […]

expand_less