Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK Gelar Hakordia 2025 untuk Perkuat Gerakan Antikorupsi Nasional

KPK Gelar Hakordia 2025 untuk Perkuat Gerakan Antikorupsi Nasional

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KPK gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta dengan agenda kolaborasi antikorupsi lintas sektor selama empat hari.

albadarpost.com, LENSAKomisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Hakordia 2025 sebagai gerakan kolaborasi nasional yang dipusatkan di Yogyakarta pada 6–9 Desember. Agenda empat hari ini bukan seremoni tahunan, tetapi ruang inklusif yang dirancang untuk memperluas partisipasi publik dalam pencegahan korupsi. Penetapan Hakordia 2025 menjadi penting karena KPK menempatkannya sebagai momentum evaluasi dan konsolidasi antikorupsi lintas sektor.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyatakan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini diselaraskan dengan arah kebijakan nasional Asta Cita. Menurutnya, pemberantasan korupsi hanya bisa efektif ketika kementerian, lembaga, dunia pendidikan, industri kreatif, media, dan pelaku usaha bergerak bersama. “Ini tanggung jawab kolektif,” ucapnya dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, 3 Desember.


Hakordia 2025 Sebagai Ruang Kolaborasi Publik

Sejak September, KPK menggelar program “Road to Hakordia” di berbagai wilayah. Kegiatan ini melibatkan sekolah, kampus, komunitas budaya, dan organisasi masyarakat. Pendekatan tersebut ditujukan agar Hakordia 2025 memiliki basis partisipasi publik yang lebih luas. Rangkaian kegiatan di Yogyakarta nanti menjadi titik temu dari proses yang sudah berjalan sejak awal tahun.

Acara puncak pada 9 Desember akan dibuka Presiden Prabowo Subianto di Bangsal Kepatihan. Selain itu, pemerintah akan meluncurkan sejumlah program antikorupsi nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan dan menekan risiko korupsi di kementerian dan lembaga. Di lokasi berbeda, KPK juga akan merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 di Benteng Vredeburg, yang memberi gambaran kondisi integritas dan risiko penyimpangan di tingkat nasional.

Baca juga: Wakil Bupati Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Muscab HIPMI Tasikmalaya

Dalam dua hari pertama, 6–7 Desember, masyarakat dapat mengikuti pagelaran seni budaya “Sajjana Gita Laku Satya” di Monumen Serangan Umum 1 Maret. Program ini menjadi cara KPK memperluas pendekatan edukasi antikorupsi melalui seni, budaya, nada wicara, hingga pagelaran musik yang terbuka dan gratis.


Agenda Edukasi, Evaluasi, dan Aksi Nyata

HAKORDIA tahun ini tidak hanya berisi pidato dan seremoni. KPK menyediakan rangkaian seminar, diskusi publik, lokakarya tematik, serta integrity expo yang menampilkan praktik layanan publik dari berbagai instansi. Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya dapat mengikuti langsung program edukasi yang berkaitan dengan integritas, transparansi, serta tata kelola.

Ketua KPK menjelaskan bahwa format kegiatan dibuat agar publik dapat merasakan manfaat konkret dari program yang sudah dijalankan. “Kami ingin masyarakat memahami, mengawasi, dan merasakan langsung perubahan dalam layanan publik,” kata Setyo.

Dalam kerangka ini, Hakordia 2025 menjadi wadah untuk menguji capaian pencegahan korupsi dan memperkuat sinergi dengan berbagai sektor. Pendekatan kolaboratif dipilih agar kampanye antikorupsi lebih membumi dan tidak berhenti pada jargon. Melalui model ini, KPK berharap prinsip integritas dapat tumbuh dan berkelanjutan.

KPK mengundang masyarakat, komunitas, media, dan organisasi sipil untuk terlibat. Partisipasi publik dianggap sebagai kunci keberhasilan gerakan antikorupsi di tahun mendatang.

Hakordia 2025 menjadi momentum kolaborasi nasional untuk memperkuat pencegahan korupsi dan memperluas partisipasi publik di Indonesia. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlindungan Anak Pesantren

    Menag Warning Pesantren: Kekerasan pada Anak Tak Bisa Ditoleransi Lagi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perlindungan anak di lingkungan pesantren harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, pesantren ramah anak bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata agar santri dapat belajar dan tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, serta bermartabat. Karena itu, ia menekankan bahwa segala bentuk kekerasan fisik maupun seksual di lingkungan pendidikan […]

  • pemerintahan digital

    Era Baru Birokrasi Dimulai: Tasikmalaya Dorong Digitalisasi Layanan Publik

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintahan digital mulai dipacu lebih serius di Kabupaten Tasikmalaya. Transformasi digital, sistem layanan berbasis elektronik, serta adaptasi teknologi kini tidak lagi diposisikan sebagai rencana jangka panjang, melainkan kebutuhan mendesak yang harus segera dijalankan. Nada itu terasa jelas dalam sosialisasi pemerintahan digital yang digelar Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) pada Rabu, 22 […]

  • Resep Bubur Syuro

    Rahasia Bubur Syuro Kampung yang Sulit Ditiru

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE — Resep Bubur Syuro selalu menjadi perbincangan ketika Muharram atau Tahun Baru Islam tiba. Bubur Syuro, yang juga dikenal sebagai Bubur Suro di sebagian wilayah Sunda, bukan hanya makanan tradisional. Di banyak kampung Tasikmalaya, kuliner ini menjadi bagian dari tradisi yang menyatukan warga dari berbagai usia dalam satu suasana penuh kebersamaan. Menjelang malam […]

  • Suasana malam takbiran Dzulhijjah di kampung Indonesia dengan gema takbir, bedug musala, dan warga bersiap menyambut Idul Adha.

    Bukan Sekadar Kurban, Ini Rahasia Besar Bulan Dzulhijjah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    analbadarpost.com, HIKMAH – Bulan Dzulhijjah selalu identik dengan haji, kurban, dan gema takbir Idul Adha. Namun ternyata, ada banyak fakta Dzulhijjah yang jarang diketahui masyarakat. Bulan terakhir dalam kalender Hijriah ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang perubahan hati, momentum memperbaiki hidup, hingga suasana spiritual yang terasa berbeda dibanding bulan lainnya. Bahkan […]

  • Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan penjelasan THR ASN melalui media sosial di tengah polemik pembayaran bertahap

    THR ASN Tasikmalaya Dicicil, Realistis atau Tanda Bahaya?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebijakan THR ASN Tasikmalaya yang dibayar bertahap memicu perdebatan publik. Sebagian warga melihatnya sebagai langkah realistis dalam pengelolaan keuangan daerah, sementara yang lain menilai ini sebagai sinyal tekanan fiskal yang serius. Di tengah situasi ini, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, melalui akun Instagramnya @viman.alfarizi menyampaikan penjelasan resmi yang menegaskan komitmen […]

  • merokok dan wudhu

    Merokok dan Wudhu dalam Ibadah Sehari-hari

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Merokok dan wudhu sering dipertanyakan keluarga Muslim. Ini penjelasan hukumnya dan dampaknya pada kualitas ibadah. albadarpost.com, FOKUS – Di banyak rumah Muslim, waktu shalat sering datang di sela rutinitas harian. Ayah pulang kerja. Ibu menyiapkan makan. Anak-anak bersiap mengaji. Di sela itu, ada kebiasaan yang kerap memunculkan tanya: merokok sebelum shalat. Apakah ia membatalkan wudhu? […]

expand_less