Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Pengelola TWA Papandayan Perketat Pengamanan

Pengelola TWA Papandayan Perketat Pengamanan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Gunung Papandayan mendorong pengelola memperketat pengamanan kawasan.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Lonjakan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendorong pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, memperketat pengamanan kawasan. Ribuan pengunjung tercatat memadati destinasi unggulan pegunungan tersebut sejak beberapa hari menjelang pergantian tahun, memicu peningkatan aktivitas pengawasan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan publik.

Kepadatan wisatawan ini penting dicermati karena TWA Gunung Papandayan merupakan kawasan konservasi dengan karakter alam terbuka, jalur pendakian aktif, serta potensi cuaca ekstrem di musim penghujan. Pengelolaan arus kunjungan menjadi kunci agar aktivitas pariwisata tidak berujung pada risiko keselamatan maupun gangguan lingkungan.

Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan, Amin Kaban, menyebutkan lonjakan mulai terlihat sejak Rabu (24/12/2025). Hingga akhir pekan, jumlah kunjungan harian tercatat melampaui angka 2.000 orang.

“Kunjungan per hari ini berada di atas angka 2.000-an orang,” ujar Amin di Garut, dikutip dari Antara, Minggu (28/12/2025).

Lonjakan Wisatawan dan Titik Rawan Kawasan

Daya tarik utama TWA Gunung Papandayan masih bertumpu pada kawasan kawah aktif, hutan mati, serta area perkemahan yang kerap menjadi pilihan wisatawan keluarga maupun pendaki pemula. Mayoritas pengunjung berasal dari Jakarta, Bandung, serta daerah sekitar Garut.

Baca juga: Bibimbap Simple Jadi Alternatif Menu Bergizi di Rumah

Meski mengalami peningkatan signifikan dibanding hari biasa, pengelola belum merampungkan perbandingan resmi dengan data tahun sebelumnya. Sebagai catatan, pada Desember 2024 lalu, total kunjungan wisatawan nusantara ke Papandayan tercatat mencapai 24.017 orang. Angka ini menjadi referensi awal untuk membaca tren Nataru tahun ini.

Kepadatan pengunjung sempat menimbulkan antrean kendaraan di pintu masuk utama. Area parkir di bagian atas dilaporkan penuh pada jam-jam tertentu, memaksa sebagian wisatawan menunggu giliran.

Hendi, wisatawan asal Garut, mengaku tidak menyangka kepadatan akan setinggi itu. “Tadi harus antre dulu karena area parkir di atas dilaporkan penuh,” ujarnya.

Situasi ini menunjukkan bahwa lonjakan wisatawan tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga pada pengelolaan ruang dan arus kendaraan di kawasan wisata alam.

Pengamanan Terpadu dan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Merespons kondisi tersebut, pengelola TWA Gunung Papandayan menyiagakan personel keamanan tambahan selama 24 jam. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta pemerintah daerah setempat.

Petugas disebar di sejumlah titik rawan, mulai dari pintu masuk dan area parkir, jalur pendakian, hingga lokasi perkemahan. Langkah ini ditujukan untuk mencegah potensi kecelakaan, mengatur arus pengunjung, serta memberikan respons cepat bila terjadi keadaan darurat.

Baca juga: Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

Kepala Polsek Cisurupan, AKP Masrokan, menegaskan bahwa patroli rutin ditingkatkan selama masa libur panjang ini. Koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Kami berkoordinasi dengan pengelola dan tim kesehatan untuk memastikan pelayanan bagi wisatawan tetap maksimal,” kata Masrokan.

Selain kepadatan pengunjung, faktor cuaca ekstrem menjadi perhatian serius aparat keamanan. Kawasan pegunungan Papandayan kerap diguyur hujan lebat dan kabut tebal pada akhir tahun, yang berpotensi meningkatkan risiko terpeleset, hipotermia, hingga gangguan jalur evakuasi.

Dampak bagi Wisata dan Tata Kelola Publik

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Gunung Papandayan membawa dua sisi bagi daerah. Di satu sisi, peningkatan kunjungan berdampak positif bagi pergerakan ekonomi lokal, mulai dari jasa transportasi, penginapan, hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan. Namun di sisi lain, tekanan terhadap daya dukung lingkungan dan sistem pengamanan juga meningkat.

Penguatan tata kelola kunjungan menjadi penting agar kawasan konservasi tetap terjaga. Pengawasan yang konsisten, pembatasan kapasitas bila diperlukan, serta edukasi keselamatan bagi wisatawan menjadi elemen krusial dalam pengelolaan wisata alam berkelanjutan.

Libur panjang Nataru juga menjadi ujian kesiapan pemerintah daerah dan pengelola wisata dalam menghadirkan layanan publik yang aman dan tertib. Pengalaman pengunjung selama periode ini akan memengaruhi kepercayaan publik terhadap pengelolaan destinasi wisata alam ke depan.

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Papandayan mendorong pengamanan ketat demi keselamatan dan kenyamanan pengunjung. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muscab HIPMI

    Wakil Bupati Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Muscab HIPMI Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Muscab HIPMI Tasikmalaya dorong kolaborasi pengusaha muda dan pemerintah untuk memperkuat ekonomi daerah. albadarpost.com, PELITA – Kabupaten Tasikmalaya menggelar Musyawarah Cabang VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Muscab HIPMI) sebagai ajang konsolidasi organisasi dan regenerasi kepengurusan. Acara yang berlangsung di Hotel Horison Tasikmalaya, Kamis, 4 Desember 2025, ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pengusaha muda […]

  • risiko media sosial

    Risiko Media Sosial terhadap Anak Meningkat

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kasus Purwakarta kembali menyorot risiko media sosial pada anak dan lemahnya sistem proteksi digital. Air Bah Sunyi di Dunia Digital albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus dugaan tindak pidana terhadap seorang siswi SMP di Purwakarta kembali menegaskan risiko media sosial yang kian mengancam anak-anak. Polisi menetapkan seorang mahasiswa sebagai tersangka setelah ditemukan adanya interaksi awal antara pelaku […]

  • Perjuangan buruh

    Perjuangan Buruh Uji Kebijakan Upah Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Perjuangan buruh menyoroti kebijakan upah pemerintah. Ribuan pekerja tuntut revisi UMP dan UMSK dinilai tak adil. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perjuangan buruh kembali menguji arah kebijakan pemerintah di awal 2026. Ribuan pekerja dari DKI Jakarta dan Jawa Barat menggelar aksi di kawasan Istana Negara, Kamis (8/1/2026), menuntut revisi kebijakan upah minimum yang dinilai belum adil […]

  • bukti tanah adat

    Pemerintah Hapus Bukti Tanah Adat Mulai 2026, Warga Wajib Sertifikasi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Bukti tanah adat tidak diakui mulai 2 Februari 2026. Pemilik wajib mengurus sertifikat resmi sebelum batas akhir. albadarpost.com, LENSA – Mulai 2 Februari 2026, bukti tanah adat seperti girik, petuk, atau letter C tidak lagi berlaku sebagai dasar kepemilikan yang sah. Perubahan ini merujuk pada PP Nomor 18 Tahun 2021, yang mengatur hak atas tanah, […]

  • Ilustrasi seorang kepala keluarga muslim termenung memikirkan utang rumah tangga di tengah tekanan ekonomi modern.

    Banyak Keluarga Retak karena Utang, Nabi Sudah Mengingatkannya

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hutang dalam Islam sejak dulu sudah menjadi perhatian serius. Rasulullah SAW bahkan sering berdoa agar dijauhkan dari lilitan hutang karena dampaknya tidak hanya menyentuh urusan uang, tetapi juga ketenangan hidup, hubungan keluarga, bahkan kualitas ibadah seseorang. Hari ini, hadis tentang hutang itu terasa semakin nyata. Banyak keluarga tampak baik-baik saja di media […]

  • strategi UMKM

    UMKM Wajib Tahu! Cara Bertahan di Era Bisnis Modern

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Strategi UMKM menjadi kunci utama saat persaingan bisnis semakin ketat. Banyak pelaku usaha kecil kini menghadapi tantangan besar, mulai dari kompetitor baru hingga perubahan perilaku konsumen. Oleh karena itu, strategi UMKM yang tepat tidak hanya membantu bertahan, tetapi juga membuka peluang untuk berkembang lebih cepat di tengah kompetisi bisnis modern. 1. […]

expand_less