Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Pengelola TWA Papandayan Perketat Pengamanan

Pengelola TWA Papandayan Perketat Pengamanan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Gunung Papandayan mendorong pengelola memperketat pengamanan kawasan.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Lonjakan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendorong pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, memperketat pengamanan kawasan. Ribuan pengunjung tercatat memadati destinasi unggulan pegunungan tersebut sejak beberapa hari menjelang pergantian tahun, memicu peningkatan aktivitas pengawasan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan publik.

Kepadatan wisatawan ini penting dicermati karena TWA Gunung Papandayan merupakan kawasan konservasi dengan karakter alam terbuka, jalur pendakian aktif, serta potensi cuaca ekstrem di musim penghujan. Pengelolaan arus kunjungan menjadi kunci agar aktivitas pariwisata tidak berujung pada risiko keselamatan maupun gangguan lingkungan.

Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan, Amin Kaban, menyebutkan lonjakan mulai terlihat sejak Rabu (24/12/2025). Hingga akhir pekan, jumlah kunjungan harian tercatat melampaui angka 2.000 orang.

“Kunjungan per hari ini berada di atas angka 2.000-an orang,” ujar Amin di Garut, dikutip dari Antara, Minggu (28/12/2025).

Lonjakan Wisatawan dan Titik Rawan Kawasan

Daya tarik utama TWA Gunung Papandayan masih bertumpu pada kawasan kawah aktif, hutan mati, serta area perkemahan yang kerap menjadi pilihan wisatawan keluarga maupun pendaki pemula. Mayoritas pengunjung berasal dari Jakarta, Bandung, serta daerah sekitar Garut.

Baca juga: Bibimbap Simple Jadi Alternatif Menu Bergizi di Rumah

Meski mengalami peningkatan signifikan dibanding hari biasa, pengelola belum merampungkan perbandingan resmi dengan data tahun sebelumnya. Sebagai catatan, pada Desember 2024 lalu, total kunjungan wisatawan nusantara ke Papandayan tercatat mencapai 24.017 orang. Angka ini menjadi referensi awal untuk membaca tren Nataru tahun ini.

Kepadatan pengunjung sempat menimbulkan antrean kendaraan di pintu masuk utama. Area parkir di bagian atas dilaporkan penuh pada jam-jam tertentu, memaksa sebagian wisatawan menunggu giliran.

Hendi, wisatawan asal Garut, mengaku tidak menyangka kepadatan akan setinggi itu. “Tadi harus antre dulu karena area parkir di atas dilaporkan penuh,” ujarnya.

Situasi ini menunjukkan bahwa lonjakan wisatawan tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga pada pengelolaan ruang dan arus kendaraan di kawasan wisata alam.

Pengamanan Terpadu dan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Merespons kondisi tersebut, pengelola TWA Gunung Papandayan menyiagakan personel keamanan tambahan selama 24 jam. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta pemerintah daerah setempat.

Petugas disebar di sejumlah titik rawan, mulai dari pintu masuk dan area parkir, jalur pendakian, hingga lokasi perkemahan. Langkah ini ditujukan untuk mencegah potensi kecelakaan, mengatur arus pengunjung, serta memberikan respons cepat bila terjadi keadaan darurat.

Baca juga: Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

Kepala Polsek Cisurupan, AKP Masrokan, menegaskan bahwa patroli rutin ditingkatkan selama masa libur panjang ini. Koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Kami berkoordinasi dengan pengelola dan tim kesehatan untuk memastikan pelayanan bagi wisatawan tetap maksimal,” kata Masrokan.

Selain kepadatan pengunjung, faktor cuaca ekstrem menjadi perhatian serius aparat keamanan. Kawasan pegunungan Papandayan kerap diguyur hujan lebat dan kabut tebal pada akhir tahun, yang berpotensi meningkatkan risiko terpeleset, hipotermia, hingga gangguan jalur evakuasi.

Dampak bagi Wisata dan Tata Kelola Publik

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Gunung Papandayan membawa dua sisi bagi daerah. Di satu sisi, peningkatan kunjungan berdampak positif bagi pergerakan ekonomi lokal, mulai dari jasa transportasi, penginapan, hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan. Namun di sisi lain, tekanan terhadap daya dukung lingkungan dan sistem pengamanan juga meningkat.

Penguatan tata kelola kunjungan menjadi penting agar kawasan konservasi tetap terjaga. Pengawasan yang konsisten, pembatasan kapasitas bila diperlukan, serta edukasi keselamatan bagi wisatawan menjadi elemen krusial dalam pengelolaan wisata alam berkelanjutan.

Libur panjang Nataru juga menjadi ujian kesiapan pemerintah daerah dan pengelola wisata dalam menghadirkan layanan publik yang aman dan tertib. Pengalaman pengunjung selama periode ini akan memengaruhi kepercayaan publik terhadap pengelolaan destinasi wisata alam ke depan.

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Papandayan mendorong pengamanan ketat demi keselamatan dan kenyamanan pengunjung. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • prediksi Persib vs Bali United

    Persib vs Bali United: Prediksi Skor, Data Taktik, dan Peluang Menang Terbaru

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pertandingan antara Persib Bandung vs Bali United menjadi sorotan karena mempertemukan tim paling stabil dengan tim paling sulit diprediksi. Dalam prediksi Persib vs Bali United, analisis menunjukkan perbedaan mencolok dari sisi performa, efektivitas serangan, hingga kekuatan mental. Selain itu, istilah seperti analisis Persib vs Bali United, prediksi skor Persib, dan peluang […]

  • kebijakan politik-hukum

    Pemerintah Tetapkan Kebijakan Baru Politik-Hukum dan Dampaknya bagi Publik

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Pemerintah menetapkan sejumlah kebijakan politik-hukum baru yang berdampak pada regulasi, aparat, dan layanan publik. albadarpost.com, LENSA -Kebijakan politik-hukum pemerintah kembali bergerak dalam satu pekan terakhir. Sejumlah keputusan strategis, mulai dari penetapan pahlawan nasional hingga pembatasan jabatan sipil bagi polisi aktif, menandai perubahan aturan yang berdampak langsung pada ruang publik. Perkembangan ini penting karena mempengaruhi tata […]

  • Air Bersih Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Tegas! Distribusi Air Harus Sampai Ujung

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Air Bersih Tasikmalaya kini berada di bawah sorotan. Di tengah kebutuhan warga yang terus meningkat, layanan air minum daerah atau distribusi air bersih dinilai belum sepenuhnya merata. Karena itu, pemerintah daerah mulai menekan percepatan kinerja agar pelayanan tidak lagi tersendat. Air Bersih Tasikmalaya—yang juga mencakup layanan air minum Perumda—menjadi isu yang […]

  • Kawasan Kumuh Tasikmalaya

    168,49 Hektare Kumuh Tasikmalaya, Baru 46,27 Tertangani

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com  BERITA DAERAH — Angka kawasan kumuh di Kota Tasikmalaya bukan sekadar statistik pembangunan. Di balik setiap hektare yang tercatat, ada rumah, lingkungan, dan warga yang menunggu kualitas hidupnya diperbaiki. Data yang dikutip dari Open Data Tasikmalaya menunjukkan luas kawasan kumuh berdasarkan kecamatan pada 2025 mencapai 168,49 hektare. Dari angka tersebut, 46,27 hektare tercatat dalam […]

  • Ilustrasi kampus UIN Yogyakarta sebagai bagian dari PTKIN yang masuk ranking dunia studi agama tahun 2026

    Ranking Dunia 2026: Kampus Islam Indonesia Makin Kompetitif

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 223
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pencapaian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ranking dunia kembali mencuri perhatian pada 2026. Empat perguruan tinggi keagamaan Islam negeri atau kampus Islam Indonesia berhasil masuk 25 besar global dalam bidang studi agama versi Scimago. Capaian ini menunjukkan peningkatan kualitas perguruan tinggi Islam, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta akademik internasional. Empat […]

  • ATCS Tasikmalaya

    Teknologi Ini Diam-Diam Mengatur Jalanan Tasikmalaya Setiap Hari

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Area Traffic Control System (ATCS) Kota Tasikmalaya kini menjadi teknologi yang bekerja hampir di setiap perjalanan warga, meski banyak orang belum menyadarinya. Sistem lalu lintas pintar ini mengatur ritme kendaraan melalui jaringan CCTV dan kontrol lampu otomatis sehingga arus kendaraan tetap bergerak stabil di berbagai persimpangan utama. Dalam konsep sistem lalu […]

expand_less