Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Pemkot Tasikmalaya Tata PKL untuk Pulihkan Ruang Publik

Pemkot Tasikmalaya Tata PKL untuk Pulihkan Ruang Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penataan PKL Tasikmalaya kembalikan fungsi ruang publik dan wujudkan kawasan Masjid Agung yang lebih tertib.

albadarpost.com, HUMANIORA – Kawasan pusat Kota Tasikmalaya kembali tertib setelah Pemerintah Kota melakukan penataan PKL Tasikmalaya di area plaza dan trotoar sekitar Masjid Agung pada Rabu, 10 Desember 2025. Penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik, meningkatkan kenyamanan warga, dan memberi tempat usaha yang lebih teratur bagi para pedagang. Dampaknya langsung terasa karena jalur pedestrian yang sebelumnya sesak kini kembali lapang dan aman digunakan warga.

Pemerintah Kota menilai langkah ini penting mengingat kawasan Masjid Agung merupakan ruang publik strategis yang setiap hari dipadati jamaah dan pengunjung. Aktivitas PKL yang semakin meluas di area trotoar dinilai mengganggu mobilitas warga dan menurunkan kualitas tata ruang kota. Karena itu, relokasi dilakukan sebagai solusi yang menjaga kepentingan pedagang sekaligus kepentingan publik.

Proses penataan PKL Tasikmalaya melibatkan kolaborasi lintas instansi. Dinas Perindag KUMKM Kota Tasikmalaya memimpin pendataan dan penentuan lokasi pengganti, sementara Satpol PP, Dishub, Polri, dan TNI mengatur proses pemindahan agar berjalan tertib. Pedagang dipindahkan ke depan bekas Kantor Pemda Kabupaten Tasikmalaya, dekat Pos Polisi Taman Kota, serta sepanjang Jalan Pemuda. Lokasi tersebut dianggap lebih layak dan memberikan ruang yang cukup bagi aktivitas usaha.

Ruang Publik Lebih Nyaman bagi Warga

Setelah penataan dilakukan, warga mengaku merasakan perubahan signifikan. Area pedestrian yang sebelumnya padat kini terbuka kembali. Orang tua dapat berjalan bersama anak mereka tanpa harus menghindari lapak pedagang. Jalur pejalan kaki kembali menjalankan fungsi dasarnya sebagai ruang aman, ramah keluarga, dan ramah lansia.

Warga menilai langkah ini tidak hanya mengatur para pedagang, tetapi juga menghidupkan kembali wajah pusat kota. Aktivitas rekreasi, kegiatan keagamaan, hingga interaksi sosial berlangsung lebih tertib. Pemerintah Kota menilai kondisi ini sebagai capaian awal penataan kawasan Masjid Agung yang lebih luas.

Dalam setiap kesempatan, Pemkot menegaskan bahwa penataan tidak dimaksudkan untuk menutup mata pencaharian warga. Pemerintah memastikan para PKL mendapat tempat usaha yang masih dekat dengan pusat keramaian agar roda ekonomi tetap berjalan. Penataan dilakukan agar kawasan Masjid Agung tetap kondusif bagi ibadah, bersih, dan lebih teratur sebagai ruang publik simbolik dan religius.

Penataan sebagai Tahap Awal Revitalisasi Kawasan

Kebijakan penataan PKL Tasikmalaya merupakan bagian dari rencana jangka panjang pemerintah daerah untuk membangun ruang publik yang modern namun tetap mempertahankan karakter religius kota. Kawasan Masjid Agung menjadi perhatian utama karena fungsi sosial, keagamaan, dan wisata kotanya sangat kuat.

Baca juga: RUPS BPR Tasikmalaya Rumuskan Arah Pembiayaan UMKM 2026

Pemkot menilai bahwa keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kenyamanan ibadah harus dijaga melalui penataan yang berkelanjutan. Relokasi PKL dianggap sebagai langkah awal sebelum pemerintah memulai revitalisasi tata ruang yang lebih besar. Jika proses ini berjalan konsisten, pusat kota diharapkan menjadi lebih rapi, nyaman, dan mendukung aktivitas warga.

Pada tahap berikutnya, pemerintah berencana menata ulang alur lalu lintas di sekitar masjid, memperbaiki area taman kota, dan meningkatkan fasilitas publik seperti penerangan, drainase, dan ruang hijau. Penataan PKL menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Tasikmalaya yang Maju, Nyaman, dan Resik.

Penataan PKL Tasikmalaya mengembalikan fungsi ruang publik dan menjaga kenyamanan ibadah di kawasan Masjid Agung. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambal tempoyak pedas asam khas Sumatera dalam mangkuk dengan cabai merah dan daun kunyit, tampilan menggugah selera

    Resep Sambal Tempoyak Viral, Pedas Asamnya Bikin Lupa Diet

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep sambal tempoyak kini kembali naik daun dan viral di berbagai platform. Sambal tempoyak, sambal durian fermentasi, serta olahan tempoyak khas Sumatera ini menghadirkan sensasi pedas asam yang unik dan bikin nagih. Tak hanya itu, banyak orang kini mencari cara membuat sambal tempoyak rumahan karena rasanya yang autentik dan cocok dipadukan dengan […]

  • KA Parahyangan gratis

    KAI Gratiskan KA Parahyangan, Perjalanan Bandung–Gambir Ditanggung Penuh

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KAI membuka program KA Parahyangan gratis Bandung–Gambir pp selama 18–20 November 2025 melalui seleksi peserta. albadarpost.com, HUMANIORA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan akses KA Parahyangan gratis untuk rute Bandung–Gambir pulang pergi selama tiga hari pada 18–20 November 2025. Program ini dibuka untuk masyarakat umum dan seluruh biaya perjalanan akan ditanggung oleh KAI. Kebijakan […]

  • pelaku UMKM pemula mengelola usaha kecil di toko rumahan sambil menghitung keuangan bisnis

    Waspada! 9 Kesalahan UMKM Ini Bikin Usaha Cepat Tutup

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kesalahan UMKM pemula sering menjadi penyebab utama banyak usaha kecil tidak bertahan lama. Banyak pelaku bisnis baru memulai usaha dengan semangat tinggi, namun kurang memahami strategi dasar dalam mengelola bisnis. Padahal, kegagalan usaha kecil sering muncul bukan karena produk buruk, melainkan karena kesalahan bisnis UMKM yang sebenarnya bisa dihindari sejak awal. […]

  • penyakit hati menurut al ghazali

    Penyakit Hati Menurut Imam Al Ghazali

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Penyakit hati menurut Imam Al-Ghazali bukan sekadar istilah spiritual. Ulama besar ini menjelaskan bahwa penyakit hati dalam Islam sering hadir tanpa disadari pemiliknya. Seseorang bisa tetap tersenyum, bekerja, bahkan beribadah, tetapi hatinya perlahan kehilangan kepekaan terhadap kebenaran. Inilah yang membuat konsep hati menurut Al-Ghazali terasa sangat relevan hingga sekarang. Ia tidak berbicara […]

  • ayam masak kecap

    Ayam Masak Kecap, Menu Hemat Bunda

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah tekanan harga bahan pangan yang fluktuatif, warga memilih strategi sederhana untuk menjaga dapur tetap mengepul. Salah satunya dengan mengandalkan ayam masak kecap sebagai menu harian keluarga. Olahan ini dinilai efisien, mudah dibuat, dan mampu memenuhi kebutuhan gizi empat porsi dalam satu kali masak. Data resep menunjukkan, dengan 300 gram ayam […]

  • Petugas kepolisian memasang garis polisi di lokasi Penemuan Mayat Cibeureum, Perum Bumi Kersanagara, Tasikmalaya.

    Geger, Mayat Pria 56 Tahun Ditemukan di Cibeureum

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penemuan Mayat Cibeureum menggegerkan warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa penemuan jenazah pria lanjut usia ini langsung menyita perhatian masyarakat. Kasus mayat ditemukan di Cibeureum tersebut memicu kerumunan warga yang ingin mengetahui kondisi di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Danil (56). Berdasarkan […]

expand_less