Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Hujan Deras Picu Banjir di Tasikmalaya, Warga Minta Penanganan Serius

Hujan Deras Picu Banjir di Tasikmalaya, Warga Minta Penanganan Serius

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjir Tasikmalaya kembali terjadi di Jalan HZ Musthofa setelah hujan deras. Warga desak pemerintah perbaiki drainase.

albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir Tasikmalaya kembali terjadi setelah hujan deras mengguyur pada Kamis, 4 Desember 2025. Air setinggi paha orang dewasa menutup akses Jalan HZ Musthofa, tepatnya di Blok 187, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, sekitar pukul 11.00 siang. Kondisi ini memicu keluhan warga yang menilai penanganan banjir tidak kunjung membaik.


Dampak Langsung di Lokasi

Arus air melaju dari kawasan permukiman menuju jalan utama dan membuat kendaraan melambat. Beberapa sepeda motor terkendala karena terendam. Pedagang di sekitar lokasi memilih menutup lapak sementara untuk menghindari peralatan rusak.

Banjir Tasikmalaya di titik ini bukan kejadian baru. Warga menyebut wilayah ini selalu menjadi langganan saat hujan deras turun. Genangan naik cepat meninggi dalam waktu kurang dari 30 menit setelah hujan intens.

Dini, 35 tahun, warga setempat, menilai pola banjir berulang menandakan persoalan drainase yang tak tertangani. “Banjir kerap terjadi di sini setiap musim hujan. Kami berharap ada perhatian pemerintah untuk masalah banjir ini,” ujarnya.


Banjir Tasikmalaya Berulang Setiap Musim Hujan

Banjir Tasikmalaya di kawasan Nagarawangi memperlihatkan pola yang serupa dengan kejadian tahun-tahun sebelumnya. Beberapa pengamat tata kota menyebut kawasan pusat perdagangan seperti Jalan HZ Musthofa rentan tergenang akibat kapasitas saluran air yang tidak sebanding dengan volume limpasan ketika curah hujan tinggi.

Baca juga: Evaluasi Drainase Tasikmalaya Menguat pada Musim Hujan

Transisi musim hujan yang kian ekstrem membuat genangan lebih cepat terbentuk. Dalam beberapa tahun terakhir, intensitas hujan meningkat di wilayah selatan Jawa Barat, mendorong kebutuhan evaluasi sistem drainase secara menyeluruh. Namun, perbaikan belum terlihat pada sejumlah titik yang dikategorikan rawan banjir.


Tuntutan Perbaikan Infrastruktur

Warga menilai peningkatan kualitas drainase harus menjadi prioritas. Selain itu, diperlukan normalisasi saluran dan pengawasan rutin terhadap sedimentasi. Banjir Tasikmalaya bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi kecil di pusat kota.

Banjir di daerah Jalan HZ Musthofa, Kota Tasikmalaya, (4/12/2025)

Sejumlah pedagang yang ditemui mengaku kehilangan pendapatan harian saat genangan mencapai tinggi maksimal. Mereka berharap pemerintah kota memiliki rencana mitigasi jangka panjang yang lebih jelas dan dapat dieksekusi dengan segera.


Konteks Lebih Luas

Fenomena seperti banjir Tasikmalaya sering terjadi di wilayah perkotaan Jawa Barat yang mengalami pertumbuhan pesat. Penataan ruang yang tidak seimbang dengan kesiapan infrastruktur memperbesar risiko banjir permukaan. Pemerintah daerah menghadapi tekanan untuk memprioritaskan sistem pengendalian banjir mengingat dampaknya pada mobilitas, ekonomi, serta pelayanan publik.

Banjir di Jalan HZ Musthofa menjadi pengingat bahwa mitigasi perlu dipercepat. Langkah peringatan dini dan pemetaan titik rawan dapat membantu, tetapi tidak menggantikan kebutuhan penataan drainase sebagai solusi struktural utama.

Banjir Tasikmalaya kembali menegaskan perlunya perbaikan drainase dan mitigasi cepat agar gangguan warga tidak berulang setiap musim hujan. (Red/Arrian)


.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi nasi putih yang cepat basi akibat kesalahan memasak dan penyimpanan yang sering tidak disadari

    Nasi Cepat Basi? Ini Kesalahan yang Sering Terjadi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 218
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa heran karena nasi cepat basi, padahal baru dimasak beberapa jam lalu? Banyak orang mengira penyebabnya adalah kualitas beras. Padahal, nasi mudah basi, nasi cepat bau, dan teksturnya berubah sering kali terjadi akibat kesalahan memasak nasi yang tampak sepele dan jarang disadari sejak awal. Menariknya, kebiasaan yang terlihat “biasa saja” justru […]

  • pergerakan Nataru

    Pergerakan Nataru Jabar Capai 21 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Dishub Jabar memprediksi 21,2 juta pergerakan Nataru, memicu tekanan lalu lintas wisata dan kebijakan pengendalian. albadarpost.com, FOKUS – Dinas Perhubungan Jawa Barat memprediksi lonjakan besar pergerakan Nataru 2025/2026. Sekitar 21,2 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru. Angka ini setara 42 persen penduduk Jawa Barat dan berpotensi menekan sistem transportasi, terutama […]

  • sila-ke4-pancasila-silent-treatment

    Sila Ke-4 Pancasila Ajarkan Dialog Bukan Diam

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Sila Ke-4 Pancasila kembali menjadi sorotan setelah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengangkat relevansinya dalam menghadapi fenomena silent treatment yang kerap muncul di tengah kehidupan sehari-hari. Melalui konten edukatif yang diunggah di akun resminya, BPIP mengajak masyarakat mengedepankan musyawarah, dialog, dan saling mendengar sebagai cara menyelesaikan persoalan, bukan membiarkan konflik berlarut dalam […]

  • wakaf produktif

    Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sukabumi dan Tasikmalaya sepakat memperkuat wakaf produktif sebagai solusi pendanaan sosial dan kemandirian ekonomi. albadarpost.com, LENSA – Kolaborasi dua pemerintah kota di Jawa Barat kembali menguat, kali ini pada sektor yang dinilai mampu menciptakan kemandirian fiskal daerah. Pemerintah Kota Sukabumi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya sepakat memperluas pemanfaatan wakaf produktif, instrumen ekonomi yang dianggap bisa menjawab […]

  • aturan nama anak

    Nama Anak Bisa Ditolak Disdukcapil? Ini Aturan Baru yang Wajib Orang Tua Tahu

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang tua belum memahami aturan nama anak di Indonesia, padahal regulasi ini sangat penting. Pemerintah telah mengatur aturan penamaan anak atau ketentuan nama bayi untuk mencegah masalah administrasi di masa depan. Jika orang tua melanggar, petugas pencatatan sipil bisa menolak nama anak tersebut. Karena itu, memahami aturan sejak awal bukan […]

  • Curanmor Garut

    Motor Dicuri, Pelaku Curanmor Garut Ditangkap Kurang 7 Jam

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Curanmor Garut kembali menjadi perhatian setelah sebuah sepeda motor raib di kawasan pusat kota. Namun kali ini, pelarian pelaku pencurian motor tidak berlangsung lama. Berkat respons cepat aparat, kasus pencurian motor di Garut itu berhasil diungkap dalam waktu kurang dari tujuh jam. Polisi bukan hanya menangkap seorang terduga pelaku, tetapi juga […]

expand_less