Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Hujan Deras Picu Banjir di Tasikmalaya, Warga Minta Penanganan Serius

Hujan Deras Picu Banjir di Tasikmalaya, Warga Minta Penanganan Serius

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjir Tasikmalaya kembali terjadi di Jalan HZ Musthofa setelah hujan deras. Warga desak pemerintah perbaiki drainase.

albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir Tasikmalaya kembali terjadi setelah hujan deras mengguyur pada Kamis, 4 Desember 2025. Air setinggi paha orang dewasa menutup akses Jalan HZ Musthofa, tepatnya di Blok 187, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, sekitar pukul 11.00 siang. Kondisi ini memicu keluhan warga yang menilai penanganan banjir tidak kunjung membaik.


Dampak Langsung di Lokasi

Arus air melaju dari kawasan permukiman menuju jalan utama dan membuat kendaraan melambat. Beberapa sepeda motor terkendala karena terendam. Pedagang di sekitar lokasi memilih menutup lapak sementara untuk menghindari peralatan rusak.

Banjir Tasikmalaya di titik ini bukan kejadian baru. Warga menyebut wilayah ini selalu menjadi langganan saat hujan deras turun. Genangan naik cepat meninggi dalam waktu kurang dari 30 menit setelah hujan intens.

Dini, 35 tahun, warga setempat, menilai pola banjir berulang menandakan persoalan drainase yang tak tertangani. “Banjir kerap terjadi di sini setiap musim hujan. Kami berharap ada perhatian pemerintah untuk masalah banjir ini,” ujarnya.


Banjir Tasikmalaya Berulang Setiap Musim Hujan

Banjir Tasikmalaya di kawasan Nagarawangi memperlihatkan pola yang serupa dengan kejadian tahun-tahun sebelumnya. Beberapa pengamat tata kota menyebut kawasan pusat perdagangan seperti Jalan HZ Musthofa rentan tergenang akibat kapasitas saluran air yang tidak sebanding dengan volume limpasan ketika curah hujan tinggi.

Baca juga: Evaluasi Drainase Tasikmalaya Menguat pada Musim Hujan

Transisi musim hujan yang kian ekstrem membuat genangan lebih cepat terbentuk. Dalam beberapa tahun terakhir, intensitas hujan meningkat di wilayah selatan Jawa Barat, mendorong kebutuhan evaluasi sistem drainase secara menyeluruh. Namun, perbaikan belum terlihat pada sejumlah titik yang dikategorikan rawan banjir.


Tuntutan Perbaikan Infrastruktur

Warga menilai peningkatan kualitas drainase harus menjadi prioritas. Selain itu, diperlukan normalisasi saluran dan pengawasan rutin terhadap sedimentasi. Banjir Tasikmalaya bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi kecil di pusat kota.

Banjir di daerah Jalan HZ Musthofa, Kota Tasikmalaya, (4/12/2025)

Sejumlah pedagang yang ditemui mengaku kehilangan pendapatan harian saat genangan mencapai tinggi maksimal. Mereka berharap pemerintah kota memiliki rencana mitigasi jangka panjang yang lebih jelas dan dapat dieksekusi dengan segera.


Konteks Lebih Luas

Fenomena seperti banjir Tasikmalaya sering terjadi di wilayah perkotaan Jawa Barat yang mengalami pertumbuhan pesat. Penataan ruang yang tidak seimbang dengan kesiapan infrastruktur memperbesar risiko banjir permukaan. Pemerintah daerah menghadapi tekanan untuk memprioritaskan sistem pengendalian banjir mengingat dampaknya pada mobilitas, ekonomi, serta pelayanan publik.

Banjir di Jalan HZ Musthofa menjadi pengingat bahwa mitigasi perlu dipercepat. Langkah peringatan dini dan pemetaan titik rawan dapat membantu, tetapi tidak menggantikan kebutuhan penataan drainase sebagai solusi struktural utama.

Banjir Tasikmalaya kembali menegaskan perlunya perbaikan drainase dan mitigasi cepat agar gangguan warga tidak berulang setiap musim hujan. (Red/Arrian)


.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • parkir non tunai Tasikmalaya

    Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan besar langsung terasa lewat parkir non tunai Tasikmalaya, sistem parkir digital Tasik yang kini mulai diuji coba di Jalan HZ Mustofa. Tanpa uang cash, tanpa ribet, cukup scan QRIS—cara bayar parkir QRIS ini langsung jadi perbincangan warga karena dinilai lebih praktis dan modern. Tidak seperti biasanya, pengalaman parkir kini terasa […]

  • Kantor Pemerintah Kota Tasikmalaya terkait polemik penunjukan Plh Sekda Tasik dan isu administrasi birokrasi.

    Polemik Plh Sekda Tasik, Publik Menunggu Kepastian Tata Kelola

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Polemik Plh Sekda Tasik tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat. Dalam dua hari terakhir, isu ini ramai dibahas, bukan hanya di lingkungan ASN Pemerintah Kota Tasikmalaya, tetapi juga di ruang percakapan publik dan media online lokal. Awalnya memang terdengar teknis. Soal administrasi jabatan. Namun perlahan, perdebatan itu berubah menjadi pertanyaan yang […]

  • pemotongan bansos PKH

    Pendamping PKH di Pamekasan Diperiksa Usai Dugaan Pemotongan Bansos

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kasus dugaan pemotongan bansos PKH di Pamekasan diselidiki. Pendamping diperiksa setelah warga melapor soal dana tak utuh diterima. albadarpost.com, HUMANIORA – Rabu, 12 November 2025, publik Pamekasan dihebohkan oleh dugaan pemotongan bansos PKH di Kecamatan Tlanakan, Jawa Timur. Seorang warga bernama Jumaati mengaku hanya menerima Rp1,2 juta dari total bantuan yang seharusnya Rp2,05 juta. Kasus […]

  • berbagai tradisi Ramadhan unik di dunia seperti meriam sahur, lentera Ramadan, dan tradisi sahur keliling

    7 Tradisi Ramadhan Paling Unik di Dunia, Nomor 4 Bikin Kaget

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ramadhan ternyata tidak dirayakan dengan cara yang sama di setiap negara. Beberapa tradisi Ramadhan di dunia bahkan terdengar sangat unik dan jarang diketahui banyak orang. Di berbagai belahan dunia, masyarakat memiliki tradisi Ramadan unik di berbagai negara yang membuat suasana bulan suci terasa lebih meriah. Dari meriam penanda berbuka hingga penjaga […]

  • Ilustrasi kehidupan modern dengan media sosial, keramaian kota, dan refleksi tanda akhir zaman dalam perspektif Islam.

    Media Sosial hingga Hilangnya Rasa Malu, Inikah Tanda Akhir Zaman?

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Hadis akhir zaman mulai terlihat dalam kehidupan modern, dari fitnah media sosial hingga hilangnya rasa malu.

  • Ilustrasi seseorang merenung setelah posting ibadah di media sosial karena takut riya

    Tanpa Sadar! Ini Cara Riya Masuk Lewat Postingan Kebaikan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Riya media sosial sering terjadi tanpa disadari. Banyak orang merasa sedang berbagi kebaikan, padahal bisa jadi itu adalah pamer ibadah, pencitraan amal, atau keinginan mendapatkan pujian. Di era digital, batas antara inspirasi dan riya semakin tipis. Karena itu, memahami cara menghindari riya di media sosial menjadi sangat penting agar amal tetap ikhlas […]

expand_less